cover
Contact Name
Rike Penta Sitio
Contact Email
rikepenta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rikepenta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Management and Business Review
ISSN : 18298176     EISSN : 25030736     DOI : -
Journal of Management and Business Review (JMBR) is a source of scientific information for academia, research institution, government agencies, and industries. We publish research paper on management and business strategy as well as related topics.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2012)" : 5 Documents clear
PERANCANGAN STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BAGIAN OPERASI PT. JAYA READYMIX MENGGUNAKAN METODE THEORY OF CONSTRAINT THINKING PROCESS Anaya Wardhana; Wirendra Satwika Bimantara
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i1.76

Abstract

The main business of PT.Jaya Readymix is supplying readymix concrete to construction projects. The key success factor to win competition in this industry is providing the high quality concrete in competitive price and on-time delivery. To support this key success factor, a company should have good operation performance. The low performance makes the customer dissatisfied and move to other company. When it happens, as the consequence, the revenue of the company will decreas. The indicators of the low performance in the company’s operationis marked with the case of unfinished Corrective Action Report (CAR) in, for example, inability to deliver product on-time and unavailability truck mixer. This research uses the Theory Of Constraint (TOC) Thinking Process to analyze process and to formulate strategy. The steps in this research include identifying and analyzing the core driver of the current company’s problems, and make the action plan to eliminate the problems. All of the process are presented in a form of visual images through a Tree Diagram which is an effect-cause-effect relationship. This research found that the root of the low performance problems of the company's operations is inability of the company to enforce employee discipline. The injected policy to this problem is conducting performance evaluation for plant employees, especially truck drivers, which means it also needs to designed Key Performance Index (KPI) are balanced. In addition, other programs such as procedures socialization, enable the slump stand 2, implementing a new wage system, and implementation of policy briefing before each workshift time is also essential for the company to win competition.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEPAYA SUNFRESH JENIS CALIFORNIA GRADING B DAN C DI PASAR TRADISIONAL KAWASAN JABOTABEK 2012-2014 Aprihatiningrum Hidayati; Pepey Riawati Kurnia
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i1.77

Abstract

Perusahaan dalam penelitian ini adalah distributor buah segar berskala nasional. Saat ini perusahaan sedang dalam tahap pertumbuhan. Untuk itu diperlukan suatu strategi pemasaran untuk dapat memaksimalkan tingkat pertumbuhan dan menguasai pangsa pasar. Masalah dalam perusahaan saat ini adalah penerimaan pendapatan yang masih rendah. Peningkatan pendapatan ini dapat dilakukan jika perusahan lebih ofensif lagi memperluas pasar. Perluasan pasar ditujukan ke pasar tradisional dengan produk Pepaya Jenis California sebagai proyek percontohannya. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui perilaku pembelian Pepaya California oleh konsumen di Pasar Tradisional. Sedangkan analisis data kualitatif digunakan untuk mengetahui profil pepaya California di pasar. Hasil dari penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian Pepaya California di pasar tradisional adalah tingkat kemanisannya, kebersihan kulitnya, dan kesesuaian harganya. Sedang analisis kualitatif dihasilkan informasi bahwa Pepaya California masih langka dan jarang dijumpai di pasar. Strategi bauran pemasaran digunakan untuk menjawab tantangan tersebut. Bagian akhir tesis ini memuat penganggaran biaya dan pencapaian hasil yang diperoleh jika seluruh strategi dapat mencapai target. Dengan membuka pasar bagi produk Pepaya Sunfresh jenis California ini ke pasar tradisional kawasan Jabotabek, ditargetkan penerimaan pendapatan tahunan perusahaan akan naik dan diprediksi meningkat dari 35 milyar rupiah di tahun 2012 menjadi lebih dari 61 milyar rupiah di tahun 2014.
PEMBIAYAAN BERBASIS MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN PADA PROYEK ABC Indri Gunantia Yadin; Obaja Kurniawan; Aries Heru Prasetyo
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i1.78

Abstract

PT XYZ, selaku perusahaan yang beroperasi pada bidang properti, memiliki rencana investasi perumahan sederhana yang akan launching pada bulan Januari 2012. Proyek perumahaan tersebut diberi nama ABC, yang bertempat di daerah Sawangan, Kota Depok. Di atas tanah seluas 25.754 m2 akan dibangun 182 unit rumah sederhana dengan target pasar adalah mereka yang berpengasilan antara Rp. 5.000.00,- s/d Rp. 17.000,000,- per bulannya. Adapun jumlah investasi yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 6.954.202.000,-. Berdasarkan kebutuhan ini maka penulisan ini memiliki tiga tujuan yaitu pertama,menganalisis sumber pendanaan yang optimal antara utang dan ekuitas untuk proyek ABC; kedua, melakukan analisis studi kelayakan untuk proyek ABC, dalam kondisi pesimis dan optimis berdasarkan manajemen risiko keuangan; ketiga, menganalisis risiko kebangkrutan berdasarkan komposisi struktur modal terpilih untuk proyek ABC.Pendekatan yang digunakan dalam penentuan bauran pendanaan optimal adalah pendekatan biaya modal (cost of capital) yang paling minimum. Selain itu, akan digunakan pendekatan risiko kebangkrutan Altman Z-Score, sedangkan risiko keuangan dalam bentuk kenaikan tingkat inflasi dan suku bunga. Berdasarkan hasil analisis maka bauran pendanaan yang optimal untuk proyek ini adalah komposisi antara utang 44% (35% pinjaman ke bank dan 9% utang pemegang saham) dan ekuitas, dalam bentuk retained earnings, sebanyak 56 % dari total investasi dan dihasilkan cost of capital paling minimum yaitu 40,41%. Berdasarkan hasil komposisi tersebut, dilakukan analisa investasi terhadap proyek ABC dengan pendekatan NPV dan IRR yang menghasilkan NPV sebesar Rp. 557.498.750,- dan IRR sebesar 43.84%. Oleh karena itu, investasi pada proyek ABC dapat disebut layak dari sudut pandang keuangan. Selanjutnya dilakukan analisis studi kelayakan dalam bentuk analisis skenario dengan risk event kenaikan inflasi dan suku bunga. Dalam skenario pesimis, dihasilkan penghitungan NPV proyek menjadi minus Rp. 4.910.135.740,- Sedangkan dalam skenario optimis, dihasilkan penghitungan NPV proyek sebesar Rp. 5.312.277.990,- dan IRR sebesar 79,57%. Satu jenis risiko yang teridentifikasi adalah risiko kebangkrutan PT XYZ. Melalui analisis Altman Z-Score, PT XYZ masih jauh di atas ambang kebangkrutan dengan nilai Altman Z-Score 5,285 (> dari 2,6). Walaupun demikian, risiko kebangkrutan berpotensi terjadi khususnya di saat kondisi perekonomian makro sedang bergejolak dan mempengaruhi daya beli masyarakat, pada saat yang sama utang bank harus dibayar lunas tanpa ada lagi kebijakan perpanjangan masa pinjaman.
MEMBANGUN LEARNING ORGANIZATION DI SAMUDERA INDONESIA GROUP (SIG) Offia, Anglena Dhonna; Molina, Yanet
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i1.79

Abstract

Ruang lingkup Learning Organization (LO) adalah pembelajaran individual, tim, hingga organisasi dimana individu memiliki kesadaran untuk belajar, individu dalam tim pun aktif melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran, dan organisasi sebagai fasilitator dan senantiasa mendukung kegiatan tersebut. Penelitian tesis ini menganalisa sejauhmana LO di SIG dengan pemaparan berdasarkan 5 (lima) sub sistem, dinamika pembelajaran, pemberdayaan manusia, pengelolaan pengetahuan, teknologi, dan organisasi. Metode wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) digunakan sebagai metodologi untuk melakukan analisis dan dasar pembuatan implementasi membangun LO. Berdasarkan hasil wawancara, FGD, dan observasi aktivitas pembelajaran ini belum berjalan dengan baik, karena arus informasi dan kegiatan pembelajaran belum merata di setiap level dan bisnis unit atau anak perusahaan.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI TWITTER ADVERTISING PADA SEGMEN MUDA USIA 15 – 24 TAHUN WILAYAH JABODETABEK (JAKARTA, BOGOR, DEPOK,TANGGERANG, BEKASI) TAHUN 2011 Lavindri, Edith; Kurnia, Pepey Riawati
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i1.75

Abstract

Teori dan Model Theory of Reasoned Action (TRA) dari Fishbein & Ajzen (1975), Theory Planned Behavior (TPB) dari Ajzen (1991), Technology Acceptance Model (TAM) dari Davis (1989) dan Diffusion of Innovation Model (DOI) dari Rogers (1983 dalam Rogers, 2003) sering digunakan oleh banyak peneliti untuk menemukan faktor – faktor yang mempengaruhi adopsi yang berkaitan dengan teknologi. Pada penelitian ini keempat teori dan model ini dikombinasikan guna menjelaskan faktor – faktor yang mempengaruhi adopsi Twitter advertising pada segmen muda usia 15 – 24 tahun. Sebanyak 389 penguna Twitter menjadi responden penelitian ini, dimana 5 diantaranya diwawancara untuk mendapatkan pemahaman mendalam akan adopsi Twitter advertising. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat attitude terhadap Twitter advertising, subjective norm terhadap Twitter advertising, perceived usefulness terhadap Twitter advertising berpengaruh dan signifikan terhadap intention to adopt Twitter advertising.

Page 1 of 1 | Total Record : 5