cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik
ISSN : 26202964     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa program studi pendidikan Sendratasik FKIP Unsyiah terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan Novembe.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS" : 6 Documents clear
SENI MURAL DI BANDA ACEH Habibillah Habibillah; Rida Safuan Selian; Cut Zuriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Seni Mural di Banda Aceh”. Adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah bagaimana fenomena Seni Mural di Banda Aceh mulai dari tahun 2013 hingga 2020”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan seni mural di Banda Aceh”. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif penelitian ini melihat perkembangan seni mural di Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah komunitas Apotek Warena dan Mr. Doff Indonesia. Data diperoleh dengan teknik observasi secara langsung, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian seni mural adalah seni lukis dinding yang bersifat permanen dibuat dengan media dinding yang tidak bisa berpindah tempat. Seni mural merupakan media komunikasi antara seniman dan khalayak umum, menjadi alternative untuk penyampaian nilai-nilai estetis dan etis. Keberadaan mural di ruang publik tentunya mempunyai fungsi sebagai media penyampaian aspirasi, sebagai fungsi estetik, ekonomi dan pendidikan. Oleh karena itu kesimpulan yang dapat diambil ialah mural di Banda Aceh sudah berkembang mulai dari tahun 2013 hingga kini. Awalnya mural dianggap sebagai vandalisme, butuh waktu yang lama hingga vandalisme itu berubah menjadi keindahan atau ungkapan yang di tuangkan kedalam media dinding yang akhirnya menjadi sorotan publik. Kini mural dapat ditemui di setiap sudut kota Banda Aceh mulai dari Sekolah, coffee shop, cafe, perkantoran, tempat sarana umum, toko, dan halte.Kata Kunci: Mural, Seni
ANALISIS UNSUR GERAK SENI RAPA’I GELENG Mauliza Rahmi; Tengku Hartati; Ismawan Ismawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini berjudul “Analisi Unsur Gerak Seni Rapa’i Geleng”. Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana penerapan unsur tenaga, ruang dan waktu pada gerak tari Rapa’i Geleng. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur tenaga, ruang dan waktu pada gerak tari Rapa’i Geleng. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif , subjek penelitian adalah Tari Rapa’i Geleng, sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah unsur gerak tari. Data diperoleh dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Rapa’i Geleng terdiri dari tiga babak yaitu Saleum, Kisah dan Lani. Cenderung menggunakan tenaga yang ringan dan kuat. Ruang pada tari Rapa’i Geleng cenderung menggunakan level sedang dan rendah, namun ada juga yang menggukan level tinggi pada saat tangan menepuk ke atas kepala. Dan waktu dalam tari Rapa’i Geleng ini meliputi tempo lambat, tempo sedang, tempo cepat, tempo sedang ke lambat dan tempo sedang ke cepat, dalam hal ini biasa tempo yang cepat dapat mempengaruhi tenaga menjadi kuat.Kata kunci: Analisis, Unsur Gerak, Seni, Rapa’i Geleng
ANALISIS STRUKTUR TARI KREASI RATOEH JAROE DI BANDA ACEH Almunadia Almunadia; Tri Supadmi; Ismawan Ismawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Analisis struktur tari kreasi Ratoeh Jaroe di Banda Aceh”. Mengangkat masalah bagaimana struktur gerak tari Ratoeh Jaroe dan tata hubungan gerak tari kreasi Ratoeh Jaroe di Banda Aceh. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana struktur gerak tari Ratoeh Jaroe dan mendeskripsikan tata hubungan gerak tari kreasi Ratoeh Jaroe di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Yusri Saleh “Dek Gam” selaku penggerak tari Ratoeh Jaroe sedangkan objek penelitian adalah tari Ratoeh Jaroe dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan antar elemen dasar tari Ratoeh Jaroe yang memiliki unsur sikap dan gerak dari bagian tubuh yang terdiri dari 5 unsur sikap kepala dan 3 unsur gerak kepala, 4 unsur sikap badan dan 4 unsur gerak badan, 21 unsur sikap tangan dan 17 unsur gerak tangan, 3 unsur sikap kaki dan 6 unsur gerak kaki. Tata hubungan hierarkis gramatikal tari Ratoeh Jaroe memiliki 160 motif, 27 frase, 16 kalimat dan 3 gugus pada keseluruhan tari, dengan motif membentuk frase, frase membentuk kalimat, kalimat membentuk gugus serta gugus membentuk satu tarian yang utuh. Tata hubungan sintagmatis tari Ratoeh Jaroe memiliki hubungan seperti mata rantai yang tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lainnya yang dimulai dari gugus ke 1 sampai gugus ke 3 kemudian tata hubungan paradigmatis Tari Ratoeh Jaroe terdapat pada gugus ke 2 kalimat ke 5 frase ke 9 motif ke 64-68 yang dapat ditukar pada gugus ke 2 kalimat ke 10 frase ke 19 dan motif ke 117-120.Kata kunci: Tari Kreasi Ratoeh Jaroe, Analisis, Struktur
NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA SEBUKU BEGURU DALAM KONTEKS SOSIAL MASYARAKAT ETNIK GAYO Nantuhateni Arda; Ismawan Ismawan; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK           Penelitian ini berjudul “Nilai-nilai Pendidikan pada Sebuku Beguru dalam Konteks Sosial Masyarakat Etnik Gayo”. Mengangkat masalah tentang nilai-nilai pendidikan pada adat beguru dalam konteks sosial masyarakat etnik Gayo. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan pada adat beguru dalam konteks sosial masyarakat etnik gayo. metode penelitian ini adalah Deskriptif, dengan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yaitu mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adat sebuku beguru merupakan salah satu dari proses upacara adat sebelum perkawinan Etnik Gayo yang dimulai dari Munginte, Mujule Emas, dan  Beguru. Nilai-nilai pendidikan dan kehidupan sosial yang terkandung di dalam adat Sebuku Beguru yaitu nilai pendidikan aqidah, nilai pendidikan ibadah, dan nilai pendidikan akhlak.Kata Kunci: Sebuku Beguru, Etnik Gayo, Nilai-nilai Pendidikan.
INSTRUMEN SARON SEBAGAI MUSIK IRINGAN TARI GEDRUK PADA SANGGAR KRIDHA MUDA DI JAGONG JEGET Dwi Artika Sari; Tri Supadmi; Ramdiana Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Instrumen Saron Sebagai Musik Iringan Tari Gedruk Pada   Sanggar Kridha Muda di Jagong Jeget”. Pada kesenian jawa dikenal salah satu bentuk kesenian Gedruk yang berkembang di Jagong dari dulu hingga saat ini,seni Gedruk merupakan seni tari yang diiringi musik secara langsung. Pada musik iringan terdapat salah satu alat musik tradisional yaitu alat musik Saron yang menjadi simbol/ikon pada kesenian ini, dengan suaranya yang keras dan nyaring menjadikan alat musik ini berperan penting dalam pertunjukan kesenian ini. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk penyajian Saron dalam musik iringan tari Gedruk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian Saron dalam musik iringan tari Gedruk pada sanggar Kridha Muda di Jagong Jeget. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah seniman/pemain alat musik Saron yaitu Tuparji Saputra dan Rejo selaku ketua sanggar Kridha Muda. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa instrument Saron memiliki pola irama yang sangat sederhana, ada 3 bentuk pola irama dalam pertunjukan kesenian ini yaitu, irama lancar, irama tanggung dan irama dados. Pada pertunjukan ini terdapat tiga pemain alat musik Saron yakni masing-masing pemain memakai Saron yang ukurannya berbeda-beda yakni Saron demung yang berukuran besar, Saron barung yang berukuran sedang dan Saron penerus/peking yang berukuran kecil.adapun alat musik pengiring lainnya yaitu, gong, kempul, bende, kendang, drum, keyboard, gitar bass, gitar melodi dan properti yaitu kerincingan/klintingan. Kesenian ini berfungsi sebagai hiburan rakyat .Kata kunci: Saron, Iringan Tari, Tari Gedruk.
PERKEMBANGAN SENI RAPA’I BUBEE DI KABUPATEN PIDIE JAYA Fatma Rosya; Ari Palawi; Cut Zuriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian dengan judul perkembangan seni Rapa’i Bubee di Pidie Jaya mengangkat masalah bagaimana perkembangan seni Rapa’i Bubee di Pidie Jaya dan cara melestarikannya. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan perkembangan seni Rapa’i Bubee dan cara melestarikannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Narasumber dalam penelitian ini seniman sekaligus Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) yaitu Syeh Husni. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan seni Rapa’i Bubee berdasarkan lima generasi dan perkembangannya dapat dilihat dari bentuk penyajian serta kendala-kendala yang ada seiring perkembangan seni Rapa’i Bubee tersebut. Cara melestarikan seni Rapa’i Bubee dapat dilakukan oleh faktor masyarakat dan pemerintah. Masyarakat harus melestarikan seni Rapa’i Bubee secara turun-temurun kepada generasi berikutnya. Sedangkan pemerintah harus mengapresiasikan seni Rapa’i Bubee dengan cara mendorong, membina serta mengalokasikan anggaran untuk sarana dan prasarana pertunjukan seni agar seni Rapa’i Bubee dapat berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas.Kata Kunci: Perkembangan, Seni Rapa’i Bubee, Pelestarian

Page 1 of 1 | Total Record : 6