cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL KEGURUAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017)" : 17 Documents clear
Perbandingan Hasil Belajar Kimia Siswa Dengan Menggunakan Multimedia Dan Media Sederhana Pada Materi Pokok Minyak Bumi Di Kelas X SMA Negeri 13 Medan Dian Nirwana Harahap
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini ada dua jenis media pembelajaran yaitu multimedia dan media sederhana berupa alat peraga menara distilasi bertingkat pada materi pokok Minyak Bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang di ajar dengan menggunakan multimedia dan media sederhana pada materi pokok Minyak Bumi di kelas X SMA NEGERI 13 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 13 Medan, seluruhnya berjumlah 320 orang dengan jumlah sampel dua kelas, yaitu kelas X1 yang terdiri dari 40 orang siswa dan X2 yang terdiri dari masing-masing 40 orang. Nilai rata-rata kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan media sederhana (????̅1)= 81,00 dan nilai rata-rata kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan multimedia (????̅2)= 76,12. Pengujian secara statistik dimana hipotesis telah diuji dengan uji t. Harga ttabel untuk dk=78, α = 0,05 diperoleh 1,994. Dari hasil perhitungan harga thitung= 2,423, maka dalam hal ini Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa “ada perbedaan hasil belajar kimia siswa yang diajar menggunakan multimedia dengan media sederhana pada materi pokok Minyak Bumi” dan perbedaannya adalah signifikan.Kata Kunci: Media pembelajaran, media sederhana, multimedia, hasil belajar
Penerapan Model Cooperative Problem Based Learning (CPBL) Terintegrasi Bahan Ajar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Menumbuhkembangkan Karakter Siswa Pada Reaksi Reduksi Dan Oksidasi Uswatun Hasanah. S
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan pretest dan posttest didukung dengan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Cooperative Problem Based Learning (CPBL) terintegrasi bahan ajar kimia SMA/MA yang telah dikembangkan dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Cooperative Problem Based Learning (CPBL) terintegrasi bahan ajar kimia SMA/MA di sekolah dan menumbuhkembangkan nilai-nilai karakter siswa dengan menggunakan model Cooperative Problem Based Learning (CPBL) terintegrasi bahan ajar kimia SMA/MA yang telah dikembangkan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA/MA di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Riau. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 2 kelas yaitu kelas eksperimen 1 dibelajarkan dengan menggunakan model Cooperative Problem Based Learning (CPBL) terintegrasi bahan ajar kimia SMA/MA yang telah dikembangkan dan pada eksperimen 2 dibelajarkan dengan menggunakan model Cooperative Problem Based Learning (CPBL) terintegrasi bahan ajar kimia SMA/MA di sekolah. Instrumen penelitian berupa tes objektif hasil belajar dan lembar observasi. Telah dilakukan uji persyaratan berupa uji normalitas dan uji homogenitas, diperoleh hasil bahwa data berdistribusi normal dan memiliki variansi yang sama. Teknik analisa data dilakukan dengan uji Independent Sample T-test pada program SPSS 16 for windows dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha1 diterima dengan perolehan harga sig. 0,000 0,05, dan terjadi pertumbuhan dan perkembangan nilai-nilai karakter siswa yaitu karakter komunikatif sebesar 78,51 dengan kategori tinggi, kreatifitas sebesar 78,85 dengan kategori tinggi, rasa ingin tahu sebesar 81,01 dengan kategori sangat tinggi, tanggung jawab sebesar 82,92 dengan kategori sangat tinggi, dan toleransi sebesar 83,11 dengan kategori sangat tinggi.Kata Kunci: Cooperative Problem Based Learning (CPBL), Bahan Ajar Kimia, Hasil Belajar, karakter.
Perbedaan Hasil Belajar Biologi Menggunakan Media Peta Konsep dan Media Audio Visual Pada Materi Pokok Sistem Peredaran Darah Manusia di Kelas XI SMAN 2 Medan Pandu Prabowo
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan media peta konsep dan media Audio-Visual pada sub materi pokok sistem peredaran darah manusia kelas XI SMAN 2 Medan dengan melakukan pengajaran menggunakan media peta konsep dan pengajaran menggunakan media Audio-visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel dalam penelitian hanya 2 kelas yaitu sebanyak 80 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif sampling Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan media audio-visual daripada pengajaran menggunakan media peta konsep, dimana diperoleh ????̅1=7,506 dan SD ????̅1=0,888 untuk multimedia berbasis komputer, sedangkan untuk pengajaran konvensional diperoleh ????̅2=5,925 dan SD ????̅2=1,511. Sedangkan persentase peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 33,96% dan persentase peningkatan kelas kontrol sebesar 30,20%. Hasil analisis data menunjukkan tact ttable (5,43 2,00). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media audio-visual terhadap hasil belajar biologi pada materi pokok sistem peredaran darah manusia kelas XI IPA SMA N 2 Medan.Kata Kunci: Hasil Belajar Biologi, Media Peta Konsep dan Media Audio Visual, Sistem Peredaran Darah Manusia
Peningkatan Hasil Belajar Tata Busana (Pola Dasar) Siswa Kelas X Busana-1 SMK Negeri 10 Medan Melalui Penerapan Metode Peta Konsep/Mind Map Erlina Rangkuti
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan didasarkan pengamatan rendahnya hasil belajar tata busana (pola dasar) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Tindakan yang dilakukan menerapkan model pembelajaran Peta Konsep/Mind Map. Untuk menyelesaikan masalah digunakan instrumen pengamatan aktivitas belajar siswa, instrumen penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengamatan aktivitas guru, serta nilai hasil evaluasi setiap selesai pertemuan. Nilai data yang diperoleh menjadi bahan refleksi untuk dilakukan di siklus berikutnya. Ketika dilakukan refleksi awal hasil belajar siswa sekitar 57,75 (sangat kurang). Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 74,3 (cukup), pada siklus II 80,0 (cukup), dan pada siklus III menjadi 83,1 (tinggi). Sehingga disimpulkan penerapkan metode Peta Konsep/Mind Map di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan dapat meningkatkan hasil belajar tata busana (pola dasar).Kata Kunci: Hasil Belajar, metode Peta Konsep/Mind Map
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Pembelajaran IPA Melalui Pola Pelatihan Implementasi Dan Evaluasi (PIE) Pada SD Negeri 028288 Binjai Tahun Pelajaran 2014/2015 Zisperdi Zisperdi
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan guru dengan menerapkan model pembelajaran IPA melalui pola PIE. Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: Pada Pra Siklus, Kemampuan Guru dalam Menyusun Perencanaan Kegiatan Pembelajaran dengan nilai rata-rata 64,00, pada siklus I meningkat menjadi 70,30 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 92,80. Data Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran Pada Pra Siklus dengan nilai rata-rata 55,60 pada siklus I meningkat menjadi 68,50 dan kemudian pada siklus II meningkat menjadi 90,40. Dengan demikian Penerapan Pola PIE dapat meningkatkan kemampuan guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran pada pelajaran IPA.Kata Kunci: Pembelajaran IPA, Model Pembelajaran Pola PIE
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 4 Pematangsiantar Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Melalui Strategi Pembelajaran Reciprocal Teaching Rianita Simamora
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 4 Pematangsiantar pada materi sistem persamaan linear dua variabel melalui strategi pembelajaran Reciprocal Teaching. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan menentukan satu kelas sampel penelitian yang diambil secara acak (random) sebagai kelas eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2016/2017. Populasi terdiri dari 11 kelas dengan jumlah siswa 385 orang yaitu mulai kelas VIII-1 sampai VIII-11. Pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan perbedaan yang ada, artinya semua kelas mempunyai kesempatan menjadi sampel penelitian. Dalam penelitian ini, sampel penelitian adalah kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII4 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan strategi pembelajaran Reciprocal Teaching lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran konvensional.Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika, Reciprocal Teaching, dan Pembelajaran Konvensional.
Peningkatkan Hasil Belajar Produktif Tata Busana (Dasar Pola) Siswa Kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division Erniaty Erniaty
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan didasarkan pengamatan rendahnya hasil belajar produktif tata busana (dasar pola) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Tindakan yang dilakukan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division. Untuk menyelesaikan masalah digunakan instrumen pengamatan aktivitas belajar siswa, instrumen penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengamatan aktivitas guru, serta nilai hasil evaluasi setiap selesai pertemuan. Nilai data yang diperoleh menjadi bahan refleksi untuk dilakukan di siklus berikutnya. Ketika dilakukan refleksi awal hasil belajar siswa sekitar 57,75 (sangat kurang). Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 74,3 (cukup), pada siklus II 80,0 (cukup), dan pada siklus III menjadi 83,1 (tinggi). Sehingga disimpulkan penerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan dapat meningkatkan hasil belajar produktif tata busana (dasar pola).Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division.

Page 2 of 2 | Total Record : 17