cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2020)" : 13 Documents clear
Pedagogical Models: Teachers’ Alternative Scenarios to Enhance Students’ Academic Achievement during the Covid-19 Pandemic Hanni Yukamana
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: An attempt to contain the spread of the Covid-19 Pandemic by closing educational institutions impacted over sixty percent of the world’s student population. School closure induces learning disruption, generates inequities, and greatly influences underprivileged children. The efforts to mitigate the impacts of school closure and to facilitate the continuity of education have become extremely challenging tasks for teachers. Educators are strongly advised to make a rapid transition to remote learning at short notice. They are expected to provide students with meaningful learning experiences, create feasible academic scenarios that fit their respective teaching and learning contexts as well as enhance students’ achievement. However, without proper training and full support from the government, teachers may find shifting the direction of their teaching from the traditional classroom to virtual learning burdensome. Teachers should be provided with adequate skills and knowledge to perform remote learning successfully in order to maintain students’ high levels of academic performance. This paper intends to explore pedagogical models served as alternative scenarios that teachers can devise to boost students’ academic achievement during the pandemic. Keywords: school closure, rapid transition, remote learning, pedagogical models Abstrak: Usaha untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dengan menutup institusi pendidikan mempengaruhi lebih dari enam puluh persen populasi siswa di dunia. Penutupan sekolah menyebabkan terjadinya gangguan belajar, ketidakmerataan, dan sangat mempengaruhi anak-anak yang tidak berkemampuan. Usaha untuk mengurangi pengaruh dari penutupan sekolah  dan  upaya  untuk  memfasilitasi  keberlangsungan  pendidikan  menjadi  tugas  yang sangat menantang bagi para guru. Pendidik di perintahkan untuk mengajar secara online tanpa persiapan. Mereka diharapkan bisa menyediakan siswa pengalaman pembelajaran yang bermakna, menciptakan perencanaan pengajaran   sesuai dengan karakter sekolah dan siswa masing-masing,  untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Akan tetapi, tanpa pelatihan yang memadai dan bantuan dari pemerintah, para pendidik akan mengalami kesulitan untuk beralih ke pembelajaran jarak jauh. Para pendidik harus diberikan keahlian dan pengetahuan yang cukup untuk bisa mensukseskan program belajar jarak jauh. Tulisan ini akan membahas model pembelajaran yang bisa menjadi rencana alternatif yang bisa digunakan guru untuk meningkatkan prestasi akademik siswa selama masa pandemic Covid-19. Kata-kata kunci: penutupan sekolah, transisi cepat, pembelajaran jarak jauh, model pembelajaran
The Barriers in Integrating Higher Order Thinking Skills in Indonesia Context Agung Kurniawan
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The 21st century learning requires students to be critical, creative, collaborative and communicative which considered as Higher Order Thinking Skills (HOTS). These skills would help students to compete in the real workforce in the future. However, even though HOTS have been an issue for years, problems still appear in Indonesia as showed in some international measurement. Regarding the discrepancy between the importance of HOTS in learning process and the fact in the field, this paper highlights the barriers in integrating HOTS in English language teaching in Indonesia context. Based on reviewing several related literatures, it could be generalized that the problems in implementing HOTS come from the teachers and the students. Keywords: higher order thinking skills integration, English language learning, Indonesia context Abstrak: Pendidikan pada abad-21 menekankan siswa agar menjadi kritis, kreatif, kolaborative dan komunikatif yang dianggap sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Kemampuan ini akan membantu siswa untuk berkopetisi dalam dunia kerja nantinya. Tetapi meskipun HOTS telah menjadi isu akhir-akhir ini, masalah tetap saja muncul di Indonesia sebagaimana ditunjukkan dalam beberapa penilaian internasional. Mengenai permasalahan yang muncul dan akan pentingnya HOTS dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris, makalah ini akan membahas rintangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan HOTS dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia. Berdasarkan telaah literatur yang dilakukan, didapatkan bahwa masalah dalam mengimplementasikan HOTS datang dari guru dan siswa. Kata-kata kunci: integrasi kemampuan berpikir tingkat tinggi, pembelajaran Bahasa Inggris, kontek Indonesia   
Improving the Eighth Grade Students’ Reading Comprehension of Recount Texts through DRAW Strategy at SMP Negeri 28 Palembang: A Classroom Action Research Aminah Nurhasanah
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LINGUA: Jurnal Bahasa dan Sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This article reports the results of an action research which involved eighth grade students of SMP Negeri 28 Palembang. The objective of the research was to improve students’ reading comprehension on recount texts by means of DRAW (Draw, Read, Attend, Write) strategy. The study was conducted due to several underlying problems, namely: (1) the students experienced difficulties in understanding reading texts, (2) the students were afraid or reluctant to read loudly due to the lack of pronunciation skills, (3) the students reading’s comprehension needed to be improved, i.e. by improving students’ reading comprehension on recount texts, (4) the students did not understand the purpose of reading texts, (5) The students were rarely taught by using effective strategies. This research was conducted in two cycles, each cycle consisted of four steps, namely: (1) plan, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. Findings show that there was increasing average score from cycle 1 (64.22) to cycle 2 (75.63). It means that was11, 41% improving reading ability to cycle 2. Based on the results, it is concluded that DRAW strategy can improve students’ reading comprehension on recount texts through two cycles of the implementation of DRAW strategy. Keywords: recount text, DRAW strategy Abstrak: Artikel ini melaporkan hasil penelitian tindakan kelas yang melibatkan   kelas VIII (delapan) di SMP Negeri 28 Palembang. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk memperbaiki pemahaman siswa membaca recount text dengan menggunakan strategi DRAW( menggambar, membaca, mengikuti dan menulis). Studi ini diadakan untuk memperbaiki pemahaman siswa membaca. Adapun permasalahan dari studi ini adalah: (1)Siswa mengalami kesulitan dalam  memahami text membaca. (2) Siswa takut dan ragu ketika diminta membaca nyaring karena masih lemah dalam melafalkan kata. (3) Pemahaman siswa membaca perlu diperbaiki, misalnya dengan memperbaiki pemahaman siswa membaca recount text. (4) Siswa tidak mengetahui tujuan dari text. (5) Siswa jarang diajarkan dengan menggunakan strategi belajar yang efektif.   Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus, masing-masing setiap siklus ada 4 (empat) tahap, yaitu : (1) rencana, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil temuan menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata dari siklus ke satu (64.22) ke siklus ke dua (75.63). Ini berarti bahwa ada peningkatan kemampuan membaca pada siklus ke dua. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa strategi DRAW dapat memperbaiki pemahaman siswa membaca recount text melalui 2(dua) siklus penerapan strategi DRAW. Kata-kata kunci: recount text, strategi DRAW

Page 2 of 2 | Total Record : 13