Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16, No 1 (2022)"
:
10 Documents
clear
LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN DARING
Tanti Fajriani Aisyah
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10312
Literasi merupakan suatu keterampilan dasar membaca, menulis dan angka, sementara beberapa menunjukkan bahwa keterampilan ini adalah untuk pembelajaran lebih lanjut atau berfungsi secara efektif untuk berinteraksi dalam kegiatan di sekolah maupun di kegiatan lingkungan masyarakat.Membaca merupakan sarana mendidik dan mengembangkan individu dan masyarakat. Literasi perlu terus ditingkatkan di kalangan pelajar walau di masa pandemi karena sistem pendidikan yang dilakukan secara daring. Salah satu implementasi literasi yang bisa dilakukan adalah peningkatan literasi digital. Penulis menggarap studi dan penelitian mengenai literasi digital dan fasilitas pendukung untuk meningkatkan minat baca siswa di Sekolah Mengenah Atas (SMA) yaitu perpustakaan sekolah.
Efektivitas Permenpan Nomor 9 Tahun 2014 Terhadap Kinerja Profesi Pustakawan
Namira Khaerunisa
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10314
Kajian artikel ini membahas Efektivitas Permenpan Nomor 9 Tahun 2014 Terhadap Kinerja Profesi Pustakawan. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk memberikan informasi mengenai ke-efektifitas-an Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan Dan Angka Kreditnya, khususnya dalam pustakawan sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan membandingkan dan melihat artikel dan laporan penelitian yang berhubungan dengan isu yang diangkat pada artikel ini. Peneliti membuat landasan operasional dalam menyusun kisi-kisi indikator penilaian persepsi Permenpan Nomor 9 Tahun 2014 sehingga efektivitas Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2014 Terhadap Kinerja Profesi Pustakawan dapat dinilai dengan indikator penilaian yang telah dibuat.
MENGEMBANGKAN FUNGSI REKREASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN DI PERPUSTAKAAN
Vinka cyntia aini
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10313
Seperti yang kita ketahui Perpustakaan adalah salah satu pusat informasi yang sudah pasti sangat penting dan berguna bagi masyarakat dan maka dari itu sudah sepantasnya perpustakaan menyediakan tempat dan fasilitas yang nyaman bagi pengguna. Fungsi dari perpustakaan itu sendiri sebenarnya sudah kita ketahui. Dan salah satu fungsi perpustakaan adalah fungsi rekreasi. Mungkin salah satu fungsi ini masih menjadi hal yang kurang popular untuk diketahui oleh pengguna. Namun banyak hal yang bisa mendorong kemajuan dan eksistensi perpustakaan dengan mengembangkan salah satu fungsi ini. Apakah fungsi perpustakaan ini dapat dikembangkan dengan sedemikian rupa agar fungsi rekreasi ini menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan fasilitas pelayanan yang menarik dan diminati oleh pengguna perpustakaan. Tujuam penelitian ini dilakukan menggunakan studi literatur dengan mengambil sampel sampel artikel penelitian yang terdahulu dan menarik kesimpulan apakah fungsi perpustakaan ini dapat dikembangakan dengan menarik. Fungsi perpustakaan dapat dikembangkan dengan banyak cara seperti memperbaharui pelayanan dan fasilitas yang dapat membuat pengguna merasa tertarik dengan mengunjungi perpustakaan. Lalu perpustakaan dapat memanfaatkan penggunaan digitalisasi maupun mendekorasi keadaan ruangan perpustakaan sehingga fungsi rekreasi perpustakaan dapat terealisasikan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagi peningkatan eksistensi perpustakaan sehingga perpustakaan dapat terus berkembang dan mengikuti perkembangan jaman saat ini ataupun masa depan.
STUDI KOMPARASI APLIKASI ENDNOTE X20 DAN MENDELEY v1.19.8 SEBAGAI APLIKASI MANAJEMEN REFERENSI
Eko Kurniawan
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10289
Karya ilmiah merupakan salah satu produk yang tidak dapat dipisahkan dari seorang pustakawan, mahasiswa, dosen ataupun peneliti. Karya ilmiah yang dihasilkan tersebut biasanya terdapat banyak kutipan yang diambil dari berbagai referensi. Peneliti dalam artikel ini berusaha untuk menjelaskan tentang aplikasi manajemen referensi yang digunakan untuk membuat sitasi secara otomatis. Selain itu peneliti juga melakukan komparasi atau membandingkan antara keduanya, yaitu aplikasi endnote x20 dan mendeley v1.19.8 sehingga pengguna pada mengetahui kelebihan dan kelemahan masing - masing dari aplikasi tersebut, tujuannya agar mereka dapat memutuskan dalam memilih salah satu aplikasi di atas. Penelitian ini menggunakan metode komparasi dengan beberapa indikator yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa aplikasi endnote merupakan aplikasi berlisensi, mampu berjalan pada mode offline dan online, dapat membuat gaya sitasi baru dan memungkinkan pengguna untuk mencari artikel jurnal dari database yang bekersama dengan endnote. Kelemahan aplikasi endnote yaitu web importer endnote tidak dapat menyimpan pdf secara otomatis sehingga pengguna harus kerja dua kali dalam menyimpan meta data dan dokumen pdf, selain itu endnote juga memiliki kelemahan dalam membaca meta data dokumen pdf tingkat ketepatannya rendah. Sedangkan medeley terbaru merupakan aplikasi semi lisensi yang hanya dapat berjalan pada mode online, mempunyai kemampuan menyimpan meta data dan dokumen pdf secara otomatis, dan mempunyai kemampuan membaca metada data secara akurat. Kelemahan dari apikasi mendeley versi terbaru terbaru yaitu ia tidak dapat berjalan pada mode offline, dan tidak dapat membuat gaya sitasi baru.
POTRET ANALISIS TOKOH ARSIP : SIMON TANNER DAN SUSAN S. LAZINGER
Marina Marina;
Siti Masruroh
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10291
Artikel ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang biografi tokoh arsip Simon Tanner dan Susan S. Lazinger, dan menganalisa kiprahnya dalam dunia arsip. Sejauhmana kontribusi yang diberikan dalam dunia arsip, serta teori apa yang diusung dalam kajian arsip. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan menggunakan Studi Pustaka dengan metode pengumpulan data melalui beberapa literatur artikel jurnal, buku, maupun website yang berkaitan dengan tema penulisan. Dalam metode penelitian tersebut memberi hasil penelitian bahwa Simon Tanner dan Susan S. Lazinger merupakan tokoh arsip yang berlatar pendidikan perpustakaan dan humaniora, yang telah memberi kontribusi penuh terhadap dunia arsip, khusunya dalam kajian arsip digital. Keduanya memiliki teori dalam arsip digital yang sering digunakan dalam referensi kajian ilmiah kearsipan.
Layanan Daring Perpustakaan Perguruan Tinggi UPI Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid 19 (Sejak tahun 2019 – 2021)
Fadilla Selsha Amanda
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10456
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar pada aktivitas manusia. Tak terkecuali perpustakaan pun mendapat dampak berupa ditutupnya kunjungan langsung dalam rangka mencegah penularan Covid-19. Dengan ditutup sementara kunjungan pemustaka, Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia tetap berupaya melayani pemustaka dengan mengoptimalkan layanan daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui upaya maupun inovasi yang dilakukan perpustakaan Univeristas Pendidikan Indonesia juga pengaruhnya pada perpustakaan dan juga pemustaka. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini yaitu studi literatur. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa layanan daring mengalami peningkatan selama pandemic covid-19. Layanan repository paling banyak diakses oleh pemustaka. Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia juga melakukan inovasi dengan mengembangkan layanan daring selama masa pandemic covid-19 sehingga pemustaka dapat terpenuhi kebutuhan informasinya kapan pun dan dimana pun.
ANALISIS LAYANAN PERPUSTAKAAN KELILING DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA LITERASI MASYARAKAT KOTA PALEMBANG STUDI PADA DINAS PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA SELATAN DAN DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KOTA PALEMBANG
Nirmala Kusumawatie
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.11277
Mobile library is a mobile library by bringing library materials such as books and others to serve the community from one place to another that has not been reached by the library service settled.. The purpose of this study is to determine the mobile library services of the South Sumatra Provincial Library Service and the Palembang City Archives and Library Service and the obstacles faced by the South Sumatra Provincial Library Service and the Palembang City Archives and Library Service in developing the literacy culture of the people of Palembang. This research is a descriptive qualitative research. The results showed that the mobile library services of the South Sumatra Provincial Library Service and the Palembang City Library and Archives Service were accepted and utilized by the people of Palembang. Mobile library services visit predetermined locations directly and the locations that are used as the point of arrival of mobile library services between the Provincial Library Service and the Palembang City Library Service are different, so that there is no overlap in providing reading services which both aim to improve the reading culture of the community Palembang city.There is an obstacle encountered by the Library Office of South Sumatra Province, namely that it does not have a collection that is included in the entertainment category considering that visitors to mobile library services want a collection that is in accordance with the watch and which is currently becoming a trand topic. Meanwhile, the obstacle encountered by the City Archives and Libraries Service is the lack of competent human resources in the field of Library Science, considering that currently the City Archives and Libraries Service only has one librarian.Keywords: Mobile Library Services, Literacy Culture, City Communities Palembang
PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA MENGGUNAKAN APLIKASI SLIMS DI PERPUSTAKAAN SEKRETARIAT KARANG TARUNA DESA JATIMUKTI KECAMATAN JATINANGOR
Adam Maulana Yusuf;
Evi Nursanti Rukmana;
Asep Saeful Rohman
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10637
Perpustakaan merupakan sebuah tempat untuk menyimpan dan menyebarkan informasi melalui koleksi-koleksi bahan pustakanya, termasuk Perpustakaan Sekretariat Karang Taruna Desa Jatimukti. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam sesuai dengan minat dan kebutuhan dari masyarakat Desa Jatimukti. Agar koleksi-koleksi tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, maka kegiatan pengolahan bahan pustaka perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan Sekretariat Karang Taruna Desa Jatimukti dan juga untuk mengetahui apa manfaat dari kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi dan studi literatur. Metode penganalisisan data yang digunakan adalah Model Miles dan Huberman. Kegiatan pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan Sekretariat Karang Taruna Desa Jatimukti dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah yang dikemukakan oleh Rahayuningsih, yaitu inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pembuatan kartu katalog, dan penyusunan bahan pustaka di rak. Kegiatan pengolahan bahan pustaka ini memiliki banyak manfaat, terutama pada proses pencarian kembali informasi dari bahan pustaka, baik itu yang dilakukan oleh pengguna perpustakaan, maupun oleh pustakawan itu sendiri. Penggunaan aplikasi SLiMS juga memberikan dampak positif dalam pengerjaan katalogisasi karena akan membuat proses tersebut menjadi cepat dan tepat. Selain itu, adanya kegiatan ini juga akan membuat hakikat dari perpustakaan akan semakin dirasakan oleh masyarakat.
ANALISIS PROGRAM LIBRARY CREATIVE CENTER PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Atiqa Nur Latifa Hanum;
Sisilya Saman;
Sahidi Sahidi
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10299
Program library creative center atau disingkat LCC merupakan program layanan yang dapat mengembangkan bakat dan minat masyarakat yang telah diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat sejak tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah layanan program LCC pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan obyek penelitiannya adalah individu, kelompok, dan masyarakat yang terlibat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Analisis datanya dilakukan dalam tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa program LCC telah memberdayakan masyarakat dengan menyediakan pelatihan-pelatihan berupa 1). Pelatihan Komputer Dasar, 2). Pelatihan kerajinan tangan, dan 3) Pelatihan bahasa Inggris dasar. Program LCC memiliki target sebagai program yang dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan kreatifitas dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi dan kehidupan masyarakat. Pengawasan program dengan membuat informasi dan laporan setiap kegiatan. Kendala yang dihadapi program LCC adalah minimnya anggaran untuk mengadakan program-program pelatihan. Solusi yang dilakukan adalah menyesuaikan anggaran yang ada dengan program yang akan dilaksanakan serta melaporkan kepada pihak atasan untuk ditindak lanjuti. Evaluasi keberhasilan program LCC dilihat dari kegiatan peserta yang dilakukan setelah berpartisipasi dalam program LCC.The library creative center program or abbreviated as LCC is a service program that can develop the talents and interests of the community that has been organized by the Office of the Library and Archives of West Kalimantan Province since 2018. This research uses a case study method with a qualitative approach. The subjects in this study were the LCC program services at the Office of the Library and Archives of West Kalimantan Province. While the object of research is the individuals, groups, and communities involved. Data collection techniques were carried out by collecting primary and secondary data. The data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the LCC program has empowered the community by providing trainings in the form of 1). Basic Computer Training, 2). Handicraft training, and 3) Basic English training. The LCC program has a target as a program that can increase knowledge and creativity in order to improve the economic standard and people's lives. Program supervision by making information and reports on each activity. The obstacle faced by the LCC program is the lack of budget for conducting training programs. The solution is to adjust the existing budget with the program to be implemented and report it to the superiors for follow-up. The evaluation of the success of the LCC program is seen from the activities of the participants after participating in the LCC program.
Online Research Skills (ORS): Solusi Literasi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Masa Pandemi Covid-19
Suherman Suherman
IQRA`: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi (e-Journal) Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/iqra.v16i1.10153
AbstrakPenulisan artikel ini didasari situasi memprihatinkan yang melanda dunia akibat pandemi covid-19 yang menyebakan pemerintah menerapkan berbagai kebijakan diantaranya adalah PPKM Darurat dan PJJ dimana masyarakat harus mengurangi kerumunan atau keramain termasuk dalam hal ini adalah penerapan pembelajaran jarak jauh karena proses pendidikan tidak boleh berhenti. Di sisi lain masih banyak pelajar dan mahasiswa yang masih kurang literat (terampil) dalam memanfaatkan sumber-sumber online yang melimpah guna mendukung proses belajar mandiri. Rumusan masalah dalam penulisan artikel ini adalah bagaimana literasi digital dapat menjadi salah satu solusi bagi pelajar, mahasiswa, guru dan dosen untuk tetap dapat melakukan proses pembelajaran secara mandiri tanpa harus melakukan tatap muka. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat sekolah dan perguruan tinggi mengenai strategi literasi Online Rresearch Skills (ORS) sebagai upaya pembelajaran mandiri secara efektif dan efisien guna menghemat waktu dalam mencari informasi yang benar-benar sesuai dengan topik penelusuran mereka. Selain itu, dengan ORS juga dapat diketahui berbagai laman-laman atau situs-situs gratis yang tersedia di dunia maya yang dapat diakses dari mana dan kapan saja. Hal ini dapat membantu para pelajar, mahasiswa maupun para peneliti dalam menemukan berbagai literatur atau bahan-bahan rujukan yang mereka perlukan (sesuai dengan topik dan bidang mereka). Hal ini terutama sangat bermanfaat dan membantu terutama bagi pelajar, mahasiswa dan bahkan peneliti dimana lembaga tempat mereka belajar dan bekerja namun belum mampu melanggan situs-situs berbayar. Kata Kunci: Literasi Informasi, Literasi Digital, Online Research Skills AbstractThe writing of this article is based on the alarming situation that has hit the world due to the covid-19 pandemic which has caused the government to implement various policies including The Limitation of Society Activities in Small Scale (PPKM) and Dostance Learning Education (PJJ) where people have to reduce crowds, including in this case the application of distance learning because the education process should not stop. On the other hand, there are still many students and university students who are still not literate (skilled) in utilizing abundant online resources to support the independent learning process. The formulation of the problem in writing this article is how digital literacy can be a solution for students, university students, teachers and lecturers to keep being able to carry out the learning process independently without having a face to face class. The purpose of this paper is to provide insight to the school and college community regarding the Online Research Skills (ORS) literacy strategy as an effective and efficient independent learning effort in order to save time in finding information that really fits their search topic. In addition, with ORS, we can also find various free homepages or sites available in cyberspace that can be accessed from anywhere and anytime. This can help students, university students and researchers in finding various literature or reference materials they need (according to their topic and field). This is especially very useful and helpful especially for students, university students and even researchers where the institutions in which they study and work have not been able to subscribe the paid sites. Keywords: Information Literacy, Digital Literacy, Online Research Skills