cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018)" : 14 Documents clear
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT LINGKUNGAN INDUSTRI KARET REMAH DI KOTA PALEMBANG Adis Ferosandi
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan:Tujuan penelitian untuk menganalisis persepsi masyarakat khususnya terkait kesehatan masyarakat terdekat lokasi industri karet remah-X di Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Metode:Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2017. Sampel 100 KK dengan cara random sampling merupakan masyarakat yang bermukim pada Ring-I industri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner berdasarkan konsep health belief model, wawancara dan observasi, data dianalisis dengan regresi logistik gandaHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat (67%) tentang industri terkait kesehatan masyarakat dikategorikan kurang baik. Analisis confounding menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (Prevalence Ratio = 0,8) mempengaruhi persepsi masyarakat. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel kondisi kesehatan masyarakat (Prevalence Ratio = 3,7) memperngaruhi persepsi masyarakat terhadap industri karet remah .Simpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh kondisi kesehatan terhadap persepsi masyarakat.
PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA WANITA PEKERJA SEKS TIDAK LANGSUNG Hafiza Khoradiyah; Jum Natosba; Eka Yulia Fitri
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Infeksi menular seksual (IMS) merupakan suatu gangguan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, jamur, virus, dan parasit yang dapat ditularkan melalui hubungan seks (baik melalui vagina, oral maupun anus) dengan berganti-ganti pasangan. Penelitiaan ini dalah pendidikan kesehatan salah satunya dengan metode peer education untuk meminimalisir penyebaran dan komplikasi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peer education terhadap pengetahuan tentang infeksi menuar seksual pada wanita pekerja seks tidak langsung.Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pre dan post tests one groups. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita pekerja seks tidak langsung di panti pijat kota Palembang yang berjumlah 44 orang.Hasil: Hasil analisis menggunakan uji t-paired menunjukkan bahwa peer education berpengaruh terhadap pengetahuan WPS tidak langsung dengan p value = 0,001 baik pada peer educator maupun pada anggota.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa peer education dapat dijadikan sebagai salah satu metode mempengaruhi pengetahuan WPS tidak langsung terhadap penyakit IMS dan diharapkan penerapan peer education dapat lebih sering diterapkan dan menjadi salah satu program pelayanan kesehatan dinas sosial dan dinas kesehatan untuk mencegah penyebaran dan komplikasi penyakit IMS.
PENGALAMAN PERUBAHAN KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN DI PANTI SOSIAL REHABILITASI GELANDANGAN, PENGEMIS, DAN TERLANTAR DI SUMATERA SELATAN TAHUN 2016 Suzanna
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui pengalaman perubahan konsep diri pada anak jalanan dipanti sosial rehabilitasi, pengemis dan terlantar tahun 2016. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif fenomenologi. Hasil: Hasil analisis data didapatkan 7 tema yaitu penerimaan diri yang positif, penyebab anak turun kejalanan, bekerja sebagai pengamen adalah pekerjaan anak jalanan, kehidupan anak jalanan sebagai pengamen, harapan anak jalanan mendapatkan kehidupan lebih baik, kenyamanan menjadi anak jalanan danperasaan anak jalanan yang terabaikan. Simpulan: Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsep diri pada anak jalanan merupakan konsep diri yang positif. Saran: Peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai permasalahan yang ada dalam kehidupan anak-anak jalanan terutama pada konsep diri dengan menggunakan dua pendeketan kuantitatif dan kualitatif
GAMBARAN RADIOLOGIS CALCANEUS PADA PENGAYUH BECAK Tri Suciati; Indri Seta Septadina
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penggunaan otot rangka yang berlebihan pada pengayuh becak dapat menyebabkan gangguan pada tendon Achilles yang menerima tekanan yang cukup besar dalam waktu yang cukup lama sehingga dapat menyebabkan perubahan pada kartilago pada tualng calcaneus di kaki. Metode : Penelitian yang dilakukan merupakan observasional dengan pendekatan potong lintang (cross sectional) pada pengayuh becak di Kotamadya Palembang. Subjek penelitian adalah tiga puluh orang pengayuh becak yang telah menjalani profesinya lebih dari lima tahun. Pemeriksaan radiologis dilakukan di BBLK Palembang. Hasil : Pengayuh becak dengan gambaran calcaneus spur sebanyak 19 orang (63,3%). Pengayuh becak yang mengalami calcaneus spur yang mengalami nyeri kaki sebanyak 11 orang (73,3%) dari 15 responden sedangkan responden yang tidak mengalami nyeri kaki sebanyak 8 orang (53,3%) dari 15 responden. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan p value = 0,449. Simpulan : Sebagian besar pengayuh becak memiliki gambaran calcaneus spur. Namun tidak ada hubungan antara nyeri kaki dengan calcaneus spur.

Page 2 of 2 | Total Record : 14