cover
Contact Name
Ni Putu Diantariani
Contact Email
jurnalkimia@unud.ac.id
Phone
+628123640424
Journal Mail Official
jurnalkimia@unud.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran, Jimbaran, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 19079850     EISSN : 25992740     DOI : 10.24843/JCHEM
Core Subject : Science,
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) publishes papers on all aspects of fundamental and applied chemistry. The journal is naturally broad in scope, welcomes submissions from across a range of disciplines, and reports both theoretical and experimental studies.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol.12 No.2 Juli 2018" : 17 Documents clear
PERBANDINGAN METODE UJI GULA PEREDUKSI DALAM PENENTUAN AKTIVITAS ?-L-ARABINOFURANOSIDASE DENGAN SUBSTRAT JANUR KELAPA (COCOS NUCIFERA) Y. H. Pratiwi; O. Ratnayani; I N. Wirajana
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.228 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p07

Abstract

Pengujian gula pereduksi umumnya dilakukan dengan reagen asam 2,3-dinitrosalisilat (DNS) dan Nelson-Somogyi (NS) dalam penentuan aktivitas enzim pendegradasi polisakarida. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan metode uji gula pereduksi DNS dan NS dalam penentuan aktivitas ?-L-Arabinofuranosidase (AbfA) termostabil, dengan substrat janur kelapa (Cocos nucifera). Enzim AbfA diperoleh dari Saccharomyces cerevisiae rekombinan yang dikultivasi selama 3 hari pada suhu inkubasi 30 °C. Penentuan aktivitas enzim AbfA dilakukan pada kondisi pH 6, suhu 70 °C dan waktu inkubasi 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan aktivitas enzim AbfA dengan metode NS lebih teliti atau memiliki standar deviasi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan metode DNS, namun kurva kalibrasi larutan standar metode DNS lebih linear dibandingkan metode NS.
AKUMULASI LOGAM BERAT KROM(Cr) PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.)AKIBAT PEMBERIAN PESTISIDA, PUPUK ORGANIK DAN KOMBINASINYA M. Manurung1; Y. Setyo; N. P. N Repli Suandewi2
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.633 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p12

Abstract

Pada saat ini para petani kentang cenderung berorientasi pada produksi yang tinggi, tanpa memperhatikan kualitas kentang yang dihasilkan, khususnya kandungan logam berat krom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik, pestisida dan kombinasinya terhadap peningkatan kadar logam berat krom (Cr), serta distribusinya pada tanaman kentang( Solanum tuberosum L.). Penelitian dilakukan dengan empat perlakuan yang berbeda yaitu; tanaman kentang tanpa perlakuan (P1), diberi pestisida( P2), diberi pupuk Organik (P3), diberi pestisida dan pupuk organik(P4). Pengamatan dilakukan mulai dari pembibitan hingga pada pasca panen. Akumulasi logam krom total pada setiap bagian tanaman dianalisis secara perodik,setiap bulan menggunakan spektofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan pertanian, pestisida, pupuk organik dan bibit kentang mengandung logam berat Cr. Pemberian pestisida, pupuk organik dan kombinasinya berperan dalam meningkatkan kandungan logam berat krom pada setiap bagian tanaman kentang. Kata kunci: kentang, kromium, logam berat, pestisida, pupuk oganik
INOKULASI SUSPENSI AKTIF PADA BIOSISTEM VERTIKAL DENGAN TUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DALAM PENURUNAN KADAR METILEN BIRU, Cd DAN Cr TOTAL I W. B. Suyasa; N. G. A. M. D. A. Suastuti; I G. M. A. P. Raharja
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.268 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p03

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan pengukuran kadar metilen biru, logam berat Cd, dan Cr total dalam air limbah artificial dengan menggunakan suspensi aktif pada biosistem vertikal menggunakan rumput gajah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suspensi aktif terbaik yang ditumbuhkan dari sumber nutrien yang berbeda (nutrien NPK, pupuk NPK, dan molase), ditentukan efektivitas dan kapasitas biosistem, serta menentukan pengaruh jumlah waktu retensi hidrolik biosistem. Metode yang digunakan yaitu dengan mengalirkan limbah artificial secara kontinyu dalam bak biosistem yang diinokulasi suspensi aktif sebanyak 3 kali waktu retensi hidrolik. Metode analisis yang digunakan yaitu metode uji-t deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan suspensi aktif terbaik diperoleh dari sampel tanah dengan sumber nutrien NPK dan pupuk NPK (pasaran) dengan pertumbuhan biomassa mencapai 1200 mg/L pada waktu 18 jam. Efektivitas biosistem vertikal tumbuhan rumput gajah dengan pupuk NPK dalam menurunkan kadar zat warna metilen biru, Cd, dan Cr berturut-turut sebesar 99,7587%, 99,8011%, dan 63,4927%. Kapasitas maksimum dalam menurunkan metilen biru, Cd, dan Cr total berturut-turut sebesar 2,7512 x103 mg/m3, 3,2220 x103 mg/m3, dan 2,2842 x103 mg/m3. Pengaruh jumlah waktu retensi hidrolik biosistem vertikal tumbuhan rumput gajah berdasarkan uji-t yaitu sudah mampu menurunkan kadar limbah metilen biru hingga ? 5 ppm dalam 1 kali waktu retensi hidrolik dan menurunkan kadar Cd ? 0,05 ppm dalam 3 kali waktu retensi hidrolik. Akan tetapi system ini tidak mampu menurunkan kadar Cr total ? 1 ppm. Kata kunci: biosistem, efektivitas, kapasitas, inokulasi, dan suspensi aktif
AKTIVITAS EKSTRAK METANOL RIMPANG KUNYIT PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.) SEBAGAI HIPOLIPIDEMIA PADA TIKUS WISTAR PUTIH OBESITAS DENGAN DIET TINGGI KOLESTEROL A. Intan Saridewi; N.W. Bogoriani; P. Suarya
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.956 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p08

Abstract

Obesitas merupakan keadaan akumulasi lemak yang tidak normal. Obesitas berdampak pada berbagai macam penyakit degeneratif yaitu diabetes militus, hiperkolesterolimia, aterosklerosis, dislipidemia, dan penyakit jantung koroner. Kunyit putih (Curcuma zedoaria Rosc.) diketahui mengandung senyawa polifenol (kurkuminoid) yang dapat berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak rimpang kunyit putih pada profil lipid tikus wistar obesitas dengan diet tinggi kolesterol serta mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dengan uji fitokimia. Uji Aktivitas ekstrak rimpang kunyit putih menggunakan tikus wistar betina obesitas yang diberi diet tinggi kolesterol sebagai kontrol positif dan pemberian ekstrak dengan dosis 35 dan 70 mg/kgBB/hari sebagai perlakuan serta tikus wistar betina normal yang diberi diet standar sebagai kontrol negatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak metanol rimpang kunyit putih pada dosis 35 dan 70 mg/kgBB/hari mampu menurunkan kadar trigliserida, kolesterol LDL, dan kolesterol total dan pada dosis 70 mg/kgBB/hari dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL secara signifikan (p<0,05). Hal ini disebabkan oleh adanya golongan senyawa flavonoid, alkaloid, fenolat, terpenoid dan saponin yang positif terkandung dalam ekstrak rimpang kunyit putih dari uji fitokimia. Berdasarkan hal tersebut, ekstrak rimpang kunyit putih pada dosis 70 mg/kgBB/hari mampu berperan sebagai hipolipidemia pada tikus wistar obesitas dengan diet tinggi kolesterol. Kata kunci : ekstrak metanol rimpang kunyit putih, trigliserida, kolesterol LDL, kolesterol HDL,
SINTESIS DAN KARAKTERISASI ABU SEKAM PADI-LITIUM OKSIDA SERTA UJI AKTIVITAS KATALITIKNYA DALAM PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BIJI MALAPARI I N. Simpen; N. L. Arpiwi; M. Indra Dwitama
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.961 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p13

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan sifat kimia fisik dari katalis abu sekam padi (ASP) termodifikasi litium oksida, optimasi suhu kalsinasi dalam sintesis katalis, serta menguji aktivitas katalitiknya dalam pembuatan biodiesel dari minyak biji malapari (Pongamia pinnata L.). Pembuatan katalis heterogen telah berhasil dilakukan melalui modifikasi ASP dengan litium karbonat. Modifikasi ASP dilakukan secara metode keramik melalui variasi suhu kalsinasi 700oC (Li-ASP700), 800oC (Li-ASP800), dan 900oC (Li-ASP900). Katalis heterogen yang diperoleh, dikarakterisasi, dan diuji aktivitasnya untuk pembuatan biodiesel dari minyak biji malapari. Karakterisasi katalis heterogen meliputi keasaman dan kebasaan permukaan, Brunauer, Emmett dan Teller (BET) surface area, gugus fungsional, dan rasio Li/Si. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keasaman permukaan katalis Li-ASP700, Li-ASP800, dan Li-ASP900 semuanya adalah 0 mmol/g. Sementara, kebasaan permukaan tertinggi, surface area tertinggi, dan rasio Li/Si tertinggi diperoleh pada katalis Li-ASP700 berturut-turut yaitu 22,4883 mmol/g, 1,251 m2/g, dan 19,24. Oleh karena itu, suhu kalsinasi optimum dalam pembuatan katalis tersebut adalah 700oC. Katalis heterogen Li-ASP700 mampu mengkonversi minyak biji malapari menjadi biodiesel optimum pada persentase katalis 3% (b/b) dengan yield 87,29%. Kata kunci: abu sekam padi termodifikasi litium oksida, katalis heterogen, minyak biji malapari, biodiesel
BIOSINTESIS NANOPARTIKEL ZnO MENGGUNAKAN RAGI SACCHAROMYCES CEREVISIAE GALUR A12 DAN KARAKTERISASINYA A. Fatimah; E. Risky; S. Ishmayana; D. Rakhmawati Eddy
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.737 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p04

Abstract

ZnO merupakan material semikonduktor yang memiliki energi celah pita 3,3 eV. Karakteristik ini menyebabkan ZnO memiliki berbagai macam aplikasi. Nanopartikel ZnO diketahui memiliki sifat katalitik, fotonik, optoelektronik, penyaring UV, sifat antimikroba, konduktivitas yang baik, juga memiliki stabilitas kimia yang baik. Nanopartikel ZnO dapat disintesis melalui proses sintesis fisika dan kimia tetapi memiliki beberapa kelemahan seperti membutuhkan suhu dan tekanan tinggi juga penggunaan pelarut yang berbahaya. Biosintesis merupakan cara alternatif untuk menyintesis nanopartikel ZnO karena prosesnya yang sederhana tidak menggunakan suhu dan tekanan tinggi juga pelarut yang berbahaya. Pada penelitian ini digunakan ragi Saccharomyces cerevisiae galur A12 dan seng asetat dihidrat sebagai prekursor. Hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Visibel menujukkan puncak pada daerah 380 nm sesuai dengan standar ZnO, puncak pada 430 cm-1 yang menunjukkan adanya stretching Zn-O berdasarkan hasil karakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), dan ukuran kristal rata-rata sebesar 37,4 nm berdasarkan karakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD). Kata kunci: biosintesis, nanopartikel, Sacharomyces cerevisiae, ZnO
AKTIVITAS PROTEASE PADA GETAH BAGIAN BATANG DARI TIGA JENIS SPESIES TANAMAN KAMBOJA (Plumeria L) K. Ratnayani; M. Nazib; J. Sibarani; A.A.I.A M. Laksmiwati
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol.12 No.2 Juli 2018
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.901 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2018.v12.i02.p09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji aktivitas protease pada getah bagian batang dari tiga spesies tanaman kamboja yaitu Plumeria rubra L, Plumeria obtusa L dan Plumeria pudica Jacq yang banyak dibudidayakan di wilayah Bali. Pengujian aktivitas protease dilakukan secara spektrofotometri (metode Kurnitz termodifikasi) menggunakan kasein sebagai substrat. Hasil penentuan aktivitas protease pada tiga spesies tanaman kamboja menunjukkan bahwa spesies Plumeria rubra L. memiliki aktivitas protease rata-rata relatif lebih tinggi yaitu 0,0398 ± 0,00034 U/mL, disusul oleh spesies Plumeria pudica Jacq. yaitu 0,0371 ± 0,00019 U/mL, dan Plumeria obtusa L. yaitu 0,0365 ± 0,00032 U/mL. Spesies Plumeria rubra L. merupakan jenis tanaman kamboja yang paling umum, memiliki paling banyak varietas dan paling banyak dibudidayakan di wilayah Bali dibandingkan spesies lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa jenis ini berpotensi sebagai sumber protease alternatif. Kata kunci: aktivitas protease, getah kamboja, tiga spesies

Page 2 of 2 | Total Record : 17