cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Magister Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 23020172     DOI : -
Core Subject : Economy,
Magister ilmu Ekonomi merupakan suatu bidang ilmu yang terus berkembang melalui proses pengkajian, pengujian dan perbaikan. Salah satu tuntutan pengembangan ilmu pengetahuan dan aplikasinya terutama di bidang ilmu ekonomi adalah publikasi hasil penelitian dan penerapannya. Oleh karena itu, Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala (PPs-Unsyiah) menyediakan wadah publikasi segala bentuk hasil penelitian di bidang Ilmu Ekonomi melalui Jurnal Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Unsyiah. Jurnal ini dilahirkan untuk meningkatkan kompetensi para pelaku pendidikan. Untuk menambah meningkatkan mutu dan kwantitas informasi yang hendak disampaikan, jurnal ini terbuka untuk seluruh pelaku pendidikan. Jurnal ini diharapkan akan menyajikan perkembangan penelitian dan aplikasi dari ilmu Ekonomi yang up to date. Jurnal ini dikelola oleh Program Pascasarjana Unsyiah bagian (SJM) dan terbuka untuk umum.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1: Februari 2015" : 10 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA USAHA TANI SAWAH DI PROVINSI ACEH. Fauzul Halim ZI, Abubakar Hamzah, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.287 KB)

Abstract

Abstract: This study aimed to analyze the effect of labor force, GDP sub-sector of food crops, rice land area, farmers exchange rate and the provincial minimum wage (UMP) on employment on rice farms in the province of Aceh. The data used are secondary data in time series data over the period 2000-2013. The data were analyzed using multiple linear regression. The study found that the lapor force, food crops sub-sector GDP, rice land are, farmers exchange rate and the provincial minimum wage have positive and significant effet on employment of rice farming in the province of Aceh. Increasing the number of labor force, food crops sector GDP and the vast wetland can significantly increase employment in the farm fields. Increased exchange rate farmers and provincial minimum wages significantly impact on increasing employment farm fields. The conclusion of this study is that rice farming employment in the province of Aceh was significantly affected by the labor force, food crops sector GDP, wetland area, the exchange rate of the farmers and the provincial minimum wage.. Keyword : Employment on Rice Farms, Labor Force, Food Crops Sub-Sector GDP, Rice Land Area, Farmers Exchange Rate and Provincial Minimum Wage. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angkatan kerja, PDRB sub sektor tanaman pangan, luas lahan pertanian, nilai tukar petani dan upah minimum provinsi (UMP) terhadap penyerapan tenaga kerja pada usahatani sawah di Provinsi Aceh. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk runut waktu (time series) selama periode tahun 2000-2013. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda. Penelitian menemukan bahwa Angkatan Kerja, PDRB sub sektor tanaman pangan, Luas Lahan Sawah, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada usahatani sawah di Provinsi Aceh. Peningkatan jumlah angkatan kerja, PDRB sektor tanaman pangan dan luas lahan sawah secara nyata dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada usahatani sawah. Peningkatan nilai tukar petani dan upah minimum provinsi secara nyata berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja usahatani sawah. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, penyerapan tenaga kerja usahatani sawah di Provinsi Aceh secara nyata dipengaruhi oleh angkatan kerja, PDRB sektor tanaman pangan, luas lahan sawah, nilai tukar petani dan upah minimum provinsi. Kata Kunci : Kesempatan Kerja Usahatani Sawah, Angkatan Kerja, PDRB Sub Sektor Tanaman Pangan, Luas Lahan Sawah, Nilai Tukar Petani dan Upah Minimum Provinsi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI DI PROPINSI ACEH. Nurul Fitri, Mohd Nur Syechalad, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.154 KB)

Abstract

Abstract: Aceh is one of rice production center province in Indonesia, which is targeted to be able to perform self-sufficiency in rice and become the national barns. This study aims to determine the factors that affect on rice production in Aceh. The scope of the study is limited to technical irrigation, ½ technical irrigation, simple irrigation, lands, labors and rice production quantity in Aceh. In this study, analysis was performed using Ordinary Least Square method (OLS) in the form of multiple regression. The results show that the variables of technical irrigation, simple irrigation, land and labor have positive effect on rice production in Aceh, while ½ technical irrigation has negatively affect on rice production in Aceh. Partially, technical irrigation, land and labor have a significant effect on rice production in province of Aceh, while simple irrigation and ½ technical irrigation have not significant effect on rice production in Aceh. But simultaneously test result shows that Fhit 140.784 > Ftab = 3.20 so that the overall technical irrigation, ½ technical irrigation, simple irrigation, land and labor have a significant effect on rice production in Aceh. In which the correlation coefficient (R) of 0.992 and the coefficient of determination (R2) of 0.985. Therefore, the government is expected to increase its budget to improve irrigation infrastructure and management, especially in irrigation ½ technical and simple irrigation, and building irrigation networks in new technical so that irrigation ½ technical and simple irrigation can be developed into a technical irrigation which in turn can increase rice production. In addition, both related department of Irrigation and Water Resources Department and the Department of Agriculture should cooperate in maintaining the existing irrigation network can be maintained to keep them functioning. Labor force is also expected to increase the knowledge and ability to increase rice production. Keywords : Production, rice, technology, irrigation, land, labor. Abstrak: Aceh merupakan salah satu propinsi sentra produksi padi di Indonesia yang ditargetkan akan mampu melakukan swasembada beras dan menjadi lumbung pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Propinsi Aceh. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada irigasi teknis, irigasi ½ teknis, irigasi sederhana, luas lahan, tenaga kerja dan produksi padi di Propinsi Aceh. Dalam penelitian ini analisis dilakukan dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) dalam bentuk regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel irigasi teknis, irigasi sederhana, luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh positif terhadap produksi padi di Propinsi Aceh, sedangkan irigasi ½ teknis berpengaruh negatif terhadap produksi padi di Propinsi Aceh. Secara parsial irigasi teknis, luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Propinsi Aceh, sedangkan irigasi ½ teknis dan irigasi sederhana tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Propinsi Aceh. Namun secara simultan hasil uji F menunjukkan Fhit = 140,784 > Ftab = 3,20 sehingga secara keseluruhan irigasi teknis, irigasi ½ teknis, irigasi sederhana, luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Propinsi Aceh. Dimana koefisien korelasi (R) sebesar 0,992 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,985. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan anggarannya untuk memperbaiki infrastruktur irigasi dan pengelolaannya terutama pada irigasi ½ teknis dan irigasi sederhana, serta membangun jaringan irigasi teknis yang baru sehingga irigasi ½ teknis dan irigasi sederhana dapat dikembangkan menjadi irigasi teknis yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi padi. Selain itu, dinas terkait baik Dinas Pengairan dan SDA maupun Dinas Pertanian hendaknya bekerjasama dalam memelihara jaringan irigasi yang ada agar tetap dapat dipertahankan fungsinya. Tenaga kerja juga diharapkan dapat menambah pengetahuan serta kemampuannya dalam meningkatkan produksi padi. Kata kunci : Produksi, padi, teknologi, irigasi, luas lahan, tenaga kerja.
PENDEKATAN MODEL SOLOW. Mursal, Mohd Nur Syechalad, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.358 KB)

Abstract

Abstract: Economic growth is an important thing of each country or region because it is one of main indicators to represent the welfare of a country or region. Solow underlined that the country’s economic growth is affected by some factors such as capital accumulation, labor, as well as technology. The purpose of this study is to analyze the effect of the investment and labor on the economic growth in Aceh Province. The data used in this study are secondary data (time series) during the years 1980-2014 and analyzed by using Ordinary Least Square method. The result show that investment is the important factor to affect the economic growth of Aceh Province. Therefore, the investment policy on economic sectors is expected to increase the labor absorbtion and also expected to investors and the capital owner focus on the capital goods in absorbting labor in every economic activity. Keywords: Economic Growth, Solow model, Aceh. Abstrak: Pertumbuhan ekonomi merupakan hal penting setiap negara atau daerah, karena pertumbuhan ekonomi salah satu indikator kesejahteraan suatu negara atau daerah. Solow mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh akumulasi modal, tenaga kerja, dan teknologi. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berbentuk runtut waktu (time series) dari tahun 1980-2014 yang diolah dengan menggunakan metode Ordinary Least Square. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa investasi merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Diharapkan supaya penyerapan tenaga kerja dapat ditingkatkan dengan harapan adanya kebijakan investasi yang dilakukan oleh pemerintah di semua sektor ekonomi serta disarankan kepada para investor dan pemilik modal agar kegiatan investasi lebih diutamakan kepada barang-barang modal yang memperhatikan padat karya untuk penyerapan tenaga kerja yang lebih luas. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Model Solow, Aceh.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI ACEH. Fatimah, Raja Masbar, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.116 KB)

Abstract

Abstract:This studyaims toanalyze the factors affecting unemployment rateinAceh byusing panel data (cross section and time series data of 23 districs/cities in Aceh during 2009 to 2013). The study used Random Effect Model and the results show that the effects of employment growth, male participation rate and female participation rate on unemployment rate are significantly negative. However, labor force growth and share of the labor force aged 15-24 years have a positive and significant effect. While the effects of the share of labor force aged over 60 years and economic growth are not significant. Government policies are needed to reduce unemployment rate, with long-term policies that control population growth and short-term policies by increasing investment and employment growth. Keywords : labor force, unemployment rate, regional unemployment, panel data, random effect. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran di Aceh, menggunakan data panel (cross section dan time series data dari 23 kabupaten/kota di Aceh tahun 2009-2013). Penelitian ini menggunakan Random Effect Model dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan angkatan kerja yang bekerja, tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Sebaliknya, tingkat pertumbuhan angkatan kerja dan share angkatan kerja usia 15-24 tahun berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Sedangkan share angkatan kerja usia di atas 60 tahun dan tingkat pertumbuhan ekonomi tidak signifikan. Diperlukan kebijakan pemerintah untuk menurunkan tingkat pengangguran antara lain dengan kebijakan jangka panjang yaitu pengendalian pertumbuhan penduduk dan kebijakan jangka pendek dengan meningkatkan investasi dan pertumbuhan lapangan kerja. Kata kunci : angkatan kerja, tingkat pengangguran, pengangguran regional, data panel, random effect.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PROVINSI ACEH. Miragustia Mayza, Raja Masbar, Muhammad Nasir.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.34 KB)

Abstract

Abstract : This study has the objective to determine how the variables of population, the GDP, government spending, and inflation attect Local Own Revenue in the Province of Aceh. The source of data used were obtained from the Department of Finance of Aceh Province (DKA), Department of Income and Wealth Aceh (DPKA) Aceh Province, the Central Bureau Stasistik (BPS) Aceh, the Department of Labor and Population Mobility of Aceh Province, as well as related books, journals and other written reports and the type of data used is secondary data. The analytical method used in this research is multiple linear regression using the dependent variable is the Local Own Revenue (PAD) while the independent variable is Population, the GDP, Expenditures and Inflation for the period of 2000 to 2013. The results show that based on test proved of F-test, the variable number of the population, the ratio of (government expenditure / GDP) and inflation together affect the PAD, because the level of significance is below 0.05 while the t test shows the variables of population and inflation does not affect the PAD. While variable the rate (government expenditure / GDP) affect the PAD. Keywords: PAD, GDP, inflation. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel jumlah penduduk, PDRB, pengeluaran pemerintah dan inflasi terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Aceh.Sumber data yang digunakan diperoleh dari Dinas Keuangan Aceh (DKA) Provinsi Aceh, Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh (DPKA) Provinsi Aceh, Badan Pusat Stasistik (BPS) Aceh, Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, serta buku-buku pendukung, jurnal dan laporan tertulis lainnya dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan variabel dependen adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedangkan variabel Independen yaitu Jumlah Penduduk, PDRB, Pengeluaran Pemerintah dan Inflasi dari tahun 2000 s/d 2013. Hasil penelitian berdasarkan Uji F membuktikan bahwa variabel jumlah penduduk, rasio (pengeluaran pemerintah/PDRB) dan inflasi secara bersama-sama mempengaruhi PAD, karena signifikansi berada dibawah 0,05 sedangkan dari Uji t menunjukkan variabel jumlah penduduk dan inflasi tidak berpengaruh terhadap PAD. Sedangkan variabel rasio (pengeluaran pemerintah/PDRB) berpengaruh terhadap PAD. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, PDRB, Inflasi.
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN INDUK DAN KABUPATEN PEMEKARANNYA DI PROPINSI SUMATERA BARAT Yefirson, Raja Masbar, Muhammad Nasir.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.868 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to compare the fiscal capacity ,determine whether the General Allocation Fund (DAU) from the central government and Local Revenue (PAD) affects Government Expenditures and to detecets the flypaper effect. The objects of this study are the main and new autonomy districs in West Sumatera Province base on UU Nomor 38/2003. The study used secondary data in the period 2006-2013. The analysis technique used in this research is Financial Performance Index (IKK) and paired test. The estimation by using panel data regression. The results show that the average IKK of main districs is 32,44 and the average IKK of new autonomy districs is 35,20. The results of t-paired test show there are no difference between main distric’s IKK and new autonomy’s IKK. Regression results show that the effect of General Alocation Fund (DAU) and Local Revenue (PAD) are positive and significant on both Regional Expenditure, the main and new autonomy districs. The flypaper effect are not found on the main and new autonomy districts. Expected local government to manage local revenues corresponding dominant economic aspects and better manage regional finances. Keywords : Financial Performance Indexs (IKK),General Allocation Fund (DAU), Local Revenue (PAD), regional expenditure, flypaper effect. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kemampuan keuangan daerah dan untuk mengetahui apakah Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh terhadap Belanja Daerah serta untuk mendeteksi terjadinya flypaper effect. Objek penelitian ini adalah kabupaten induk dan kabupaten pemekarannya di Propinsi Sumatera Barat berdasarkan UU Nomor 38/2003. Data yang digunakan adalah data sekunder periode 2006-2013.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Indeks Kinerja Keuangan (IKK) dan uji beda-t. Estimasi dilakukan dengan regresi panel menggunakan program Eviews. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata IKK kabupaten induk sebesar 32,44 dan rata-rata IKK kabupaten pemekarannya sebesar 35,20. Hasil uji beda-t menunjukkan tidak ada perbedaan IKK kabupaten induk dan IKK kabupaten pemekarannya. Hasil regresi menunjukkan bahwa Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Daerah baik pada kabupaten induk maupun pada kabupaten pemekarannya. Tidak terjadi flypaper effect pada kabupaten induk dan pemekarannya. Diharapkan pemerintah daerah untuk mengelola pendapatan asli daerah sesuai aspek ekonomi yang dominan dan lebih baik dalam pengelolaan keuangan daerah. Kata kunci : Indeks Kinerja Keuangan (IKK), Dana Alokasi Umum (DAU), Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Daerah, flypaper effect.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KREDIT USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA BANK UMUM DI KOTA BANDA ACEH. Yuliana, Abubakar Hamzah, Mohd. Nur Syechalad.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.669 KB)

Abstract

Abstract: Study aims to analyse the level of demand Micro,Small and Medium Enterprises Credit (UMKM) in commercial banks in Banda Aceh consisting of Loan Interest Rate, Inflation and GDP.This study uses time series data from Bank Indonesia (BI) and the Central Bureau of Statistics (BPS) of Banda Aceh for the year 2006-2011. From this research it was found that the Interest Rate affects on demand Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in commercial banks in the city of Banda Aceh, the inflation affects on demand Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in commercial banks in the city of Banda Aceh and GDP affects Credit demand for Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in Commercial banks in the city of Banda Aceh.This study applies that GDP has positive effect on demand Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in commercial banks in the city of Banda Aceh and interest rate has a positive effect on demand Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in commercial banks in the city of Banda Aceh, this is contrary to the theory, in which the rising and declining interest rate does not affect the credit demand of Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in commercial banks in the city of Banda Aceh, while the rate of inflation has negative effect for increasing and decreasing inflation does not affect the demand for business Micro, Small and Medium Enterprises credit (UMKM) in commercial banks in the city of Banda Aceh.For that researchers expect the government to take a policy loan, Micro, Small and Medium Enterprises are a bit easier, lighter and with a somewhat more rapid process, so that the business community get the satisfaction. Keywords: Credit Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM), Interest Rate Loans, Inflation and GDP Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat permintaan Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Bank Umum di Kota Banda Aceh yang terdiri dari Suku Bunga Pinjaman, Inflasi dan PDRB.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series yang bersumber dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil estimasi data time series selama tahun 2006-2011. dari penelitian ini ditemukan bahwa Suku Bunga berpengaruh pada permintaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)pada Bank Umum di Kota Banda Aceh, Inflasi berpengaruh pada permintaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Bank Umum di Kota Banda Aceh dan PDRB berpengaruh pada permintaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Bank Umum di Kota Banda Aceh. Penelitian ini mengaplikasikan bahwa PDRB berpengaruh positif terhadap permintaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Bank Umum di Kota Banda Aceh dan Suku Bunga berpengaruh secara positif terhadap permintaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Bank Umum di Kota Banda Aceh, hal ini bertolak belakang dengan teori, dimana meningkat dan menurunnya Suku Bunga tidak mempengaruhi Permintaan Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Bank Umum di Kota Banda Aceh, sedangkan tingkat Inflasi berpengaruh negatif karena semakin meningkat dan menurunnya inflasi tidak berpengaruh kepada permintaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Bank Umum di Kota Banda Aceh. Untuk itu peneliti mengharapkan kepada pemerintah untuk dapat mengambil suatu kebijakan dalam pemberian kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang agak lebih mudah, ringan dan dengan proses yang agak lebih cepat, sehingga masyarakat atau pihak usaha mendapat kepuasan. Kata kunci: Kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Suku Bunga Pinjaman, Inflasi dan PDRB.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH. Basyir, Abubakar Hamzah, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.917 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to assess the influence of the General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and the government spending on poverty rate in Aceh province. The data used is secondary data obtained from the Directorate General of Fiscal Balance, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, the Statistics Central Agency (BPS) and development planning agencies of Aceh Province. The data in the form of data pooling the combination of time series data during the period of 2009-2013 with the data crosection 23 districts in Aceh province. Furthermore, the data were analyzed by the method of ordinary least squares (OLS). The study found that simultaneous General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and government spending are significantly effect on poverty reduction in Aceh province. Partially, only the General Allocation Fund (DAU) and Special Allocation Fund (DAK) which have a significant effect on reducing poverty. Instead government spending partially no significant effect on the reduction of poverty in Aceh Province.. Keyword : Poverty rate, General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK) and Government Expenditure. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pengeluaran pemerintah Aceh terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappeda Aceh. Data tersebut berbentuk pooling data yakni gabungan antara time series data selama periode tahun 2009-2013 dengan crosection data 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh. Selanjutnya data dianalisis dengan metode ordinary least square (OLS). Penelitian menemukan bahwa secara simultan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pengeluaran pemerintah Aceh berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Provinsi Aceh. Secara parsial hanya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Sebaliknya pengeluaran pemerintah secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh. Kata Kunci : Tingkat Kemiskinan, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Pengeluaran Pemerintah.
DI PROPINSI SUMATERA UTARA Nizmah Oktoviana, Abubakar Hamzah, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.315 KB)

Abstract

Abstract:: The purpose of this study was to determine the performance of the economic, social and environmental as well as the interaction area for suitability Serdang Bedagai as one strategic district area in North Sumatera Province. The method used in this research is the analysis method typology klassen, analysis of location quotient, shift share analysis, schallogram, gravity analysis, and analysis of geographic information systems (GIS). The data used is data GDP, population, the type and number of facilities regency/cities, the distance between the regency/city. As the comparison area is the entire regency that the area had the same declaration with Serdang Bedagai District and North Sumatera as a reference region. The results of the analysis of economic performance shows Serdang Bedagai contributed to the GDP of Province and the economic growth of the largest average. Based on the typology Klassen is a growing area, the sector basis (LQ>1) is the agricultural sector, construction sector, mining and quarrying. Analysis by the method of shift-share estaban-marquillas show that with the effect of allocation, agricultural sector have competitive value, but has yet to have a value of specialization. Aggregate showed a positive shift towards all sectors as indicated by the positive value of Dij. The results of the analysis are Serdang Bedagai schallogram is the hierarchy I and the analysis of the interaction of gravity has a more tightly. Performance in social and environmental analysis has increased with population growth, education, employment, health, poverty and protected areas and coastal conditions. Based on the analysis and GIS suitability analysis concluded that Bedagai Serdang potential to be one of the strategic areas in the district of North Sumatera Province. Expected policy implication is the attention to the agricultural sector, supported by the development of agro-industries. Keywords: Strategic Area, Typology Klassen, Location Quotient, Shift Share Estaban- Marquillas, Schallogram, The Interaction Region, Geographic Information System Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan serta interaksi daerah untuk kesesuaian Kabupaten Serdang Bedagai sebagai salah satu kawasan strategis kabupaten di Propinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis tipologi klassen, location quotient, shift share, skalogram, gravitasi, dan analisis sistem informasi geografis (SIG). Dengan menggunakan data PDRB, jumlah penduduk, jenis dan jumlah fasilitas kabupaten/kota, jarak antar kabupaten/kota. Dengan daerah pembanding adalah kabupaten yang seumur dengan Kabupaten Serdang Bedagai dan Propinsi Sumatera Utara sebagai daerah referensi. Hasil analisis kinerja ekonomi menunjukkan Kabupaten Serdang Bedagai memberikan kontribusi terhadap PDRB Propinsi dan mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata terbesar. Berdasarkan tipologi klassen merupakan daerah berkembang, sektor basis (LQ>1) adalah sektor pertanian, sektor bangunan, sektor pertambangan dan penggalian. Analisis shift share estaban-marquillas menunjukkan bahwa dengan adanya pengaruh alokasi, sektor pertanian mempunyai nilai kompetitif, namun belum memiliki nilai spesialisasi serta menunjukkan pergeseran yang positif terhadap semua sektor yang ditunjukkan dengan nilai Dij yang positif. Hasil analisis skalogram adalah Kabupaten Serdang Bedagai berada pada hirarki I dan dengan analisis gravitasi memiliki interaksi daerah yang lebih erat. Kinerja dibidang sosial dan lingkungan mengalami peningkatan yang dianalisis dengan pertumbuhan penduduk, pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, kemiskinan serta kondisi kawasan lindung dan pesisir. Berdasarkan hasil analisis dan kesesuaian analisis SIG disimpulkan bahwa Kabupaten Serdang Bedagai berpotensi untuk menjadi salah satu kawasan strategis kabupaten di Propinsi Sumatera Utara. Implikasi kebijakan yang diharapkan adalah perhatian terhadap sektor pertanian yang didukung dengan pengembangan agroindustri. Kata kunci : Kawasan Strategis, Tipologi Klassen, Location Quotient, Shift Share Estaban-Marquillas, Skalogram, Interaksi Daerah, Sistem Informasi Geografis.
PERDESAAN (PUAP) PADA USAHATANI PADI SAWAH DI KOTA LHOKSEUMAWE. Andria Afrida, Said Muhammad, Sofyan Syahnur.
Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.082 KB)

Abstract

Abstract: The study aims to analyze the effect of PUAP funds towards production and income of rice farmers and to analyze the efficiency of paddy rice farming in Lhokseumawe. This study uses primary data obtained through interviews with 89 farmers sampled in the study site. Data were tested and analyzed by using stochastic frontier production function. The result from this research indicates that PUAP funds significantly affect the rice production in Lhokseumawe. Based on the results of the t-test, rice production was significantly affected by the land, labor and fertilizer give positive effect with 95.99% of coefficient determination (R2). PUAP grant recipients for rice farmers in the study area has been technically efficient, but not efficient for allocative and economic efficiency. Technical efficiency of farmers in the research area is 0,799 above 0,7. It indicates that farmers are quite efficient technically. Allocative efficiency of farmers is 0,691 below 0,7 which indicates that the farmer has not been efficient, on the other hand the economical efficiency of farmers is 0,545 below 0,7 and indicates that farmers are not economically efficient. Excessive use of input causes low allocative efficiency as well as economic efficiency. Therefore we need intensive guidance and assistance by agricultural extension, so that farmers get the information of cultivation techniques, the using of optimal input, the provision of collective input and also marketing output. Keywords: PUAP, Production, Stochastic Frontier, Efficiency. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian dana PUAP terhadap produksi dan pendapatan petani padi sawah dan menganalisis tingkat efisiensi usahatani padi sawah di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan 89 petani sampel di lokasi penelitian. Data diuji dan dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi stochastic frontier. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian dana PUAP berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Kota Lhokseumawe. Berdasarkan hasil uji t produksi padi sawah secara nyata dipengaruhi oleh luas lahan, tenaga kerja dan jumlah pupuk dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 95,99%. Petani padi sawah penerima dana PUAP di daerah penelitian telah efisien secara teknis, namun belum efisien secara alokatif dan ekonomis. Efisiensi teknis petani di daerah penelitian sebesar 0,799 di atas 0,7 mengindikasikan bahwa petani cukup efisien secara teknis. Efisiensi alokatif petani sebesar 0,691 di bawah 0,7 mengindikasikan bahwa petani belum efisien secara alokatif, sedangkan efisiensi ekonomis petani sebesar 0,545 di bawah 0,7 mengindikasikan bahwa petani belum efisien secara ekonomis. Penggunaan input yang berlebihan menyebabkan tingkat efisiensi alokatif dan ekonomis rendah. Oleh karena itu diperlukan pembinaan dan pendampingan secara intensif oleh penyuluh pertanian sehingga petani dapat memperoleh informasi mengenai teknis budidaya yang tepat, penggunaan input yang optimal, penyediaan input secara kolektif dan pemasaran hasil. Kata Kunci: PUAP, Produksi, Stochastic Frontier, Efisiensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10