cover
Contact Name
Natris Idriyani
Contact Email
natrisidriyani@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
natrisidriyani@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I)
ISSN : 20896247     EISSN : 26545713     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi, dan gagasan di antara para ilmuwan psikologi Indonesia. Jurnal ini difokuskan pada Psikologi Pengukuran.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018): JP3I" : 7 Documents clear
Uji Validitas Konstruk Pada Instrumen The Binge Eating Scale Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Nadia Audah
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12098

Abstract

Binge Eating Disorder adalah gangguan makan dimana seorang individu makan secara berlebihan selama periode waktu tertentu karena faktor emosi negatif, namun berbeda dengan bulimia nervosa, individu dengan Binge Eating Disorder tidak memuntahkan kembali makanannya. Binge Eating disorder termasuk eating disorder yang paling sering ditemukan dalam masyarakat. US Census Bureau, International Data Base (2004, dalam Tantiani, 2007) bahwa jumlah penderita Binge Eating Disorder di Indonesia sebesar 1,669,170 dari populasi atau sebesar 218,452,952 orang. Faktor-faktor yang dianggap memengaruhi Binge Eating Disorder adalah perilaku diet, body dissatisfaction, depressive symptoms, modeling of eating disturbance, pressure to be thin, self-esteem, dan social support . Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas kostruk instrumen tersebut. Data dalam penelitian ini diperoleh dari mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah yang berjumlah 280 orang. Metode yang digunakan untuk mengujinya adalah confirmatory factor analysis (CFA) menggunakan software LISREL 8.70. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bawa seluruh item yang berjumlah 16 item bersifat unidimensional. Artinya seluruh item hanya mengukur satu faktor saja sehingga model satu faktor yang diteorikan oleh The Binge Eating Scale dapat diterima.Binge Eating Disorder is an eating disorder in which an individual eats excessively over a period of time due to negative emotional factors, but in contrast to bulimia nervosa, individuals with Binge Eating Disorder do not regurgitate their food. Binge Eating disorder includes eating disorders that are most often found in society. US Census Bureau, International Data Base (2004, in Tantiani, 2007) that the number of sufferers of Binge Eating Disorder in Indonesia is 1,669,170 from the population or amounting to 218,452,952 people. Factors that are considered to influence Binge Eating Disorder are dietary behavior, body dissatisfaction, depressive symptoms, modeling of eating disturbances, pressure to be thin, self-esteem, and social support. This study aims to examine the validity of the boarding instrument. The data in this study were obtained from students and students of the Syarif Hidayatullah State Islamic University totaling 280 people. The method used to test it is confirmatory factor analysis (CFA) using LISREL 8.70 software. The results of this study indicate that all 16 items are unidimensional. This means that all items only measure one factor so that the one factor model theorized by The Binge Eating Scale is acceptable.
Uji Validitas Konstruk Komitment Organisasi Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Mizan Hasanah; Miftahuddin Miftahuddin
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12108

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari komitmen organisasi. Dalam penelitian ini, menggunakan tiga dimensi komitmen organisasi dari Allen & Meyer (1990) yaitu, komitmen afektif (affective commitment), komitmen berkelanjutan (continuance commitment) dan komitmen normatif (normative commitment) dengan jumlah total sebanyak 24 item. Sampel yang digunakan sebanyak 175 orang. Metode analisis faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan bantuan program lisrel 8.70 dalam pengolahan datanya. Berdasarkan perhitungan dengan metode CFA dapat disimpulkan bahwa semua dimensi memerlukan modifikasi model pengukuran untuk dapat memperoleh nilai fit. The purpose of this study is to examine the construct validity of organizational commitment. In this study, using three dimensions of organizational commitment from Allen & Meyer (1990), namely, affective commitment, continuance commitment and normative commitment with a total of 24 items. The sample used was 175 people. The factor analysis method used in this study is confirmatory factor analysis (CFA) with the help of the 8.70 lisrel program in processing the data. Based on calculations using the CFA method it can be concluded that all dimensions require modification of the measurement model to be able to obtain a fit value.
Uji Validitas Konstruk Pada Instrumen Motivasi Akademik Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Milcham Chairun Syah
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12099

Abstract

Motivasi akademik merupakan suatu hasrat atau dorongan seseorang dalam memperoleh sesutua yang ingin diraih untuk tercapainya suatu tujuan tertentu pada bidang akademiknya, yang diukur dengan menggunakan Academic Motivation Scales (AMS), berdasarkan tiga dimensi motivasi akademik, yaitu extrinsic motivation, intrinsic motivation dan amotivation (Deci & Ryan dalam Ayub, 2010). Academic Motivation Scales (AMS) merupakan instrumen pengukuran baku yang dikembangkan oleh Vallerand (dalam Areepattamannil, 2011) untuk mengukur tiga dimensi motivasi akademik yang berjumlah 28 item. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk instrumen tersebut. Data dalam penelitian ini diperoleh dari seluruh mahasiswa semester 2 Fakultas Psikologi UIN Jakarta tahun akademik 2013/2014 yang berjumlah 149 orang. Metode yang digunakan dalam pengujiannya yaitu confirmatory factor analysis (CFA) dengan menggunakan software LISREL 8.70. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 23 item bersifat unidimensional, artinya item-item tersebut hanya mengukur satu faktor saja sehingga model satu faktor dapat diterima.Academic motivation is a desire or encouragement of someone to get something they want to achieve a certain goal in their academic level, which is measured by using Academic Motivation Scales (AMS) based on three dimensions of academic motivation, namely extrinsic motivation, intrinsic motivation and motivation (Deci & Ryan in Ayub, 2010). Academic Motivation Scales (AMS) is a standard measurement instrument developed by Vallerand (in Areepattamannil, 2011) to measure three dimensions of academic motivation totaling 28 items. This study aims to examine the construct validity of the instrument. The data in this study were obtained from all 2nd semester students of the Faculty of Psychology, UIN Jakarta, 2013/2014 academic year, from 149 people. The method used in the test was confirmatory factor analysis (CFA) usenig the LISREL 8.70 software. The results of this study indicate that 23 items are unidimensional, means they only measure one factor, so that a model of one factor is acceptable.
Uji Validitas Ukur Stres Dien Dinyati Dinyati
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12100

Abstract

Stres merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi fisik seseorang. Stres dapat menyebabkan seseorang kehilangan minat, nafsu makan memunculkan perasaan rendah diri bahkan lebih buruknya dapat membuat seseorang ingin bunuh diri. Pengaruh stres terhadap tubuh sangat besar, seseorang dengan tingkat stres yang tinggi dapat berpengaruh terhadap menurunnya daya tahan tubuh seseorang sehingga membuat seseorang menjadi mudah terserang berbagai macam penyakit. Berbagai macam alat ukur untuk mengukur stres dalam hal ini stres di tempat kerja telah banyak digunakan akan tetapi peneliti memilih menggunakan alat ukur yang dibuat oleh peneliti sendiri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk untuk mendeteksi stres di tempat kerja. Data yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan 172 pekerja wanita di Jakarta Selatan dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Metode analisis yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan bantuan software Lisrel 8.7. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat beberapa item dalam skala stres kerja yang mengukur lebih dari satu faktor (multidimensional). Stress is a condition of tension that affects emotions, thought processes and one's physical condition. Stress can cause a person to lose interest, appetite to create feelings of inferiority even worse can make someone want to commit suicide. The influence of stress on the body is very large, a person with a high level of stress can affect a person's immune system so that someone becomes susceptible to various diseases. Various types of measuring instruments to measure stress in this case stress in the workplace has been widely used but researchers chose to use a measuring instrument made by the researchers themselves. Therefore this study aims to examine construct validity to detect stress in the workplace. The data used in this study involved 172 female workers in South Jakarta with different occupational backgrounds. The analytical method used is Confirmatory Factor Analysis (CFA) with the help of Lisrel 8.7 software. The results of the study prove that there are several items in the work stress scale that measure more than one (multidimensional) factor.
Uji Validitas Konstruk Pada Instrumen International Personality Item Pool Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Malini Ulfah
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12096

Abstract

Dukungan sosial adalah pemberian bantuan dari seseorang kepada orang lain berupa perhatian emosional, bantuan materil, pemberian informasi, penghargaan, pujian, pemecahan masalah dan bantuan nyata, sehingga orang yang mendapatkan dukungan tersebut merasa dihargai dan dicintai. Salah satu bagian dari dukungan sosial adalah dukungan teman sebaya. Hal tersebut bisa berupa penerimaan dari teman terhadap individu, yang menimbulkan persepsi dalam dirinya bahwa ia disayangi, diperhatikan, dihargai, dan ditolong, sehingga menimbulkan perasaan bahwa kita memiliki arti bagi orang lain atau menjadi bagian dari jaringannya. Menurut Weiss (dalam Cutrona dan Russell, 1987) komponen dukungan sosial meliputi pemenuhan 6 hal kebutuhan, yaitu emotional attachment, social integration, reassurance of worth, reliable alliance, guidance, dan opportunity for nurturance. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas kostruk instrumen tersebut. Data dalam penelitian ini diperoleh dari santri kelas 1 extention Pondok Pesantren Daar El- Qolam yang berjumlah 204 orang. Metode yang digunakan untuk mengujinya adalah confirmatory factor analysis (CFA) menggunakan software LISREL 8.70. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bawa seluruh item yang berjumlah 23 item bersifat unidimensional. Artinya seluruh item hanya mengukur satu faktor saja, sehingga model satu faktor yang diteorikan oleh The Social Provisions Scale dapat diterima. Social support is the provision of assistance from someone to others in the form emotional attention, material assistance, information giving, appreciation, praise, problem solving and real help so that people who get that support feel valued and loved. One of the parts of social support is peer support. This can be in the form of acceptance from friends to individuals, which gives rise to a perception in him/her that he/she is loved, cared for, appreciated, and helped, giving rise to feelings that we matter to others. According to Weiss (in Cutrona and Russel, 1987) the component of social support includes the fulfillment of six things: emotional attachment, social integration, reassurance of worth, reliable alliance, guidance, and opportunity for nurturance. This study aims to examine the validity of the boarding instrument. The data in this research were obtained from students in class 1 extention of Daar El-Qolam Islamic Boarding School with 204 people. The method that used to test them is confirmatory factor analysis (CFA) using LISREL 8.70 as the software. The results of this research show that all items, totaling 23 items, are unidimensional. This means that all items only measure one factor so that a one-factor model theorized by The Social Provisions Scale is acceptable.
Uji Validitas Konstruk Pada Instrumen Rosenberg Self Esteem Scale Dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) Nelan Maroqi
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12101

Abstract

Self esteem merupakan sebuah pembentukan karakter mengenai diri sesorang dan merupakan faktor penting dalam perilaku langsung berkaitan dengan berbagai aspek dalam hidup. Tanpa dibekali self esteem, individu akan mengalami kesulitan untuk mengatasi tantangan hidup maupun untuk merasakan berbagai kebahagiaan dalam hidupnya. Ia juga mengatakan bahwa self esteem mengandung nilai keberlangsungan hidup (survival value) yang merupakan kebutuhan dasar manusia. Hal ini memungkinkan self esteem mampu memberikan sumbangan bermakna bagi proses kehidupan individu selanjutnya, maupun bagi perkembangan pribadi yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk instrument tersebut. Data dalam penelitian ini subjek adalahsantri yang sedang dalam proses menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Ma’hadut Tholabah Babakan, Lebaksiu, Tegal berjumlah 198 orang. Metode yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA) menggunakan software LISREL 8.70.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 7 dari 10 item yang ada bersifat unidimensional. Artinya hanya 7 item mengukur satu faktor saja sehingga model satu faktor yang diteorikan oleh rosenberg self esteem scale dapat diterima.Self-esteem is a character formation about someone and is an important factor in direct behavior related to various aspects of life. Without being equipped with self-esteem, individuals will find it difficult to overcome life's challenges and to feel various happiness in their lives. He also said that self-esteem contains the value of survival (survival value) which is a basic human need. This allows self-esteem to be able to contribute meaningfully to the next individual life process, as well as to healthy personal development. This study aims to examine the construct validity of the instrument. The data in this study were subjects who were in the process of taking education at the Ma'hadut Tholabah Babakan Islamic Boarding School in Lebaksiu, Tegal, amounting to 198 people. The method used is Confirmatory Factor Analysis (CFA) using LISREL 8.70 software. The results of this study indicate that 7 out of 10 items are unidimensional. This means that only 7 items measure only one factor so that the one-factor model theorized by Rosenberg's self-esteem scale can be accepted.
Analisis Model Hubungan Attachment OrangT Dan Attachment Sahabat Terhadap Character Strength Dengan Teknik Analisis Structural Equetion Modeling (SEM) Natris Idriyani
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v7i2.12097

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menguji model teoritik hubungan antara kelekatan dengan orang tua dan kelekatan sahabat dengan kekuatan karakter mahasiswa DKI Jakarta. Responden pada penelitian ini berjumlah 902 dari universitas yang ada di sekitar DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan inventory dalam bentuk skala.  Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kelekatan orang tua dan sahabat, dan skala kekuatan karakter. Untuk menganalisis validitas alat ukur, penelitian ini menggunakan analisis Confirmatory Factor Analysis (CFA). Pengujian model fit dan uji hipotesis penelitian ini menggunakan teknik Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan program software Lisrel 8.8.Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa; terdapat kesesuaian model teoritik - hubungan antara kelekatan orang tua dan kelekatan sahabat serta kekuatan karakter mahasiswa- dengan data.  Purpose of this study was to assess the theoretical model of relationship between attachment to parents and attachment close friend with the character strengths students college in Jakarta.Respondents in this study amounted to 902 from universities around Jakarta. The sampling technique using cluster random sampling. Methods of data collection in this study using the inventory in the form of scale. Measuring instruments used in this study is the scale of attachment of parents and close friends and the scale character strengths. To analyze the validity of the measuring instrument, this study uses Analysis Confirmatory Factor Analysis (CFA). Testing the model fit and test the hypothesis of this study using the technique of Structural Equation Model (SEM) with the help of a software program lisrel 8.8.Based on the results of the study, found that; there is a fitness model theoretical- relationship between parental attachment and attachment to close friends and character strengths student college- with data.

Page 1 of 1 | Total Record : 7