cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2023)" : 17 Documents clear
"Tradisi Sedaduwaian" : Budaya Pernikahan Tradisional Saibatin Lampung Sugeng Widodo; Suci Rahayu Idayati; Risma Margaretha Sinaga; Muhammad Mona Adha; Ahmad Nubli Gadeng
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.15276

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural yang memiliki berbagai keunikan tradisi dilakukan seperti tradisi perkawinan pada masyarakat Lampung, salah satu tradisi tersebut seperti Tradisi Sedaduwaian. Tujuan penelitian ini meliputi (1) Pelaksanaan Tradisi Sedaduwaian; (2) Nilai-nilai dalam Tradisi Sedaduwaian. Metode yang digunakan penelitian etnografi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis berupa deskriptif. Hasil penelitian berupa (1) Pelaksanaan tradisi Sedaduwaian memiliki bentuk nayuh balak dan bedu’a di lamban sedangkan tahapan-tahapan meliputi khegah jak lamban, jalan beriringan menuju anak sungai atau sumber mata air, melaksanakan sasikok sedaduwaian, ngilik apui atau menginjak bara api, menanam kumbang kebayan, mencuci peralatan dan menanam kumbang kebaya. (2) Tradisi Sedaduwaian memiliki kesan yang bernilai seperti moral, kehidupan, sosial dan intelektual.
Analisis Respon Mahasiswa Terhadap Media Animasi Matakuliah Geografi Pariwisata Rizky Nur Hakimah; Ellyn Normelani; Rendya Adi Kurniawan
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.14720

Abstract

Experts have verified animation media, a learning medium about the potential of regional tourism as a medium for teaching tourism Geography courses, and was declared feasible to be used as a learning medium and has been tested, but the student response to the use of the media has not been studied. The method used in this study uses a quantitative descriptive research method that analyzes student responses to animation media in the tourism geography course as many as 35 students (small class) in the Geography study program, Faculty of Social and Political Sciences, Lambung Mangkurat University. The questionnaire instrument uses Google forms, the analysis uses percentages. The results of the study describe the average of student responses to answer agree to all indicators of 96.42% and those who answer disagree by 3.58%, based on the data obtained it can be concluded that animated media is easy to use and can be well received by students as user.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan Muhammad Ariq Rifki; Deasy Arisanty; Muhammad Muhaimin; Karunia Puji Hastuti; Aswin Nur Saputra; Akhmad Munaya Rahman
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.15067

Abstract

Kecamatan Padang Batung merupakan kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan kawasan Pengembangan Agropolitan dengan Komoditi unggulan Kelapa Sawit yang mengalami penurunan produksi. Penurunan Produksi kelapa sawit terus terjadi setiap tahunnya. Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesesuaian lahan menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan membatasi kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini dilakukan pada 16 satuan lahan  di Kecamatan Padang batung dengan 23 sampel. Hasil penelitian menyatakan kesesuaian lahan aktual di Kecamatan Padang Batung terdiri dari 3 Kelas yaitu Cukup Sesuai (S2) Sesuai Marginal (S3) dan Kelas Tidak Sesuai Pada Saat Ini (N1) dengan faktor penghambat media perakaran (r), ketersediaan air (w), tingkat bahaya erosi (e), hara tersedia (n), bahaya banjir (b), dan retensi hara (f). Hasil kesesuaian potensial terdapat 2 kelas kesesuaian lahan potensial untuk tanaman kelapa sawit  di kecamatan padang batung yaitu cukup sesuai (S2)  dan Sesuai Marginal (S3) dengan faktor penghambat media perakaran (r), tingkat bahaya erosi (e), hara tersedia (n), dan resistensi hara (f). Kelas kesesuaian lahan potensial dicapai apabila dilakukan usaha-usaha perbaikan pada lahan.
Analisis Perubahan Garis Pantai Menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) untuk Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Samosir Fahmi Aziz; Sahid Sahid; Nana Putri Yanto
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.15499

Abstract

Dikelilingi perairan danau yang cukup luas, Kabupaten Samosir memiliki potensi wisata pantai yang dapat menjadi daya tarik bagi turis asing maupun lokal. Namun, tinggi muka air Danau Toba beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, diduga karena adanya perubahan tutupan lahan di sekitar cekungan air tanah (CAT)  Sidikalang dan Samosir yang berdampak pada perubahan garis pantai. Perubahan garis pantai ini akan berpengaruh terhadap perubahan fungsi pantai sebagai destinasi wisata apabila tidak memiliki strategi yang baik. Tujuan penelitan ini untuk melihat seberapa besar laju perubahan garis pantai yang terjadi pada tahun 1995, 2008, 2017. Selanjutnya melihat faktor – faktor yang mempengaruhi perubahan, serta menentukan bentuk wisata apa yang sesuai untuk menghadapi perubahan garis pantai ini. Metode yang digunakan ialah dengan menggunakan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG) dikombinasikan dengan metode perubahan garis pantai yaitu DSAS (Digital Shoreline Analysis System). Hasil penelitian didapatkan bahwa rata – rata laju perubahan garis pantai di Kabupaten Samosir yang mengalami penambahan sebesar 1.3 meter/tahun dan pengurangan -0.3 meter/tahun. Perubahan gairs pantai umum terjadi di wilayah yang memiliki kelerengan sebesar 0 – 2 %. Perubahan tutupan lahan di sekitar CAT Sidikalang dan Samosir pada citra Landsat tahun 1995 dan 2017, terjadi penurunan luas tutupan lahan hutan primer sebesar 468.4 km2 dan hutan sekunder sebesar  447.6 km2 , hal ini tentunya akan berdampak pada pengurangan daerah tangkapan air hujan di wilayah tersebut.
Analisis Konsep Tipologi Permukiman Penduduk di Bantaran Sungai Deli Kelurahan Sukaraja Kecamatan Medan Maimun M Taufik Rahmadi; Friska Adelia Sari; Triva Ulfami; Aulia Wardani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.14463

Abstract

Tipologi merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengambil suatu kebijakan pada kegiatan perencanaan. Konsep tipologi kawasan permukiman di bantaran sungai memerlukan pemahaman tentang penggunaan lahan, perumahan dan permukiman serta permasalahan yang terjadi di kawasan bantaran sungai. Tujuan Penelitian untuk mengetahui tipologi permukiman penduduk di sekitar bantaran Sungai Deli Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun.  Dalam hal ini, ditemukannya faktor yang mempengaruhi penduduk, untuk tinggal di sekitar bantaran sungai, serta permasalahan yang terjadi di sekitar bantaran sungai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipologi permukiman penduduk membentuk di sepanjang bantaran sungai membentuk pola linier dengan alur sungai sebagai porosnya, rumah-rumah dibangun dengan posisi menghadap ke sungai dengan bentuk tipologi permukiman rumah lanting/rumah terapung (raft houses) dan rumah panggung/rumah tiang (pillar houses). Penataan pemukiman di bantaran sungai sangat mempertahankan pola massa bangunan seperti yang ada karena kurangnya keterbatasan lahan. Tetapi, dengan penghentian pembangunan baru ke arah sungai dan penghentian pertumbuhan permukiman baru pada sisi bantaran sungai dilakukan untuk meminimalisir banjir yang akan masuk di kawasan permukiman bantaran sungai.Kata Kunci : Tipologi, Bantaran Sungai, Permukiman, Penduduk, Banjir 
Karakteristik Spektral Vegetasi di Gunung Api Galunggung Berdasarkan Hasil Pengolahan Citra Multispektral dan Hiperspektral Shafira Himayah, S.Pd., M.Sc.; Riki Ridwana; Setio Galih Mariyono; Riko Arrasyid; A. Sediyo Adi Nugraha
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.15548

Abstract

Galunggung merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2168 meter di atas permukaan laut.. Hutan Gunung Galunggung merupakan ekosistem yang sangat penting dalam menunjang lingkungan hidup di Kabupaten Tasikmalaya. Kawasan hutan ini juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan air untuk konsumsi, pertanian, perkebunan, pariwisata, dan lain-lain. Fungsi hutan Gunung Galunggung dalam bidang ekologi, hidrorologi, konservasi keanekaragaman hayati sangat ditentukan oleh kondisi hutan saat ini, terutama kondisi vegetasinya. Karakteristik spektral dari vegetasi dapat diamati menggunakan teknologi penginderaan jauh melalui band infra merah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik spectral vegetasi di Gunung Galunggung berdasarkan zona ketinggian. Penelitian ini menggunakan citra Landsat 8, citra Aster GDEM, dan citra Hyperion. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan transformasi NDVI menggunakan Landsat 8 dan Hyperion. Nilai NDVI pada Landsat memiliki rentang nilai -0.2 hingga 0.62, sedangkan pada Hyperion memiliki rentang nilai -0.3 hingga 0.66. Hasil NDVI citra Hyperion pada zona hutan hujan bagian bawah memiliki nilai tertinggi (0,63) yang merepresentasikan kehijauan pada vegetasi dengan kerapatan tinggi. Sedangkan nilai terendah terdapat pada hasil NDVI citra Hyperion pada zona hutan hujan tengah dengan nilai 0,1 yang secara umum dikategorikan sebagai objek non-vegetasi. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis bagaimana penggunaan citra yang berbeda dan kondisi fisik daerah penelitian dapat mempengaruhi hasil penelitian.
Integrasi Keterampilan Abad 21 dan Keterampilan Berpikir Spasial pada Buku Teks Geografi Hofidhotul Aulia; Sri Kantun; Fahmi Arif Kurnianto
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.14528

Abstract

Buku teks geografi yang menjadi pegangan utama bagi peserta didik dalam proses pembelajaran harus menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang tertuang dalam kurikulum yang sedang berlaku dengan mengintegrasikan keterampilan abad 21 dan keterampilan berpikir spasial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi keterampilan abad 21 dan keterampilan berpikir spasial pada buku teks geografi kelas X SMA/MA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa buku teks geografi kelas X SMA/MA terbitan Erlangga karangan Yasinto Sindhu P. tahun 2016. Analisis data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks mengintegrasikan keterampilan abad 21 sebesar 83% dengan kriteria sangat baik, dan mengintegrasikan keterampilan berpikir spasial dengan kriteria rendah. Sebanyak 50% soal pada buku teks terintegrasi sebagai soal non-spatial, 95% soal dalam buku teks tidak menggunakan alat representasi serta 55% soal termasuk dalam proses penalaran input.

Page 2 of 2 | Total Record : 17