cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam
ISSN : 25033506     EISSN : 25276190     DOI : -
Core Subject : Science,
Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam (E-ISSN: 2527-6190; P-ISSN: 2503-3506) adalah jurnal ilmiah berkala sebagai media desiminasi hasil kerja akademik para peneliti, dosen dan penulis. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah konsepsional dan hasil penelitian seputar Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Islam secara umum dan ditinjau dari berbagai aspeknya. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam terbit berkala setiap bulan Juni dan Desember. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam diterbitkan oleh Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2023): Januari-Juni" : 2 Documents clear
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Fiqih Berbasis Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Nisrina Izdihar; Triyo Supriyatno; Hadi Masruri
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abad 21 ditandai dengan percepatan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi serta tidak ada batas antara ruang dan waktu antar negara. Standar baru diperlukan agar siswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan di abad 21. Salah satu cara yang dapat digunakan yakni dengan dikembangkannya bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik elektronik berbasis REACT. Oleh karena itu, peneliti melakukan pengembangan bahan ajar LKPD elektronik dengan memanfaatkan situs Liveworksheets. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik elektronik fiqih berbasis REACT menggunakan Liveworksheets, menganalisis kelayakan, dan menganalisis keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-G dan VII-H MTs Negeri 2 Pasuruan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan atau R&D dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Produk yang dikembangkan dilakukan uji validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media. Berdasarkan uji validasi ahli bahasa memperoleh persentase 100%, uji validasi ahli materi memperoleh persentase 94,1%, sedangkan uji validasi ahli media memperoleh persentase 89,5%. Dengan demikian LKPD elektronik yang dikembangkan dapat dikategorikan sangat layak. Berdasarkan hasil angket respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase sebanyak 91,25% dan pada uji coba lapangan memperoleh persentase 93% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan ini LKPD elektronik berbasis REACT menggunakan Liveworksheets sangat layak digunakan dalam proses belajar. Kemudian dari hasil uji N-Gain, peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada kelas eksperimen mendapatkan skor rata-rata 67% yang masuk dalam kategori cukup efektif dan memiliki interpretasi bahwa LKPD elektronik Fiqih berbasis REACT memiliki efektivitas yang sedang dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. The 21st century is marked by the accelerated development of science, technology and information and there are no boundaries between space and time between countries. New standards are needed so that students have the competencies needed in the 21st century. One way that can be used is by developing teaching materials in the form of REACT-based electronic student worksheets. Therefore, researchers are developing electronic worksheet teaching materials by utilizing the Liveworksheets site. The purpose of this study was to produce electronic student worksheets fiqh based on REACT using Liveworksheets, analyze their feasibility, and analyze their effectiveness in improving higher-order thinking skills. The subjects in this study were students of class VII-G and VII-H of MTs Negeri 2 Pasuruan. Data collection techniques used are observation, interviews, questionnaires, and documentation. This research uses development research or R&D using the ADDIE model which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The products developed were tested for validation by linguists, material experts, and media experts. Based on the validation test, the linguist obtained a percentage of 100%, the validation test for the material expert obtained a percentage of 94.1%, and the media expert validation test obtained a percentage of 89.5%. Thus the developed electronic LKPD can be categorized as very feasible. Based on the results of the questionnaire, students' responses in the limited trial obtained a percentage of 91.25% and in the field trial obtained a percentage of 93% with very good qualifications. With this, REACT-based electronic worksheets using Liveworksheets are very feasible to use in the learning process. Then from the results of the N-Gain test, the increase in students' higher-order thinking skills in the experimental class obtained an average score of 67% which was in the quite effective category and has the interpretation that the REACT-based Fiqh electronic worksheet has moderate effectiveness in increasing higher-order thinking skills.
Kebijakan Merdeka Belajar dan Implikasinya dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Atas Dina Rohmatika
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kurikulum merupakan bagian terpenting dan tidak dapat dipisahkan dalam sistem pendidikan. Pada tahun 2020, Mendikbudristek mengeluarkan kebijakan baru tentang kurikulum merdeka. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, maka perlu dikaji lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kurikulum merdeka dan implikasinya dalam pembelajaran di SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. Metode penelitian dalam artikel ini adalah penelitian deskriptip-kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan merdeka belajar menekankan pada enam dimensi profil Pelajar Pancasila yang juga terintegrasi dalam pembelajaran di mana dituangkan dalam kegiatan proyek Pelajar Pancasila. Pada merdeka belajar ini lebih menekankan pada kemandirian siswa, siswa dituntut untuk kreatif, dan bernalar kritis. Selain berimplikasi baik bagi siswa juga berimplikasi baik bagi guru di mana guru diberikan kebebasan dalam menyusun rancangan pembelajaran yaitu dengan menggunakan modul ajar sehingga pembelajaran tidak kaku dan monoton. Abstract: The curriculum is the most important and inseparable part of the education system. In 2020, the Minister of Education and Culture issued a new policy regarding an independent curriculum. With this new policy it needs to be studied more deeply. This study aims to analyze the independent curriculum policy and its implications for learning in SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. The research method in this article is descriptive-qualitative research. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the independent learning policy emphasizes the six dimensions of the Pancasila student project activities. In independent learning, this emphasizes more on student independentce, students are required to be creative, and reason critically. In addition to having good implications for students, it also has good implications for teachers where teachers are given freedom in preparing learning designs, namely by using teaching modules so that learning is not rigid and monotonous.

Page 1 of 1 | Total Record : 2