cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam
ISSN : 25033506     EISSN : 25276190     DOI : -
Core Subject : Science,
Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam (E-ISSN: 2527-6190; P-ISSN: 2503-3506) adalah jurnal ilmiah berkala sebagai media desiminasi hasil kerja akademik para peneliti, dosen dan penulis. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah konsepsional dan hasil penelitian seputar Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Islam secara umum dan ditinjau dari berbagai aspeknya. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam terbit berkala setiap bulan Juni dan Desember. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam diterbitkan oleh Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016)" : 14 Documents clear
PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN DI PESANTREN DARUL ULUM PETERONGAN JOMBANG Abdullah Rikza; Fauziah Masyhari
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/dirasat.v2i1.682

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenai kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Darul Ulum  Jombang dan inovasinya dalam mengembangkan lembaga pendidikan di bawah naungan system pendidikan pesantren. Studi ini bersifat  eksploratif  dengan pendekatan kualitatif dengan harapan dapat memberi gambaran tentang pola kepemimpinan yang dibangun di pondok pesantren Darul Ulum, serta upaya-upaya yang dilakukan oleh para kiainya dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Data dalam penelitian ini diperoleh  melalui literatur dan wawancara dengan para kiai dan orang-orang  yang  yang  terkait dengan objek penelitian  serta pengamatan langsung. Sedangkan analisis data dipergunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menjalankan kepemimpinannya Kiai Muh. As’ad Umar, objek utama penelitian ini, telah mengimplementasikan prinsip-prinsip kepemimpinan  dan manajerial modern. Dalam menyelasaikan persoalan kepesantrenan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang rasional. Pengembangan lembaga pendidikan di Pondok Pesantren ini disesuaikan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan. Tipologi kepemimpinan yang dikembagkan oleh Kiai As’ad adalah rational-collective-managerial.Abstract: This study aimed to obtain information about the leadership of Kiai in Pondok Pesantren (Islamic boarding school) Darul Ulum Jombang and his innovation in developing educational institutions under the auspices of pesantren system. This study uses qualitative approach and tries to give an idea of leadership that was built in the Pondok Pesantren Darul Ulum, as well as the efforts made by the kiais of pesantren in developing educational institutions. The data in this study were obtained through literatures and interviews with the kiais and the people associated with the object of study, and also through direct observation. The data analysis used in this study is descriptive and qualitative method. The results show that Kiai Muh. As’ad Umar has implemented the principles of leadership and managerial style. In solve problems of pesantren, Kiai As’ad used rational approach. The development of educational institutions in the pesantren is tailored to the demands of the times and the needs of the educational society. The leadership typology developed by Kiai As’ad is rational-collective-managerial.
PRAKTIK PEMIKIRAN INKLUSIF-SOSIAL KH M SHOLEH BAHRUDDIN NGALAH SEBAGAI MANIFESTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PESANTREN M Anang Sholikhudin
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/dirasat.v2i1.683

Abstract

Abstrak: Dalam sejarah hidupnya, praktik pemikiran inklusif-sosial Kiai Sholeh sangat dipengaruhi oleh beberapa hal. Pertama, atas perintah ayahanda dengan pesan seperti berikut: “sak temene dek pasar, dek masjid, dek dalan, kabeh iku dulurmu (sesungguhnya baik di pasar, di masjid, maupun di jalanan, di seluruh tempat itu ada saudaramu).” Kedua, penerapan teori Abraham, yakni mencontoh perilaku ayahanda KH M Bahruddin Kalam (almarhum) dan juga perilaku kakek KH M Kalam (almarhum). Ketiga, praktik dari rukun Tarekat Naqshabandiyah pada poin kelima dan keenam, yakni “ambugusi kabeh konco, cilik gede, lanang wadon, enom tuo, lan ambagusi kabeh makhluk (bergaul secara baik dengan semua teman, baik kecil maupun besar, laki-laki maupun perempuan, muda maupun tua, dan bergaul secara baik dengan semua makhluk).” Penelitian ini memfokuskan pada praktik pemikiran inklusif-sosial KH M Sholeh Bahruddin dengan model studi kasus, pendekatan yang dipakai adalah expose facto. Data diambil melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Penelitian menyimpulkan bahwa praktik pemikiran inklusif-sosial KH.. M. Sholeh Bahruddin sebenarnya mempertemukan misi perintah masing-masing agama (Islam, Kristen, Katolik, Budha dan Konghucu) untuk membangun perdamaian, keamanan dan memelihara kasih sayang bersama-sama dan meminimalisir terjadinya konflik agama.Abstract: In the history of his life, the practice of inclusive social thought by Kiai Sholeh greatly influenced by several things. First, on the orders of his father with the following message: “In the markets, in the mosques, as well as on the streets, all over the places there are your brothers.” Secondly, the application of Abraham’s theory, which was practiced by KH M Bahruddin Kalam, the father (deceased) of Kiai Sholeh, as well as KH M Kalam, the grandfather (deceased) of Kiai Sholeh. Third, the practice of the Naqshabandi pillars that say: “being good with all friends, both small and great, both men and women, young and old, and being good with all creatures). This study focuses on the practice of inclusive social thought of KH M Sholeh Bahruddin, and the approach used in this study is expose-facto. The data retrieved through observation, interviews and documentation. The study concluded that the practice of inclusive social thought of KH M Sholeh Bahruddin actually tries to unite each mission commanded by religions (Islam, Christianity, Catholicism, Buddhism and Confucianism) that establish peace and security, as well as maintain affection together and minimize religious conflicts.
PELAKSANAAN MANAJEMEN PERSONLIA SEKOLAH DI SMA DARUL ULUM 2 BPPT JOMBANG Muhamad Zaki; M Zahrul Jihad
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/dirasat.v2i1.678

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas pelaksanaan manajemen personalia sekolah di salah satu sekolah menengah atas terkemuka di Jombang, yaitu SMA Darul Ulum 2 BPPT Jombang yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum. SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang adalah salah satu sekolah yang relevan dengan persoalan manajemen personalia. Dengan latar belakang pesantren, maka kurikulum yang diterapkan di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT tentu tidak lepas dari warna-warni dunia pesantren. Ini bisa dianggap sebagai pengembangan kurikulum nasional khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Dua warna yang berbeda namun bisa disejajarkan bersama inilah yang menjadi ciri khas yang unik dan bisa dibilang tidak terdapat pada sekolah lain.  Dari latar belakang tersebut peneliti bermaksud untuk melakukan sebuah kajian dan penelitian yang terkait dengan bagaimana manajemen personalia yang ada di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Jawa Timur Indonesia.Abstract: This article discusses implementation of school personnel management in one of the best high schools in Jombang, namely SMA Darul Ulum 2 BTTP Jombang located inside the Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. SMA Darul Ulum 2 BTTP Jombang is one of the schools that are relevant to the issue of personnel management. Because of it’s pesantren (Islamic boarding school) background, the curriculum applied in SMA Darul Ulum 2 BPPT Jombang is not separated from the pesantren world. This can be considered as a national curriculum development, especially on the subjects of Islamic education. Two different colors can be lumped together. It is the characteristic of the SMA Darul Ulum 2 BTTP Jombang that may not be found in other reguler schools. Thus, the researcher intend to conduct research related to how is the implementation of personnel management at SMA Darul Ulum 2 BPPT Jombang located inside Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, East Java, Indonesia.
PROSPEKTIF PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM KONSTRUKSI MULTIKULTURAL MASYARAKAT INDONESIA Abu Amar Bustomi
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/dirasat.v2i1.684

Abstract

Abstrak: Multikulturalisme dalam hal ini bukan hanya sebuah wacana namun sebuah ideologi yang harus diperjuangkan, karena dibutuhkan sebagai landasan bagi tegaknya demokrasi, HAM, dan kesejahteraan hidup masyarakat.  Multikulturalisme bukan sebuah ideologi yang berdiri sendiri terpisah dari ideologi-ideologi lainnya. Multikulturalisme membutuhkan seperangkat konsep dalam bentuk bangunan konsep yang dapat dijadikan sebagai acuan pemahaman dan pengembangan dalam konteks kehidupan bermasyarakat.   Untuk dapat memahami multikulturalisme diperlukan landasan pengetahuan berupa bangunan konsep yang relevan dan mendukung keberadaan serta fungsinya dalam kehidupan manusia.  Bangunan konsep ini harus dikomunikasikan antar para ahli yang mempunyai perhatian ilmiah yang sama tentang multikulturalisme sehinga terdapat kesamaan pemahaman dan saling mendukung dalam memperjuangkannya.  Berbagai konsep yang relevan dengan multikulturalisme antara lain adalah, demokrasi, keadilan dan hukum, nilai-nilai budaya dan etos, kebersamaan dalam perbedaan yang sederajat, sukubangsa, kesukubangsaan, kebudayaan suku bangsa, keyakinan keagamaan, ungkapan-ungkapan budaya, domain privat dan publik, HAM, hak budaya komuniti, dan konsep-konsep lain yang relevan.Abstract: Multiculturalism in this case is not just a discourse but an ideology that must be fought, because it is needed as a foundation for democracy,  human rights and the welfare of society. Multiculturalism is not an ideology that is independent from other ideologies. Multiculturalism requires a set of concepts in the form of building a concept that can be used as a reference for understanding and development in the context of social life. To understand multiculturalism, someone needs a foundation of knowledge in the form of building concepts that are relevant and supportive to the existence and function of the human life. The building concept is to be communicated between the experts who have the same scientific concern about multiculturalism, thus there is a common understanding and mutual support in the struggle. Various concepts that are relevant to the multiculturalism include democracy, justice and law, cultural values and ethos, unity in diversity, equal ethnic, ethnicity, culture, religious beliefs, expressions of culture, domain private and public, human rights, cultural rights of community, and other concepts that are relevant.

Page 2 of 2 | Total Record : 14