cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
UNEJ e-Proceeding
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 66 Documents
Search results for , issue "2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR" : 66 Documents clear
MENJELAJAH GENEALOGI PUISI INDONESIA DARI MASA BALAI PUSTAKA SAMPAI ERA DIGITAL Sunarti Mustamar
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan puisi Indonesia dilihat dari angkatan Balai Pustaka hingga sekarang di era digital dapat dikatakan mengalami kemajuan yang signifikan. Perkembangan tersebut dilihat dari sisi bentuk, isi dan temanya, teknik penciptaan serta penyajian tema-tema yang dimunculkan di setiap periode hampir selalu mengalami perbedaan. Berdasarkan perubahan tersebut, dalam memahami puisi perlu memperhatikan faktor genetik puisi, agar memperoleh makna yang maksimal. Faktor genetik puisi itu meliputi penyair dan kenyataan sejarah yang melatar belakangi proses penulisan puisi tersebut. Puisi yang sulit atau gelap dapat lebih mudah dipahami jika pembaca mampu memahami faktor genetiknya. Melalui penelitian ini penulis menelusuri genetik puisi Indonesia sejak periode Balai Pustaka sampai sekarang di era digital. Dengan tujuan dapat membantu pembaca / penikmat puisi dalam memahami makna puisinya Metode yang digunakan adalah meotode etnografi. Hasil yang diharapkan dapat memaparkan genealogi puisi Indonesia mulai periode Balai Pustaka Pujangga Baru, Angkatan 45, Angkatan 50-an, Angkatan 66 dan 90an sampai sekarang di era digital. Kata kunci: era digital, genealogi, puisi indonesia, balai pustaka
STRATEGI MENINGKATKAN DAYA LITERASI MELALUI INDUSTRI MUSIK: KORELASI KEKUATAN LIRIK PUITIS DENGAN LAGU KARYA FIERSA BESARI DI PANGGUNG MUSIK Dewi Lestari Putri; Nike Lutfi Alfiah; Wiviano Rizky Tantowi
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harus diakui, angka literasi di Indonesia cukup rendah. Berbagai masalah klasik yang sering terjadi adalah kurangnya akses bacaan ke pelosok Indonesia. Selain itu, literasi dianggap sesuatu hal yang cukup sulit untuk dipahami. Bahasa cenderung berat dan asing. Padahal, tidak semua yang berbau literasi distigma untuk golongan tertentu. Sedangkan, di satu sisi musik adalah industri yang paling banyak peminatnya. Pemasukan dari musik bisa menyentuh angka miliaran. Alih-alih karena ketimpangan dua objek yang bertentangan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi meningkatkan daya literasi melalui industri musik. Memastikan korelasi kekuatan lirik yang dibuat Fiersa Besari selaku seniman multitalenta yang bergelut di bidang literasi dan musik. Data diperoleh dari studi pustaka. Interpretasi data menggunakan konsep ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan strategi untuk meningkatkan daya literasi cukup ampuh jika dikolaborasikan dengan industri musik. Strategi tersebut cukup untuk memberantas angka literasi yang rendah menjadi tinggi. Hal tersebut bukti bahwa Indonesia juga berwawasan luas. Kata kunci: literasi, industri musik, fiersa besari, lirik puitis dan lagu
SASTRA USING: TAFSIR LOKALITAS DALAM KONTEKS PERKEMBANGAN ZAMAN Titik Maslikatin; Edy Hariyadi; Heru S.P. Saputra
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika zaman, dari era modern hingga era disrupsi, berimplikasi pada berbagai tatanan sosial, termasuk dalam konteks sastra. Artikel ini bertujuan menafsirkan aspek lokalitas yang termuat dalam novel-novel Using dalam kaitannya dengan perkembangan dinamika zaman. Metode penelitian menggunakan metode dialektik dalam konteks sosiologi sastra. Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek lokalitas dalam novel-novel Using relatif relevan ditafsirkan dalam perkembangan zaman. Lokalitas Using yang ditawarkan para pengarang mampu berdialektika dengan dinamika zaman hingga saat ini. Dalam novel Agul-agul Belambangan, pengarang menekankan betapa kelas sosial rendah selalu menjadi objek hegemonik bagi kelas sosial dominan sehingga menjadi perantara nilai. Lingkungan kerajaan mengangkat kelas sosial rendah sebagai ksatria dengan gelar patriot sebagai upaya mempertahankan pengaruh. Dalam novel Nawi BKL Inah, pengarang mengkonstruksi bahwa romantisme kultural menjadi basis dalam membangun peradaban. Nilai-nilai lokalitas dengan beragam khazanah kultural menjadi bangunan sosial yang harus dibela dan diperjuangkan eksistensinya. Dalam novel Kerudung Santet Gandrung, intensi pengarang berpihak pada seni tradisi dan kaum abangan, yang berhadapan dengan kaum santri dan modern. Konstruksi pengarang berbeda dari persepsi mainstrean, dengan mengunggulkan penari gandrung dan pencipta lagu lokal yang berhadapan dengan kaum santri. Kata kunci: sastra Using, lokalitas, kultural, perkembangan zaman
SASTRA LISAN DAN HUMANIORA: FITUR BAHASA DALAM MANTRA PENGASIHAN Imam Basuki
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mantra adalah bentuk sastra kuno dan merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia. Ia dipandang sama dengan doa sakral yang berisi rangkaian kata yang memiliki kekuatan gaib untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Mantra digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menyembuhkan penyakit, mengusir roh jahat, melancarkan rezeki, dan untuk memperoleh jodoh. Mantra pengasihan adalah salah satu jenis mantra yang fungsinya untuk menjerat perhatian serta menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang dari orang yang akan dicintainya. Dalam masyarakat kita ada ungkapan “cinta ditolak dukun bertindak.” Ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sangat lekat dengan ilmu gaib atau ilmu pelet yang disebut ilmu pengasihan yang dapat digunakan untuk mencapai keinginan menjalin asmara dengan orang yang dicintainya apabila jalan normal tidak dapat ditempuhnya. Fenomena semacam ini dipandang wajar oleh masyarakat kita. Artikel ilmiah ini merupakan luaran hasil penelitian di kabupaten Banyuwangi yang berangkat dari pertanyaan penelitian: 1) fitur kebahasaan macam apa yang dapat diungkap dalam mantra pengasihan tersebut, 2) bagaimana cara kerja mantra tersebut sehingga dapat membangkitkan gairah bercinta, dan 3) mengapa mantra ini masih eksis di masyarakat Banyuwangi khusunya. Metodologi: data penelitian ini berupa wacana atau teks mantra pengasihan. Penggalian data dilakukan melalui studi lapangan dengan melakukan pengamatan dan wawancara langsung dengan informan yaitu si korban dan juga si dukun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur kebahasaan dalam mantara pengasihan adalah 1) menggunakan bahasa Jawa atau Arab, 2, dapat menimbulkan daya magis apabila dibarengi dengan laku mistis, dan 3, sudah membudaya dan dipandang sebagai kebutuhan hidup oleh masyarakat Banyuwangi. Kata kunci: mantra pengasihan, daya magis-laku magis, budaya lokal
Kata Pengantar Editor SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Editor SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
BARONG IDER BUMI: MEMAKNAI NILAI-NILAI RITUAL DALAM DINAMIKA PERADABAN Edy Hariyadi; Titik Maslikatin; Heru S.P. Saputra
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ritual Barong Ider Bumi dalam masyarakat Using tetap eksis hingga kini lantaran bersifat fungsional. Artikel ini bertujuan menafsirkan nilai-nilai ritual dalam konteks perkembangan zaman, termasuk dalam dinamika peradaban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode etnografi dengan perspektif emik. Hasil kajian menunjukkan bahwa prosesi dan pelaksanaan ritual Barong Ider Bumi berkembang dari waktu ke waktu seiring dinamika peradaban, dari peradaban lisan, tulisan, cetakan, hingga elektronik. Pada peradaban awal, yakni peradaban lisan, pelaksanaan ritual sangat sederhana dan atas dasar informasi lisan dari generasi sebelumnya. Dalam peradaban tulisan (khirografik), ritual mengalami sedikit pergeseran, bukan pada substansinya, melainkan hal-hal di sekitar yang menjadi sarana pendukungnya. Hal ini semakin meningkat ketika bergeser pada peradaban cetakan (tipografik). Dalam peradaban elektronik, pelaksanaan ritual menjadi semakin semarak karena didukung oleh berbagai sarana elektronik, mulai dari informasi yang bersifat promotif, hingga rangkaian pelaksanaan ritual, termasuk dukungan eksternal berupa khazanah seni budaya lain yang ada dalam masyarakat Using. Dalam perkembangan beberapa tahun terakhir, dukungan promotif dari Pemerintah Daerah berupa momentum Banyuwangi Festival, sebagai bagian integral dari promosi wisata, merupakan wujud dari dinamika peradaban, yang memasuki peradaban elektronik. Kata kunci: peradaban lisan, khirografik, tipografik, elektronik, makna kontekstual
STRATEGI REGENERASI KEKUASAAN OLEH BUPATI-BUPATI DI PANAROEKAN JAWA TIMUR TAHUN 1870-1942 Syamsul Muarif
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang ”Strategi Regenerasi Kekuasaan oleh Bupati-bupati di Panaroekan Jawa Timur Tahun 1870-1942”. Adapun permasalahan dalam artikel adalah, pertama, proses pelaksanaan modernisasi birokrasi pemerintahan tersebut, dampak modernisasi birokrasi pemerintahan terhadap para birokrat pribumi. Kedua menyangkut bagaimana strategi para bupati dan birokrat tersebut menghadapi kebijakan modernisasi birokrasi yang diterapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Artikel ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yakni heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sumber artikel berasal dari arsip, surat kabar, majalah, buku, jurnal, dan karya penelitian lainnya yang dapat mendukung artikel ini. Penulis menggunakan teori modernisasi untuk menganalisis perubahan sistem birokrasi pemerintahan yang terjadi sebelum dan sesudah pelaksanaan kebijakan modernisasi pemerintahan tersebut. Melalui penelitian ini diperoleh informasi bahwa birokrat di Kabupaten Panaroekan pada awalnya memiliki otoritas yang besar dalam menjalankan pemerintahan tersebut.Segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan birokrasi pemerintahan di Kabupaten merupakan wewenang birokrat pribumi. Adanya kebijakan modernisasi birokrasi telah memberikan pengurangan otoritas para birokrat pribumi dalam konteks kekuasaan. Konteks ini mengacu pada status birokrat kabupaten yang awalnya sebagai penguasa feodal justru berganti menjadi pegawai Pemerintahan Hindia Belanda. Perkembangan selanjutnya, para birokrat mampu beradaptasi dengan kebijakan modernisasi tersebut. Implementasi kebijakan modernisasi bertujuan untuk menciptakan sistem pemerintahan modern yang legal rasional. Kata kunci: adaptasi, birokrasi, modernisasi, Panaroekan, strategi.
KAJIAN SOSIOLOGI PENGARANG TERHADAP NOVEL PEREMPUAN BERSAMPUR MERAH KARYA INTAN ANDARU Yahya Basit Abrori
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel Perempuan Bersampur Merah karya Intan Andaru menjadi objek penelitian ini. Intan Andaru merepresentasikan kepada masyarakat mengenai tragedi pembantaian dukun di Banyuwangi 1998. Mengangkat cerita tentang keadaan pada tahun 1998 mengenai pembantaian dukun yang menimbulkan banyak korban dan nasib keluarga korban dari tragedi pembantaian tersebut. Intan Andaru mengemas cerita tersebut ke dalam kehidupan Sari yang berusaha mencari dalang dari persitiwa pembunuhan Bapaknya. Bapaknya Sari dibunuh karena dituduh sebagai dukun santet yang telah menimbulkan banyak korban. Secara eksplisit novel ini lebih membahas kehidupan tokoh utama saja, selain itu ada budaya, serta cerita sejarah yang dikemas rapi di dalamnya. Novel ini berlatarkan di Banyuwangi tempat kelahiran pengarang. Maka dari itu peneliti memilih menganalisi dengan kajian sosiologi sastra yang berfokus pada sosiologi pengarang. Pada saat melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif. Metode yang digunakan seperti membaca, wawancara, mengidentifikasi serta mengolah data, dan menganalisis. Hasil dari penelitian ini menghasilkan pengkajian karya sastra yang mencerminkan pandangan pengarang, ideologi pengarang, kritik dari pengarang tentang gandrung, dan realitias yang pernah terjadi di Banyuwangi. Kata kunci: sosiologi pengarang, pembantaian dukun di Banyuwangi 1998, Intan Andaru
IMPLEMENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Mislikhah Mislikhah
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi HOTS dalam proses pembelajaran dan assesmen pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah. Hasil studi internasional Programme for International Student Asessment (PISA) menunjukkan prestasi literasi membaca, literasi matematika, dan literasi sains yang dicapai peserta didik Indonesia sangat rendah. Berdasarkan kenyataan tersebut, perlu adanya perubahan sistem dalam proses dan assesmen pembelajaran. Pembelajaran dan assesmen yang dikembangkan oleh guru diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, meningkatkan kreativitas, dan membangun kemandirian peserta didik untuk menyelesaikan masalah. Artikel ini merupakan hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah kepala madrasah, guru, dan peserta didik MIN 2 Jember. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis model spiral analisis dengan prosedur: manajemen data, pembacaan dan memoing, deskripsi, klasifikasi, penafsiran, dan penyajian/visualisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia, guru-guru MIN 2 Jember sudah menerapkan pembelajaran berbasis HOTS. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis HOTS dilaksanakan untuk mencapai kompetensi dasar yang terkait dengan aspek pengetahuan. Pembelajaran berbasis HOTS tercermin dari model pembelajaran yang diterapkan oleh guru cukup bervariasi dan menuntut peserta didik untuk berpikir dalam level kognitif yang lebih tinggi. (2) Dalam melakukan asesmen pembelajaran bahasa Indonesia, guru-guru MIN 2 Jember sudah menggunakan soal-soal berbasis HOTS. Hal ini terlihat dari soal-soal yang diberikan kepada peserta selalu dikaitkan dengan peristiwa yang dialami anak dalam kehidupan sehari-hari dan mengarahkan peserta didik untuk menberikan penjelasan terkait dengan jawaban yang diberikan. Selain itu materi soal yang diberikan disesuaikan dengan indikator yang ingin dicapai. Kata kunci: asemen, bahasa Indonesia, HOTS, proses pembelajaran
REPRESENTASI DAN RESISTENSI KASTA MASYARAKAT BALI DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Nanda Roviko Ariviyani
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan dan menjelaskan representasi dan resistensi kasta masyarakat Bali melalui novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu dan masih teguh menjalankan tradisi kebudayaan begitu menjaga dan patuh dalam aturan adat. Menurut kepercayaan Hindu, golongan masyarakat adat di Bali dibagi berdasarkan kasta. Sistem kasta yang dianut oleh masyarakat Bali begitu kompleks mulai dari nama, sistem perkawinan, upacara adat, dan keagamaan serta etika dalam bermasyarakat. Perbedaan tingkatan kasta memengaruhi perkawinan dalam masyarakat Bali. Masyarakat Bali khususnya perempuan dari kasta Brahmana dalam memilih pasangan hidupnya terikat oleh aturan adat. Pernyataan tersebut membuat perempuan Brahmana memiliki keterbatasan dan tidak dapat semena-mena dalam memilih pasangan hidupnya. Aturan adat mengharuskan perempuan Brahmana menikah dengan laki-laki yang berasal dari kasta Brahmana pula. Representasi dan resistensi sistem kasta di Bali dalam novel Tarian Bumi dilakukan oleh oleh tokoh Ida Ayu Telaga Pidada yang menikahi seorang laki- laki Sudra bernama Wayan Sasmitha. Telaga telah menyimpang dari aturan adat yang telah ditetapkan sesuai konvensi adat Bali. Metode dalam penelitian makalah ini menggunakan metode penilitian kualitatif bersifat deskriptif. Kata kunci: kasta, representasi, resistensi

Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue 2023: 5th International Agronursing Conference (5th IANC) In Conjunction with 1st International Post 2023: Prosiding Kolokium Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat 2022: The 2nd International Student Conference 2022 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Periode II Tahun 2022 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK) 2021: International Conference on Management, Business, and Technology (ICOMBEST) 2021 2020: Proceeding of The 4th International AgroNursing Conference 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR 2018: Proceedings 4th Annual International Conference on Economic in Developing Countries 2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3) 2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3) 2018: Pembangunan Pertanian dan Peran Pendidikan Tinggi Agribisnis: Peluang & Tantangan di Era Indus 2017: Proceeding of 3rd International Nursing Conference Proceeding of International Conference on Food Sovereignty and Sustainable Agriculture (FoSSA) 2017 Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis (SNAPER-EBIS 2017) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jembe 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference Prosiding Seminar Nasional Pemuliaan 2014 Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014 Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014 International Conference on Agribusiness Marketing (ICAM) 2012, Faculty of Agriculture, University o the 3rd International Conference on Economics, Business, and Accounting Studies Proceeding of 1st International Conference on Medicine and Health Sciences (ICMHS) Dinamika Global: Rebranding Keunggulan Kompetitif Berbasis Kearifan Lokal More Issue