cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
PENDAMPINGAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DETEKSI DINI PENYAKIT HIPERTENSI Subandrate .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5654

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit dengan angka kejadian (angka prevalensi) yang cukup tinggi. Hipertensi ikut berperan dalam kematian ribuan orang lain karena penyakit ikutannya yang berbahanya seperti stroke, serangan jantung, gagal jantung, kebutaan, dan gagal ginjal. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Pemeriksaan tekanan darah yang rutin merupakan kunci dalam deteksi dini penyakit tersebut. Masyarakat harus mampu melakukan pemeriksaan tersebut dengan teknik dan alat yang sederhana. Penggunaan tensimeter digital merupakan salah satu solusi untuk mempermudah penyaringan dan deteksi dini penyakit tersebut oleh masyarakat dan untuk masyarakat.Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berupa penyuluhan tentang tanda dan gejala penyakit Hipertensi serta pengaturan diet bagi setiap masyarakat yang memiliki risiko untuk terjadinya hipertensi dan bagi masyarakat yang menderita hipertensi. Selain itu juga dilakukan penyuluhan tentang penggunaan tensimeter digital untuk memeriksa tekanan darah kepada masyarakat Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI. Sementara pelatihan dan peragaan cara menggunakan tensimeter diberikan kepada kader kesehatan dengan tujuan agar terbentuk kader yang mampu melakukan pemeriksaan tekanan darah bagi warga masyarakat yang dicurigai menderita hipertensi atau telah menderita penyakit hipertensi sehingga diagnosis dini penyakit hipertensi dapat ditegakkan. Para kader kesehatan juga diajarkan cara mengedukasi pola hidup dan pasien hipertensi secara baik dan benar.Warga masyarakat sangat antusias untuk mengikuti kegiatan pengabdian ini. Adanya dukungan dari Kepala Desa dan kader kesehatan membuat kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan baik. Seluruh kader yang dilatih telah mampu menggunakan tensimeter digital. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya pemeriksaan tekanan darah oleh para kader kesehatan kepada masyarakat secara langsung. Dengan diserahkannya alat tersebut kepada masing-masing kader kesehatan tiap dusun, diharapkan terbentuk posko-posko kesehatan untuk deteksi penyakit hipertensi di masing-masing dusun. Perlu dilakukan kegiatan pengabdian yang berkesinambungan dengan topik-topik penyakit yang berbeda juga pengabdian berupa pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada masyarakat sehingga selain mendapatkan pengetahuan yang baru juga dapat menikmati langsung pelayanan kesehatan.
PENDAMPINGAN KETERAMPILAN PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DIARE DI TINGKAT RUMAH TANGGA Safyudin -
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5678

Abstract

Penyakit diare merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia, karena morbiditas dan mortalitasnya tinggi. Salah satu langkah dalam pencapaian target MDG’s adalah menurunkan kematian anak menjadi 2/3 bagian dari tahun 1990 sampai 2015. Studi mortalitas dan riset kesehatan dasar dari tahun ke tahun diketahui bahwa diare masih menjadi penyebab utama kematian balita di Indonesia. Penyebab utama kematian akibat diare adalah tata laksana yang tidak tepat baik di rumah maupun di sarana kesehatan.Penyuluhan kesehatan diharapkan dapat memberikan perubahan pengetahuan dan sikap ibu dalam penatalaksanaan balita dengan diare. Sehingga dapat menurunkan kematian balita akibat diare. Kegiatan berupa penyuluhan mengenai informasi tanda-tanda diare, penyebab diare, pencegahan dan penanganan diare. Selain itu diberikan brosur mengenai tanda-tanda bahaya diare serta pencegahannya. Selanjutnya dilakukan diskusi untuk mengevaluasi hasil penyuluhan.Sebanyak empat puluh dua warga dan tiga kader kesehatan mengikuti acara ini. Sebagian besar kader memiliki pengetahuan yang baik tentang diare dan penanganannya. Setelah dilakukan penyuluhan, semua warga semakin memahami cara pencegahan dan penanganan diare di rumah tangga. Warga juga memiliki kemampuan untuk mengenali tanda dan komplikasi diare, cara pencegahan diare dengan mencuci tangan menurut WHO dan cara pembuatan larutan gula garam serta cara pemberiannya.
PEMBINAAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN SOFTWARE MATLAB DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA KREATIF BAGI GURU-GURU SMA DI INDRALAYA Sisca Octarina
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5670

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang ditemui di semua tingkat pendidikan wajib. Ilmu pasti yang tanpa mengharuskan para siswa untuk menghafal teori dan definisi serta sejarah yang panjang. Di sisi lain, pelajaran ini pun dibenci dan ditakuti oleh kebanyakan siswa. Cara penyampaian materi yang monoton, guru yang kurang aktif, bahan pelajaran yang tidak memadai, alat peraga yang kurang dan faktor lainnya dapat menjadi penyebab ketidaktertarikan terhadap Matematika. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memberikan pelatihan visual penunjang pembelajaran. Matematika mempunyai banyak materi diantaranya Matriks, Fungsi dan Grafiknya. Materi-materi ini dapat dibuat dengan sangat menarik melalui bantuan software Matlab. Siswa dapat mencari nilai perhitungan operasi matriks berupa penjumlahan, pengurangan, perkalian, perpangkatan, invers, determinan dan serangkaian operasi lainnya menggunakan bantuan software ini. Fungsi yang selama ini penggambaran grafiknya dilakukan secara manual, juga dapat digambarkan baik secara 2 dimensi maupun 3 dimensi menggunakan software Matlab. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan software Matlab sebagai pendukung pembelajaran Matematika bagi guru-guru SMA di Indralaya. Manfaat dari kegiatan pendampingan ini adalah adanya peningkatan prestasi dan pengetahuan guru-guru SMA di Indralaya tentang pemahaman matriks, fungsi dan Matlab. Manfaat yang diperoleh bagi Perguruan Tinggi adalah meningkatkan peran serta dan kepedulian terhadap masyarakat khususnya di daerah terpencil dalam hal ilmu pengetahuan.
BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH DI DESA BINAAN PEMULUTAN ULU Yulia Pujiastuti
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5681

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Pemulutan Ulu Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir yang merupakan desa Binaan fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Desa tersbeut berjarak sekitar terletak sekitar 16 km dari pusat Kota Palembang atau sekitar 20 km dari kampus Unsri Inderalaya kearah kota Palembang. Judul yang diberikan pada kegiatan tersebut adalah “Budidaya Tanaman  Bawang Merah Di Desa Binaan Pemulutan Ulu “. Sebagai khalayak sasaran adalah masyarakat petani terutama yang tergabung dalam kelompok tani “Harapan Tani”. Selama ini para petani belum pernah melakukan penanaman tanaman bawang merah. Oleh karena itu tim pengabdian FP Unsri memberikan cara dan teknologi penanaman bawang merah dalam polibag dilanjutkan dengan pengenalan jenis hama yang menyerang serta pengendaliannya. Hasil kegiatan menunjukkan respons yang sangat baik dari peserta, terbukti dnegan adanya banyak pertanyaan maupun masukan dari petani berkaitan dengan adanya hama-hama yang menyerang tanaman bawang merah tersebut. Ketika disampaikan beberapa jensi hama yang menyerang tanaman bawang merah, muncul komentar petani bahwa mereka juga perah meliha hama tersbeut. Oleh karena itu selanjutnya dijelaskna bahwa sebagian hama dapat hidup secara polifagus yaitu dengan memakan berbagai jenis tanaman. Tindak lanjut drai kegiatan ini sangat diharapkan oleh petani. Mereka mengharapkan kemungkinan untuk menanam tanaman bawang merah di lahan biasa (buka dalam polibag) sehingga mereka dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari budidaya usaha penanaman tanaman bawang merah tersebut dan mendapatkan tingkat produksi yang tinggi.
PEMBUATAN PARFUM DAN LOTION ANTINYAMUK DARI RUMPUT AKAR WANGI (Chrysopogon zizanioides) Elfita -
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5671

Abstract

Penyakit chikunggunya, demam berdarah, dan malaria sering mewabah di seluruh wilayah Ogan Ilir, termasuk desa yang berada di RT 03 Lokasi II Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara. Penggunaan antinyamuk pada permukaan kulit untuk menghindari gigitan nyamuk lebih efektif untuk masyarakat, baik yang berada di dalam rumah, apalagi bagi masyarakat yang sering berada di luar rumah. Namun karena harganya yang relatif mahal maka belum terjangkau oleh semua lapisan masyarakat di desa ini yang memiliki taraf perekonomian yang rendah. Juga penggunaan antinyamuk sintetik ini untuk kurun waktu yang lama akan menimbulkan efek samping terhadap kulit. Rumput akar wangi banyak terdapat di sekitar desa ini. Kandungan kimianya berupa minyak atsiri telah banyak digunakan bangsa Indonesia jauh sebelum diperkenalkannya antinyamuk sintetik (repellent) untuk menghindari gigitan nyamuk. Juga berdasarkan penelusuran literatur, banyak sekali penelitian-penelitian yang mengungkapkan tentang kemampuan kandungan kimia rumput akar wangi ini dalam membasmi serangga. Dari pengamatan di lapangan terlihat bahwa antinyamuk yang telah dibuat ternyata cukup ampuh untuk mengusir gigitan serangga. Hal ini dibuktikan oleh masyarakat yang telah mengoleskan antinyamuk alami ini ke bagian tubuh mereka, memang tidak digigit oleh nyamuk yang banyak disekitar kegiatan kami tersebut. Namun dari hasil tanya jawab ternyata dari bentuk-bentuk antinyamuk yang dibuat, yang paling digemari oleh masyarakat kelompok ibu-ibu adalah bentuk parfum. Hal ini disebabkan karena penggunaannya yang praktis dan lebih wangi. Sedangkan dari kalangan remaja putri, mereka lebih menyukai antinyamuk dalam bentuk lotion yang diekstrak dengan minyak zaitun. Selain warnanya menarik kehijauan, juga karena antinyamuk ini juga dapat menghaluskan dan melembutkan kulit tanpa efek samping. Kulit yang halus dan lembut tentu menjadi idaman bagi para remaja putri. Lotion yang diekstrak dengan parafin cair paling sedikit digemari oleh para peserta. Hal ini mungkin disebabkan karena warnanya yang pucat dan kurang wangi.
SOSIALISASI 3R (REUSE, REDUSE, RECYCLE) DAN PELATIHAN DAUR ULANG LIMBAH KERANG SIMPING (Placuna placenta) MENJADI PRODUK KEKINIAN YANG BERNILAI JUAL DI DESA SUNSANG IV, KECAMATAN BANYUASIN II Fitri Agustriani
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5682

Abstract

Kabupaten Banyuasin merupakan daerah yang memiliki pesisir terluas di propinsi Sumatera Selatan. Daerah pesisir Banyuasin salah satunya adalah Kecamatan Banyuasin II yang terdiri dari beberapa desa yaitu Sunsang I, II, III, IV dan Marga Sunsang. Kawasan ini berada di muara yang merupakan perbatasan sungai Musi dan perairan Selat Bangka sehingga akan mendapatkan dampak aktivitas terutama limbah yang berupa sampah dari daratan dan lautan akan terakumulasi di muara, tidak terkecuali dengan desa Sunsang.Sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat desa Sunsang IV. Sampah yang terdapat di desa sunsang mulai dari sampah organik maupun anorganik. Salah satu sampah organik yang dapat dilihat langsung dan telah menumpuk menahun adalah limbah cangkang kerang simping. Limbah kerang simping ini belum dimanfaatkan oleh masyarakat.hal ini mungkin disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat atas manfaat limbah ini dan belum ada orang atau kelompok atau institusi yang memberikan pemahaman dan keterampilan tentang cara mengolah kerang simping menjadi suatu produk yang bernilai jual. Kegiatan ini bertujuan Memberikan Sosialisasi 3R (Reuse, Reduse, Recycle) dan Pelatihan Daur Ulang limbah kerang simping menjadi produk kekinian yang bernilai jual di desa Sunsang IV.Metode yang telah digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan yang ditetapkan adalah dengan metode percontohan. Hasil yang diperoleh Kegitan pengabdian adalah antusiasnya peserta ibu-ibu dan remaja putri di desa Sunsang IV dan telah menghasilkan produk kerajinan berupa bros dan dream catcher. Hasil evaluasi dari pre-test dan post-test diperoleh skor nilai masing-masing 35,81 untuk pre-test dan 82,9 untuk post-test. Peningkatan skor ini menunjukkan adanya peningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta untuk memanfaatkan limbah kerang simping menjadi produk yang bernilai jual.
MANAJEMEN PENGELOLAAN PAKAN TERNAK RUMINANSIA (SAPI, KERBAU, KAMBING DAN DOMBA) Muhakka -
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5652

Abstract

Kegiatan di laksanakan di Desa Panca Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Tujuannya adalah agar Kelompok Peternak Tani Makmur dapat membudidayakan rumput raja dan gajah dan mengolah pakan dengan proses Amofer sehingga kekurangan pakan dapat diatasi. Khalayak sasaran adalah Kelompok Peternak TANI MAKMUR kelompok tani dan Karang Taruna yang merupakan keluarga yang tidak sepenuhnya bekerja di sawah, para petani, pemuda dan kelompok peternak yang tergolong maju diharapkan menjadi perintis, penerap dan menyebarluaskan hasil pelatihan kepada anggota masyarakat lainnya. Metode yang digunakan adalah,Tahap persiapan, Pelatihan dan demonstrasi serta tanya jawab secara langsung dengan anggota Kelompok dan Setelah pelatihan, melihat sejauh mana anggota kelompok peternak sapi dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tentang Budidaya Rumput Unggul dan Teknologi Amofer. Rancangan evaluasi kita lihat pra pelatihan, pelatihan, setelah pelatihan dan evaluasi. Karakteristik peserta menunjukkan  bahwa usia peternak masih produksif. Minat dan antusias serta tingkat partisipasi masyarakat di Kelompok Peternak Tani Makmur dinilai cukup baik. Keadaan ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang hadir dan aktif menanyakan tentang budidaya rumput dan teknologi pengolahan pakan sebagai pakan ternak ruminansia.Tingkat pendidikan peserta masih sangat terbatas, sehingga perlu bimbingan secara berkelanjutan dan berkesinambungan, agar introduksi rumput unggul (rumput raja dan gajah) dan teknologi pengolahan pakan di Desa Panca Mulya di masa yang akan datang benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi.
INTRODUKSI TEKNOLOGI PERTANIAN ORGANIK DENGAN MEMANFAATKAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN TANAMAN KACANG TUNGGAK UNTUK MENINGKATKAN KESUBURAN TANAH DI DESA ARISAN JAYA PEMULUTAN BARAT OGAN ILIR Maria Fitriana
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5673

Abstract

Penggunaan kacang tunggak sebagai tumbuhan leguminosae dan kompos tandan kosong kelapa sawit untuk menambah kesuburan tanah sudah banyak dilakukan petani. Lahan pertanian di desa Arisan Jaya kecamatan Pemulutan Barat adalah lahan kering podsolik merah kuning yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut: miskin unsur hara, kejenuhan Al tinggi, kadar bahan organik rendah dan pH rendah. Penggunaan pupuk anorganik (pupuk kimia) tentunya memerlukan biaya yang besar karena harganya yang mahal dan terus meningkat. Selain dari pada itu pupuk kimia juga dapat menurunkan produktivitas lahan dan menimbulkan masalah lingkungan. Oleh karena itu melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan diperkenalkan suatu metode untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi penggunaan pupuk anorganik (pupuk kimia) dengan penanaman kacang tunggak (Vigna unguiculata) dari keluarga leguminosae dan penggunaan kompos tandan kosong kelapa sawit sebelum penanaman tanaman pangan lainnya.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE QUADROTOR UNTUK APLIKASI PENGINTAIAN DAN PENYERGAPAN TARGET OPERASIONAL PENEGAK HUKUM DOMESTIK Jiimy D Nasution
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5653

Abstract

Saat ini, quadrotor berukuran kecil (jarak wheelbase berkisar antara 130 mm sampai 280 mm) sering dimanfaatkan dalam ajang adu kecepatan dengan istilah “drone racing” dan marak diselenggarakan dalam bentuk kontes resmi di negara-negara luar, seperti Eropa, Australia, dan Amerika Serikat. Sebagai wahana racing, quadrotor ini memiliki beberapa keunggulan dalam hal desain bila dibandingkan dengan multirotor yang berukuran sedang atau besar. Dengan ukuran yang kecil dan ringan (lightweight), desain racing quadrotor ini dapat diterbangkan serendah mungkin dan memiliki kemampuan manuver yang tinggi dalam melewati berbagai rintangan seperti yang terdapat pada arena perlombaan. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menerapkan desain quadrotor tipe racing tersebut untuk membantu aparat penegak hukum domestik, terutama dalam pengumpulan informasi dan data intelijen. Tujuan utama pengaplikasian quadrotor ini adalah untuk membantu upaya aparat penegak hukum dalam mengidentifikasi target yang dicurigai termasuk lokasinya, dan yang paling penting, untuk melakukan pengamatan langsung apakah target bersenjata atau tidak. Hal ini sangat membantu aparat penegak hukum di lapangan dalam melakukan tugas pengintaian atau pengincaran, pemburuan, dan penyergapan target karena dapat menekan resiko jatuhnya korban di kedua belah pihak. Hasil dari penelitian ini berupa prototipe quadrotor dengan wheelbase 250 mm yang dilengkapi sistem First-Person View (FPV) dengan bobot total 750 gram, kecepatan jelajah 30-40 km/jam, dan dapat digunakan untuk pengintaian dan penyergapan target yang diam maupun yang bergerak.
PEMBUATAN SEDIAAN HERBAL UNTUK BATUK DAN PILEK DARI BAHAN ALAMI UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT Ferlinahayati -
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5676

Abstract

Batuk dan pilek merupakan  penyakit yang sering kita jumpai di masyarakat, dengan berbagai faktor pencetus seperti polusi udara, makanan dan pola hidup yang kurang bersih. Masyarakat seringkali mengkonsumsi obat-obat bebas dari warung untuk mengatasi penyakit ini. Penggunaan obat bebas secara sembarangan tentunya sangat berbahaya. Disisi lain, di sekitar masyarakat desa Pulau Semambu banyak tersedia tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit batuk dan pilek. Sehingga kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara yang tepat dan baik dalam pengolahan obat batuk pilek dari bahan herbal dan cara bijak mengkonsumsinya. Tim Pelaksana terdiri dari empat orang dosen yang dibantu oleh dua mahasiswa dan dihadiri oleh ibu-ibu dari desa Pulau Semambu sekitar 25 orang. Kegiatan berlangsung melalui metode penyuluhan dan demonstrasi melalui video yang telah dipersiapkan mengenai pemilihan bahan, cara mengolah dan cara mengkonsumsinya. Kegiatan berjalan lancar dan tepat waktu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat lebih meningkat yang terlihat dari antusiasnya mereka bertanya dan ketepatan dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pelaksana. Pengabdian pada masyarakat. Tim pelkasana juga memberikan kenang-kenangan bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Page 1 of 1 | Total Record : 10