cover
Contact Name
Natris Idriyani
Contact Email
natrisidriyani@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
natrisidriyani@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I)
ISSN : 20896247     EISSN : 26545713     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi, dan gagasan di antara para ilmuwan psikologi Indonesia. Jurnal ini difokuskan pada Psikologi Pengukuran.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016): JP3I" : 6 Documents clear
Pengembangan Skala Pengukuran Perilaku Pro Lingkungan: General Ecological Behavior (GEB) Scale Citra Febriyanti
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10791

Abstract

Environment is one of the aspects that influence a person’s behavior. Clean environment will have a positive impact for the individual, and vice versa. At the present, the environment has been getting worse, and therefore needed a solution to these problems. The problem that occurs is the result of human behavior, therefore the solution was changing the responsible behavior that called pro environmental behavior. There are currently no measuring instrument standard both in Indonesia and beyond to measure the pro environmental behavior, therefore the purpose of this study was to develop a tools of measuring the pro environmental behavior by adapting and modifying the General Ecological Behavior Scale (GEB) from Kaiser (1998). The subjects in this study as many as 214 people. The analysis method used is confirmatory factor analysis (CFA) with M-Plus7 program. Testing the validity of the scale in this study conducted with three models of analysis is first order, second order and each of dimension. Furthermore, the researcher also conducted a parallel test to each dimension. Keywords: Construct validity, pro environmental behavior, CFA, parallel test. Lingkungan merupakan salah satu aspek yang turut mempengaruhi perilaku seseorang. Lingkungan yang bersih akan berdampak positif bagi setiap individu, begitupun sebaliknya. Saat ini keadaan lingkungan sudah semakin buruk, oleh sebab itu dibutuhkan solusi atas permasalahan tersebut. Permasalahan yang terjadi adalah akibat dari perilaku manusia, untuk itu solusinya pun adalah dari perilaku manusia yang disebut sebagai perilaku pro lingkungan. Saat ini belum terdapat alat ukur baku baik di Indonesia maupun di luar untuk mengukur perilaku pro lingkungan, oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat ukur perilaku pro lingkungan dengan mengadaptasi serta memodifikasi General Ecological Behavior Scale (GEB) dari Kaiser (1998). Subyek dalam penelitian ini sebanyak 214 orang. Metode Analisis yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan program M-Plus7. Pengujian validitas skala pada penelitian ini dilakukan dengan tiga model analisis yaitu first order, dan second order dan analisis per-dimensi. Selain itu peneliti juga melakukan uji paralel pada setiap dimensinya. 
Uji Validitas Skala Partisipasi Politik Gartika Nurani Erawan
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10792

Abstract

This research aims to test construct validity of politic participation, built based on theory which was developed by Dalton (2009). Politic participation consists of five dimensions, voting, campaign activity, communal activity, contacting personal on personal matters, and protest. Data was obtained from 258 subjects. Factor analysis method used in this research was confirmatory factor analysis (CFA) using Lisrer 8.70. Validity testing of politic participation scale was done using second order model. Based on testing using this model, 13 valid items which can be used to measure politic participation was obtained.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari skala partisipasi politik yang disusun berdasarkan teori yang dikembangkan oleh Dalton (2009). Partisipasi politik terdiri dari lima dimensi yaitu voting, campaign activity, communal activity, contacting personal on personal matters, dan protest. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari subyek penelitian sebanyak 258 orang. Metode analisis faktor yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan program lisrel 8.70. Pengujian validitas skala partisipasi politik pada penelitian ini dilakukan dengan model second order. Berdasarkan pengujian melalui model second order didapatkan 13 item valid yang dapat digunkan untuk mengukur partisipasi politik
Uji Validitas Konstruk terhadap Adaptasi dan Modifikasi Skala Dulla Dangerous Driving Index (DDDI) Imanurul Aisha R
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10793

Abstract

The purpose of this study was to examine the construct validity of the scale of unsafe driving behavior adapted and modified from Dulla Dangerous Driving Index (DDDI) (2003). The scale of unsafe driving behavior consists of three dimensions, namely, negative emotions, aggressive driving, and risky driving. The subjects in this study as many as 255 people. The analytical method used is confirmatory factor analysis (CFA) using M-Plus program 7. Testing the validity of the scale in this study conducted with three models of analysis, analysis of per-dimensional, first-order and second order. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari skala perilaku berkendara tidak aman yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Dulla Dangerous Driving Index (DDDI) (2003). Skala perilaku berkendara tidak aman ini terdiri dari tiga dimensi yaitu, negative emotions, aggressive driving, dan risky driving. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 255 orang. Metode analisis yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan menggunakan program M-Plus 7. Pengujian validitas skala pada penelitian ini dilakukan dengan tiga model analisis yaitu, analisis per-dimensi, first order, dan second order.
Uji Validitas Konstruk terhadap Adaptasi dari Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) Rahmi Ramadhani
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10789

Abstract

The objective of this study were (1) to examine the construct validity of emotional intelligence scale which adapted and modified from Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) (2002) and (2) to find way of scoring by using the raw score. The scale of emotional intelligence consist of four dimension, self emotion appraisal, other emotion appraisal, use of emotion, and regulation of emotion. The subject in this study are 536 people. The analysis method used is Confirmatory Factor Analysis (CFA) using M-Plus 7. Testing of the construct validity in this study consist of three model of analysis, namely, each of dimension analysis, first order, and second order. In addition of this study, the researchers also conducted a parallel test.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menguji validitas konstruk dari skala kecerdasan emosional yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) (2002) dan (2) untuk menemukan cara skoring dengan menggunakan raw score. Kecerdasan emosional ini terdiri dari empat dimensi yaitu, self emotion appraisal, other emotion appraisal, use of emotion, danregulationof emotion. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 536 orang. Metode Analisis yang digunakan adalahConfirmatory Faktor Analysis (CFA) dengan program M-Plus7. Pengujian validitas skala pada penelitian ini dilakukan dengan tiga model analisis yaitu, analisis per-dimensi, first order, dan second order. Berdasarkan pengujian melalui model per-dimensi didapatkan empat item yang tidak mengukur subskala dari kecerdasan emosional. Selanjutnya, untuk pengujian model first order terdapat enam item yang tidak mengukur kecerdasan emosional, sedangkan untuk pengujian second order terdapat delapan item yang tidak fit atau tidak memenuhi asumsi dari confirmatory factor analysis. Setelah itu, dilanjutkan dengan uji paralel masing-masing dimensi.
Uji Validitas Skala Forgiveness Nuran Abdat
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10795

Abstract

This study aims to test construct validity of forgiveness scale which was adapted and modified from Marital Offence-Specific Forgiveness Scale (MOFS). Developed by Paleari (2009). MOFS consists of 10 items. Items in this instrument consist of two components of forgiveness, those are, resentment-avoidance and benevolence. Data was obtained from 150 subjects. Factor analysis method used in this research was confirmatory factor analysis (CFA) using lisrel 8.70. Validity testing of forgiveness scale was conducted with one factor model. Based on the testing, nine valid items were obtained which can be used to measure forgiveness.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari skala forgiveness yang diadaptasi dan modifikasi dari Marital Offence-Specific Forgiveness Scale (MOFS). Dikembangkan oleh Paleari (2009). MOFS terdiri dari 10 item. Item-item dalam alat ukur ini terdiri dari dua komponen forgiveness yaitu, resentment-avoidance dan benevolence. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari subyek penelitian sebanyak 150 orang. Metode analisis faktor yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan program lisrel 8.70. Pengujian validitas skala forgiveness pada penelitian ini dilakukan dengan model satu faktor. Berdasarkan pengujian didapatkan 9 item valid yang dapat digunkan untuk mengukur forgiveness.
Memahami Mood dalam Konteks Indonesia: Adaptasi dan Uji Validitas Four Dimensions Mood Scale Indro Adinugroho
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10790

Abstract

Mood is a psychological condition that involves emotion without any existence emotional object. Although it exists as an abstract psychological variable, the contribution of emotion towards human behavior is massively important. Many studies related to emotion and human behavior have shown that individual mood (positive or negative) will have different behavioral consequences. In order to understand mood comprehensively in Indonesian context, we need a valid and reliable measurement scale. The purpose of this study is to investigate the validity and reliability of Four Dimensions Mood Scale (FDMS) as a psychological tool to classify mood condition into four primary dimensions, positive energy; tiredness; negative activation and relaxation. Finally, author hopes that this study will give an empirical contribution so that FDMS is able to use in Indonesian context. Mood adalah kondisi psikologis yang melibatkan emosi tanpa ada objek emosi yang terdeteksi secara jelas. Meskipun mood terbentuk sebagai variabel psikologi yang abstrak, kontribusi emosi terhadap perilaku manusia tidak dapat dipandang sebelah mata. Berbagai studi terkait emosi dan perilaku manusia menunjukkan bahwa mood individu (positif atau negatif) akan memiliki konsekuensi perilaku yang berbeda. Guna memahami mood secara komprehensif dalam komteks Indonesia, kita membutuhkan sebuah alat ukur yang valid dan reliabel. Tujuan dari studi ini adalah melakukan validasi dan uji reliabilitas terhadap Four Dimensions Mood Scale (FDMS) sebagai sebuah alat ukur untuk mengklasifikasi kondisi mood ke dalam empat dimensi utama, positive energy; tiredness; negative activation dan relaxation. Penulis berharap studi ini akan memberikan kontribusi teoritis dimana FDMS akan dapat digunakan dalam konteks Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6