cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
ISSN : 25498363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN (JIM-EKP) is an open access academic journal of students of Development Economics Department published by Development Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Aceh, Indonesia. It is published four times a year in the months of February, May, August and November.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017" : 16 Documents clear
ANALISIS KAUSALITAS ANTARA INFLASI DAN PENGANGGURAN DI INDONESIA Annissa Nabella; Aliasuddin Aliasuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1818.364 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas antara inflasi dan pengangguran di Indonesia.Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Granger Causalitydengan menggunakan data dalam bentuk semesteran dari tahun 2005:01 hingga tahun 2016:02.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel inflasi secara signifikan memengaruhi pengangguran dan begitu pula sebaliknya variabel pengangguran memegaruhi variabel inflasi.Hasil uji kausalitas menunjukkan adanya hubungan dua arah antara inflasi dan pengangguran di Indonesia pada tahun 2005 sampai dengan tahun 2016. Kata Kunci : Inflasi, Pengangguran, Granger Causality.
STUDI LITERATUR PENTINGNYA STABILITAS PASAR KEUANGAN Noval Suhendra; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.989 KB)

Abstract

AbstrakPenulisan ini bertujuan untuk melihat pentingnya suatu negara dalam menjaga stabilitas pasar keuangan dengan melihat pergerakan dari beberapa variabel makroekonomi, seperti Nilai Tukar Rupiah Per US Dollar, IHSG, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar (M2) dan Suku Bunga JIBOR. Dari beberapa studi literatur yang dilakukan dapat dinyatakan bahwa Nilai Tukar, IHSG, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar dan Suku Bunga JIBOR memiliki pengaruh terhadap kestabilan pasar keuangan Indonesia, dimana pasar keuangan sendiri berfungsi untuk mengalokasikan dana dari pihak yang kekurangan dana ke pihak yang kelebihan dana, jika dalam proses penyaluran dana ini terganggu maka akan menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara khususnya Indonesia. Adapun saran untuk kedepannya khususnya bagi pemerintah penting untuk dilakukannya kajian stabilitas pasar keuangan secara berkelanjutan dan juga bagi penulis yang ingin melanjutkan penelitian ini agar dapat menambah ruang lingkup penelitian dengan memasukkan beberapa variabel seperti sektor lembaga perbankan dan non-perbankan mengingat stabilitas pasar keuangan menjadi syarat untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang terus berkelanjutan.Kata Kunci: Stabilitas Pasar Keuangan, Nilai Tukar, IHSG, Pertumbuhan Jumlah Uang Beredar, JIBOR.
PERMINTAAN KARTU KREDIT DI KOTA BANDA ACEH yola Mairina Sari; Taufiq C. Dawood
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1972.058 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat bunga kartu kredit dan pendapatan terhadap persentase pengeluaran dengan menggunakan Kartu Kredit di Kota Banda Aceh. Jumlah sampel sebanyak 100 orang yang dipilih secara acak terhadap masyarakat pengguna kartu kredit. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda (Multiple Linier Regression) untuk mengidentifikasi permintaan kartu kredit di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatanOrdinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat bunga kartu kredit memiliki pengaruh negatif terhadap persentase pengeluaran dengan menggunakan kartu kredit sedangkan pendapatan berpengaruh positif. Faktor-faktor lain yang memengaruhi persentase pengeluaran dengan menggunakan kartu kredit adalah usia, jenjang pendidikan, status perkawinan, jenis pekerjaan, pendapatan dan suku bunga kartu kredit. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah untuk memberikan sosialisasi tentang APMK (Alat Pembayaran Menggunakan Kartu), khususnya kartu kredit, agar masyarakat dapat lebih paham mekanisme sistem pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Kelemahan penelitian ini terbatas pada masyarakat pengguna kartu kredit, untuk penelitian selanjutnya dapat menambah sampel dan diperlukan pengembangan model lebih baik misalnya menggunakan metode deskriptif dengan Tobit Model Analysis.Kata Kunci : Persentase Pengeluaran dengan Menggunakan Kartu Kredit, Suku Bunga Kartu Kredit, Pendapatan, Ordinary Least Square(OLS)
ANALISIS DAMPAK URBANISASI TERHADAP URBAN DENSITY GRADIENT STUDI KASUS: KOTA KOTA DI PULAU SUMATERA Aufi Alsha Husna Nabhillah; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.045 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kepadatan penduduk menunrun secara eksponensial negatif dengan jarak dari CBD dan nilai dari urban density gradient. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder. Data sekunder yakni data kepadatan penduduk yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik), sedangkan data primer yaitu jarak lurus yang diukur dengan menggunakan google maps. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan dari model Clark yang menyatakan kepadatan penduduk menurun dalam bentuk fungsi eksponensial negatif dengan jarak dari CBD, cocok  dengan sepuluh dari dua belas kota yang menjadi studi kasus pada penelitian ini. Kota-kota tersebut yaitu Kota Banda Aceh, Kota Bengkulu, Kota Binjai, Kota Dumai, Kota Jambi, Kota Lhoksemawe, Kota Medan, Kota Metro, Kota Palembang dan Kota Pekanbaru. Kota Bukittinggi tidak cocok dengan model Clark, sedangkan untuk Kota Lubuklinggau tidak memiliki hubungan antara kepadatan penduduk dengan jarak dari CBD. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk menerapkan kebijakan urbanisasi serta membentuk pusat-pusat pertumbuhan di daerah perdesaan yang memiliki potensi besar, agar jumlah penduduk kota dapat terkendali. Kata Kunci: Kepadatan Penduduk, Gradien Kepadatan Perkotaan.
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DAN PENDAPATAN PER KAPITA TERHADAP PERMINTAAN KREDIT DI INDONESIA Sinta Rahayu; Ikhsan Ikhsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1845.17 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat suku bunga dan pendapatan perkapita terhadap permintaan kredit di Indonesia dan untuk mengetahui nilai elastisitas. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda dengan data semesteran dari tahun 2010 sampai 2015. Hasil penelitian menunjukan tingkat suku bunga kredit investasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan kredit investasi, dan bersifat elastis, pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan kredit investasi yang bersifat elastis. Tingkat suku bunga kredit konsumsi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap permintaan kredit konsumsi dan inelastis, sedangkan pendapatan per kapita memiliki pengaruh positif dan signifikan serta memiliki elastisitas yang elastis terhadap permintaan kredit konsumsi di Indonesia. Kepada pihak perbankan agar menurunkan tingkat suku bunga kredit investasi dan kredit konsumsi dan kepada pemerintah agar menaikan pendapatan per kapita, sehingga dapat menciptakan efek ganda baik bagi perbankan maupun perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dapat menambahkan periode pengamatan dan menambah variabel lain seperti inflasi yang bisa mempengaruhi permintaan kredit investasi dan konsumsi menimbang tidak terlalu berpengaruhnya tingkat suku bunga kredit konsumsi terhadap permintaan kredit konsumsi.Kata Kunci : Kredit, Elastisitas, Suku Bunga, Pendapatan Per Kapita, Regresi
ANALISIS INTENSITAS LALU LINTAS PASAR DI KOTA BANDA ACEH Ade Asriviana; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.06 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat intensitas lalu lintas pasar dan untuk mengukur tingkat antrian pasar di Kota Banda Aceh. Dimana kita ketahui pasar mempunyai tiga fungsi, yakni : sarana distribusi, pembentukan harga/menetapkan nilai dan sebagai sarana promosi. Dalam aktivitas sarana distribusi, pasar berfungsi memperpendek jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data BPS (Badan Pusat Statistik), dan dengan menggunakan rekaman video pada pusat-pusat pasar yang dipilih secara purposive, sedangkan sampelnya dilakukan secara random. Model analisis yang digunakan adalah model Queueing Theory dengan hasil Pasar Aceh mengalami kepadatan tertinggi pada pagi, siang maupun sore hari, Pasar Peunayong mengalami tingkat kepadatan kedua setelah Pasar Aceh, sedangkan Pasar Ulee Kareng mengalami kepadatan terendah dibanding kedua pasar tersebut untuk intensitas lalu lintas pasar di Kota Banda Aceh. Sedangkan untuk mengukur tingkat antrian di pasar, Pasar Ulee Kareng mengalami antrian tertinggi jumlah orang masuk pada pagi hari, sedangkan Pasar Aceh mengalami antrian tertinggi pada sore hari dan Pasar Peunayong mengalami antrian tertinggi pada sore hari. Berdasarkan hasil penelitian, maka pasar yang memiliki karakteristik antrian yang berbeda akan memiliki kebutuhan sarana prasarana pasar yang berbeda.Kata Kunci:Pasar, Antrian, Konsentrasi Antrian Ekonomi

Page 2 of 2 | Total Record : 16