cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
jsapalaut@uho.ac.id
Phone
+6285394139509
Journal Mail Official
jsapalaut@uho.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Elektronik Jurnal Gedung Kardiyo P. Kardiyo, Lt.2 FPIK-UHO, Jl. HEA Mokodompit No.1, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sapa Laut
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : ""     EISSN : 25030396     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4
Cakupan artikel Jurnal Sapa Laut Meliputi : Bio-ekologi Kelautan Oseanografi dan Sains Atmosfer Remote Sensing Kelautan dan GIS Bioteknologi Kelautan Mitigasi Bencana Pesisir dan Adaptasi Perubahan Iklim Pencemaran Laut Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Ekowisata Bahari
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4: November 2017" : 4 Documents clear
HUBUNGAN KLOROFIL-a KAITANNYA DENGAN PARAMETER FISIKA KIMIA DI PERAIRAN DESA TANJUNG TIRAM KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Irman, .; Nurgayah, Wa; Irawati, Nur
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 2, No 4: November 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v2i4.3817

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan klorofil-a kaitannya dengan parameter fisika-kimia perairan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 di Perairan Desa Tanjung Tiram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan analisis data menggunakan analisis deskripsi yaitu data disajikan dengan menjelaskan dan menggambarkan keadaan yang sesungguhnya. Parameter yang diamati meliputi kecerahan, arus, suhu, salinitas, pH, DO, nitrat, ortofosfat, dan klorofil-a. Berdasarkan hasil penelitian nilai klofil-a tertinggi pada stasiun III (karamba) dengan kosentrasi klorofil-a sebesar 1,425 mg/L. Tingginya kosentrasi klorofil-a pada stasiun III diduga masih adanya pengaruh aktifitas Karamba Jaring Apung yang dilakukan oleh masyarakat seperti pemberian pakan pada organisme yang dipelihara di Karamba jaring Apung. berdasarkan hasil pengukuran nilai klorofil-a pada keempat stasiun berkisar 0,775–1,425 mg/L. Hasil analisis deskripsi menunjukkan kontribusi parameter kimia perairan, korelasi yang signifikan terhadap klorofil-a adalah nitrat dan ortofosfat sedang parameter suhu, DO, pH, salinitas, dan arus tidak menunjukkan adanya hubungan.Kata Kunci :Tanjung Tiram, Klorofil-a, Fisika Kimia
HUBUNGAN KELIMPAHAN IKAN DENGAN KEPADATAN LAMUN DI PERAIRAN PULAU HOGA KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI Sarisma, Dian; Ramli, Muh.; Ira, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 2, No 4: November 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v2i4.3818

Abstract

Salah satu peran ekologis padang lamun adalah sebagai habitat ikan. Keberadaan lamun dapat mempengaruhi kelimpahan ikan pada suatu perairan dangkal.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2017 di Perairan Pulau Hoga Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kepadatan lamun dan komposisi jenis ikan yang ada pada ekosistem padang lamun,serta menganalisis hubunganantara kelimpahan ikan dan kepadatan lamun. Pengambilan data komunitas ikandan lamun dilakukan di tiga stasiun (sebelah selatan Perairan Pulau Hoga). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kepadatan lamun, komposisi spesies ikan, kelimpahan ikan, indeks keanekaragaman ikan, indeks keseragaman ikan, indeks dominansi ikan, dan regresi linear. Kualitas Perairan Pulau Hoga secara umum dalam kondisi baik untuk menunjang kehidupan sumberdayaikan dan lamun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 4 jenis lamun yang tersebar di Perairan Pulau Hoga, seperti Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halodule uninervis, danHalophila ovalis. Jenis-jenis tersebut merupakan jenis yang umum ditemukan di Perairan Pulau Hoga. Siganus sp. merupakan jenis ikan yang umum ditemukan di Perairan Pulau Hoga. Jenis ikan lainnya yang ditemukan, sepertiAchanturidae, Apogonidae, Balistidae, Carangidae, Engraulidea, Gerridae, Heamulidae, Hemiramphidae, Holocentridae, Kyphosidae, Lethrinidae, Lutjanidae, Mullidae, Pomacentridae, Scaridae, Serranidae, dan Siganidae.Analisis indeks ekologi menunjukkan bahwa komunitas lamun dan ikan berada dalam kondisi yang stabil. Analisis regresi linear menunjukkan bahwa kepadatan jenis lamun berpengaruh nyata terhadap kelimpahan dan keanekaragaman ikan.Kata kunci : Kelimpahan ikan, Padang lamun, Pulau Hoga
KEANEKARAGAMAN DAN KEPADATAN JENIS KIMA DI PERAIRAN PULAU WAWOSUNGGU KABUPATEN KONAWE SELATAN Hasni, .; Sadarun, Baru; Ira, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 2, No 4: November 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v2i4.3819

Abstract

Kima merupakan salah satu organisme yang hidup pada daerah terumbu karang dan ditemukan dalam jumlah besar pada perairan dangkal. Kima (Tridacnidae) hidup bersimbiosis dengan ganggang dinoflagellata (Symbiodinium) yang tumbuh di jaringan mantel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan jenis kima (Tridacnidae), serta mengetahui parameter lingkungan yang mempengaruhi kehidupan kima di Perairan Pulau Wawosunggu Kecamatan Moramo. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2016 sampai April 2017. Penelitian ini menggunakan metode transek sabuk (belt transect) dengan ukuran 70mx10m. Pengamatan dilakukan pada tiga stasiun berdasarkan keberadaan kima. Hasil penelitian menunjukan bahwa  keanekaragaman kima tergolong rendah dengan nilai 0,28-0,47 dan hanya ditemukan tiga jenis kima, yaitu Tridacna  maxima, T. crocea, dan T. squomosa. Kepadatan jenis kima di Perairan Pulau Wawosunggu yaitu pada stasiun I   (bagian timur) 0,06 ind/m², stasiun II (bagian utara) 0,03 ind/m², dan stasiun III (bagian barat) 0,02 ind/m².Kata Kunci : Keanekaragaman, Kepadatan, Kima, Pulau Wawosunggu
TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP KARANG Acropora formosa HASIL TRANSPLANTASI DI PERAIRAN SAWAPUDO KECAMATAN SOROPIA Nurman, Febry Hisbullah; Sadarun, Baru; Palupi, Ratna Diyah
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 2, No 4: November 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v2i4.3820

Abstract

Pengambilan dalam penelitian ini pada bulan September sampai Oktober 2013 di Perairan Sawapudo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup karang hasil transplantasi mengetahui dan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kelangsungan hidup karang. Metode penentuan titik stasiun penelitian secara purposif yaitu dibagi dalam 2 stasiun (kedalaman 3 dan 7 m). Hasil dari penelitian ini persentase tingkat kelangsungan hidup karang A. formosa yang ditransplantasi di kedalaman 3 dan 7 m tidak menunjukkan adanya perbedaan yaitu sebesar 70,83%. Sedangkan persentase tingkat kelangsungan hidup karang transplan pada meja kontrol menunjukkan hasil sedikit lebih rendah (66,67%). Faktor yang dominan memengaruhi tingkat kelangsungan hidup karang yang ditransplantasi adalah penutupan algae, sedimentasi, dan ukuran fragmen karang dengan cabang yang berbeda. Kedalaman 7 m merupakan kedalaman yang baik bagi karang transplan untuk melakukan adaptasi fragmen karang terhadap lingkungan.Kata kunci : Acropora Formosa, Perairan Sawapudo, Tingkat Kelangsungan Hidup,  Transplantasi Karang

Page 1 of 1 | Total Record : 4