cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
PENERAPAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA RESTORAN KAWASAN WISATA BAHARI PULAU KONDO DI KABUPATEN BOMBANA Abriandi, Adi; Rianty, Hapsa; Amri, Siti Belinda
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Sebagai tempat tujuan wisata, dibutuhkan sebuah Restoran untuk mewadahi kegiatan masyarakat yang sedang berwisata. Maka dari itu sebagai tempat tujuan wisata, dibutuhkan sebuah Restoran untuk mewadahi kegiatan masyarakat yang sedang berwisata. Dengan adanya perencanaan Restoran pada kawasan wisata bahari di pulau Kondo ini bisa memberikan peluang untuk masyarakat lokal, memperluas lapangan kerja dan memperbesar pendapatan asli daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu data diambil dengan studi literatur, pengumpulan data,  survey, wawancara dan studi banding. Data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Penelitian di tujukan sebagai berikut: (1) Mewujudkan Perencanaan Restoran pada kawasan Pulau Kondo yang  dapat mewadahi kegiatan pengunjung/wisatawan; (2) perencanaan desain fisik gedung Restoran pulau Kondo yang sesuai standar dengan memperhatikan prinsip Arsitektur Bioklimatik. Penerapan arsitektur bioklimatik pada Restoran Pulau Kondo di aplikasikan lebih banyak ke bentuk fisik bangunan dan material, Pada bentuk fisik bangunan di aplikasikan dengan membuat ruang transisional sebagai ruang udara dan atrium dan sebagai penghubung ruang luar dan ruang dalam, Penempatan bukaan dengan menggunakan kaca dengan sistem metrical bioclimatic window (MBW), penggunaan balkon dan secondary skin dimana balkon dan secondary skin dapat di jadikan pembayang sinar matahari yang alami dan dapat mereduksi intensitas cahaya matahari pada pagi dan sore hari. Kata kunci: Restoran Pulau Kondo, Arsitektur Bioklimatik. ABSTRACTAs a tourist destination, it needs a restaurant to accommodate the activities of people who are traveling.. Therefore, as a forging tourist destination, it takes a restaurant to accommodate community activities that are traveling. The availability of restaurants in the marine tourism area is an important point that needs to be considered in developing a marine tourism area.this can provide opportunities for local communities, expand employment, and enlarge local revenue. This study uses qualitative methods, namely data taken with literature studies, data collection, surveys, interviews and comparative studies. Data is collected according to the purpose of the study. The research is aimed as follows: (1) Realizing Restaurant Planning in the Kondo Island area which can accommodate visitor / tourist activities; (2) planning the physical design of the Kondo island Restaurant building in accordance with the standards by taking into account the principles of Bioclimatic Architecture. The application of bioclimatic architecture in Kondo Island Restaurant is applied more to the physical form of buildings and materials, the physical form of the building is applied by making transitional spaces as air and atrium spaces and as a link between outer and inner spaces, Placement of openings using glass with metrical bioclimatic systems window (MBW), the use of balconies and secondary skins where balconies and secondary skins can be made as natural sun shading and can reduce the intensity of sunlight in the morning and evening.  Keywords: Kondo Island Restaurant, Bioclimatic Architecture.
PENERAPAN ARSITEKTUR METAFORA PADA PUSAT MODE DI KENDARI Nugraha, Hari; Ma’ruf, Annas; Tahir, M. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Mode menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari penampilan dan gaya keseharian. Dunia mode indonesia berhasil menarik perhatian para desainer manca negara khususnya kota kendari tidak luput dari fashion trend yang berkembang saat ini. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut (1) untuk merancang Pusat Mode dengan pendekatan Arsitektur Metafora yang dapat mewujudkan bangunan dengan fasilitas yang tepat  dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan mode. (2) Untuk mengaplikasikan konsep Arsitektur metafora pada bentuk tampilan bangunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan, yaitu data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Data diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi berada di kecamatan Kambu kota Kendari, Pusat Mode berfungsi untuk mewadahi segala aktivitas yang berhubungan dengan fashion. Selain itu, pengaplikasian bentuk dan tampilan bangunan yang sesuai fungsi yang diwadahi dengan pertimbangan dan penerapan prinsip-prinsip arsitektur metafora. Kata kunci: Pusat mode, arsitektur metaforaABSTRACT Fashion becomes an inseparable part of everyday appearance and style. The Indonesian fashion world has succeeded in attracting the attention of foreign designers, especially the city of Kendari, not escape the fashion trends that are developing at this time. This research is aimed as follows (1) to design a Fashion Center with a Metaphorical Architecture approach that can create buildings with the right facilities and meet the community's need for fashion. (2) To apply the concept of metaphorical architecture to the appearance of buildings. This study uses a qualitative method with data collected according to the purpose of the study. Data is collected through literature studies, data collection, surveys, interviews and comparative studies. The results of the study concluded that the location is in the Kambu sub-district of Kendari, the Fashion Center serves to accommodate all activities related to fashion. In addition, the application of the shape and appearance of the building that fits the function is accommodated with consideration and application of the principles of architectural metaphors. Keywords: Fashion center, metaphor of architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR TOLAKI PADA MUSEUM SEJARAH KERAJAAN KONAWE DI UNAAHA Umar, Ibnu; Herman Balo, Asri Andrias; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Generasi penerus sekarang ini dimanjakan dengan hiburan yang berbentuk permainan saja.  Hal ini membuat kondisi masyarakat menjadi semakin konsumtif. Oleh sebab itu dibutuhkan adanya sarana dan pra-sarana dalam  ruang lingkup publik yang memberikan media edukasi yang bersifat edukasi. Edukasi sejarah begitu penting bagi kehidupan masyarakat kedepannya. Sejarah tersebut di kaitkan dengan beberapa kejadian yang pernah terjadi di masa lampau. Sulawesi Tenggara sendiri terdapat beberapa sejarah kerajaan yang berjaya sekitar beberapa abad silam, salah satu diantaranya Kerajaan Konawe. Dimana dalam catatan sejarah perjalanan Kerajaan Konawe telah berapa kali berganti raja, dan yang terakhir Sangia Ngginoburu yang dikenal sebagai Raja Lakidende merupakan raja terakhir yang memimpin Konawe, sekaligus menjadi raja pertama yang memeluk agama Islam. Maka olehnya itu perencanaan museum sejarah kerajaan Konawe adalah salah satu bentuk keprihatinan di bidang sejarah, budaya dan kearifan lokal yang berada di daratan Konawe pada umumnya. Hal ini dapat dilihat dari di temukannya peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan konawe yang berupa artefak, bangunan, kuburan kuno, pemukiman kuno, dokumen, arsip, dan data-data etnografis seperti; bahasa, seni, benda pusaka dan adat istiadat. Penerapan konsep arsitektur Tolaki pada museum sejarah kerajaan Konawe di Unaaha terlihat dilihat dari tampilan fasad bangunan dengan pemanfaatan elemen bentuk, tekstur dan garis, yaitu dengan memperhatikan filosofi atau esensi dari pendekatan arsitektur Tolaki serta bentuk atap yang mengadopsi bentuk adata rumah Tolaki (Laika Mbu’u) Kata kunci : Museum, sejarah kerajaan konawe, arsitektur tolaki, unaaha ABSTRACT The current generation is spoiled with entertainment that forms the game. This makes the community more consumptive. Therefore we need the existence of facilities and infrastructure in public spaces that provide educational media that support education. This is to help regional development in the field of cultural character. Historical education is very important for future community life. History is associated with several events that have occurred in the past. Southeast Sulawesi itself has several kingdoms that had succeeded some centuries ago, one of which was the Kingdom of Konawe. Where in the history of the journey of the Kingdom of Konawe has changed the king several times, and the last Sangia Ngginoburu, known as the King Lakidende, was the last king who led Konawe, as well as being the first king to convert to Islam. Therefore, the planning of the Konawe kingdom's historical museum is one form of concern in the fields of history, culture and local wisdom that is on the mainland Konawe in general, This can be seen from the discovery of the historical relics of the Konawe kingdom in the form of artifacts, buildings, ancient graves, ancient settlements, documents, archives, and ethnographic data such as; language, art, heritage and customs. The application of the Tolaki architectural concept in the Konawe royal history museum in Unaaha be seen from the appearance of the building facade by utilizing elements of shape, texture and lines, namely by paying attention to the philosophy or essence of the Tolaki architectural approach and the roof shape adopting the shape of the Tolaki house (Laika Mbu ' u). Keywords: Museum, konawe kingdom history, tolaki architecture, unaaha         
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA KENDARI COMPUTER CENTER DI KENDARI Apriani, Meri; Ma’ruf, Annas; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Computer Center adalah suatu bangunan yang memiliki fungsi sebagai wadah   perdagangan dan pelayanan jasa yang dapat menunjang kebutuhan mulai dari kalangan  pelajar hingga pebisnis-pebisnis yang merupakan perangkat kelengkapan dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Berkembangnya Computer Center di Indonesia, memberikan dampak terhadap masyarakat wilayah Kota Kendari dengan tujuan untuk lebih mengenal perkembangan teknologi dan memudahkan jangkauan pemasaran kepada masyarakat. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut (1) untuk merancang Kendari Computer Center dengan Pendekatan Arsitektur Modern yang dapat mewadahi seluruh aktivitas yang akan berlangsung di dalamnya. (2) Untuk menerapkan konsep Arsitektur Modern pada bentuk dan tampilan bangunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan, yaitu data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Data diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi berada di kecamatan Kambu kota Kendari, computer center berfungsi untuk mewadahi perdagangan komputer, pameran serta kursus komputer. Selain itu, pengaplikasian bentuk    dan tampilan bangunan yang sesuai fungsi yang diwadahi dengan pertimbangan dan penerapan prinsip-prinsip arsitektur modern.Kata kunci : Computer center, arsitektur modern ABSTRACT Computer Center is a building that has a function as a forum for trade and services that can support the needs ranging from students to enterpreneur who are completeness in the fields of education, research and community service. The development of the Computer Center in Indonesia had an impact on the people of the Kendari City area with the aim of becoming more familiar with technological developments and facilitating the reach of marketing to the public. This study is aimed as follows (1) to design the Kendari Computer Center with a Modern Architecture Approach that can accommodate all activities that will take place in it. (2) To apply the concept of Modern Architecture to the shape and appearance of buildings. This study uses a qualitative method that is by collecting data according to research objectives. Data is collected through literature studies, data collecting, surveys, interviews and comparative studies. The results of the study concluded that the location is in the district of Kambu in the city of Kendari, the computer center functions to facilitate the computer trade, exhibitions and computer courses. In addition, the application of the shape and appearance of the building in accordance with the functions are accommodated with consideration and application of the principles of modern architecture. Keywords: Computer center, modern  architecture
KAWASAN AGROWISATA SEBAGAI WADAH PENGEMBANGAN NILAI KEARIFAN LOKAL DI KONAWE Wijaya, Putra; Ramadan, Sachrul; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Konawe adalah salah satu kabupaten dengan misi menciptakan  ketahanan ekonomi masyarakat yang kuat dan memiliki daya saing ditengah kompetisi dan dinamika global yang semakin kompleks. Seperti potensi pertanian yang sengat besar dan salah satu sektor unggulan yang menjadi andalan dalam pengembangan pertanian masyarakat dan sektor parawisata. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut (1) Membuat proses desain (2) Membuat konsep perancangan (3) Memadukan konsep arsitektur Nusantara pada bangunan di Kawasan Agrowisata, dan (4) Membuat maket Kawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu suatu proses penyelidikan untuk memahami masalah sosial berdasarkan pada penciptaan gambaran holistic lengkap yang dibentuk dengan kata-kata, melaporkan pandangan informan secara terperinci, dan disusun dalam sebuah latar alamiah. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi berada di Kabupaten Konawe, dapat memberikan nilai sustainable serta dampak kapital ekonom kepada masyarakat lokal, serta memanfaatkan potensi pertanian sebagai obyek wisata. Kegiatan utama dalam perencanaan ini adalah mewadahi kegiatan wisata yang memanfaatkan potensi pertanian sebagai obyek wisata, baik potensi berupa pemandangan alam kawasan pertaniannya maupun kekhasan dan keanekaragaman aktivitas produksi dan teknologi pertanian serta budaya masyarakat petaninya Kata kunci: Kawasan agrowisata, kearifan lokal, wisata  ABSTRACTKonawe is one of the districts with a mission to create a strong community economic resilience and has competitiveness amid increasingly complex competition and global dynamics. As a big stinging agricultural potential and one of the leading sectors that are a mainstay in the development of community agriculture and tourism sector.This research is aimed as follows (1) Making the design process (2) Creating a design concept (3) Integrating the architectural concept of the archipelago in buildings in the Agrotourism Area, and (4) Making a Regional mockup. This study uses a qualitative method that is a process of inquiry to understand social problems based on the creation of a complete holistic picture formed with words, reporting the views of informants in detail, and arranged in a natural setting). The results of the study concluded that the location is in Konawe District, can provide sustainable value and the impact of economist capital on local communities, as well as utilize the potential of agriculture as a tourist attraction. The main activity in this plan is to facilitate tourism activities that utilize the potential of agriculture as a tourist attraction, both the potential in the form of natural scenery of agricultural areas as well as the uniqueness and diversity of agricultural production and technology activities as well as the culture of the farmer community Keywords: Agro-tourism, local wisdom, tourism
PENERAPAN ARSITEKTUR TROPIS PADA KAWASAN WISATA PANTAI TALOIYA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Isra, Andi Nur; Kadir, Ishak; Romanti Aulia, Weko Indira
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia sejatinya menyimpan potensi alam dan budaya yang luar biasa dan dapat dijadikan modal dasar sekaligus keunggulan komparatif untuk mengembangkan sektor pariwisata. Namun terbatasnya dukungan sarana dan prasarana dalam menunjang kegiatan pariwisata  mengakibatkan menurunnya daya tarik obyek wisata. Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan modal besar bagi usaha pengembangan kepariwisataan daerah yaitu berupa flora dan fauna yang beraneka ragam, peninggalan sejarah dan purbakala, maupun seni dan budaya. Tujuan diadakannya penelitian ini (1) Untuk merencanakan sarana dan prasarana yang dapat mewadahi aktifitas wisata di Pantai Taloiya (2) Untuk merencanakan bangunan gedung yang dapat menunjang Kawasan Wisata Pantai Taloiya dengan pendekatan Arsitektur Tropis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Data diambil dengan studi literatur, pengamatan langsung, wawancara dan studi banding. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa sebagai salah satu wisata daerah, untuk mewadahi fungsinya maka kawasan pantai taloiya ini dibuat dengan fasilitas prasaran dan sarana yang lengkap sesuai dengan standar kelayakan daerah tujuan wisata,  serta pendekatan Arsitektur Tropis diterapkan pada kawasan ini dengan pertimbangan untuk mengatasi permasalahan iklim tropis terutama di daerah pesisir dengan cara mengaplikasikan ventilasi silang dan shading device yang akan diterapkan di seluruh bangunan yang ada pada kawasan. Kata kunci : Wisata,taloiya, arsitektur tropis, selayar                                                          ABSTRACT As the largest archipelago in the world, Indonesia actually holds extraordinary natural and cultural potential and can be used as basic capital as well as comparative advantage to develop the tourism sector. However, the limited support of facilities and infrastructure in supporting tourism activities has resulted in a decrease in the attractiveness of tourism objects. Selayar Islands Regency has a lot of potential that can be used as a large capital for the development of regional tourism in the form of diverse flora and fauna, historical and archaeological heritage, as well as arts and culture. The purpose of this research (1) To plan facilities and infrastructure that can accommodate tourist activities in Taloiya Beach (2) To plan buildings that can support Taloiya Beach Tourism Area with a Tropical Architecture approach. This study uses a qualitative method, i.e. data is collected according to the research objectives. The data is taken by literature study, direct observation, interview and comparative study. The results of the study concluded that as one of the regional tourism, to accommodate its function, the Taloiya beach area was created with complete facilities and facilities in accordance with the standards of the feasibility of the tourist destination, as well as the Tropical Architecture approach applied in this region with consideration to overcome tropical climate problems. Especially in coastal areas by applying cross ventilation and shading devices that will be applied in all buildings in the area. Keywords: Tourism, taloiya, tropical architecture, selayar 
PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA PONDOK PESANTREN KHAIRU UMMAH DI KABUPATEN MUNA BARAT Asriani, Asriani; Faslih, Arman; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK       Pondok Pesantren merupakan salah satu jenis pendidikan Islam di Indonesia yang mempunyai tujuan untuk mendalami dan mengamalkan ilmu agama Islam sebagai pedoman hidup keseharian dengan menekankan pentingnya moral dalam hidup bermasyarakat. Pondok Pesantren Khairu Ummah merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Muna Barat yang  berdiri tahun 1994, didirikan oleh Drs. H. Syafi Amane, ustadz pertamannya KH. Ronni.Berdasarkan hasil dari observasi lapangan menunjukan bahwa berbagai masalah yang di bahas sebelumnya, Khairu Ummah memerlukan perencanaan ulang bangunan untuk menarik kembali perhatian masyarakat dan melengkapi berbagai macam fasilitas. Sehingga Pesantren Khairu Ummah ini bisa menjadi tempat pendidikan yang dapat mengembangkan karakter manusia dengan memiliki intelektualitas tinggi dan budi pekerti luhur. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan melalui wawancara tidak terstruktur dan studi pustaka maupun studi literatur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, serta maket. Penerapan konsep Arsitektur Islam pada pesantren memiliki  kesamaan dalam usaha mengembalikan dan menjalankan nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek. Kegiatan belajar mengajar dalam pesantren merupakan kegiatan dakwah dan pendidikan yang bersifat non fisik, sedangkan penerapan Arsitektur Islam pada bangunan pesantren ini lebih kepada fisik bangunan, tapak dan ruang yang diharapkan mampu menghasilkan suatu bangunan sekaligus wadah menimba ilmu di mana nilai-nilai Islam dapat diterapkan.                                                                                                                                                                        Kata kunci: Arsitektur islam, pondok pesantren ABSTRACT       Islamic boarding school is one type of Islamic education in Indonesia which has the aim to explore and practice Islamic religious knowledge as a guide to daily life by emphasizing the importance of morals in social life. Khairu Ummah Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding schools in West Muna Regency, established in 1994, established by Drs. H. Syafi Amane, his first teacher, KH. Ronni Based on the results of field observations shows that the various problems discussed earlier, Khairu Ummah requires re-planning of buildings to draw back the attention of the community and complete various kinds of facilities. So that the Khairu Ummah Islamic Boarding School can become a place of education that can develop human character by having high intellect and noble character. The design was carried out by the method of collecting field data through unstructured interviews and literature studies as well as literature studies. Then proceed with the analysis of data that produces the design concept, design, and mockups. Teaching and learning activities in pesantren are non-physical propaganda activities and education, while the application of Islamic Architecture in pesantren buildings is more on the physical building, site and space which is expected to be able to produce a building as well as a place to gain knowledge in which Islamic values can be applied. Keywords: Islamic architecture, islamic boarding school

Page 1 of 1 | Total Record : 7