cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)
ISSN : 25411462     EISSN : 25491717     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) publishes the research relate to the development of social studies and Overseas Education as a form of intellectual property. This journal is published 2 times a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 11 Documents clear
STUDI PENELUSURAN LULUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DAN KETERKAITAN KEAHLIAN YANG DIPELAJARI DI PERGURUAN TINGGI DALAM DUNIA KERJA Sastra Wijaya
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.982 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2960

Abstract

STUDI PENELUSURAN LULUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DAN  KETERKAITAN KEAHLIAN YANG DIPELAJARI DI PERGURUAN TINGGI DALAM DUNIA KERJA(Penelitian ini dengan Pendekatan Tracer Study pada alumni Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa Tahun 2012) Oleh : Sastra Wijaya Abstrak                                                       Program studi   Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fkip Untirta memiliki akses atau road map dan pelaksanaan penelitian yang menunjang terwujudnya visi dan terlaksananya misi program studi dan institusi, serta akses yang luas terhadap dunia kerja yang menunjang bagi para alumni Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fkip Untirta. Dalam proses penelitian yang dilakukan, peneliti beranggapan bahwa pentingnya mengetahui hubungan antara pendidikan tinggi dengan pekerjaan alumni program studi pendidikan luar sekolah (PLS) Fkip Untirta gelombang II tahun 2009, karena keterkaitan tersebut akan mempengaruhi terhadap kualitas dan propesionalitas para lulusan dalam kecakapan dunia kerja. Mengingat pentingnya keterkaitan keilmuan yang dipelajari di perguruan tinggi dengan dunia kerja, karena keterkaitan tersebut akan mempengaruhi terhadap kualitas dan propesionalitas para lulusan dalam kecakapan dunia kerja. Oleh sebab itu program studi pendidikan luar sekolah seharusnya memilki para lulusan atau alumni yang mampu berdaya saing tinggi dan memiliki keterkaitan dunia kerja sesuai dengan keilmuan yang didapatkan di program studi PLS. Penelitian yang dilakukan nantinya diharapkan akan berguna bagi  proses pengembangan pendidikan luar sekolah dan berguna bagi prrguruan tinggi dan para alumni  program studi pendidikan luar sekolah baik yang berkaitan dengan peningkatan karir, informasi kerja, hubungan personal ataupun bentuk-bentuk lainnya. Untuk itu peneliti melakukan penelitian penelusuran (tracer study). Jumlah alumni Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fkip Untirta Gelombang II Tahun 2009 yang bekerja sebanyak 32 orang alumni atau sebesar 86,5 %, sedangkan jumlah alumni Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fkip Untirta Gelombang II Tahun 2009 yang tidak bekerja sebanyak 5 orang alumni atau sebesar 13,5 %. Dari hasil penelitian telah di ketahui bahwa dari 37 (tiga puluh tujuh) alumni atau lulusan program studi pendidikan luar sekolah (PLS) Fkip Untirta gelombang II tahun 2009 keseluruh alumni pernah berada pada dunia kerja, diantara alumni yang masih berada di dunia kerja atau memiliki pekerjaan hingga penelitian ini dilakukan adalah sebanyak 32 (tiga puluh dua) orang alumni dan 5 (lima) alumni sudah tidak bekerja. Alumni atau lulusan program studi pendidikan luar sekolah (PLS) Fkip Untirta gelombang II tahun 2009 yang bekerja berada pada jenis institusi pemerintah sebanyak 14 (empat belas) orang alumni, swasta 17 (tujuh belas) orang alumni, dan wirausaha sebanyak 1 (satu) orang alumni, sedangkan status alumni dalam pekerjaan terdiri dari pegawai tetap/ PNS sebanyak 5 (lima) orang alumni, tenaga kerja kontra sebanyak 10 (sepuluh) orang alumni, honorer/ tenaga kerja sementara sebanyak 16 orang, dan sukarelawan sebanyak 1 (satu) orang alumni. Adapun posisi atau jabatan alumni dalam pekerjaan terdiri dari 1 (satu) orang alumni sebagai manajemen puncak, 3 (tiga) orang alumni sebagai manajemen menengah, 6 (enam orang alumni sebagai staf, dan 22 (dua puluh dua) orang alumni sebagai guru dan pisisi atau jabatan lainnya. Kesulitan yang Dihadapi Alumni Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fkip Untirta Gelombang II Tahun 2009 dalam Mencari Pekerjaan Pertama adalah 15 (lima belas) orang alumni atau sebesar 40,5% menyatakan bidang minat tidak sesuai, 5 (lima) orang alumni atau sebesar 13,5% menyatakan kemampuan berkomunikasi, tidak ada alumni yang menyatakan IPK (indeks prestasi komulatif) atau sebesar 0%, 1 (satu) orang alumni atau sebesat 2,7% menyatakan kemampuan berbahasa asing, tidak ada atau sebesar 0% alumni yang menyatakan kemampuan penguasaan IPTEK, 8 (delapan) atau sebesar 21,7% orang alumni yang menyatakn gaji yang ditawarkan tidak sesuai dengan harapan, 2 (dua) orang alumni atau sebesar 5,4% menyatakan persyaratan pengalaman pekerjaan, 1 (satu) orang alumni atau sebesar 2,7% yang menyatakan penampilan diri, dan 5 (lima orang) atau sebesar 13,5% orang alumni yang menyatakan Kesulitan yang Dihadapi Alumni Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fkip Untirta Gelombang II Tahun 2009 dalam Mencari Pekerjaan Pertama karena lingkungan pekerjaan, jarak dan kesulitan lainnya. Setelah penelitian paparkan pada bagian diatas sebelumnya, pada bagian ini peneliti akan memaparkan saran/ rekomendasi yang kiranya penting dan fositif sebagai bahan pertimbangan kepada phak-pihak terkait, rekomendasi diajukan kepada. Kepada Program studi pendidikan luar sekolah (PLS) fkip untirta, agar melakukan penelitian tracer setudi secara berkelanjutas setiap tahun, sehingga nantinya mampu untuk dijadikan sebagai bahan masukan untuk perbaikkan proses belajar mengajar institusi dan juga tracer studi dapat menjadi sebagai bahan untuk mengevaluasi kurikulum yang berlaku. yang dievaluasi, sehingga institusi dapat mengetahui  apakah kurikulum sudah sesuai dengan kebutuhan stakeholder atau belum. Selain dari hal tersebut tracer study juga dapat dijadikan sebagai bahan untuk mengevaluasi materi-materi perkuliahan. Dari informasi tracer study akan diperoleh sesuai atau tidaknya materi perkuliahan dengan kebutuhan di pasar kerja. Bagi para alumni, maka  rencana tracer study ini perlu disosialisasikan kepada mereka. Sosialisasi ini amat berguna agar terbentuk saling pengertian di antara para alumni, sehingga alumni  akan berusaha memberikan informasi secara akurat. Alumni termotivasi membantu tracer study tentu saja karena hasil tracer study nantinya akan berguna bagi  masa depan alumni baik yang berkaitan dengan peningkatan karir, informasi kerja, hubungan personal ataupun bentuk-bentuk lainnya
PERAN KADER HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM DALAM MEMBANGUN TRADISI ILMIAH DI DALAM KAMPUS (Studi Peran Kader Himpunan Mahasiswa Islam di Universitas Negeri Makassar) Andi Hasdiansyah
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.645 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2955

Abstract

PERAN KADER HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM DALAM MEMBANGUNTRADISI ILMIAH DI DALAM KAMPUS(Studi Peran Kader Himpunan Mahasiswa Islam di Universitas Negeri Makassar) Andi HasdiansyahPendidikan Luar Sekolah, Universitas Muhammadiyah Parepare, Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 6, Kode Pos 91113, Indonesia.Email: ahasdiansyah@gmail.com AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar di Universitas Negeri Makassar, (2) Model Pembangunan Tradisi Ilmiah berciri Himpunan Mahasiswa Islam. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi tidak langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumen kegiatan. Keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles & Hubberman meliputi; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini terdiri 9 (sembilan) orang alumni basic training dan Intermediate Training. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan mendasar: Pertama, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar mampu membangkitkan gairah belajar mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Kedua, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melahirkan beberapa komunitas belajar di setiap fakultas yang ada di Universitas Negeri Makassar. Ketiga, kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mampu menghidupkan dan menjaga tradisi ilmiah dengan menggencarkan diskusi terbuka di dalam kampus.Kata Kunci: Peran Kader, Himpunan Mahasiswa Islam, Tradisi Ilmiah
MANAJEMEN PELATIHAN HANTARAN DALAM MENINGKATKAN KECAKAPAN HIDUP WARGA BELAJAR DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN DI KECAMATAN TAKTAKAN KOTA SERANG Sholeh Hidayat, Siti Herlinda, Irwan Djumena,
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.964 KB)

Abstract

MANAJEMEN PELATIHAN HANTARAN DALAM MENINGKATKAN KECAKAPAN HIDUP WARGA BELAJAR DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN DI KECAMATAN TAKTAKAN KOTA SERANG  Siti Herlinda1) elin.mufc@gmail.com1), Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd 2), Dr.  H. Irwan Djumena, M.Pd3) Abstrak                                        Masalah dalam penelitian ini adalah tentang manajamen pelatihan hantaran dalam meningkatkan kecakapan hidup warga belajar dengan mengambil penelitian di LKP Dilla serang. Penelitian ini secara khusus mengkaji masalah (1) bagaimana manajemen pelatihan hantaran dalam meningkatkan kecakapan hidup warga belajar di LKP Dilla Kec.Taktaan Kota Serang .Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana manajemen pelatihan dalam meningkatkan kecakapan hidup warga belajar di LKP Dilla Kec.Taktakan Kota Serang (2) untuk mengtahui bagaimana hasil pelatihan hantaran dalam meningkatkan kecakapan hidup warga belajar di LKP Dilla Kec.Taktakan Kota Serang (3) untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat manajemen pelatihan hantaran dalam meningkatkan kecakapan hidup warga belajar di LKP Dilla Kec.Taktakan Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripstif dimana data yang diperoleh dari hasil observasi,wawancara, studi dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu pengelola LKP, instruktur, dan empat warga belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen pelatihan sudah berjalan dengan baik, dilihat dari perencanaan ,pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi. Hasil pelatihan warga belajar dilihat dari tiga aspek yang mengacu ke SKL hantaran serta berkenaan dengan kecakapan hidup yaitu, kecakapan personal : saling membantu, kecakapan sosial : kemampuan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman sejawat, kecakapan akademik : memahami dan memadukan, cara memnbuat tanda panitia, selain itu mampu membuat dan mendekorasi isi dari barang hantaran, kecakapan vokasional : mempunyai keterampilan hantaran. Faktor yang mendukung manajemen pelatihan yaitu : manajerial yang baik, adanya kemauan dan motivasi, sarana dan prasana yang memadai, cara mengajar instruktur yang baik, respon baik  warga belajar saat penyampaian materi, serta lingkungan yang bersih. adanya perbedaan kemauan dan motivasi dari setiap warga belajar, cara mengajar instruktur serta respon warga belajar saat penyampaian materi ada saja warga belajar yang tidak mendengarkan, mengobrol ataupun main HP, Jarak antara tempat pelatihan dengan rumah tutor dan sebagian warga belajar yang jauh, kondisi ruang kelas yang berada disamping jalan raya mengakibatkan sering terdengar suara bising.Kata kunci ; manajemen pelatihan, kecakapan hidup 
PERAN POSYANDU LANSIA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA SEJAHTERA KELURAHAN PASIRMUNCANG Azizah Nurul Karohmah Ilyas
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.202 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2956

Abstract

PERAN POSYANDU LANSIA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA SEJAHTERA KELURAHAN PASIRMUNCANG Elderly Health Care Center (Posyandu) RoleIn Improving The Welfare Of Elderly in Elderly Health Care Center Sejahtera Village Pasirmuncang Azizah Nurul Karohmah, Ilyas Mahasiswa Jurusan Pendidikan Nonformal FIP Universitas Negeri SemarangSemarang 50229, IndonesiaEmail: pls2.12060@gmail.com, ilyas.pnf@mail.unnes.ac.id Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kesejahteraan lanjut usia ditinjau dari keikutsertaan pada Posyandu Lansia Sejahtera, mendeskripsikan peran posyandu lansia terhadap kesejahteraan lanjut usia yang menjadi anggota di Posyandu Lansia Sejahtera, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Posyandu Lansia Sejahtera. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode, teori. Teknik analisis data mulai dari pengumpulan data, reduksi data, simpulan/verifikasi, dan penyajian data. Penelitian dilakukan di Posyandu Lansia Sejahtera terletak di RW V Kelurahan Pasirmuncang Kelurahan Purwokerto Barat, dengan mengambil subjek lansia yang menjadi anggota dan pengelola. Informan yang dijadikan penguat informasi subjek yaitu dari keluarga lansia, dan kader Posyandu Lansia Sejahtera. Peran dari program posyandu lansia sejahtera dimaksudkan untuk sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan usaha pelayanan kesejahteraan sosial khususnya bagi lansia yang umumnya membutuhkan bantuan dalam pemenuhan kebutuhan dan serta tidak bisa sejahtera. selain sebagai mitra pemerintah dan penyokong kebutuhan bagi lansia juga menjadi sarana rekreasi dan dapat bersosialisasi dengan teman sebaya  ditengah kondisi mereka yang memiliki banyak waktu luang dan kesepian.Kata Kunci: peran, posyandu lansia, kesejahteraan.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN LIFE SKILLS DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN PANDEGLANG Ahmad Fauzi, Ika Rizqi Meilya Herlina Siregar
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.477 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2962

Abstract

PENGELOLAAN PENDIDIKAN LIFE SKILLS DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN PANDEGLANG Ahmad Fauzi,M.Pd.1) ahmadfauzi@untirta.ac.id 1), Ika Rizqi Meilya, M.Pd 2)   ika.rizqi@untirta.ac.id 2), Herlina Siregar, M.Pd.3)  herlina.siregar@untirta.ac.id 3)  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pendidikan life skill di pondok pesantren Kabupaten Pandeglang. Adapun teknik dan pedoman pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, serta mengumpulkan data-data serta fakta-fakta yang terjadi dengan tambahan referensi dari beberapa buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal kepada pengelola, kyai, tenaga pengajar dan santri di pondok pesantren  Kabupaten Pandeglang. Adapun hasil penelitian ini adalah pengelolaan pendidikan life skill dilakukan melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencanaan adapun langkah-langkah yang dilakukan antara lain: a) menetapkan tujuan pendidikan life skill; b) mengidentifikasi kebutuhan; c) penyusunan kurikulum pendidikan life skill yang terdiri dari kurikulum penunjang akademik, kurikulum keagamaan, kurikulum vocasional skill dan kurikulum pengabdian masyarakat. Sedangkan pada tahap pelaksanaan langkah-langkah yang dilakukan antara lain: a) pengorganisasian santri; b) pengelolaan kelas yang terdiri dari ruang tempat proses berlangsungnya proses pembelajaran life skill, pengaturan tempat duduk, metode pembelajaran life skill, sarana prasarana dan fasilitas pembelajaran life skill. Terakhir pada tahap evaluasi pendidikan life skill menggunakan evaluasi hasil kerja yang menekankan pada kemampuan santri dalam mentransformasikan nilai-nilai ajaran agama melalui ilmu dari pesantren di masyarakat. Dalam penerapan pendidikan life skills di Pondok Pesantren Kabupaten Pandeglang menggunakan beberapa pinsip, antara lain: a) Etika sosio-religius sedapat mungkin diintegrasikan dalam proses pendidikan; b) menggunakan prinsip learnig to know (belajar untuk mengetahui sesuatu), lerning to do (belajar untuk mengerjakan sesuatu), learning to be (belajar untuk menjadi jati diri sendiri), dan learning to life together atau belajar untuk hidup bersama; c) tetap menggunakan beberapa metode khas pesantren, akan tetapi melakukan pengkombinasian dengan metode-metode modern; d) Potensi daerah sekitar pesantren dapat direfleksikan dalam penyelenggaraan kecakapan hidup (life skills) di pesantren; dan e) Paradigma learning for life (pendidikan untuk kehidupan) learning to work (belajar untuk bekerja) dapat dijadikan sebagai dasar pendidikan, sehingga terjadi pertautan antar pendidikan dengan kebutuhan nyata para santri.Kata Kunci: Pengelolaan Pendidikan, Life Skill, Pondok Pesantren
PENERAPAN MODEL PELATIHAN ON THE JOB TRAINING (MAGANG) DALAM PELATIHAN OTOMOTIF YANG DI SELENGGARAKAN OLEH BALAI PELAYANAN PENDIDIKAN NONFORMAL PROVINSI BANTEN Dadan Darmawan
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.762 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2957

Abstract

PENERAPAN MODEL PELATIHAN  ON THE JOB TRAINING (MAGANG) DALAM PELATIHAN OTOMOTIF YANG DI SELENGGARAKAN OLEH BALAI PELAYANAN PENDIDIKAN NONFORMAL PROVINSI BANTEN Dadan DarmawanJurusan Pendidikan Luar SekolahFakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sultan Ageng Tirtayasadadanpls@gmail.comABSTRAK Penilitian ini berjudul Penerapan Model Pelatihan On The Job Training (Magang) Dalam Pelatihan Otomotif  yang diselenggarakan oleh Balai Pelayanan Pendidikan Non Formal Provinsi Banten , untuk  itu kegiatan pelaksanaan penelitian ini mengkaji masalah (1) Bagaimana proses penerapan model pelatihan On The Job Training (magang) pada pelatihan otomotif yang diselenggarakan oleh Balai Pelayanan Pendidikan Non Formal Provinsi Banten? . Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan catatan lapangan, sumber data penelitian yaitu penyelenggara, instruktur, dan panitia pelatihan, enam orang peserta pelatihan otomotif yang terdiri dari peserta pelatihan dan satu orang instruktur pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian  menunjukkan bahwa proses pelaksanaan kegiatan pelatihan sudah berjalan cukup baik, dilihat dari tahapan-tahapan: tahapan pertama mengenai perencanaan yang meliputi pembentukan kepanitiaan mengidentifikasi masalah, mementukan tujuan pelatihan menentukan instruktur dan menentukan peserta, Tahap pengorganisasian, yaitu dalam struktur kepanitiaan dalam program pelatihan ini adalah anggota kasi fasilitasi sumber daya Balai Pelayanan Pendidikan Non Formal yang di bawah naungan kepala dinas Pendidikan Provinsi Banten. Terkait penentuan waktu adalah hasil komunikasi dengan pihak mitra yang di sesuaikan dengan kesanggupan bengkel deller resmi Honda. Tahap Pelaksanaan yaitu para peserta dapat melaksanakan proses magang dengan baik, karena mereka merasakan kondisi langsung bagaimana melayani konsumen dengan baik, dari pihak penyelenggara pun merasa kurang begitu optimal dalam hal monitoring kepada para peserta, dan para peserta pun dapat dan menerapkan materi yang di rasakan pada saat magang. Dari segi instruktur pun mempercayakan proses monitoring dan evaluasi dilakukan oleh kepala bengkel dan dari instruktur pun memberikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan konsumen kepada para peserta yang di sesuaikan oleh pihak bengkel resmi Honda. Tahap Evaluasi program dan hasil pelatihan, yaitu pihak penyelenggara harus bisa menjamin peserta lulusan pelatihan otomotif dapat bekerja. Pihak mitra PT Sendang Kemakmuran Dapat menentukan langsung hasil peserta pelatihan yang berkualitas dan merekrutnya sebagai mekanik resmi deller Honda. Kata Kunci : Penerapan, Model Pelatihan On The Job Training, & Pelatihan Otomotif.
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN KURSUS KOMPUTER DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) ALFABANK KOTA SEMARANG William Rizaldi Joko Sutarto
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.077 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2958

Abstract

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN KURSUS KOMPUTER DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) ALFABANK KOTA SEMARANGWilliam Rizaldi, Joko SutartoJurusan PLS FIP UNNESE-mail : pls1.12028@gmail.comjokotarto@mail.unnes.ac.id  Abstrak    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran, serta faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengelolaan pembelajaran kursus komputer di LKP Alfabank Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 1 orang pengelola, 2 orang instruktur, dan 3 orang peserta kursus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan ketekukan pengamatan. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya ialah pengelolaan pembelajaran dari perencanaan dengan menyusun silabus dan RPP, pelaksanaan yaitu kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup serta tindak lanjut, evaluasi pembelajaran dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, kurikulum sarana dan prasarananya. Pihak eksternal yang mengevaluasi yaitu BAN-PNF untuk akreditasi. Faktor pendukungnya adalah kualitas mengajar instruktur, penggunaan aplikasi Netop Teacher dalam pembelajaran, dan sertifikat yang terakrediatasi “A”. Faktor yang menghambat ialah belum tersedianya genset dan kesiapan mengajar instruktur yang terganggu karena pergantian jadwal mengajar. Kata kunci : Pengelolaan pembelajaran, kursus komputer.
Pengaruh Belajar Mandiri dengan Media TBM terhadap Peningkatan Kemampuan Calistung Warga Belajar PKBM Basmala Febrina Waras Aprista Putri Khomsun Nurhalim
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.387 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2953

Abstract

Pengaruh Belajar Mandiri dengan Media TBM terhadap Peningkatan Kemampuan Calistung Warga Belajar PKBM Basmala Febrina Waras Aprista PutriKhomsun NurhalimAlumni Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Negeri Semarangfebwap@gmail.comkhomsunnurhalim@mail.unnes.ac.idAbstrakPembelajaran yang hendak digunakan dalam keaksaraan atau pemberantasan buta aksara pada PKBM BASMALA menggunakan metode belajar mandiri. Dalam hal ini peneliti memberikan perlakuan terhadap warga belajar agar warga belajar diarahkan untuk memanfaatkan TBM sebagai media yang digunakan dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh TBM terhadap peningkatan kemampuan calistung warga belajar di PKBM BASMALA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pre test-Post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel Random Sampling dengan jumlah populasi 60 warga belajar dan sampel 30 warga belajar. Pengumpulan data dengan tes. Metode analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Gain Scores. Hasil penelitian bahwa TBM mempengaruhi kemampuan calistung dengan besar efektivitas 40% dikategorikan sedang. Hasil uji Gain Score post test > pre test dengan demikian hipotesis yang diajukkan di terima. Kesimpulan bahwa TBM berpengaruh pada peningkatan kemampuan calistung warga belajar.Kata kunci: Belajar Mandiri; TBM; calistung; Buta Aksara.
INTERAKSI SOSIAL ANAK JALANAN DENGAN TEMAN SEBAYA DI YAYASAN SETARA KOTA SEMARANG. (SOCIAL INTERACTION WITH STREET CHILDREN PEERS IN YAYASAN SETARA IN SEMARANG) Bagus Priyanto Sungkowo Edy Mulyono
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.059 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2959

Abstract

INTERAKSI SOSIAL ANAK JALANAN DENGAN TEMAN SEBAYA DI YAYASAN SETARA KOTA SEMARANG.(SOCIAL INTERACTION WITH STREET CHILDREN PEERS IN YAYASAN SETARA IN SEMARANG) Bagus Priyanto, Sungkowo Edy Mulyono Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarange-mail: bagus.priyanto88@gmail,com, sungkowo.edy@mail.unnes.ac.id Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah : Mendeskripsikan proses interaksi anak jalanan dengan teman sebaya, Menganalisis dan mendeskripsikan bentuk interaksi sosial anak jalanan dengan teman sebaya, Mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik perkembangan emosi anak jalanan dengan teman sebaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu trianggulasi metode. Analisis data menggunakan analisis data sebelum di lapangan dan analisis data di lapangan.  Hasil  penelitian ini adalah: Bentuk interaksi yang terjadi antara anak jalanan dengan teman sebaya sudah berjalan dengan baik, anak jalanan bisa bekerjasama.  Proses interaksi sosial anak jalanan dengan teman sebaya juga sudah berjalan dengan baik, mereka dapat melakukan kontak sosial dan komunikasi sosial yang baik tanpa ada rasa kesulitan dalam berkomunikasi dengan teman sebaya, baik secara individu ataupun kelompok. karakteristik sosial perkembangan emosi anak (EQ) dari anak jalanan juga baik, mereka termasuk anak-anak yang pandai bergaul dan tidak emosional. Kata kunci: interaksi sosial, anak jalanan, teman sebaya
POLA PELATIHAN JURNALISTIK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SANTRI DI PESANTREN DURROTU ASWAJA SEMARANG Nur Hidayatun Liliek Desmawati
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.533 KB) | DOI: 10.30870/e-plus.v2i2.2954

Abstract

POLA PELATIHAN JURNALISTIK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SANTRI DI PESANTREN DURROTU ASWAJA SEMARANGNur Hidayatun, Liliek DesmawatiJurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50299e-mail : pls1.12029@gmail.com,  liliek@mail.unnes.ac.id Abstrak : Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pola pelatihan jurnalistik, dampak, serta faktor pendukung dan penghambat santri mengikuti pelatihan jurnalistik di pondok pesantren Durrotu Aswaja Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 8 orang yaitu 5 orang peserta didik, 2 tutor, dan 1 ketua pelaksana kegiatan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Teknik analisis data melalui pegumpulan data, reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pola pelatihan jurnalistik dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dampak pelatihan bagi santri yaitu pada keterampilan tulis menulis dan pola pikir. Sedangkan yag menjadi faktor pendukung adalah kondisi dan hubungan sosial didalam pesantren dan faktor penghambatnya adalah sarana dan reward bagi peserta pelatihan.Kata Kunci : Pola, Pelatihan, Motivasi, Pondok pesantren.

Page 1 of 2 | Total Record : 11