Articles
58 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2002)"
:
58 Documents
clear
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) DIPERSEMAIAN
Rahman, VVirianto;
Bachtiar, Budirman
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.435 KB)
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1496
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang ayam dan asal anakan agar bibit eboni tumbuh dengan baik.Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah dengan asal anakan (alam dan persemaian) sebagai petak utama dan lima taraf pupuk kandang sebagai anak petak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pertambahan tinggi serta pertambahan diameter batang anakan asal alam lebih baik dari pada anakan persemaian. Hal ini diduga adanya pengaruh positif dari mikoriza pada anakan yang berasal dari alam.Perlakuan pemupukan mempunyai pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi dan jumlah daun anakan, tetapi tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertambahan diameter anakan eboni.Terdapat interaksi nyata antara asal anakan dengan perlakuan pemupukan terhadap pertambahan tinggi anakan dan tidak berpengaruh nyata terhadap perkembangan diameter batang dan pertambahan jumlah daun.
KONSERVASI EBONI (Diospyros celebica Bakh.)
Sunaryo, Sunaryo
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1487
Kelimpahan jenis pohon eboni di kawasan hutan alam menurun sebagai akibat eksploitasi dan pemanfaatan secara komersial. Kayu eboni dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan baku kerajinan tangan, mebel dan bahan bangunan sebagai mata pencaharian tambahan.Untuk mencegah penurunan kelimpahan yang dapat mengarah pada kepunahan jenis tanpa menghilangkan mata pencaharian masyarakat, perlu dilakukan suatu cara pemanfaatan yang berkelanjutan dari jenis-jenis eboni tersebut seperti pembangunan hutan rakyat dan hutan kemasyarakatan.Diusulkan suatu cara pengelolaan yang berkelanjutan baik dengan cara pelestanan in-situ, ex-situ, dan dengan teknik budidayanya. Diharapkan melalui pengembangan hutan tanaman, eboni dapat terus dipanen tanpa penurunan populasi di hutan alam.
GAGASAN KONSERVASI FLORA ENDEMIK (Diospyros celebica Bakh.) DIKAWASAN WALLACEA SULAWESI - INDONESIA
Sila, Mappatoba
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.031 KB)
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1501
Eboni Sulawesi (Diospyros celebica Bakh.)adalah salah satu flora endemik Sulawesi yang tergolong rentan punah (vulnerable species) disebabkan degradasi dan fragmentasi habitat serta nilai jual yang sangat menggiurkan. Hasil-hasil konvensi intemasional menyatakan kasus eboni Sulawesi bukan kasus local tetapi termasuk kasus intemasional yang wajib ditangani bersama-sama oleh penduduk bumi.Konservasi eboni Sulawesi yang paling efektif adalah mengkonservasi ekosistemnya.Untuk ini diperlukan dana yang besar dari berbagai data base antara lain "Minimum Viable Population" (MVP) dan "Minimum Dynamic Area" (MDA).Dana yang besar dapat diperoleh dengan mengkaji berbagai sumber pendanaan baik lokal, nasional maupun intemasional antara lain dana "Hedonic Pricing & Existence Value" yang berasal dari keberadaan eboni itu sendiri.
PENAMPILAN TANAMAN KONSERVASI EX-SITU EBONI (Diospyros celebica Bakh.)
Santoso, Budi;
Anwar, Chairil
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1506
Kegiatan konservasi ex-situ dilaksanakan sejak tahun 1996.Materi konservasi berasal dari 7 tempat asal (Karaenta, Barru, Duapitue,Kaluku, Malili dan Maleali) dengan rancangan penanaman menggunakan rancangan acak lengkap berblok.Hasil pengamatan pada umur 3 tahun di antara tanaman eboni yang berasal dari berbagai tempat asal, tidak cukup bukti untuk mendeteksi adanya keragaman antara tempat asal untuk parameter persentase tumbuhan.Sedang untuk pertumbuhan tinggi dan diameter keragaman antara tempat tumbuh nampak jelas dan ada kecenderungan tempat asal yang lebih tinggi (dpi) menunjukkan lebih baik.Ruas tanaman eboni berbeda nyata di antara tempat asal, yang berarti ada indikasi faktor genetika memberikan konstribusi cukup besar terhadap munculnya keragaman jumlah ruas.
MENYELARASKAN ATURAN HPH
Suparto, Toto Iman
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.242 KB)
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1479
Ada tiga hal penting yang tercakup dalam makalah berjudul "Kebijakan, Otonomi Daerah dan Era Pasar Bebas Dalam Pemanfaatan Hasil Hutan"yang ditulis oleh Aminuddin Ponulele dan A.Ngaloken Gintings.
STRATEGI KONSERVASI IN-SITU EBONI BERGARIS/ KAYU HITAM MAKASSAR {Diospyros celebica Bakh.) DI SULAWESI
Achmad, Amran
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (952.041 KB)
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1502
Gap analisis digunakan untuk mengevaluasi tipe habitat, status hutan, tutupan hutan dan sebaran Diospyros celebica di Sulawesi.Hasil analisis menunjukkan bahwa 18 tipe land system (habitat) yang ditumbuhi Diospyros celebica dengan status hutan produksi terbatas, hutan produksi biasa dan hutan produksi konversi, serta delapan di antaranya berada dalam areal HPH.Oleh karena itu perlu diusulkan untuk ditetapkan statusnya sebagai kawasan perlindungan sumberdaya genetika D.celebica.Hasil analisis ini juga menunjukkan bahwa beberapa kawasan/ hutan lindung yang diketahui ditumbuhi oleh jenis D.celebica tidak lagi memenuhi syarat untuk fungsi konservasi in-situ, sehingga perlu dievaluasi ulang, baik dari segi luasan maupun dari segi kualitas tutupan dan potensi hutannya, sehingga fungsi konservasi terhadap jenis D. celebica lebih optimum
KARAKTERISTIK EKOLOGI DAN ASPEK SILVIKULTUR EBONI (Diospyros celebica Bakh.) SULAWESI SELATAN
Nurkin, Baharuddin;
Achmad, Amran;
Oka, Ngakan Putu;
Rachman, Wirianto;
Paembonan, Samuel A
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.176 KB)
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1493
This paper describes the ebony (Diospyros celebica Bakh.)site characteristics in Amaro Forest,Barru District, South Sulawesi including its secondary succession to create a favourable conditions for stand establishment. Association analysis shows that a wide variety of lowland species have been identified grows together with the ebony.Physical characteristics rather than chemical fertility of soils show a great value in supporting ebony stand growth.Poor stand with low natural regeneration of these remaining fragmented forests suggest the need to apply enrichment planting and improvement cutting to increase their productivity.