cover
Contact Name
Haninun
Contact Email
haninun@ubl.ac.id
Phone
+6285841314009
Journal Mail Official
jurnalvisionist@ubl.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No.89 Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Bandar Lampung, Provinsi Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Visionist
ISSN : 14114186     EISSN : 28088700     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/jmv.v10i2
VISIONIST: Jurnal Manajemen, menyajikan artikel yang merupakan hasil refleksi, penelitian atau kajian analitis terhadap berbagai fenomena manajemen yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): Maret" : 8 Documents clear
MODEL STRATEGI PENURUNAN TUNGGAKAN PT PLN (PERSERO) MELALUI PENDEKATAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY Gilang Permata Sari; M Yusuf S Barusman; V. Saptarini V. Saptarini
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.292 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1702

Abstract

Perkembangan gaya hidup masyarakat dalam segala bidang saat ini sangatlah pesat. Gaya hidup merupakan pola hidup seseorang didunia yang diungkapkan dalam  kegiatan, minat, dan pendapatan seseorang.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dimana dengan menggunakan pendekatan metodologi sistem lunak (soft system metodhology).  Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang lebih mengutamakan pada suatu proses, makna atau persepsi, dimana penelitian ini diharapkan dapat mengungkap berbagai informasi kualitatif dengan pendekatan sistem yang diteliti dan penuh makna.Tunggakan rekening listrik terjadi dikarenakan adanya beberapa faktor. Diantara nya faktor internal dan eksternal PLN.  Faktor internal PLN seperti aplikasi yang digunakan, kWh meter yang rusak dan juga kesiapan SDM dalam menghadapi pelanggan pada saat penagihan berpengaruh pada saat proses transformasi yang dilakukan untuk mengaplikasikan model konseptual.Perubahan yang perlu dilakukan pada model konseptual yang sudah ada adalah dengan menerapkan sanksi yang lebih tegas lagi kepada pelanggan yang tidak berkenan membayar tagihan rekening listriknya. Contohnya, PLN dapat membuat MOU untuk mengatur pelanggan yang tidak membayar rekening listriknya.
ANALISIS PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. SUPREME ENERGY RAJABASA TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KALIANDA-LAMPUNG SELATAN Anintiarani Putri; Defrizal Defrizal; Zaidrina Zaidrina
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.639 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Kesejahteraan Masyarakat terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Supreme Energy Rajabasa di Wilayah Kalianda - Lampung Selatan.Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 10 (sepuluh) responden yang merupakan populasi masyarakat sekitar PT.Supreme Energy Rajabasa yang memiliki 3 (Tiga) Kecamatan dan 4 (Empat) Desa sebagai objek penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan menggunakan metode kuesioner, wawancara dan dokumentasi kepada seluruh masyarakat penerima bantuan CSR dan pimpinan CSR dari perusahaan PT. Rajabasa Energi Tertinggi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan setelah mendapat program CSR. Masyarakat memandang bahwa pelaksanaan program CSR PT. Supreme Energy Rajabasa berjalan dengan baik, terutama dalam hal kepedulian masyarakat, manfaat program, tujuan program, kontribusi program dalam hal fasilitas desa, kontribusi dalam hal pengaruh bantuan kepada masyarakat. ekonomi, dan pengaruh CSR terhadap kesejahteraan keluarga masyarakat sendiri. Keluarga juga mendapatkan manfaat yang cukup dari program CSR.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PENATAAN TEMPAT DUD UKTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD NEGERI 2 TANJUNG RUSIA KAB. PRINGSWU Ni Wayan Didi; Mustofa Usman; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.503 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh hasil belajar dengan motivasi, (2) mengetahui pengaruh penataan tempat duduk dengan motivasi belajar, (3) mengetahui pengaruh motivasi belajar dan penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa.Penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Tanjung Rusia Kab. Pringsewu semester genap Tahun Pembelajaran 2014/2015. Angket Motivasi, Penataan Tempat Duduk dan Hasil Belajar dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan (1) pengaruh hasil belajar dengan motivasi dengan thitung 0,267 < ttabel 1.694, (2) pengaruh penataan tempat duduk dengan hasil belajar thitung 3,251 > ttabel 1.694, (3) pengaruh antara motivasi belajar dan penataan tempat duduk terhadap hasil belajar dengan Fhitung 7,351 > Ftabel 3.49. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi belajar dan penataan tempat duduk berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di SD Negeri 2 Tanjung Rusia Kab. Pringsewu.
PENGARUH JOB DESCRIPTION DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI Khomsahrial Khomsahrial; Astrio Tritama; Habbiburahman Habbiburahman
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.273 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job description terhadap kinerja pegawai, untuk menganalisis  pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dan untuk menganalisis pengaruh job description dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Data penelitian  diperoleh dari studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan kuesioner. Pengisian kuesioner diukur melalui skala Likert.  Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda dan analisis koefisien determinasi yang diolah dengan SPSS for Windows versi 17.Penelitian mengambil sampel sebesar 25 responden. Sampel diambil dengan metode sampel jenuh yaitu  dengan mengambil semua anggota populasi yang digunakan sebagai sampel. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, diperoleh persamaan Y  =0,398 + 0,161X1 + 0,454 X2, Motivasi Kerja (X2) menjadi faktor terbesar yang mempengaruhi kinerja pegawai dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,454. Dari penelitian ini diperoleh nilai R square sebesar 0,654, yang artinya seluruh variabel bebas yakni  job description dan motivasi kerja mempunyai kontribusi secara bersama-sama sebesar 65,4% terhadap variabel terikat yaitu kinerja pegawai, sedangkan 34,6% dipengaruhioleh faktor- faktor lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Job Description berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja pegawai jadi hipotesis pertama diterima. (2) Motivasi kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja pegawai jadi hipotesis kedua diterima.(3) Job Description dan Motivasi kerja secara bersama- sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga Provinsi Lampung  Satuan Kerja Perangkat Daerah Paket Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Batas Provinsi  Sumsel- Sp. Empat.
Pengaruh Kompetensi Kerja, Responsif Kerja, Dan Courtesy Kerja Karyawan Terhadap Kualitas Pelayanan Refyana Anindya Wirawan,; Andala Rama Putra; Defrizal Defrizal
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.939 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1704

Abstract

Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 150 orang responden yang merupakan populasi guest pada Aston Lampung City Hotel. Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung  dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada para guest Aston Lampung City Hotel. Sedangkan analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas  kompetensi (X1), responsif (X2) dan courtesy (X3) terhadap variabel terikat (Y) yaitu kualitas pelayanan adalah analisis regresi linear berganda, dengan program SPSS 18.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 karena uji dua sisi maka 2,5% dan N = 150 diperoleh t tabel sebesar = 1,97635. Sedangkan  t hitung untuk kompetensi dilihat dari output olah data adalah 2,023 (t hitung > t tabel) maka berdasarkan uji t ini disimpulkan kompetensi berpengaruh terhadap kualitas pelayanan..Dengan uji F Tingkat signifikansi menggunakan 0,05 (∂ = 5%) maka diperoleh F tabel sebesar 2,67. Sedangkan berdasarkan output olah data diperoleh F hitung sebesar 71,387,  karena F hitung > dari F tabel maka dapat disimpulkan bahwa secara bersama ada pengaruh signifikan antara variabel bebas (kompetensi, responsif dan courtesy) terhadap variabel terikat (kualitas pelayanan) pada Aston Lampung City Hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi, responsif dan courtesy terhadap kualitas pelayanan reservasi pada Aston Lampung City Hotel.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BIRO KEUANGAN SEKRETRARIAT DAERAH PROVINSI LAMPUNG Dini M; Oktaviannur Oktaviannur; Habbiburahman Habbiburahman
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.988 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1700

Abstract

Pegawai Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung adalah aparatur pemerintah yang dalam melaksanakan tugas berdasarkan struktur organisasi yang diharapkan dapat mencapai tujuan dan sasaran organisasi yang lebih efektif dan efisien.Salah satu faktor yang mendukung peningkatan kinerja karyawan adalah lingkungan kerja, karena lingkungan kerja unsur yang dapat meningkatkan gairah kerja karyawan. Selain lingkungan kerja, salah satu unsur yang paling penting dalam fungsi sumber daya manusia adalah motivasi kerja. Data akan diolah sesuai dengan tujuan penelitian yang relevan dengan menggunakan program Statistical Packages For The Social Sciences ( SPSS ) For Windows Seri 18.0Hasil  uji t dikatakan bahwa secara parsial lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.Berdasarkan angka koefisien determinasi sebesar 0,229 atau menyatakan besarnya pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent 22,9% sedangkan sisanya 77,1% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini, maka penelitian ini hendaknya dilanjutkan untuk mencari variabel lain tersebut.
Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Ghalaz Sukses Perkasa Bandar Lampung Wantoro Wantoro; Oktaviannur Oktaviannur; Habbiburahman Habbiburahman
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.04 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1705

Abstract

PT. Ghalaz Sukses Perkasa Bandar Lampung, dalam rangka meningkatkan kinerja karyawan tentu tidak lepas dari faktor kepemimpinan dan motivasi kerja, namun fakta yang terjadi dilapangan, berdasarkan observasi penulis dan survey langsung dengan sejumlah karyawan menyatakan kepemimpinan yang diterapkan atasan kurang sesuai dengan yang mereka harapkan, hal ini dpat dilihat dari kesenjangan, hubungan yang kurang harmonis antara pimpinan dan bawahan.Kepemimpinan dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT.Ghalaz Sukses Perkasa Bandar LampungMetode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Metode penelitian deskriptif korelasional adalah suatu metode yang menjelaskan keterkaitan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y) dan kebenerannya menggunakan uji hipotesis.Berdasarkan hasil penilaian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Indikator Kebijakan pimpinan yang paling dominan tinggi dengan kategori “Baik” dan total 3,4 sedangkan indikator Penghargaan yang terkecil dengan kategori “Buruk” dan total 2,3.  Indikator Penghargaan dalam kategori Buruk artinya secara keseluruhan karyawan memiliki penilaian bahwa atasan jarang memberikan penghargaan terutama bagi karyawan yang berprestasi. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa masalah penghargaan perlu lebih ditingkatkan, karena pada dasarnya seorang karyawan akan lebih termotivasi kerja dalam melaksanakan pekerjaannya jika hasil kerjanya diakui dan dihargai oleh atasan.
PENGARUH REMUNERASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DI KABUPATEN PRINGSEWU Fitri Fitri; Andala Rama Putra; M. Oktavianur M. Oktavianur
VISIONIST Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.55 KB) | DOI: 10.36448/jmv.v6i1.1701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh remunerasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada rumah sakit umum daerah di kabupaten pringsewu. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dilaksanakan pada 51 pegawai pada rumah sakit umum daerah di kabupaten pringsewu. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 17. Teknik pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas dengan analisis faktor, uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach, analisis regresi liner berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian, Uji T untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan Uji F untuk mengetahui pengaruh secara simultan atau keseluruhan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Pada uji F atau uji simultan menunjukan bahwa remunerasi dan motivasi berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai.

Page 1 of 1 | Total Record : 8