cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2015)" : 5 Documents clear
PERSEPSI SOPIR ANGKUTAN KOTA BANJARMASIN TERHADAP PEMINDAHAN TERMINAL INDUK KILOMETER 6 BANJARMASIN KE TERMINAL INDUK KILOMETER 17 GAMBUT Agung Sismono; Ellyn Normelani; Parida Angriani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.638 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i3.1420

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Persepsi Sopir Angkutan Kota Banjarmasin Terhadap Pemindahan Terminal Induk Kilometer 6 Banjarmasin Ke Terminal Induk Kilometer 17 Gambut”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi sopir angkutan kota banjarmasin terhadap pemindahan terminal induk kilometer 6 Banjarmasin ke terminal induk kilometer 17 Gambut.Populasi dari penelitian ini adalah  seluruh  sopir angkot yang melalui trayek: Terminal Km6- Terminal Antasari, Terminal Km 6 - Terminal Bantu Malabar, Terminal Km 6 - Pasar Lama, Terminal Km 6 - Handil Bakti, Terminal Km 6 - Kayu Tangi, Terminal Km 6 – Alalak diambil sampel sejumlah 35 sopir angkot yang melalui trayek tersebut diatas. Metode penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data primer diperoleh dari observasi dengan menggunakan kuisioner, dan teknik pengumpulan data sekunder dari kantor Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.Hasil penelitian menunjukan bahwa Persepsi Sopir Terhadap Pemindahan Terminal Induk Kilometer 6 Banjarmasin ke Terminal Induk Kilometer 17 Gambut diketahui sebanyak 27 responden atau 77% mempunyai persepsi menolak tentang pemindahan terminal dari Kilometer 6 Banjarmasin ke Kilometer17 Gambut dan 8 responden atau 23% mempunyai persepsi ragu-ragu tentang masalah pemindahan terminal tersebut. Persepsi Sopir Terhadap Pemindahan Terminal Induk Kilometer 6 Banjarmasin ke Terminal Induk Kilometer 17 Gambut dari jarak semakin jauh, penumpang berkurang, dan kemacetan bagi Sopir Angkutan Kota Jurusan Terminal Induk Km 6 Banjarmasin secara umum tinggi mengenai persepsi pemindahan terminal tersebut. Kata kunci: Terminal, Persepsi, Sopir Angkutan
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KECELAKAAN LALU LINTAS PADA DAERAH RAWAN KECELAKAAN DI KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN Muhammad Azizirrahman; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.032 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i3.1421

Abstract

Penelitian ini berjudul “Faktor Penyebab Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas pada Daerah Rawan Kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Banjarmasin Tengah dan memetakan daerah rawan kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.Sampel penelitian berjumlah 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan yang diambil dengan sampel penuh. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif Penentuan sampel menggunkaan metode insidental sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase.Berdasarkan hasil analisis, faktor penyebab yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Tengah adalah faktor manusia, faktor kendaraan dan faktor jalan. Faktor penyebab yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan saat hari libur adalah faktor kendaraan sebanyak 7612 pelanggaran faktor kendaraan dari 14720 semua pelanggaran kendaraan bermotor pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan, sedangkan saat hari kerja adalah faktor manusia sebanyak 8262 pelanggaran faktor manusia dari 16126 semua jenis pelanggaran kendaraan bermotor pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan. Selain faktor manusia dan faktor kendaraan, faktor jalan juga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas karena dari hasil observasi yang dilakukan terdapat jalan gelap pada 18 ruas jalan dari 21 ruas jalan, jalan tanpa marka/ rambu pada 7 ruas jalan dari 21 ruas jalan, jalan berlubang pada 4 ruas jalan dari 21 ruas jalan, dan jalan tergenang pada 4 ruas jalan dari 21 ruas jalan.Kata kunci: Faktor penyebab, Kecelakaan Lalu Lintas, Daerah Rawan Kecelakaan
PEMETAAN GERAKAN MASSA (MASS MOVEMENT) AKIBAT PERTAMBANGAN DI KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU May Dwi Cahyaningtias; Deasy Arisanty; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.951 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i3.1422

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Pemetaan Gerakan Massa (Mass Movement) akibat Pertambangan di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gerakan massa (mass movement) di daerah pertambangan dan mengetahui pola distribusi gerakan massa (mass movement) akibat pertambangan di Kecamatan Cempaka.Populasi dalam penelitian ini adalah pertambangan di Kota Banjarbaru dengan jumlah 18 aktivitas pertambangan, dengan sampel pertambangan di Kecamatan Cempaka yang terdapat gerakan massa (mass movement) dengan jumlah 14 aktivitas pertambangan menggunakan teknik Purposif Sampling. Data primer diperoleh melalui observasi dan pengukuran langsung di lapangan, sedang data sekunder diperoleh dari Kantor Kecamatan Cempaka, Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (DISPERINDAGTAMBEN) Kota Banjarbaru dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Banjarbaru. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan klasifikasi tipe gerakan massa (mass movement) menurut Cruden daan Varnes dan analisis tetangga terdekat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe gerakan massa (mass movement) yang terjadi di daerah penelitian adalah longsoran (slide) dan pola distribusi gerakan massa (mass movement) akibat pertambangan di Kecamatan Cempaka adalah mengelompok. Kata Kunci: Pemetaan, Gerakan Massa (Mass Movement),  Bentuk lahan, Pola Distribusi, Pertambangan
SIKAP SISWA TERHADAP KEPEDULIAN LINGKUNGAN DI SMPN 3 BANJARMASIN TAHUN AJARAN 2014/2015 Heny Muranti; Ellyn Normelani; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.547 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i3.1425

Abstract

This research entitles “The Student’s Attitude through the Environment at SMPN 3 Banjarmasin Academic Year 2014/2015. The purpose of this research is to know the student’s attitude through the environment at SMP 3 Banjarmasin.The research method  that used in this research is quantitative research. The population in this research isthe students at SMP 3 Banjarmasin that consist of 686 students. Thesamples of this research are 247 students, chosen by random sampling system. The technique for gained data is based on primer and seconder. The primer data gained from the observation and questionnaire, while the seconder data gained from the document study. The process of collecting data was done by editing, coding, and tabulation. The percentage analysis was used to describe the data analysis. The result of this research showed that the students has care attitude thoroughly about environment by presentation 89,81 %, it means most students care about the environment by not throwing garbage anywhere, always keep cleanliness and conservation of school’s environment. The hypothesis in this research is the student’s attitude to care about the environment at State Junior High School 3 Banjarmasin in 2014-2015 academic year is told most of them care, and based on the result of research which is done, so the hypothesis is rejected. Key words: Attitude, Students, Attention to the environment
UPAYA PENGRAJIN PANDAI BESI DALAM MENJAGA KEBERLANGSUNGAN INDUSTRI KERAJINAN RUMAH TANGGA DI DESA TUMBUKAN BANYU DAN DESA SUNGAI PINANG KECAMATAN DAHA SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Arief Rahmani Azmi; Karunia Puji Hastuti; Parida Angriani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i3.1426

Abstract

Penelitian Berjudul ”Upaya Pengrajin Pandai Besi dalam Menjaga Keberlangsungan Industri Kerajinan Rumah Tangga di Desa Tumbukan Banyu Dan Desa Sungai Pinang, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menghambat dan upaya yang dilakukan  pengrajin dalam menjaga keberlangsungan industri Pandai Besi.Populasi dalam penelitian adalah seluruh Pemilik modal Industri pandai besi di Desa Tumbukan Banyu dan Sungai Pinang dengan jumlah 107 orang,dengan sampel sebesar 107 orang menggunakan sampel penuh. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, wawancara mendalam, penyebaran kuesioner (angket), dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi pustaka. Teknikanalisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik persentase.Hasil Penelitian ini menunjukkan faktor penghambat yang mempengaruhi industri pandai besi meliputi bahan baku yang mahal, keterbatasan modal, tenaga kerja yang tidak sesuai latar belakang pendidikan  dan pekerjaan, penggunaan teknologi tradisional, pemasaran yang hanya di jual ke penadah, fungsi kelembagaan yang kurang diminati, kurangnya minat ikut kegiatan pemerintah dan makan hilangnya ciri khas budaya daerah. upaya yang dilakukan untuk menjaga keberlangsungan industri yaitu dengan cara membeli bahan baku secara grosir/banyak, menambah modal dengan melakukan pinjaman individu, mengikuti pelatihan serta ikut magang, penggunaan mesin, pemasaran di lokasi industri/outlet dan meningkatkan fungsi kelompok usaha. Kata Kunci: Upaya, Pengrajin, Pandai Besi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5