cover
Contact Name
Jurnal Etnohistori
Contact Email
etnohistori@unkhair.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arlinahmadjid@unkhair.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
ETNOHISTORI: Jurnal Kebudayaan dan Kesejarahan
Published by Universitas Khairun
ISSN : 24601055     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ETNOHISTORI adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dengan tujuan turut serta mengembangkan ilmu Antropologi dan ilmu Sejarah di Indonesia. Karena itu, Redaksi Jurnal ETNOHISTORI menerima karangan dalam kedua ranah disiplin ilmu tersebut. Karangan dapat bersifat ulasan teoritis, refleksi metode, ataupun hasil penelitian lapangan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016)" : 8 Documents clear
Dari Tragedi Lokurata hingga Involusi Pertanian: Amatan Seorang Antropolog tentang Perubahan Lingkungan dan Pola-pola Tindakan Manusia di Desa Ngadu Olu Sahrul Aksa .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.195 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.852

Abstract

The article is based participatory observation at Ngadu Olu, Central Sumba,East Nusa Tenggara. Observations were made with track themes related toIntegrated Agriculture, Renewable Energy, and Green Entrepreneurship,Emerging Being latter Structuring Issues Region. Research assumption is thatthe ecological crisis impact in decrease the environmental carrying capacity ofproduction economic activities in the village. This article discusses that thesubsistence and involution can happened on the ground that still rich. Thatcircumstances can occurs when the factors of production in the village notcome support the innovation leap farming as terms exit from rontgentsubsistence. Transformation from farmers to have farmers terms should worktogether.
ISLAM DAN NASIONALISME INDONESIA Darmawijaya .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.893 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.847

Abstract

Islam adalah sebuah ideologi. Sebagai sebuah ideologi, Islam telah menjadiakar dari gerakan massa Indonesia terhadap koloniliasme hegemoni. Awal abadke-20 merupakan periode transisi dari gerakan anti-kolonialisme yangtradisional dengan gerakan yang modern. SI, Muslim Persatuan Indonesia danPartai Islam Indonesia adalah tiga organisasi politik Islam yang lahir di awalabad 20 dan telah memiliki pangsa besar di Indonesia untuk memobilisasinasionalisme terhadap hegemoni kolonialisme dan untuk penciptaan sebuahnegara merdeka negara, berdaulat dan bebas dari cengkeraman kolonialisme.
Mempertanyakan Identitas Ke-Indonesia-an Hudan Irsyadi AR .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.248 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.853

Abstract

Artikel ini memperbincangkan kompleksitas bangsa Indonesia yangsedikitnya telah menggoyah kebinekaan. Konsep bhinneka tunggal ika yangdiartikan “berbeda-beda namun tetap satu” digadang-gadang sebagaiperekat bangsa Indonesia dalam kemajemukan. Dalam artikel ini penulismenggunakan pendekatan komunikatif tindakan dari Jurgen Habermas untukmenawarkan sebuah solusi pada pemakaian konsep pluralisme maupunmultikulturalisme di Indonesia.
PENGARUH ALQURAN TERHADAP PERKEMBANGAN KALIGRAFI ARAB DAHRUN SARIF .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.429 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.848

Abstract

Artikel ini menganalisis pengaruh Alquran menuju pengembangan kaligrafiArab dengan menggunakan perspektif sejarah. Pengaruh diklasifikasikan kedalam tiga poin. Pertama, Alquran pada dasarnya mengubah kaligrafi Mesirtua untuk jenis baru dasar seni pada semangat dan nilai-nilai normatif dariAlquran. Kedua, kaligrafi membawa transformasi sosial yang besar dalamdunia seni Islam. Ketiga, kaligrafi memiliki beberapa fungsi praktis; sebagaimedia ekspresi kaligrafi, perekam sejarah dan budaya dan lokomotiftransformasi peradaban Islam.
Kebudayaan Menggugat Dongeng Tradisi Dalam Perspektif Masyarakat Modern Bahtiar Hairullah .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.607 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.854

Abstract

Artikel ini mengenai perbedaan persepsi dan kepercayaan masing-masingpihak menyebabkan terjadinya pertentangan antara masyarakat moderndengan pemilik budaya tersebut, juga pemerintah dalam hal ini untukmenguasai, mengkonsumsi dan mengalokasikan sumber daya alam. Sikap dantingkah laku masyarakat setempat lebih diwarnai dengan pengetahuantradisional yang tersimpan dalam sistem kepercayaan mereka. Sedangkan,pihak pemerintah dan masyarakat modern cenderung didasarkan pada studilingkungan yang bersifat preventif, yaitu berusaha menekankan pada jumlahkorban dan kerugian bencana alam. Sikap ini dapat kita nilai sebagai sifat yanglebih banyak diwarnai dengan kepentingan-kepentingan politik transmigrasidan ekonomi nasional. Siapapun boleh tidak percaya atas rangkaian kisahdalam dongeng atau “kepercayaan dalam ritual adat” tetapi mencari substansidan nilai-nilai yang terkandung di balik dongeng atau adat istiadat itu yangpaling utama. Karena substansi dan nilai-nilai tersebut biasanya memiliki fungsiyang kemanfaatannya tetap dibutuhkan di masa kini dalam rangkamenyelamatkan manusia dari kutukan alam dan lingkungan yang dirusaknya.
Mengenal Wajah Baru Dunia Komunitas Gay di Era Digital Harto Wicaksono .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.371 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.849

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi, khususnya gadget (smartphone) tidakbisa dihindari secara masif oleh masyarakat. Keberadaannya bisa menjadialat rekonstruksi personal di masyarakat. Tidak hanya sebagai alatkomunikasi, tetapisudah jauh melampaui dari fungsi dasar smartphone.Melalui smartphone pengguna bisa menunjukkan aktivitas dan membangunidentitas sosialnya, baik di dunia nyata maupun virtual. Kondisi semacam initidak hanya terjadi pada masyarakat yang memilih dirinya sebagaiheteroseksual, tetapi juga terjadi pada komunitas marjinal, yaitu komunitasgay.Smartphone sebagai produk budaya populer dimanfaatkan olehkomunitas gay sebagai ruang ekspresi identitas. Identitas sebagai gay yangselama ini dianggap menyimpang dari pilihan seksualitas di masyarakatmengakibatkan pelaku gay menyembunyikan dirinya. Kehadiran smartphonebagi komunitas gay menjadi solusi untuk mengeskpresikan diri di duniavirtual. Komunitas gay mengaku nyaman berada di dunia virtual, karenaruang virtual sebagai ruang ekspresi ‘tanpa batas’ untuk menyalurkanorientasi seksualnya.Melalui smartpnone gay bisa menemukan pasanganseksnya. Larinya pelaku gay dari dunia nyata ke ruang virtual merupakanakibat dimarginalkannya komunitas gay dalam dunia nyata. Kehadiransmartphone dimaknai oleh gaymenjadi jalan tengah bagi pelakuuntuk bisaditerima oleh masyarakat, tetapi tidak mengesampingkan orientasiseksualnya sebagai homoseksual[gay].Untuk melindungi kebutuhan sosialdan dasar seksualnya, maka komunitas gay menerapkan strategi dubbingculture antara dunia nyata dan virtual lewat smartphone.
Konflik Komunal Nunu dan Tavanjuka di Kota Palu: Meniti Jalan Panjang Menuju Perdamaian M. JUNAIDI .; MUHAMMAD MARZUKI .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.647 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.850

Abstract

Kota Palu merupakan salah satu wilayah yang rawan konflik di PropinsiSulawesi Tengah. Pada kurun waktu tahun terakhir mencuat konflik komunalseperti di wilayah Nunu dan Tavanjuka, Tinggede dan Tatura, Pengawu danDuyu, Pengawu dan Bayoge, Baiya dan Lambara. Peristiwa kekerasan terjadiantar komunitas (kelurahan) yang saling mengancam, menyerang, membakar,melukai dan bahkan menimbulkan korban jiwa dari kedua belah pihak.Kondisi ini sudah berlangsung lama namun tidak pernah reda. Jeda konflikterjadi dan akan muncul lagi berselang beberapa waktu lamannya.Nunu dan Tavanjuka, kedua komunitas yang berkonflik di kota Palu palingtidak sudah melebihi dua sampai tiga generasi. Keduanya memiliki sejarahkonflik kekerasan yang panjang. Memory konflik orang Nunu dan Tavanjukayang paling terbesar saat peristiwa penyerangan orang Nunu ke wilayahTavanjuka pada tahun 1994. Ketika warga Nunu selesai menguburkanseorang anak kecil (balita) yang menjadi korban pelemparan wargaTavanjuka, secara massif warga yang pulang mengantar dari penguburanmenyerbu ke Tavanjuka, melempar, melukai dan merusak rumah warga.Peristiwa ini kemudaian dibalas oleh orang Tavanjuka dengan menyerangbalik sehingga menambah panjang permasalahan antar kedua komunitas.Upaya penanganan konflik dilakukan pada setiap peristiwa konflik antarkeduanya, termasuk penegakan hukum oleh aparat, mediasi oleh tokohmasyarakat dan tokoh agama, maupun pemerintah setempat. Namunperistiwa terus berlanjut, setiap tahunnya selalu saja ada upaya dari keduabelah pihak menyerang komunitas lainnya. Upaya terakhir yang dilakukanoleh Pemerintah kota Palu pada bulan Pebruari 2012 yang menfasilitasipertemuan aktor konflik dalam critical workshop untuk membicarakan jalanpenyelesaian konflik antar kedua komunitas.
Sengketa Lahan Akibat Usaha Pertambangan Nikel: Sebingkai Potret dari Maluku Utara Rusdin Alauddin .; Husen Alting .; Andi Sumar–Karman .
ETNOHISTORI: Jurnal Ilmiah Kebudayaan dan Kesejarahan Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.466 KB) | DOI: 10.33387/jeh.v3i2.851

Abstract

Permasalahan lahan akibat usaha pertambangan nikel di Provinsi Maluku Utara, merupakanpermasalahan yang tidak kunjung selesai. Ini disebabkan oleh hubungan erat antarapertambangan dan lahan sebagai dua hal yang tidak terpisahkan. Tuntutan ganti rugi lahanoleh masyarakat kepada perusahaan yang tidak dapat terpenuhi mengakibatkan munculnyasengketa lahan. Pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa tersebut adalah pelaku usahapertambangan dengan masyarakat, masyarakat dengan masyarakat dan masyarakat denganpemerintah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara.Selanjutnya, data yang diperoleh akan diinterpretasikan dan dianalisis secara deskriptifanalisitis. Hasil penelitian menunjukkan berbagai macam tanggapan responden, yangmenyebabkan terjadinya sengketa lahan dapat diidentifikasi meliputi: besaran ganti rugilahan yang tidak sesuai menduduki peringkat pertama. Permasalahan tumpang tindihkepemilikan lahan menduduki peringkat kedua. Jumlah ganti rugi tanaman yang tidak sesuaimenduduki peringkat ketiga. Adanya pihak ketiga yang memanfaatkan situasi, mendudukiperingkat keempat. Terakhir, masalah sengketa antar batas wilayah dan kurangnyakomunikasi merupakan masalah yang menduduki peringkat kelima.

Page 1 of 1 | Total Record : 8