cover
Contact Name
akhmad khalimy
Contact Email
jurnalinklusif@gmail.com
Phone
+6281312460012
Journal Mail Official
jurnalinklusif@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Inklusif: Jurnal Pengkajian Penelitian Syariah dan Ilmu Hukum
ISSN : 23032669     EISSN : 25489631     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal INKLUSIF is a journal organized by Department of Syari’ah, Post Graduate Programe Syekh Nurjati State Islamic University. It only publishes original papers (no plagiarism) of literature and field research related to the Study and Research of Economics and Islamic Law. It focuses on the theme and topic of Islamic law: Islamic Criminal Law; Islamic Civil Law; Islamic Family Law; Application of Islamic Law in Indonesia; Islamic Economics; Islamic Banking, Sharia Accounting; and Issues of Contemporary Islamic Economics.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017" : 7 Documents clear
PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG EKONOMI SYARIAH Mawar Jannati Al Fasiri
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.747 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1265

Abstract

Aspek ekonomi ini mengatur  perilaku kebutuhan individu dan masyarakat dtujukan ke arah bagaimana cara pemenuhan kebutuhan dilaksanakan dan bagaimana menggunakan sumber daya yang ada.  Ekonomi tidak luput dari kajian Islam yang bertujuan menuntun agar manusia berada di jalan yang lurus. Oleh karena itu dalam melakukan kegiatan ekonomi hendaklah kita menanamkan nilai-nilai Islam di dalamnya supaya kegiatan ekonomi kita mendapatkan ridha dari Allah Ta’ala.Masalah yang diteliti adalah mengenai pandangan cendekiawan muslim dan masyarakat terkait ekonomi syari’ah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode grounded teori.Kesimpulan dari penelitian ini adalah Sesungguhnya pandangan para cendekiawan muslim tentang ekonomi syari’ah sependapat dengan pandangan masyarakat, hal ini dikarenan naluriah manusia sama yakni berbuat baik hal ini berkaitan dengan hati nurani. Hanya saja masyarakat mengakui bahwa untuk dapat melaksanakan sistem ekonomi syari’ah yang benar-benar sesuai syari’ah susah diterapkan dalam kehidupan sekarang. Kata Kunci : Pandangan Masyarakat, Pandangan Cendekiawan Muslim, Ekonomi Syari’ah
ANALISIS KESESUAIAN KONSEP DAN PRAKTEK PEMBIAYAAN MURABAHAH DI UJKS KPRI HARAPAN SEJAHTERA IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Ade Fatonah
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.377 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1546

Abstract

AbstractKPRI Harapan Sejahtera IAIN Syech Nurjati Cirebon is a cooperative whose members are employees of the agency IAIN Syekh Nurjati Cirebon. This KPRI adheres to the principles of Shariah, all the transactions carried out Shari'ah principle that each transaction is rated as valid if the transaction has fulfilled the terms of its pillars, if not fulfilled then the transaction is canceled. KPRI Harapan Sejahtera IAIN Syech Nurjati Cirebon have the products offered to its customers, among its financing murabahah contract. In practice, this product is not fully in accordance with the Shari'a. Still there is a term tolerance and this is due to the transition from conventional cooperative to cooperative Shari'ah. Key words           :  cooperative, islamic economic AbstrakKPRI Harapan Sejahtera IAIN Syech Nurjati Cirebon adalah Koperasi yang beranggotakan karyawan dari instansi yaitu IAIN Syekh Nurjati Cirebon. KPRI ini menganut  azas syari’ah, semua transaksi yang dilakukan harus berprinsip syari’ah yakni setiap transaksi dinilai sah apabila transaksi tersebut telah terpenuhi syarat rukunnya, bila tidak terpenuhinya maka transaksi tersebut batal.KPRI Harapan Sejahtera IAIN Syech Nurjati Cirebon memiliki produk-produk yang ditawarkan kepada nasabahnya, diantara nya pembiayaan dengan akad murabahah. Pada prakteknya produk ini belum sepenuhnya sesuai dengan syari’ah. Masih ada istilah toleransi dan hal ini dikarenakan masa transisi dari koperasi konvensional ke koperasi syari’ah.Kata Kunci          : koperasi, ekonomi islam. 
PENGARUH PEMBIAYAAN MURABAHAH TERHADAP OMSET PENJUALAN DAN KEUNTUNGAN NASABAH USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DI BAITUL MAAL WAT TAMWIL AL-ISHLAH BOBOS CIREBON Syaiful Muaiz
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.914 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1549

Abstract

AbstractBMT Al-Ishlah Bobos as a microfinance institution has the task of collecting Third Party Funds (DPK) and channeling to Small and Medium Business customers (SMEs) by financing syari`ah, one of the financing is done Murabahah akad.The results of this study indicate that murabahah financing value positively affects the sales value of Small and Medium Enterprises (SMEs) with a range of 71.06% of the remaining 28.94%. Murabahah financing value positively affects the profit value of Small and Medium Enterprises (SME) customers with a range of relationship of 52.85% of the remaining 47.15%. The value of sales turnover positively affects the value of profit of Small and Medium Enterprises (SME) customers in Baitul Maal Wat Tamwil Al-Ishlah Bobos Dukupuntang Sub-district of Cirebon Regency with a range of 56.70% of the remaining relationship of 43.30%.The method used is descriptive research that aims to describe in detail the phenomena observed with simple regression analysis parameters. The number of samples used in this study was 84 respondents. Sampling using questionnaires. Keywords : Murabahah, revenue, sales, profit ABSTRAKBMT Al-Ishlah Bobos sebagai lembaga keuangan mikro mempunyai tugas mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan menyalurkannya kepada nasabah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan melakukan pembiayaan secara syari`ah, salah satu pembiayaan yang dilakukan adalah akad Murabahah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pembiayaan murabahah berpengaruh secara positif terhadap nilai omset penjualan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan kisaran hubungan sebesar 71,06% sisanya 28,94%. Nilai pembiayaan murabahah berpengaruh secara positif terhadap nilai keuntungan nasabah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan kisaran hubungan sebesar 52,85% sisanya 47,15%. Nilai omset penjualan berpengaruh secara positif terhadap nilai keuntungan nasabah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Baitul Maal Wat Tamwil Al-Ishlah Bobos Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon dengan kisaran hubungan sebesar 56,70% sisanya 43,30%.Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara terinci fenomena yang diamati dengan parameter analisis regresi sederhana. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 84 responden. Pengambilan sampel menggunakan kuisioner. Kata Kunci          : Murabahah, omset, penjualan, keuntungan
PENGARUH PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INFLASITERHADAP NON PERFORMING FINANCE PERBANKAN SYARIAH DI CIREBON M Anisulfata
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.308 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1547

Abstract

ABSTRACT The variable gross Regional domestic product, economic growth and inflation greatly affect banking world, especially in terms of the occurrence of the financing problem. This research aims to find out how big the influence of gross Regional domestic product, economic growth and inflation against the occurrence of problematic financing in Islamic banking in Cirebon. The rise in gross Regional domestic product, economic growth and inflation will have an impact on a micro and macro economy. Although the Islamic banking system does not use flowers in its business operations but because Islamic banking became an integral part of the national banking system then the Sharia banking still could not break away from the excesses of the third macro variables. The methodologyusedisexplanatory data analysisandusedescriptive quantitative approach with statistical science as his instrument. Analytical techniques used is regression analysis techniques. Research the results showed that the gross Regional domestic product partially positive effect of 0.533 against the troubled financing Islamic banking in Cirebon. This means that when the gross Regional domestic product increase so troubled financing Islamic banking in Cirebon 47.7 percent decline. With the level of significance 0.000 53.3% confidence level and thus influence the rate of gross domestic product is significantly to the financing of problematic in Islamic banking. Economic growth is partially positive effect of 0.531 against the troubled financing Islamic banking in Cirebon. Keywords: Variable Gross Regional Product, the Economic Growth and Inflation  Abstrak Variabel Produk Domestik Regional Bruto, Pertumbuhan Ekonomi dan inflasi sangat mempengaruhi dunia perbankan, terutama dari segi terjadinya pembiayaan bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Pertumbuhan Ekonomi dan inflasi terhadap terjadinya pembiayaan bermasalah di perbankan syariah di Cirebon.            Naiknya Produk Domestik Regional Bruto, Pertumbuhan Ekonomi dan inflasi akan berdampak pada perekonomian mikro dan makro. Meski perbankan syariah tidak menggunakan sistem bunga dalam operasional usahanya tetapi karena perbankan syariah menjadi bagian integral dari sistem perbankan nasional maka perbankan syariah tetap tidak bisa melepaskan diri dari ekses ketiga variabel makro tersebut. Metodologi yang digunakan adalah eksplanatory data analisys dan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan ilmu statistik sebagai alatnya. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto secara parsial berpengaruh positif sebesar 0,533 terhadap pembiayaan bermasalah perbankan syariah di Cirebon. Artinya, ketika Produk Domestik Regional Bruto mengalami kenaikan maka pembiayaan bermasalah perbankan syariah di Cirebon mengalami penurunan 47,7 persen. Dengan tingkat signifikansi 0,000 dan tingkat kepercayaan 53,3% maka pengaruh tingkat Produk Domestik Bruto signifikan terhadap pembiayaan bermasalah di perbankan syariah. Kata Kunci: Produk Domestik Regional Bruto, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Pembiayaan Bermasalah
POLITIK HUKUM PEMBAHARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA Afif Muamar
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.728 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1520

Abstract

AbstrakSalah satu jenis hukum yang diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap pembaruan hukum di Indonesia adalah hukum Islam. Hukum Islam diharapkan ikut memberikan warna positif dalam reformasi hukum saat ini, begitu pula hukum keluarga Islam. Reformasi hukum seperti ini merupakan bagian dari politik hukum yang berupaya melakukan pembaruan hukum dalam menentukan suatu pilihan mengenai tujuan dan cara yang hendak dipakai untuk mengatur pergaulan hidup masyarakat Muslim di Indonesia. Namun dalam perjalanannya, adanya pembaruan-pembaruan tersebut menimbulkan pro dan kontra di dalamnya. Pro dan kontra atas UU perkawinan sejak masa penjajahan sampai saat ini terjadi antara dua kubu, yaitu kubu aktivis perempuan (feminis) dan kubu agamawan dan moralis.Pada masa orde baru, tanggapan negatif dari masyarakat muslim terhadap RUU ada kaitanya dengan kebijaksanaan Pemerintah Hindia Belanda yang mengebiri hukum Islam. Meskipun Penjajah Hindia Belanda telah diusir dari Indonesia secara fisik, tetapi dikhawatirkan konsep-konsepnya masih mengakar di Indonesia. Sedangkan yang terjadi pada era reformasi adalah semakin menguatnya gejala fundamentalisme agama.Keywords: Respon Masyarakat, Hukum Keluarga Islam, Indonesia AbstractOne law that is expected to contribute greatly to the reform laws in Indonesia is Islamic law. Islamic law is expected to come give a positive color in the reform of the current law, the family law of Islam. Such legal reforms are part of the legal politics that seek to reform the law in determining a choice of purpose and the means to be used to regulate the interaction of Muslim society in Indonesia. But on the way, the existence of such reforms poses pros and cons among Indonesia's Muslim community. The pros and cons of marriage ACT since the time of colonization until this time occurred between the two camps, namely (1) female/feminist activist stronghold; and (2) the priest and the moralis.During the new order period, negative feedback from the community of Muslims against the proposed legislation had to do with the Netherlands East Indies Government discretion castrate Islamic law. Although the Netherlands Indies Invaders have been expelled from Indonesia physically, but feared the concepts still entrenched in Indonesia. Whereas that occurred in the era of reform is the rise of religious fundamentalism symptoms.Keywords: Community Response, Islamic Family Law, Indonesia
Talitihan dalam Perspektif Ekonomi Syari'ah (Studi Tradisi Ta'awuniyah dalam Pelaksanaan Pesta-pesta pada masyarakat Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu) ali aminulloh aminulloh
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.778 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1258

Abstract

Masyarakat Kec. Gantar Kabupaten indramayu memiliki kebiasaan berpesta. Ritual-ritual kehidupan masyarakat seperti perkawinan, kehamilan, kelahiran, khitanan, naik haji, membangun rumah, awal musim tanam, masa panen dan lain-lain senantiasa dimeriahkan dengan pesta. Untuk pembiayaan pesta-pesta tersebut, masyarakat membentuk komunitas untuk saling bantu diatara mereka. Tradisi tersebut dinamakan talitihan. Tradisi talitihan merupakan bentuk pertukaran sosial yang terjadi di Masyarakat Gantar. Pemberian bantuan yang dilakukan seseorang kepada pihak yang hendak berpesta dicatat oleh petugas talitihan dan menjadi investasi ketika orang tersebut hendak menyelenggarakan pesta di masa mendatang.Studi ini berangkat dari pemikiran bahwa ta'awuniyah adalah ajaran ilahi. Ta'awuniyah adalah perintah untuk saling membantu dalam kebaikan secara ikhlas kepada siapa saja. Dalam realitas sosial setiap individu secara sukarela masuk dalam hubungan sosial untuk saling membantu bila hubungan tersebut cukup memuaskan ditinjau dari sudut ganjaran (reward), biaya/pengorbanan (cost) dan keuntungan (profit)Secara garis besar informasi yang akan digali adalah, apa dasar pemikiran munculnya budaya talitihan, bagaimana talitihan ini dikelola, bagaimana regulasi yang digunakan dalam menjalankan talitihan, bagaimana pengaruhnya terhadap budaya pesta dikalangan masyarakat Gantar dan bagaimana tinjauan ekonomi syari'ah terhadap talitihan.Pendekatan yang digunakan penulis dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode pengambilan datanya adalah observasi dan wawancara. Penulis melakukan observasi kepada masyarakat Gantar yang melakukan tradisi talitihan. selanjutnya wawancara kepada sejumlah tokoh masyarakat, pelaku dan pengelola talitihan.keyword: ta'awuniyah, budaya pesta, pertukaran sosial, regulasi
REINTERPRETASI MAKNA JIHAD (STUDI PEMIKIRAN YUSUF QARDHAWI) Mohamad Rana
INKLUSIF (JURNAL PENGKAJIAN PENELITIAN EKONOMI DAN HUKUM ISLAM) Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.994 KB) | DOI: 10.24235/inklusif.v2i1.1523

Abstract

AbstractJihad as one of the Islamic Shari'ah is often misunderstood by both Muslims and non-Muslims. For most Muslims, interpreting jihad is only a form of struggle to take up arms against the unbelievers. As for the non-Muslims, jihad justification for imaging Islam as a religion of violence and terrorism. The bad imagery arose from a series of violations committed by certain groups of people in the name of jihad and the number of victims who fell due to these actions further confuse the image of Islam in the view of non-Muslims.Yusuf Qardhawi, one of the contemporary moderate scholars, attempted to counter the term jihad which has been understood by the majority of Muslims as a war arming against infidels. In his view the meaning of jihad must be restored to its basic meaning, which is not only meaningful of war. That way, jihad will have a wide scope and it is in line with the initial goal of the tasyri 'jihad itself as the shari'a wishes. Thus, reducing the meaning of jihad which means only war does not match the original purpose of the jihad command itself.Keyword: Jihad, war, Yusuf Qardhawi AbstrakJihad sebagai salah satu syari’at Islam seringkali disalah pahami baik kalangan Muslim maupun non Muslim. Bagi sebagian besar umat Islam, memaknai jihad hanya sebagai bentuk perjuangan mengangkat senjata untuk melawan orang-orang kafir. Sedangkan bagi kalangan non muslim, jihad dijadikan justifikasi untuk mencitrakan Islam sebagai agama kekerasan dan teroris. Pencitraan buruk tersebut muncul akibat serangkaian kekerasan yang dilakukan oleh oknum kelompok tertentu dengan mengatasnamakan jihad dan banyaknya korban yang berjatuhan akibat tindakan tersebut semakin memperkeruh citra Islam dalam pandangan non muslim.Yusuf Qardhawi salah satu ulama moderat kontemporer berusaha melakukan counter terhadap terma jihad yang selama ini dipahami oleh mayoritas umat Islam sebagai perang mengangkat senjata melawan orang kafir. Dalam pandangannya makna jihad harus dikembalikan pada makna dasarnya, yang tidak hanya bermakna perang. Dengan begitu, jihad akan memiliki cakupan luas dan hal tersebut sesuai tujuan awal dari tasyri’ jihad itu sendiri sebagaimana yang dikehendaki syari’ah. Dengan demikian, pereduksian makna jihad yang hanya bermakna perang tidak sesuai dengan tujuan awal dari perintah jihad itu sendiri.Kata Kunci: Jihad, Perang, Yusuf Qardhawi

Page 1 of 1 | Total Record : 7