cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
monex@poltektegal.ac.id
Editorial Address
Jalan Mataram No 9 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Monex: Journal of Accounting Research
ISSN : 20895321     EISSN : 25495046     DOI : http://dx.doi.org/10.30591/monex
Core Subject : Economy,
Monex: Journal of Accoutning Research or Monex (previously known as Monex: Journal Research Accounting Politeknik Tegal) is a peer-reviewed and open-access journal published by Politeknik Harapan Bersama in collaboration with Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI-KAPd) and Relawan Jurnal Indonesia (RJI). Monex: Journal of Accounting Research registered with ISSN 2549-5046 (online) and ISSN 2089-5321(print). Monex particularly discusses the main problems in the development of the sciences of accounting finance, auditing, tax, accounting information system, and managerial accounting. Monex publishes empirical (research) papers conducted with various research approaches, namely quantitative, qualitative and mixed-method. Monex is accredited in SINTA (Science and Technology Index) at grade 4 by the Ministry on Research and Technology of the Republic of Indonesia based on the Surat Keputusan Decree of The Director General of Strengthening Research and Development of The Ministry of Research, Technology and Higher Education No. 28/E/KPT/2019. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Monex: Journal of Accounting Research should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will be rejected by editors before further review. The editors will only accept manuscripts that meet the assigned format. Monex is going to publish journals twice in two terms: January and July. Please submit your manuscript. Please, make the new Template Article and Download HERE
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 13 Documents clear
PENGGUNAAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SMART GROUP DISCUSSION – EXPERT UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI lely kumalawati
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.923

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode problem based learning dengan pendekatan smart group discussion-expert yang dirancang oleh peneliti dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa Jurusan Akuntansi. Alat ukur yang digunakan adalah evaluasi hasil belajar mahasiswa untuk semua mata kuliah yang diajarkan oleh peneliti dan evaluasi kinerja mengajar dosen. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah menemukan pendekatan baru dari metode problem based learning untuk dipatenkan di Politeknik Negeri Madiun. Pendekatan baru tersebut akan dijadikan dasar dan diusulkan untuk menetapkan rencana mutu pengembangan, evaluasi alternatif, evaluasi proses belajar mengajar, merekontruksi perangkat pembelajaran, dan mengembangkan bahan ajar. Penelitian ini dibagi dalam dua tahap, yaitu penelitian tahap pertama menggunakan siklus untuk penelitian tindakan kelas, dan penelitian tahap kedua hasil penelitian tindakan kelas akan diuji secara empiris dengan menetapkan variabel, hipotesis penelitian, dan diuji dengan teknik analisis regresi linear berganda. Kata Kunci: Problem Based Learning, Smart Group Discussion-Expert
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN, PENGGUNAAN ALAT TANGKAP IKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI PENGARUHNYA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL KEMASYARAKATAN NELAYAN STUDI KASUS: DESA MUNJUNGAGUNG KABUPATEN TEGAL Hajar Adhayanti; Ahmad Maulana
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.936

Abstract

Munjung Agung atau Larangan merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Berada di pesisir laut jawa dan salah satu desa nelayan yang ada di Kabupaten Tegal. Masyarakat desa nelayan merupakan masyarakat marjinal yang menempati daerah kumuh di pinggiran kota yang berbatasan dengan laut. Namun dengan adanya perubahan penghasilan yang diterima oleh nelayan Munjung Agung terjadi perubahan sosial kemasyarakatan. Pada penelitian ini menggunakan tiga variabel dependen diantaranya tingkat pendapatan, penggunaan alat tangkap ikan dan teknologi informasi. Alat analisis mengunakan penelitian kuantitatif, dengan Data diolah menggunakan aplikasi SPSS dengan melakukan pengujian uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda, data diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner menjawab pernyataan yang diajukan oleh penulis kepada nelayan Desa Munjung Agung untuk mengetahui tingkat pendapatan, penggunaan alat pancing dan teknologi informasi berpengaruh terhadap perubahan sosial kemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendapatan, penggunaan alat tangkap ikan dan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap perubahan sosial kemasyakatan nelayan Desa Munjung Agung Kabupaten Tegal. Kata kunci: Tingkat pendapatan, penggunaan alat tangkap ikan, teknologi informasi, dan masyarakat nelayan
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT LULUSAN TEKNISI AKUNTANSI UNTUK BEKERJA DI BIDANG PERPAJAKAN Asrofi Langgeng Noermansyah; Nurul Mahmudah
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi minat lulusan teknisi akuntansi untuk bekerja dibidang perpajakan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Sampel yang digunakan adalah lulusan teknisi akuntansi pada Prodi D-III Akuntansi Politeknik Harapan Bersama Tegal tahun 2017. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 205 orang lulusan teknisi akuntansi. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan tentang brevet pajak, sikap terhadap profesi perpajakan, norma subjektif terhadap profesi perpajakan dan kontrol perilaku terhadap profesi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap minat lulusan teknisi akuntansi untuk bekerja dibidang perpajakan. Sedangkan variabel pengetahuan tentang pajak tidak berpengaruh terhadap minat lulusan teknisi akuntansi untuk bekerja dibidang perpajakan. Kata Kunci : pengetahuan pajak, sikap terhadap profesi perpajakan, norma subjektif terhadap profesi perpajakan, kontrol  perilaku terhadap profesi perpajakan
ANALISA GOOD CORPORATE GOVERNANCE , PENGARUHNYA PADA FINANCIAL PERFORMANCE DI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX (CGPI) Angela Merici Biuty; Wijaya Triwacananingrum
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.946

Abstract

Tulisan ini meneliti dengan menganalisa Good Corporate Governance (GCG) serta pengaruhnya pada financial performance perusahaan dengan variabel independen skor CGPI (Corporate Governance Perception Index) dipakai sebagai deteksi diterapkannya GCG, sedangkan variabel dependen kinerja keuangan menggunakan rasio profitabilitas yang di proksikan dalam Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning’s Per Share (EPS). Variabel control dalam penelitian ini yaitu size dan leverage.                Penelitian ini menggunakan sampel yang diperoleh dengan purposive sampling, dimana peneliti menetapkan kriteria penerapan GCG oleh perusahaan-perusahaan  yang telah dipilih serta yang  terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 6 tahun.                Laporan CGPI tahun 2011-2016 dan financial report  tahun 2011-2016 merupakan data yang diambil untuk di analisa dalam penelitian ini. Sedangkan dalam menguji hipotesis menggunakan metode statistik melalui analisis regresi berganda. Analisa data penelitian ini dilengkapi dengan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas, uji koefisien determinasi, uji-F, dan uji-t.                Penelitian ini menunjukkan hasil: (1) Penerapan GCG tidak berpengaruh positif pada kinerja keuangan perusahaan yang dinyatakan dengan ROE, (2) Penerapan GCG tidak  berngaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan yang dinyatakan dalam NPM, dan (3) Penerapan GCG berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan yang dinyatakan dalam EPS. Kata Kunci: Good Corporate Governance (GCG), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning’s Per  Share (EPS), Corporate Governance Perception Index   (CGPI)
DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN TOL BREXIT TERHADAP KONDISI MATA PENCAHARIAN DAN PENDAPATAN UMKM TELOR ASIN Erni Unggul Sedya utami; Bahri Kamal; ghea dwi rahmadiane
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.932

Abstract

Selain keberadaannya yang fenomenal, adanya jalan tol Brexit berpengaruh pada perekonomian masyarakat Brebes. Lokasi yang menjadi pusat perdagangan oleh-oleh khas Brebes. Berderet toko atau kios yang menjual telor asin dengan berbagai rasa dan jenis makanan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan jalan tol Brexit terhadap kondisi mata pencaharian dan pendapatan UMKM telor asin di sekitar daerah tol Brexit dengan total sampel 37 responden. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah UMKM telor asin setelah berdirinya Tol Brexit sebesar 105,56 persen dari sebelumnya, atau yang sebelumnya sebanyak 18 UMKM telor asin, setelah berdirinya Tol Brexit meningkat menjadi 37 UMKM telor asin. Dari data tersebut, dapat dikatakan bahwa ada perubahan mata pencaharian setelah adanya pembangunan Tol Brexit sebanyak 19 responden. Mata pencaharian yang berubah antara lain pegadang, pegawai swasta, wiraswasta, dan lain-lain. Terdapat 18 responden yang sebelum berdirinya Tol Brexit mata pencahariannya adalah UMKM telor asin. Dari seluruh responden, 18 UMKM telor asin di sekitar daerah Tol Brexit yang berdiri sebelum pembangunan Tol Brexit, terdapat kondisi tingkat perolehan pendapatan yang berfluktuatif. Dari hasil 18 responden atau UMKM telor asin yang berdiri sebelum pembangunan tol Brexit, menyatakan kondisi UMKM telor asin sebelum adanya pembangunan tol Brexit mengalami penurunan, juga ada sebagian yang mengalami peningkatan. Pada UMKM telor asin yang berada di Barat Selatan, Barat Utara, dan Timur Utara tol Brexit lebih banyak yang mengalami penurunan penjualan. Lain halnya dengan UMKM telor asin yang berada di Timur Selatan mengalami peningkatan penjualan. Dari hasil 19 responden atau UMKM telor asin yang berdiri setelah pembangunan tol Brexit, dilihat dari pendapatannya mulai dari mulai kisaran < Rp 1.000.000,00 sampai tertinggi Rp 90.000.000,00. Kata kunci : tol Brexit, mata pencaharian, pendapatan UMKM telor asin
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN EVA (STUDI KASUS : PT. SMARTFREN TELECOM, TBK PERIODE 2013-2015) Ratna Kurnia Sari
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.841

Abstract

The most important factor to be able to see the development of a Telecommunications company lies in its financial elements, because of these elements can be evaluated whether the policies adopted a company is correct or not, given the complexity of problems that can lead to bankruptcy due to the number of companies that ultimately out of business due to financial factors not healthy. While the goal to be achieved in this research is to know the financial performance of PT. Smartfren Telecom, Tbk reviewed based on the EVA approach. The data analysis method used here refers to a comparative descriptive analysis, in which the financial statements will be analyzed in terms of NOPAT, WACC, Invested Capital, Capital Charges and EVA in order to obtain a comparison of the results in each year, so that it will show the financial and performance levels of the company. While the data source used in this study is secondary data in the form of corporate financial statement documents from 2013 to 2015 obtained from the website of PT. Smartfren Telecom, Tbk is www.smartfren.com. The results obtained are that the largest EVA value at PT. Smartfren Telecom, Tbk occurs in 2015. This is due to the NOPAT value that is greater than the previous year and its Capital Charge value is also greater than the other period. From here it can also be seen that the value of EVA <0 where it shows no economic value-added for the company, so get negative results. And if this happens continuously, it will affect the creditors and shareholders to invest. Keywords: financial performance, economic value added, telecommunication company
STUDI IDENTIFIKASI FAKTOR – FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (STUDI EMPIRIS PADA SELURUH DESA DI KECAMATAN GEGESIK KABUPATEN CIREBON) Siti Nurhadiyati
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.933

Abstract

Desa memiliki posisi yang sangat strategis, sehingga memerlukan perhatian yang seimbang terhadap penyelenggaraan otonomi daerah. Pengaturan pemerintah desa telah mengalami pergeseran paradigma utamanya dalam hal kewenangan. Dengan disahkannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta peraturan pelaksanaannya, diharapkan segala kepentingan dan kebutuhan masyarakat desa dapat diakomodir dengan lebih baik. Besarnya dana desa yang besar akan membawa konsekuensi pertanggungjawaban yang besar pula. Sehingga pengelolaan keuangan desa yang efisien dan efektif merupakan sebuah keharusan sebagai perwujudan prinsip- prinsip good governance.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan desa. Jenis penelitian ini termasuk ke dalam kategori basic research/penelitian dasar dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara terhadap informan yang terdiri dari Kepala Desa dan Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD) terdiri dari Sekretaris Desa, Kepala Seksi dan Bendahara Desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penelitian ini dapat diidentifikasikan bahwa faktor – faktor yang dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan desa dikelompokkan menjadi Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat baik secara internal maupun eksternal. Kemudian faktor – faktor tersebut diklasifikasikan kembali kedalam dua kelompok besar yang dapat menjadi proksi Penyelenggaraan Pemerintah Desa yakni terkait dengan penyelenggaraan Administrasi Pemerintah Desa dan Pengorganisasian Pemerintah Desa. Kata kunci: Desa, Dana Desa, Pengelolaan Keuangan Desa
PENGARUH STRUKTUR ORGANISASI DAN ANALISIS JABATAN TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI (Studi pada SMK SMTI Kementerian Perindustrian di Indonesia) Andhi Sukma Hanafi; Saiful Bahri; M. Shabri Abd Majid
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.865

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan pembayaran tunjangan kinerja pegawai Sekolah Menengah Kejuruan-Sekolah menengah Teknologi Industri (SMK SMTI) Kementerian Perindustrian di Indonesia. Pembayaran tunjangan kinerja pegawai dipengaruhi oleh grade jabatan yang disusun oleh manajemen dituangkan dalam struktur organisasi dan analisa jabatan pada SMK SMTI Kementerian Perindustrian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, adapun objek penelitian ini adalah struktur organisasi (X1), analisis jabatan (X2) dan Motivasi Kerja (Y). Sedangkan subjek penelitian ini adalah SMK SMTI Kementerian Perindustrian di Indonesia. Berdasarkan hasil pengolahan data dan interprestasi data pada masing-masing variabel disimpulkan hasil penelitian: (1) Struktur organisasi pada SMK SMTI Kementerian Perindustrian sudah sangat baik, (2) Analisis jabatan pada SMK SMTI Kementerian Perindustrian sudah baik, (3) Motivasi kerja pada SMK SMTI Kementerian Perindustrian sudah sangat baik, (4) Terdapat pengaruh positif dengan tingkat signifikansi 0,609 antara variabel struktur organisasi terhadap variabel motivasi kerja, sehingga setiap ada perbaikan dalam struktur organisasi akan mengakibatkan peningkatan motivasi kerja, (5) Terdapat pengaruh positif dengan tingkat signifikansi 0,332 antara variabel analisis jabatan terhadap variabel motivasi kerja, sehingga setiap ada perbaikan dalam analisis jabatan akan mengakibatkan peningkatan motivasi kerja.
LITERASI KEUANGAN UMKM BERBASIS DESA V.Wiratna sujarweni
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.934

Abstract

Era globalisasi menyebabkan banyaknya arus modal asing yang masuk ke negara kita, pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) agenda dimana di kawasan Asia Tenggara akan membentuk suatu pasar tersendiri yang akan memungkinkan adanya perdagangan bebas barang, jasa, dan investasi sehingga kompetisi akan semakin ketat. Bisnis waralaba bermodal asing banyak dibuka di kota-kota sejumlah wilayah Indonesia. Untungnya desa-desa belum masuk bisnis waralaba tersebut, maka dari itu jangan sampai bisnis waralaba bermodal asing itu masuk di tingkat pedesaan. Apabila sampai terjadi maka kemandirian ekonomi nasional tidak akan terwujud. Salah satu upaya yang harus kita lakukan adalah melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan desa. Pemerintahan desa merupakan pemerintahan terkecil dari negara, akan lebih teliti jika pendataan, literasi keuangan, pengawasan UMKM ada di tingkat desa, apalagi ada program dana desa dengan jumlah milyaran rupiah mengalir langsung ke desa, diharapkan UMKM desa dapat mengalami kemajuan.Berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan Indonesia yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2013, diketahui tingkat literasi masyarakat Indonesia masih rendah. Pelaku UMKM di tingkat desa dapat diberikan literasi keuangan. Pemerintah, OJK bekerja sama dengan desa membuat program upaya kemajuan UMKM. OJK dapat berkoordinasi dengan kepala desa untuk melakukan pendataan UMKM masing-masing desa, UMKM digolongkan yang mau berkembang dan tidak. Selanjutnya dari pendataan tersebut dilakukan edukasi literasi keuangan. Bagi UMKM golongan yang mau berkembang ini diprioritaskan untuk dilakukan edukasi serta pendampingan. Adapun dana untuk penyelenggaraannya dapat dikoordinasikan dengan kepala desa setempat dengan menggunakan sedikit dana desa. Penyelenggaraan cukup diadakan di balai desa dengan materi mencakup perencanaan keuangan, pelaporan keuangan, manfaat dan proses pengajuan kredit, serta ases UMKM yang dapat menembus bursa efek Indonesia.Materi yang akan disajikan ini dibuat sederhan namun dapat dipahami oleh pemikiran masyarakat desa, mudah dipraktekkan dalam usahanya. Penulis juga telah membuat bahan materi pelaporan keuangan (ada di lampiran) yang mudah diterapkan dan sudah pernah disampaikan dalam Pelatihan kelompok Usaha Bersama yang diselenggaran oleh BKKBN dan sudah digunakan dalam usaha mereka. Materi ini dikembangkan tidak jauh dari prinsip pembuatan laporan akuntansi desa, materi berupa contoh kasus secara langsung baik untuk usaha yang bergerak dalam bidang jasa, dagang, dan industri penghasil barang. Setelah dilakukan literasi, UMKM didampingi, diawasi, dan akan dijadikan percontohan. Harapan ke depan dengan adanya dana desa milyaran rupiah ini masing-masing desa mempunyai Badan Usaha Desa seperti swalayan sebagai tempat pendistribusian hasil dari UMKM desa setempat ataupun desa-desa lain. Sehingga kebutuhan masyarakat akan dapat dipenuhi oleh hasil UMKM-UMKM desa. Bahkan jika UMKM masing-masing desa akan berkembang maka hasil-hasilnya akan dapat dieksport sampai manca negara. Kata Kunci : Literasi, UMKM, Desa
PENGARUH KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH, KOMPLEKSITAS PEMERINTAHAN DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KINERJA FISKAL KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH Nuwun Priyono; Siti Arifah; Eva Wulandari
Monex: Journal of Accounting Research Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v7i2.922

Abstract

Kinerja fiskal pemerintah daerah merupakan sebuah tuntutan yang harus dipenuhi dalam rangka mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah pada era otonomi. Semakin transparan dan akuntabel sebuah laporan keuangan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah mencerminkan bahwa kinerja fiskal akan semakin baik. Kinerja fiskal yang baik akan berpengaruh langsung bagi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Tujuan penelitian ini: 1) menganalisis dan membuktikan faktor karakteristik pemerintah daerah berpengaruh terhadap kinerja fiskal pemerintah Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Tengah, 2) menganalisis dan membuktikan faktor kompleksitas pemerintahan berpengaruh terhadap kinerja fiskal pemerintah Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Tengah, 3) menganalisis dan membuktikan faktor kemandirian keuangan daerah berpengaruh terhadap kinerja fiskal pemerintah Kabupaten/Kota di Propinsi Jawa Tengah. Luaran penelitian ini dapat menghasilkan naskah yang dikirim pada jurnal nasional tidak terakreditasi dan materi yang dapat digunakan sebagai pengayaan bahan ajar pada mata kuliah akuntansi sektor publik.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data laporan neraca dan data laporan realisasi APBD berasal dari direktorat jenderal perimbangan keuangan. Data jumlah SKPD dan jumlah penduduk diperoleh dari kantor Badan Pusat Statistik dan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan data  time series yaitu data tahun 2010 sampai dengan 2012. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kausalitas dengan model regresi linear berganda.Hasil uji t dalam penelitian ini adalah hanya variabel Kekayaan Daerah (X2) dan Jumlah Penduduk (X4) yang secara parsial berpengaruh terhadap Kinerja Fiskal (KF). Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa variabel Ukuran Pemda (X1), Kekayaan Daerah (X2), Tingkat Ketergantungan (X3),  Jumlah Penduduk (X4), Jumlah SKPD (X5), dan Kemandirian Keuangan Daerah (X6) secara bersama – sama berpengaruh terhadap Kinerja Fiskal (KF).Kata Kunci: Karakteristik Pemerintah Daerah, Kompleksitas Pemerintahan, Kemandirian Keuangan Daerah, Kinerja Fiskal

Page 1 of 2 | Total Record : 13