cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
UPAYA MENURUNKAN KASUS SKABIES MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN SULFUR Gita Dwi Prasasty
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i2.21303

Abstract

Latar belakang: Skabies merupakan penyakit yang sering ditemui pada negara berkembang, dengan kondisi ekonomi penduduk miskin, tempat tinggal yang padat, serta hieginitas yang buruk. Penyakit skabies merupakan salah satu penyakit yang terabaikan menurut WHO. Santri yang terinfestasi skabies akan memiliki kesulitan menerima pelajaran di sekolah. Skabies secara umum menyebabkan gangguan kesehatan dan produktivitas secara signifikan. Komplikasi yang dapat timbul paling sering adalah akibat infeksi bakteri dapat berlanjut ke sirkulasi sistemik dan menyebabkan penyakit ginjal seperti glomerulonefritis, penyakit jantung seperti demam rematik bahkan penyakit jantung rematik dan menyebabkan mortilitas lebih buruk dan mortalitas dibanding penyakit skabies biasa, serta biaya kesehatan lebih besar. Tujuan:  Mendampingi santri dalam menanggulangi infestasi S. scabiei melalui peningkatan pengetahuan tentang skabies baik dari aspek mengenal parasit tungau, siklus hidup, gejala yang mungkin timbul, kemungkinan terapi yang dapat diberikan, serta pencegahan yang dapat dilakukan.Metode: Kegiatan terbagi menjadi dua bagian, yaitu pemeriksaan dan pengobatan, serta penyuluhan dan pelatihan. Pemeriksaan dan pengobatan dilakukan oleh dokter. Penyuluhan dilakukan melalui pemaparan materi dan diskusi mengenai skabies. Pelatihan dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil dengan panduan video serta pendampingan melalui penjelasan dan pemeragaan pembuatan sabun sulfur, yang selanjutnya dipraktikkan masing-masing peserta.Hasil: Sebanyak 108 santriwati Ponpes Al Ittifaqiah Inderalaya tampak antusias mengikuti acara ini. Sebagian besar kader memiliki pengetahuan yang baik tentang skabies setelah mendapat penyuluhan.
IbM KELOMPOK TANI DESA LINGGA KECAMATAN SUI AMBAWANG MELALUI PRODUKOLAHAN PISANG DAN LIMBAHNYA Muhammad Pramulya
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i2.3860

Abstract

IbM (Iptek bagi Masyarakat) Kelompok Tani Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang akan diintroduksikan kepada Kelompok Tani Calikng Raya  Jaya dan Kelompok Wanita Tani Paroki Desa Lingga. Kegiatan ini merupakan upaya pengolahan produk pisang menjadi ice cream dan penanganan/pengolahan limbah pisang menjadi krupuk kulit pisang, selai kulit pisang, dan keripik bonggol pisang. sehingga menjadi sumber pendapatan altenatif bagi petani-petani pisang. Target yang akan dicapai dari kegiatan IbM ini adalah (1) Mendorong berkembangnya usaha diversifikasi industri olahan pisang berbentuk ice cream dan limbahnya berupa kerupuk kulit pisang, selai kulit pisang, dan keripik bonggol pisang dengan olahan produk sesuai standar mutu dan kemasan yang baik serta memiliki nilai tambah tinggi.  (2) Membentuk petani-petani pisang di Desa Lingga, khususnya Kelompok Calikng Raya Jaya dan Wanita Tani Paroki Lingga menjadi wirausaha baru yang menggunakan prinsip pengelolaan dan berwawasan lingkungan melalui pemanfaatan limbah pisang, (3) Meningkatkan pendapatan petani dan keluarganya dari hasil olahan pisang dan limbahnya. (4) Menghasilkan produk olahan pisang dan limbahnya yang telah diberi merk dan dikemas dengan baik sehingga bisa diterima oleh pasar.  (5) Meningkatkan pengetahuan dan kegiatan petani dalam menghasilkan diversifikasi produk olahan pisang dan limbahnya melalui perbaikan sistim pengelolaan produksi dan pemasaran dengan melakukan administrasi/pembukuan dan menggunakan alat promosi baik leaflet/brosur, (6) Menjadi model pembinaan budidaya,  olahan pisang dan limbahnya bagi lembaga terkait sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi dengan pemberdayaan petani-petani pisang, (7) Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk berperan serta dalam memberdayakan dan berinteraksi dengan masyarakat, (8). Meningkatkan kemampuan manajerial petani dalam pembukuan usaha dan analisis usaha sederhana, (9) Menjalin hubungan kerjasama dengan pihak swasta yang mau bermitra dan mau menampung hasil produksi olahan pisang dan limbahnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan IbM adalah sosialisasi dan demonstrasi, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perlunya penerapan teknologi pengolahan pisang dan limbahnya berupa ice cream, kerupuk kulit pisang, keripik bonggol pisang dan selai kulit pisang sehingga dapat menjadi nilai tambah dan solusi permasalahan pemasaran yang selama ini belum dimanfaatkan di Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang.  
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN APLIKASI EXCEL DALAM PENILAIAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU-GURU ANGGOTA KKG SD GUGUS 01 KECAMATAN INDERALAYA Sri Indra Maiyanti; Ali - Amran; Bambang - Suprihatin
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i2.10244

Abstract

Telah dilaksanakan Kegiatan pendampingan Guru- Guru anggota KKG (Kelompok Kerja Guru) SD Gugus 01 Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan dalam pemanfaatan aplikasi komputer untuk penilaian / rapor peserta didik berdasarkan kurikulum 2013 (Aplikasi Rapor K13), untuk memudahkan proses penilaian peserta didik sesuai kurikulum 2013 sebagai solusi penyelesaian masalah rumitnya proses penilaian peserta didik secara manual. Kegiatan ini telah diikuti oleh 15 orang Guru-Guru SD Negeri anggota dan bukan anggota KKG SD Gugus 01 Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir yaitu dari SDN 01, SDN 04, SDN 05, SDN 07, SDN 08, SDN 09, SDN 11, SDN 16, dan SDN  25 Indralaya. Diantara 15 orang guru, 86,7% adalah perempuan sisanya laki-laki (13,3%) dengan kisaran umur antara 34 tahun sampai 57 tahun, dengan umur rata-rata 46 tahun. Guru-Guru sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sebelum kegiatan, 13,3 % guru belum pernah mencoba Aplikasi, 13,3% hanya pernah lihat teman, 73,4 % pernah mencoba 1 atau 2 kali tapi belum pernah ada yang menggunakannya sampai tuntas. Setelah kegiatan guru-guru optimis mampu dan sangat mampu (13 orang atau 86,7%)  menggunakan Aplikasi Rapor K13 dalam proses penilai peserta didik dengan aplikasi komputer dan sisanya 13,3% menyatakan cukup mampu menggunakan Aplikasi Rapor k13 dan tidak ada yang merasa tidak mampu. Semua guru merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan selanjutnya akan menggunakan Aplikasi Rapor K13 dalam penilaian peserta didik.
PENERAPAN APLIKASI DOKUMENTASI EKSPOR IMPOR DI LABORATORIUM SIMULASI EKSPOR IMPOR DALAM MENGHADAPI AEC Mulyadi Mulyadi; Arif Rahman Hakim
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i2.3855

Abstract

Abstract This activity aimed to provide skills of students on export import documentation in order to compete in the ASEAN Economic Community (AEC) era. It is planned in the form of training of export-import and designing application for export-import document. The application will be implemented in the laboratory as the learning facility for international trade. Students are the main target of this activity must be given the technical understanding of the document import-export through training first. The next stage is to provide training related to the document through a simulation in the laboratory. The laboratory used is Export-Import Laboratory in FEB UNS which has been licensed by Indonesia Export Training Center (IETC) of the Ministry of Commerce. First output is the students have competence in controlling and planning applications import export documentation certified by BNSP through LSP-EII. Second output is applications which can be used to simulate export documents in a laboratory simulation of the export import in FEB UNS. Keyword: export-import, documentation, simulation
PELATIHAN PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI PEMILIK HOME INDUSTRY MAKANAN RINGAN DI DESA PAREMONO, MUNGKID, MAGELANG, JAWA TENGAH inaya sari melati; Wulan Suci Rachmadani
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v10i2.3989

Abstract

Pengelolaan keuangan yang andal merupakan kunci sukses suatu bisnis. Sebaliknya, apabila pengelolaan keuangan tidak dijalankan dengan baik, maka pemilik usaha akan mengalami distorsi dalam penentuan berbagai kebijakan untuk pengembangan usahanya. Dalam rangka memperbaiki manajemen keuangan home industry makanan ringan berupa “peyek cethol” dan “peyek tempe” di Desa Paremono Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, tim pengabdian kepada masyarakat FE Unnes mengadakan kegiatan pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Unit usaha ini dipilih karena berdasarkan hasil observasi dan wawancara ditemukan bahwa selama ini pemilik usaha tidak melakukan pencatatan keuangan sehingga mengalami berbagai macam keterbatasan dalam mengelola usahanya. Pelatihan pencatatan keuangan sederhana ini diikuti oleh 60 orang pemilik home industry peyek yang tersebar di semua dusun di Desa Paremono. Hasil evaluasi menyatakan bahwa pelatihan pencatatan keuangan ini mampu meningkatkan pemahaman pemilik home industry terhadap pentingnya melakukan pencatatan  keuangan dan  pada saat kegiatan penelitian berlangsung pemilik home industry cukup terampil dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana.

Page 1 of 1 | Total Record : 5