cover
Contact Name
Nyoman Gunantara
Contact Email
gunantara@unud.ac.id
Phone
+6281558140279
Journal Mail Official
gunantara@unud.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik - Universitas Udayana d/a. Kampus Bukit Jimbaran Bali - 80364 Phone/ Fax: +62 361 703315
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal SPEKTRUM
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23023163     EISSN : 26849186     DOI : -
Jurnal SPEKTRUM is peer review journal, published four times a year by the Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Udayana. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of electrical, include: power systems, telecommunications, computers, informatics, controls, and electronics. Authors are expected to include original scientific papers in accordance with the scope of the discussion of this journal including all aspects of the theory and practice are used.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM" : 22 Documents clear
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KADAR ALKOHOL PADA MINUMAN BERALKOHOL MENGGUNAKAN SENSOR MQ-3 BERBASIS ATmega328 Pande Made Agus Yudi Adnyana; I B Alit Swamardika; Pratolo Rahardjo
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.078 KB)

Abstract

Alat pendeteksi kadar alkohol adalah alat yang dapat mendeteksi kadar alkohol pada minuman beralkohol dan pada mulut seseorang. Alat ini mendeteksi gas Etanol menggunakan sensor MQ-3. Sensor MQ-3 merupakan sensor analog yang memiliki spesifikasi catu daya 5 volt DC. ATmega328 sebagai pengolah data yang diperoleh dari pembacaan sensor MQ-3 dan ditampilkan pada LCD. Alat ini menampilkan kadar alkohol dan menggolongkan minuman beralkohol sesuai dengan peraturan menteri kesehatan no.86/1977. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat yang dirancang dapat mendeteksi kadar alkohol pada minuman dengan rata-rata persentase kesalahan sebesar 4.7%. Alat pendeteksi kadar alkohol juga dapat mendeteksi alkohol pada mulut seseorang.
SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8 I Nyoman Benny Rismawan; Cok Gede Indra Partha; Yoga Divayana
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1407.757 KB)

Abstract

Penelitian ini mengembangkan piranti Self-Stabilizing 2-Axis menggunakan accelerometer ADXL345 berbasis mikrokontroler ATmega8. Piranti ini terdiri dari dua frame yaitu frame-stabil dan frame- bebas. Frame-stabil difungsikan untuk menunjang beban dan frame-bebas untuk menerima input perubahan kemiringan. Seluruh komponen elektronik dan mekanik ditempatkan pada frame-bebas guna mengurangi beban pada frame-stabil. Accelerometer ADXL345 diimplementasikan untuk mendeteksi kemiringan (x,y). Dua motor servo digerakan mikrokontroler berdasarkan nilai sensor untuk mencapai posisi stabil. Penelitian ini mendapatkan bahwa piranti Self-Stabilizing 2-Axis mendeteksi kemiringan dan menampilkan nilai kemiringan pada Liquid Crystal Display serta dapat menstabilkan frame-stabil ketika bagian luar alat mengalami perubahan kemiringan dari +90o hingga -90o. Hasil pengujian beban maksimal ±750 gram. Self – Stabilizing 2-Axis mendeteksi kemiringan dengan kesalahan 0,45 % pada sumbu X dan 0,05% pada sumbu Y.
ANALISIS PENGARUH JUMLAH DEVICE TERHADAP PERFORMANSI STANDAR ZIGBEE PADA WSN UNTUK APLIKASI SMART BUILDING N.M.E.P. Astiti; I.G.A.K Diafari; N. Indra Er
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.823 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi tanpa kabel yang semakin pesat beberapa tahun belakangan ini menyebabkan berkembangnya perangkat-perangkat telekomunikasi berbasis nirkabel. Salah satu teknologi nirkabel yang sedang dikembangkan dengan berbagai macam aplikasi yaitu Wireless Sensor Network. Dalam upaya mengembangkan penerapan ZigBee untuk aplikasi Smart Building, maka diperlukan analisis karakteristik yang akan diimplementasikan melalui skenario dalam simulator OPNET Modeler. Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk mengetahui performansi topologi pada ZigBee network dari penggunaan jumlah device yang kecil hingga jumlah device yang besar dalam bentuk analisis pengaruh dari jumlah device tersebut untuk kedua topologi yang digunakan (tree dan mesh). Parameter simulasi yang diamati adalah traffic received (bit/sec), throughput (bit/sec), MAC delay (sec) dan end-to-end delay (sec). Simulasi dilakukan berdasarkan skenario untuk mengetahui pengaruh jumlah device pada ZigBee network menggunakan topologi tree dan mesh. Dari hasil penelitian dapat diperoleh jarak jangkauan coverage terjauh antar device ZigBee adalah 40 meter secara teoritis berdasarkan perhitungan Free Space Loss. Pada simulasi pengaruh jumlah device untuk kedua topologi (tree dan mesh), traffic received mengalami peningkatan pada saat jumlah device 40 dan 60, untuk nilai MAC delay menunjukkan semakin tinggi seiring dengan bertambahnya jumlah device, sama halnya juga untuk nilai throughput dan end-to-end delay semakin tinggi seiring dengan bertambahnya jumlah device.
PENGARUH KEBERSIHAN MODUL SURYA TERHADAP UNJUK KERJA PLTS P.A. Sujana; I.N.S. Kumara; I.A.D Giriantari
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.876 KB)

Abstract

PLTS adalah suatu teknologi pembangkit yang mengkonversikan foton dari matahari menjadi energi listrik. Faktor penting yang mempengaruhi besarnya foton yang diterima oleh sel surya adalah kebersihan modul surya. Studi pengaruh kebersihan modul surya terhadap unjuk kerja PLTS dilakukan di Denpasar pada bulan Januari sampai Maret, menggunakan dua modul surya yang indentik 14,1 Wp. Modul pertama dibersihkan secara berkala sedangkan modul kedua tidak dibersihkan. Dari studi ini, modul surya dibersihkan menghasilkan daya tertinggi 13,63 Watt. Sedangkan modul surya tidak dibersihkan menghasilkan daya tertinggi sebesar 13,45 Watt, terjadi penurunan sebesar 5,48%. Dari studi ini didapat hasil output dari modul surya yang dibersihkan lebih besar dibandingkan modul surya tidak dibersihkan. Penurunan yang relatif kecil disebabkan oleh pembersihan permukaan modul oleh hujan yang sering terjadi, sehingga secara tidak langsung air hujan membersihkan permukaan modul dari kotoran.
STUDI PENGARUH MUTUAL INDUCTANCE TERHADAP SETTING RELE JARAK PADA SALURAN TRANSMISI DOUBLE CIRCUIT 150 kV ANTARA GI KAPAL – GI PEMECUTAN KELOD Ahmad Ridwan; I G. Dyana A.; I W. Arta W.
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.954 KB)

Abstract

Penambahan saluran menjadi dua saluran transmisi antara GI Kapal – GI Pemecutan Kelod, mengakibatkan medan listrik yang ditimbulkan berpengaruh terhadap impedansi kedua saluran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa selisih perubahan nilai impedansi terbesar terdapat pada GI Kapal – GI Pemecutan Kelod1 yakni 1,58+j23,347?, sedangkan selisih terkecil terdapat pada GI Pemecutan Kelod – GIS Bandara sebesar 1,94+j3,59?. Jangkauan zone1 GI Kapal – GI Pemecutan Kelod1 semula 0,907+j5,927? (primer) dan 0,48+j3,16? (sekunder), berubah menjadi 0,504+j2,184? (primer) dan 0,269+j1,165? (sekunder). Time actual zone3 GI Kapal – GI Pemecutan Kelod1 semula 1,6s menjadi 1,2s. Sedangkan pada zone3 GI Kapal – GI Pemecutan Kelod2 semula 1,2s menjadi 1,6s.
ANALISIS PENGARUH JARAK ANTARA USER EQUIPMENT DENGAN eNodeB TERHADAP NILAI RSRP (REFERENCE SIGNAL RECEIVED POWER) PADA TEKNOLOGI LTE 900 MHz I.P.D.K Pramulia; P.K. Sudiarta; G. Sukadarmika
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1674.462 KB)

Abstract

Long Term Evolution (LTE) merupakan teknologi jaringan seluler generasi keempat (4G) yang distandarisasi oleh 3GPP (third Generation Partnership Project). Pada penelitian ini dilakukan analisa pengaruh jarak antara user equipment dengan eNodeB terhadap nilai RSRP (Reference Signal Received Power) pada teknologi LTE 900 MHz. Metode yang digunakan adalah pengukuran drive test serta perhitungan Link Budget dan Model Propagasi. Hasil dan analisa menunjukkan perubahan nilai RSRP yang tidak teratur yang disebabkan karena faktor obstacle yang bervariasi dilingkungan propagasi. Menurut hasil perhitungan Link Budget dan Model Propagasi pada objek penelitian diperoleh penurunan nilai RSRP sebesar 0,04 dBm setiap perubahan jarak 0,1 km. Berdasarkan perbandingan diperoleh model propagasi W.C.Y. Lee lebih mendekati dengan hasil pengukuran drive test dibandingkan model propagasi Okumura Hatta.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INVENTARIS PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA I Putu Wahyu Eka Suryawan; I Made Arsa Suyadnya; Ida Bagus Alit Swamardika
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1425.861 KB)

Abstract

Saat ini kegiatan pendataan barang di Jurusan Teknik Elektro (JTE) Unud masih dilakukan secara manual dan akan membutuhkan waktu lama dalam pengerjaannya terutama dalam proses pengecekan kondisi barang. Dalam perancangan SIM Inventaris JTE Unud ini, diterapkan sistem inventaris berbasis elektronis yang dapat memberikan kemudahan dalam proses pendataan barang untuk mempersingkat waktu dalam pendataan barang tersebut, dan meningkatkan kinerja sistem inventaris yang ada di JTE Unud, serta dalam menyimpan dan pencarian data menjadi lebih mudah dan efisien. Sistem ini menggunakan metode pengujian Black Box dan hasilnya berfungsi dengan baik tanpa adanya bug dan secara fungsional sistem sudah dapat digunakan dan menghasilkan output yang diharapkan.
ANALISIS DISTORSI HARMONISA PADA PENYULANG ABANG KARANGASEM SETELAH TERPASANGNYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) I Gede Aries Gunawan; I Wayan Rinas; I Wayan Arta Wijaya
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.142 KB)

Abstract

Beban non linier adalah beban yang komponen arusnya tidak proporsional terhadap komponen tegangannya. Meningkatnya pengoperasian beban-beban non linier mengakibatkan terjadinya distorsi harmonisa Sehingga perlu diketahui perbandingan distorsi harmonisa dan rugi-rugi daya sebelum dan sesudah terpasangnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya, pada penyulang Abang Karangasem, dengan menggunakan software simulink MATLAB. Hasil simulasi pada kondisi sebelum terpasangnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya nilai THDi sebesar 14,81% dan nilai THDv sebesar 0,01%, rugi-rugi daya adalah 0,109272 KW.Pada kondisi sesudah terpasangnya PLTS nilai THDi meningkat sebesar 21,60% dan nilai THDv tetap sebesar 0,01%, rugi-rugi daya meningkat sebesar 3,7237KW.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LABORATORIUM BERBASIS WEB PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS UDAYANA Ade Aprilio Kedeo; I Made Arsa Suyadnya; Putu Arya Mertasana
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1741.224 KB)

Abstract

Laboratorium Jurusan Teknik Elektro merupakan salah satu sarana penting untuk membantu kegiatan praktikum terutama bagi mahasiswa. Untuk itu sangat diperlukan suatu manajemen yang dapat mengelola sebuah organisasi menjadi lebih terstruktur dengan prosedur yang telah ditentukan. Sistem Informasi Manajemen (SIM) dapat membantu kegiatan pengelolaan laboratorium Jurusan Teknik Elektro. Aplikasi sistem informasi manajemen laboratorium ini berbasis web dengan bahasa pemrograman PHP. Sistem informasi manajemen laboratorium berbasis web ini dibagi menjadi dua aplikasi yaitu back-end dan front-end. Aplikasi back-end berfungsi khusus untuk melakukan manajemen laboratorium sesuai hak akses dari user. Data yang telah dimasukan akan tersimpan pada database MySQL. Data yang tersimpan akan terpublikasi pada aplikasi front-end. Dengan pengujian blackbox didapatkan hasil bahwa secara fungsional aplikasi ini dapat berjalan dengan baik.
PERENCANAAN KEBUTUHAN NODE B PADA SISTEM UNIVERSAL MOBILE TELECOMMUNICATION SYSTEM (UMTS) DI WILAYAH UBUD A.A.N.I. Agastya; P.K Sudiarta; I.G.A.K. Diafari
Jurnal SPEKTRUM Vol 2 No 3 (2015): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.537 KB)

Abstract

Penggunaan teknologi komunikasi seluler semakin berkembang pesat dan kebutuhan terhadap layanan data semakin meningkat, sehingga diperlukannya sistem komunikasi generasi ketiga (3G). Teknologi 3G lebih dikenal dengan sistem Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Wilayah Ubud merupakan salah satu daerah pariwisata di Bali, dimana PT Indosat Tbk sudah memasang 4 Node B pada wilayah tersebut. Hasil drive test 4 Node B sebelumnya masih diperoleh kondisi blankspot area. Pada penelitian ini dilakukan analisis cakupan berdasarkan Receive Signal Code Power (RSCP) dan cakupan berdasarkan kapasitas pengguna layanan. Selain itu dilakukan perencanaan kebutuhan Node B untuk tahun 2018 guna menjaga kualitas sinyal yang baik. Dalam menganalisis cakupan berdasarkan nilai RSCP digunakan perbandingan 2 model propagasi yaitu Walfish Ikegami dan COST-231 Hata. Pada perencanaan kebutuhan Node B dan perhitungan cakupan berdasarkan kapasitas dihitung dengan metode Offered Bit Quantity (OBQ). Diperoleh hasil cakupan berdasarkan metode OBQ pada Node B yang terletak di Desa Mas, Desa Ubud, Desa Sayan, dan Desa Singakerta secara berturut-turut adalah 1,03 km, 1,25 km, 1,44 km, dan 1,34 km. Sedangkan cakupan yang dihasilkan berdasarkan RSCP adalah 0,823 km, 0,8333 km, 0,844 km, dan 0,927 km. Jika dikaitkan dengan cakupan yang dihasilkan, dapat disimpulkan dengan adanya 4 Node B eksisting belum mampu melayani kapasitas pengguna layanan seluler di wilayah tersebut. Hasil perencanaan kebutuhan Node B pada tahun 2018 dibutuhkan total 23 Node B pada wilayah Ubud.

Page 1 of 3 | Total Record : 22