cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
BERITA BIOLOGI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (1977)" : 8 Documents clear
KANKER DI JAWA BARAT ISKANDAR, DJOKO
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.294 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1387

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang paling ditakuti.Hal ini disebabkan karena belum ada obat yang bisa menyembuhkannya.Tidak adanya gejala-gejala tertentu pada stadium permulaan menyebabkan penderitanya datang setelah penyakitnya sukar diobati.Di mana-mana jumlah penderita kankermeningkat.Apakah ada hubungan antara kemajuan teknologi dengan digunakannya bermacam-macam senyawa kimia baru ke dalam alam lingkungan dengan meningkatnya jumlah penderita, belumlah dapat dipastikan.Meskipun jumlah penderita kanker terus meningkat, tetapi sampai berapa jauh perubahanini, belumlah dapat diketahui dengan pasti. Hal ini disebabkan oleh kurangnya fasilitas kesehatan, belum adanya keharusan melakukan bedah jenazah dan juga karena tidak adanya peraturan untuk melaporkan adanya penderita ini.Data yang dapat diperoleh hanyalah data relatif hasil operasi dan biopsi. Dari data inilah dapat diperkirakan macam tumor, umur dan jenis kelamin penderita, dan ini umumnya dipakai untuk dapat menduga dan menggambarkan keadaan kanker di suatu daerah secara garis besarnya.
CHECKLIST OF PLANT SPECIES ON THE PEUCANG ISLAND (UJUNG KULON NATURE RESERVE, WEST JAVA) KARTAWINATA, KUSWATA; APANDI, A.
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1388

Abstract

The Peucang Island is situated just off westernmost tip of West Java and is a portion of the Ujung Kulon Nature Reserve.It covers a total area of 450 hectares,comprising the level land and a ridge in the central portion with the highest point of about 30 m above sea level.Geologically this island is composed of Tertiary materials and alluvial materials on southern and eastern coastal areas (Verbeek and Fennema 1896).From the southeastern shore towards the hills, there are three types of soil, i.e. the sandy regosols, the tuffaceous over sandy regosols and the latosolized tuffaceous regosols over podsolized grumusols (Soerianegara 1969).
ETNOBOTANI TANAMAN HIAS DALAM KOTAMADYA BOGOR WIDIAWATI, YAYU; RIFAI, MIEN A.
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1385

Abstract

Sejak semula Kebun Raya Bogor - LBN selalu aktif mendatangkan dan tnemperkenalkan jenis-jenis tanaman baru, baik dari luar negeri maupun dari hutan belantara Indonesia sendiri.Kegiatan ini telah mempengaruhi keanekaragaman jenis tanaman yang dipakai penduduk kota madya Bogor dalam menghias halaman dan pekarangan rumahnya,karena mereka mendapat kesempatan pertama untuk mencobakan hasil jerih payah Kebun Raya Bogor itu. Selain itu baik keadaan flsik maupun iklim kota Bogor (ketinggian 190 - 280 m dpi.,rata-rata suhu bulanan 24-26°C, kelembaban udara 76 - 86%,penyinaran matahari 62%,kecepatan angin 1.3 m/detik,curah hujan 4122 mm/ tahun) sangatlah ideal untuk pertumbuhan tanaman.Karenanya tidaklah mengherankan jika lebih dari 625 jenis tanaman telah,dipakai oleh warga kota Bogor sebagai tanaman hias (Widiawati & Rifai 1975).Ini menunjukkan suatu jumlah yang besar mengingat bahwa Bruggeman (1948) hanya mencatat lebih kurang 750 jenis tanaman hias untuk seluruh Indonesia.
PENYEBARAN KEONG DAN KEPITING HUTAN BAKAU WAI SEKAMPUNG, LAMPUNG BUDIMAN, ARIE; DJAJASASMITA, MACHFUDZ; SABAR, FEIZAL
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1386

Abstract

Beberapa pengamatan telah banyak dilakukan orang terhadap bermacam-macam aspek ekologi binatang yang ada di daerah hutan bakau, di antaranya tentang zonasi,penyebaran, kelimpahan(abundance),kepadatan (density) dan Iain-lain.Pengamatan yang serupa telah dilakukan terhadap jenis-jenis keong dan kepiting, dengan mengambil tempat di hutan bakau Wai Sekampung (Lampung)antara bulan Oktober - Nopember 1975.Hal ini perlu dilakukan mengingat akan adanya perubahan lingkungan di daerah tersebut,dengan dibukanya hutan bakau.guna usaha pertambakan dan permukiman.Hasil pengamatan ini akan merupakan data dasar bagi komposisi dan penyebaran keong dan kepiting yang ada, sehubungan dengan adanya perubahan lingkungan pada masa yang akan datang.
CHECKLIST OF PLANT SPECIES ON THE PEUCANG ISLAND (UJUNG KULON NATURE RESERVE, WEST JAVA) KUSWATA KARTAWINATA; A. APANDI
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1388

Abstract

The Peucang Island is situated just off westernmost tip of West Java and is a portion of the Ujung Kulon Nature Reserve.It covers a total area of 450 hectares,comprising the level land and a ridge in the central portion with the highest point of about 30 m above sea level.Geologically this island is composed of Tertiary materials and alluvial materials on southern and eastern coastal areas (Verbeek and Fennema 1896).From the southeastern shore towards the hills, there are three types of soil, i.e. the sandy regosols, the tuffaceous over sandy regosols and the latosolized tuffaceous regosols over podsolized grumusols (Soerianegara 1969).
ETNOBOTANI TANAMAN HIAS DALAM KOTAMADYA BOGOR YAYU WIDIAWATI; MIEN A. RIFAI
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1385

Abstract

Sejak semula Kebun Raya Bogor - LBN selalu aktif mendatangkan dan tnemperkenalkan jenis-jenis tanaman baru, baik dari luar negeri maupun dari hutan belantara Indonesia sendiri.Kegiatan ini telah mempengaruhi keanekaragaman jenis tanaman yang dipakai penduduk kota madya Bogor dalam menghias halaman dan pekarangan rumahnya,karena mereka mendapat kesempatan pertama untuk mencobakan hasil jerih payah Kebun Raya Bogor itu. Selain itu baik keadaan flsik maupun iklim kota Bogor (ketinggian 190 - 280 m dpi.,rata-rata suhu bulanan 24-26°C, kelembaban udara 76 - 86%,penyinaran matahari 62%,kecepatan angin 1.3 m/detik,curah hujan 4122 mm/ tahun) sangatlah ideal untuk pertumbuhan tanaman.Karenanya tidaklah mengherankan jika lebih dari 625 jenis tanaman telah,dipakai oleh warga kota Bogor sebagai tanaman hias (Widiawati & Rifai 1975).Ini menunjukkan suatu jumlah yang besar mengingat bahwa Bruggeman (1948) hanya mencatat lebih kurang 750 jenis tanaman hias untuk seluruh Indonesia.
PENYEBARAN KEONG DAN KEPITING HUTAN BAKAU WAI SEKAMPUNG, LAMPUNG ARIE BUDIMAN; MACHFUDZ DJAJASASMITA; FEIZAL SABAR
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1386

Abstract

Beberapa pengamatan telah banyak dilakukan orang terhadap bermacam-macam aspek ekologi binatang yang ada di daerah hutan bakau, di antaranya tentang zonasi,penyebaran, kelimpahan(abundance),kepadatan (density) dan Iain-lain.Pengamatan yang serupa telah dilakukan terhadap jenis-jenis keong dan kepiting, dengan mengambil tempat di hutan bakau Wai Sekampung (Lampung)antara bulan Oktober - Nopember 1975.Hal ini perlu dilakukan mengingat akan adanya perubahan lingkungan di daerah tersebut,dengan dibukanya hutan bakau.guna usaha pertambakan dan permukiman.Hasil pengamatan ini akan merupakan data dasar bagi komposisi dan penyebaran keong dan kepiting yang ada, sehubungan dengan adanya perubahan lingkungan pada masa yang akan datang.
KANKER DI JAWA BARAT DJOKO ISKANDAR
BERITA BIOLOGI Vol 2, No 1 (1977)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v2i1.1387

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang paling ditakuti.Hal ini disebabkan karena belum ada obat yang bisa menyembuhkannya.Tidak adanya gejala-gejala tertentu pada stadium permulaan menyebabkan penderitanya datang setelah penyakitnya sukar diobati.Di mana-mana jumlah penderita kankermeningkat.Apakah ada hubungan antara kemajuan teknologi dengan digunakannya bermacam-macam senyawa kimia baru ke dalam alam lingkungan dengan meningkatnya jumlah penderita, belumlah dapat dipastikan.Meskipun jumlah penderita kanker terus meningkat, tetapi sampai berapa jauh perubahanini, belumlah dapat diketahui dengan pasti. Hal ini disebabkan oleh kurangnya fasilitas kesehatan, belum adanya keharusan melakukan bedah jenazah dan juga karena tidak adanya peraturan untuk melaporkan adanya penderita ini.Data yang dapat diperoleh hanyalah data relatif hasil operasi dan biopsi. Dari data inilah dapat diperkirakan macam tumor, umur dan jenis kelamin penderita, dan ini umumnya dipakai untuk dapat menduga dan menggambarkan keadaan kanker di suatu daerah secara garis besarnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

1977 1977


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 3 (2022): Berita Biologi Vol 21, No 2 (2022): Berita Biologi Vol 21, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021): Berita Biologi Vol 20, No 2 (2021): Berita Biologi Vol 20, No 1 (2021) Vol 19, No 3B (2020) Vol 19, No 3A (2020) Vol 19, No 2 (2020) Vol 19, No 1 (2020) Vol 18, No 3 (2019) Vol 18, No 2 (2019) Vol 18, No 1 (2019) Vol 18, No 1 (2019) Vol 17, No 3 (2018) Vol 17, No 3 (2018) Vol 17, No 2 (2018) Vol 17, No 2 (2018) Vol 17, No 1 (2018) Vol 17, No 1 (2018) Vol 16, No 3 (2017) Vol 16, No 3 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 2 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 16, No 1 (2017) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 3 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 2 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 15, No 1 (2016) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 3 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 2 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 14, No 1 (2015) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 3 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 2 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 13, No 1 (2014) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 3 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 2 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 12, No 1 (2013) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 3 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 11, No 1 (2012) Vol 10, No 6 (2011) Vol 10, No 6 (2011) Vol 10, No 5 (2011) Vol 10, No 5 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 4 (2011) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 6 (2009) Vol 9, No 6 (2009) Vol 9, No 5 (2009) Vol 9, No 5 (2009) Vol 9, No 4 (2009) Vol 9, No 4 (2009) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 3 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 2 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 9, No 1 (2008) Vol 8, No 6 (2007) Vol 8, No 6 (2007) Vol 8, No 5 (2007) Vol 8, No 5 (2007) Vol 8, No 4(a) (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 4(a) (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 7, No 6 (2005) Vol 7, No 6 (2005) Vol 7, No 5 (2005) Vol 7, No 5 (2005) Vol 7, No 4 (2005) Vol 7, No 4 (2005) Vol 7, No 1&2 (2004) Vol 7, No 1&2 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 7, No 3 (2004) Vol 6, No 6 (2003) Vol 6, No 6 (2003) Vol 6, No 5 (2003) Vol 6, No 5 (2003) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 4 (2003) Vol 6, No 3 (2002) Vol 6, No 3 (2002) Vol 6, No 2 (2002) Vol 6, No 2 (2002) Vol 6, No 1 (2002) Vol 6, No 1 (2002) Vol 5, No 6 (2001) Vol 5, No 6 (2001) Vol 5, No 5 (2001) Vol 5, No 5 (2001) Vol 5, No 4 (2001) Vol 5, No 4 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 5 (1999) Vol 4, No 5 (1999) Vol 4, No 2&3 (1998) Vol 4, No 2&3 (1998) Vol 4, No 4 (1998) Vol 4, No 4 (1998) Vol 4, No 1 (1997) Vol 3, No 9 (1989) Vol 3, No 8 (1988) Vol 3, No 7 (1987): (Supplement) Vol 3, No 7 (1987) Vol 3, No 6 (1986) Vol 3, No 5 (1986) Vol 3, No 4 (1986) Vol 3, No 3 (1985) Vol 3, No 2 (1985) Vol 3, No 1 (1985) Vol 2, No 9&10 (1984) Vol 2, No 9&10 (1984) Vol 2, No 8 (1984): (Supplement) Vol 2, No 8 (1984) Vol 2, No 7 (1983) Vol 2, No 6 (1981) Vol 2, No 5 (1979) Vol 2, No 5 (1979) Vol 2, No 4 (1979) Vol 2, No 3 (1979) Vol 2, No 2 (1977) Vol 2, No 1 (1977) Vol 1, No 4 (1974) Vol 1, No 3 (1971) Vol 1, No 2 (1968) Vol 1, No 1 (1968) More Issue