cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2, No. 2, Tahun 2013" : 8 Documents clear
PERBANDINGAN PROFIL PENGGUNAAN TERAPI KOMBINASI INSULIN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM PUSAT (RSUP) SANGLAH Kartika I G. A. A.; Lestari A. A. W.; Swastini D. A.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.572 KB)

Abstract

Kombinasi insulin kerja menengah (Neutral Protamine Hagedorn/NPH) dengan insulin kerja pendek (Regular Human Insulin/RHI) dan kombinasi insulin kerja panjang (insulin glargine) dengan insulin kerja cepat (insulin aspart) adalah jenis kombinasi insulin yang paling sering digunakan untuk mengobati pasien DM tipe 2 yang menjalani rawat inap di RSUP Sanglah. Namun sampai saat ini belum ada penelitian evidence based di RSUP Sanglah mengenai perbandingan profil penggunaan kedua jenis kombinasi insulin ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan profil penggunaan antara kombinasi insulin NPH dengan RHI dan kombinasi insulin glargine dengan insulin aspart. Profil penggunaan ini akan dinilai dari karateristik pasien berdasarkan jenis kelamin, umur, dan lama rawat inap, serta dinilai dari pola penggunaan insulin. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif. Pasien DM tipe 2 di unit rawat inap RSUP sanglah lebih didominasi pasien laki-laki sebesar 60%, dengan umur terbanyak > 45 tahun sebesar 80% dan lama rawat inap rata-rata 4-8 hari sebesar 40%. Jenis kombinasi yang paling banyak digunakan yaitu kombinasi insulin glargine dengan insulin aspart yaitu sebesar 53%.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CAPTOPRIL DALAM PENANGANAN HIPERTENSI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUP SANGLAH DENPASAR Wijaya N. D.; Udayani N. N. W.; Larasanty L. P. F.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.623 KB)

Abstract

Antihipertensi yang dominan digunakan dalam penanganan hipertensi pada pasien stroke iskemik di RSUP Sanglah adalah golongan ACEI yaitu captopril tunggal. Banyak diskusi telah difokuskan pada peran antihipertensi golongan ACEI dalam terapi stroke dimana tidak ada hasil signifikan yang terlihat dari penggunaan ACEI tunggal. Dengan demikian dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui regimen terapi captopril tunggal yang meliputi dosis dan aturan pakai yang digunakan dalam penanganan hipertensi pada pasien stroke iskemik serta untuk melihat efektivitas terapi antihipertensi tersebut berdasarkan pencapaian target penurunan tekanan darah sistolik pasien sebesar 10 mmHg dalam 48 jam terapi. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan metode cross sectional. Subjek penelitian akan dikelompokkan berdasarkan regimen terapi captopril yang didapat. Pengolahan data dilakukan dengan uji one way ANOVA dan fisher test menggunakan program SPSS. Terdapat 36 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 regimen captopril tunggal yang digunakan dalam penanganan hipertensi pada pasien stroke iskemik yaitu regimen 3x6,25 mg (2 pasien), regimen 2x12,5 mg (7 pasien), regimen 3x12,5 mg (2 pasien), regimen 2x25  mg (15 pasien), regimen 3x25 mg (8 pasien), regimen 2x50 mg (1 pasien) dan regimen 3x50 mg (1 pasien) yang diberikan per oral. Penilaian efektivitas terhadap 3 regimen terapi captopril yang dominan digunakan yaitu regimen 2x12,5 mg, 2x25 mg dan 3x25 mg menunjukkan bahwa regimen terapi captopril dengan dosis 2x25 mg memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan 2 regimen lainnya dimana pencapaian target penurunan tekanan darah sistoliknya mencapai 33,33%. Namun secara statistik tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pencapaian target terapi dengan perbedaan regimen tersebut (p=1,00) sehingga efektivitasnya dianggap sama.
PEMANFAATAN SIMULASI FARMAKOKINETIK DALAM MEMPREDIKSI PROFIL KRONOFARMAKOKINETIK PARASETAMOL PADA PEMBERIAN BERULANG Jaya M.K.A; Susanti N.M.P; Widhiartini I.A.A; Wirasuta I M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.665 KB)

Abstract

Telah dilakukan simulasi profil kronofarmakokinetik parasetamol setelah diberikan berulang melalui rute oral dari data publikasi kronofarmakokinetik parasetamol. Simulasi dilakukan menggunakan bantuan Micromath Scientist Software 2,01 melalui fitting. Tujuan penelitian ini memperoleh gambaran perubahan profil farmakokinetik parasetamol pada fenomena kronofarmakokinetik setelah pemberian berulang. Tidak terdapat perbedaan antara parameter farmakokinetik publikasi dengan hasil fitting. Parameter farmakokinetik parasetamol hasil fitting dapat digunakan untuk memodelkan profil kronofarmakokinetik parasetamol. Hasil simulasi dapat menggambarkan profil parasetamol yang dipengaruhi oleh fenomena kronofarmakokinetik.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT METFORMIN GENERIK DAN METFORMIN GENERIK BERMEREK (BRANDED GENERIC) PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI BADAN RUMAH SAKIT UMUM TABANAN Purnamaningrat, A.A.I.D.; Antari, N.P.U.; Larasanty, L.P.F.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.098 KB)

Abstract

Metformin merupakan obat antidiabetes oral lini pertama yang digunakan dalam terapi pasien diabetes melitus tipe 2. Metformin dipasarkan dalam kemasan generik dan branded generic. Perbedaan penggunaan obat metformin generik dan obat metformin branded generic dapat dipengaruhi oleh kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan yang berobat dengan biaya sendiri di Badan Rumah Sakit Umum Tabanan terhadap penggunaan obat metformin generik dan metformin branded generic. Tingkat kepuasan pasien diukur menggunakan harapan dan persepsi pasien pada 3 lapisan produk obat yaitu core product, actual product, dan augmented product terhadap penggunaan obat metformin generik dan metformin branded generic. Perbandingannya dijelaskan dengan analisis statistik yang datanya diambil melalui pengamatan secara one shot. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang diujikan pada 49 responden. Penilaian dilakukan menggunakan skala Likert untuk mendapat data kuantitatif. Data diolah dan dianalisa menggunakan uji t berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95%.
PENGEMBANGAN METODE KROMATOGRAFI GAS DETEKTOR IONISASI NYALA UNTUK ANALISIS CO DAN CO2 DI UDARA Widhiani A. A. K. S. T. D.; Cahyadi K. D.; Widjaja I N. K.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.545 KB)

Abstract

Udara berperan penting bagi kehidupan makhluk hidup sehingga penilaian kualitas udara perlu dilakukan. Beberapa studi epidemiologi menunjukkan adanya hubungan yang erat antara tingkat pencemaran udara dengan angka kejadian penyakit pernafasan. Contoh senyawa pencemar udara yang perlu dipantau kadarnya adalah CO dan CO2. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode kromatografi gas dengan detektor ionisasi nyala untuk analisis CO dan CO2 di udara yang spesifik dan presisi. Pada tahap awal dicari metode untuk optimasi pemisahan CO dan CO2, selanjutnya metode tersebut divalidasi, dan diaplikasikan pada pengukuran kuantitas CO dan CO2. Sistem optimal yang didapat adalah laju alir kolom 1 mL/menit, gas pembawa Helium, tekanan kolom 110 kPa, mode injeksi split dengan rasio 1:50, suhu injektor 100°C, suhu detektor 250°C, dan suhu kolom 100°C. Berdasarkan hasil yang diperoleh, metode kromatografi gas detektor ionisasi nyala yang dikembangkan memberikan Rs sebesar 2,440. KV uji presisi intraday dan interday untuk CO masing-masing sebesar 1,048% dan 4,962%. KV uji presisi intraday dan interday untuk CO2 masing-masing sebesar 0,74% dan 4,099%. Linieritas dengan r2 CO dan CO2, yaitu 0,973 dan 0,994. Nilai LOD untuk CO sebesar 25,347 ng dan CO2 sebesar 14,168 ng, serta nilai LOQ untuk CO sebesar 82,283 ng dan CO2 sebesar 47,817 ng.
AKSEPTABILITAS PELAYANAN RESIDENSIAL KEFARMASIAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II TANPA KOMPLIKASI Icwari N.P.W.P; Wirasuta I.M.A.G; Susanti N.M.P
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.398 KB)

Abstract

Sebanyak 68 pasien diabetes melitus (DM) tipe 2 tanpa komplikasi yang dikumpulkan dari RSUD Wangaya pada bulan November-Desember 2012, ditawarkan pelayanan residensial kefarmasian (PRK). Pelayanan berupa konseling mengenai kepatuhan penggunaan obat dan diet pada pasien. Hanya 13 pasien yang bersedia untuk mengikuti pelayanan residensial kefarmasian. Terdapat 76,9% pasien laki-laki dan 23,1% perempuan, dengan rentang usia pasien 40-65 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh PRK pada kepatuhan pengobatan dan diet pasien Pelayanan residensial kefarmasian mampu meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pasien dan diet pada pada pasien. Hal ini tentunya akan menunjang keberhasilan terapi pasien.
PEMISAHAN RIFAMPISIN, ISONIAZID, DAN PIRAZINAMIDA DENGAN KLT TERIMPREGNASI PARAFIN Prawiranata I.P.H.; Widhiartini I.A.A.; Cahyadi K.D.; Wirasuta I.M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.754 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengembangan metode kromatografi untuk pemisahan rifampisin, isoniazid, dan pirazinamida menggunakan pelat KLT terimpregnasi parafin. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemisahan rifampisin, isoniazid, dan pirazinamida secara simultan. KLT silika gel 60 GF254 diimpregnasi menggunakan parafin 10% (v/v) dalam dietil eter. Beberapa variasi fase gerak yang dioptimasi mengacu pada campuran etanol : air (70:30 v/v) + 5% asam asetat glasial + 1% amonia 37%. Parameter kromatografi terbaik diperoleh dari pemisahan menggunakan fase gerak campuran etanol : air (95:5 v/v) + 5% asam asetat glasial + 1% dietilamin. Fase gerak ini juga memberikan pemisahan terbaik untuk ketiga senyawa dengan Rs > 1 dan ? > 1. Pelat dipindai pada panjang gelombang 335 nm untuk analisis rifampisin dan 275 nm untuk analisis isoniazid dan pirazinamida menggunakan KLT-spektrofotodensitometer. Metode yang dikembangkan dapat digunakan sebagai acuan untuk pemisahan rifampisin, isoniazid, dan pirazinamida pada sampel obat ataupun sampel biologis.
PERUBAHAN SIFAT FISIK AMILUM SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) AKIBAT FERMENTASI MENGGUNAKAN Lactobacillus acidophilus Surbakti K. E.; Setyawan E. I.; Arisanti C. I. S.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.63 KB)

Abstract

Amilum singkong (Manihot esculenta Crantz) merupakan salah satu amilum yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan tambahan dalam industri farmasi. Amilum singkong alami memiliki kelemahan yaitu sifat alir dan kompaktibilitas yang buruk. Modi?kasi secara enzimatis menggunakan Lactobacillus acidophilus dilakukan untuk memperbaiki kelemahan amilum singkong alami tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Lactobacillus acidophilus terhadap sifat ?sik amilum singkong. Pada penelitian ini dilakukan fermentasi amilum singkong menggunakan Lactobacillus acidophilus konsentrasi 3x108 CFU/mL, 6x108 CFU/mL dan 9x108 CFU/mL. Pengaruh variasi konsentrasi Lactobacillus acidophilus terhadap sifat fisik amilum singkong diuji melalui uji sifat fisik yaitu uji kadar air, distribusi ukuran partikel, sifat alir dan kompaktibilitas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan ANOVA-one way dengan taraf kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi Lactobacillus acidophilus mempengaruhi sifat ?sik amilum singkong terfermentasi. Sifat ?sik yang dipengaruhi antara lain kadar air, distribusi ukuran partikel, sifat alir dan kompaktibilitas. Semakin tinggi konsentrasi Lactobacillus acidophilus yang digunakan maka kadar air semakin kecil, distribusi ukuran partikel menjadi sempit, amilum lebih cepat mengalir, sudut diam yang dihasilkan semakin kecil dan persentase kompaktibilitas semakin kecil. Konsentrasi Lactobacillus acidophilus 9x108 CFU/mL menghasilkan sifat fisik amilum singkong yang paling baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8