cover
Contact Name
Iin Purnamasari
Contact Email
mpp@upgris.ac.id
Phone
+6224-8451279
Journal Mail Official
mpp@upgris.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas PGRI Semarang, Jl. Sidodadi Timur No. 24 Semarang Demikian permohonan ini, atas perhatian dan bantuannya kami sampaikan terimakasih.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran
  • mediapenelitianpendidikan
  • Website
ISSN : 1978936X     EISSN : 25280562     DOI : -
Core Subject : Education,
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, dengan nomor ISSN 1978-936X (cetak) dan ISSN 2528-0562 (online) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran merupakan Jurnal Nasional Terakreditasi Peringkat 5 sesuai SK Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia No.: 85/M/KPT/2020, memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pendidikan. Lingkup bidang pendidikan antara lain meliputi pendidikan di jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pendidikan. Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2009)" : 10 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA DENGAN METODE SUGESTI IMAJINASI MELALUI MEDIA PERGELARAN WAYANG PADA SISWA KELAS IXA SMP NEGERI 6 SEMARANG Marsini Marsini
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.78 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis?é?á cerita dengan metode sugesti imajinasi melalui media pergelaran wayang pada siswa kelas IX A SMPN 6 Semarang tahun 2009/2010, serta untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap keterampilan menulis cerita dengan metode sugesti imajinasi melalui pergelaran wayang pada siswa SMP N 6 Semarang.?é?á Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK).?é?á Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pada tiap siklus terdiri-dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pembelajaran menulis cerita dengan metode sugesti imajinasi melalui media pergelaran wayang?é?á?é?á mampu meningkatkan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas IX A SMPN 6 Semarang. Hasil tes yang diperoleh pada prasiklus mencapai rata-rata 63.3% dan prosentasi ketuntasan (?óÔÇ??Ñ70) kelas 37 %.?é?á Hasil tes pada siklus I, rata-rata meningkat menjadi 76,40 dan prosentasi ketuntasan 92%, atau meningkat 55%.?é?á Pada siklus II, diperoleh hasil yang jauh lebih baik. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh mencapai 82,06, ketuntasan kelas mencapai 100%.?é?á Hasil nontes pada siklus I dan siklus II diperoleh bahwa sebagian besar siswa senang dan tertarik dengan media pergelaran wayang tersebut. ?é?á Kata kunci : menulis cerita, metode sugesti imajinasi, media wayang
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN BERBICARA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GAMBAR SERI UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SEMARANG Sri Sudarminah
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.152 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuktikan peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah diberikan proses belajar mengajar dengan menggunakan gambar seri, mendiskripsikan perubahan perilaku siswa setelah mencapai proses belajar mengajar dengan menggunakan media gambar seri.?é?á Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara siswa kelas VIII C SMP Negeri 6 Semarang. Variabel penelitian ini ada dua yaitu keterampilan berbicara dan media gambar seri.?é?á Alat pengumpul data berupa tes lisan dan non tes yang meliputi observasi, wawancara dan jurnal. Adapun penilaian secara lisan menggunakan lembar pengamatan. Desain penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) berupa siklus I dan siklus II yang mempunyai empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan tindakan, mengamati dan merefleksi.?é?á Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai secara klasikal pada siklus I mencapai 63,49 kategori cukup dan siklus II mencapai 73,45 yang berkategori cukup. Keterampilan berbicara pada siklus II ada peningkatan dengan perubahan perilaku seperti siswa antusias, tidak malu, lancar berbicara, tidak takut, penampilan meyakinkan, dan konsentrasi pada pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan berbicara siswa dengan menggunakan media gambar seri, dan terjadinya perubahan perilaku siswa. ?é?á Kata?é?á kunci: Peningkatan pembelajaran, keterampilan berbicara, model gambar seri
NILAI-NILAI MORAL DALAM NOVEL TANAH BARU, TANAH AIR KEDUA KARYA NH. DINI DAN KEMUNGKINANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMPN 2 SEMARANG Triyastuti Triyastuti
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.123 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.288

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap nilai-nilai yang terkandung dalam novel Tanah Baru, Tanah Air Kedua karya Nh. Dini serta mengkaji kelayakan novel Tanah Baru, Tanah Air Kedua karya Nh. Dini sebagai bahan ajar di SMPN 2 Semarang.?é?á Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non-interaktif, yaitu dengan menganalisis novel yang diteliti dipadukan dengan berbagai literatur yang relevan.?é?á Metode analisis yang digunakan adalah metode analitik sintetik dengan pendekatan struktural semiotik yang membatasi diri pada penelaahan karya sastra itu sendiri, terlepas dari soal pengarang dan pembaca.?é?á Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa Novel Tanah Baru, Tanah Air Kedua karya Nh. Dini mengandung nilai-nilai moral yang bermanfaat bagi pembaca.?é?á Nilai moral tersebut tentang ajaran mengenai tingkah laku atau perbuatan baik manusia dalam kehidupan sehari-hari, yang menyangkut nilai agama, nilai sosial dan nilai budaya.?é?á Nilai-nilai moral ini tercermin dari sikap hidup tokoh utama novel dalam kehidupan sehari-hari.?é?á Novel Tanah Baru, Tanah Air Kedua karya Nh. Dini dapat digunakan sebagai bahan ajar di SMPN 2 Semarang karena dari segi bahasa, psikologis, latar belakang budaya siswa, dan nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel Tanah Baru, Tanah Air Kedua karya Nh. Dini. ?é?á Kata kunci: nilai moral, bahan ajar, novel karya Nh. Dini
UJICOBA TRAFO IF SEBAGAI PENGGANTI KUMPARAN OSILATOR PADA RADIO PENERIMA MW Sri Katon
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.293

Abstract

Salah satu pelajaran Mulok, Keterampilan Elektronika adalah radio Middle Wave (MW).?é?á Permasalahan pokok yang sering timbul bahkan boleh dikatakan selalu timbul pada saat praktik pembuatan radio penerima MW adalah tidak bekerjanya rangkaian osilator.?é?á Tujuan penelitian ini adalah menguji coba apakah trafo IF dapat digunakan sebagai pengganti osilator pada pesawat radio penerima MW.?é?á Sedangkan manfaatnya adalah mencari bahan alternatif pengganti osilator yang efektif dan efisien.?é?á Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.?é?á Sebagai sampel diambil beberapa trafo IF merek TOKO RCL dari tiga warna yaitu : warna kuning (IFI), warna putih (IF2) dan warna hitam (IF3) dengan alasan dibandingkan dengan beberapa merek lain, merek ini mempunyai kualitas yang baik.?é?á Selanjutnya dilakukan beberapa analisis secara deskriptif untuk menyimpulkan hasil uji coba.?é?á Dari hasil uji coba ternyata semua jenis trafo IF yang dijadikan sampel dapat berfungsi sebagai pengganti osilator dan semua jenis trafo sampel tersebut memberikan kualitas suara yang sama baik dan sama jernih suaranya serta frekuensi yang hampir seimbang.?é?á Hasil kualitas suara dan frekuensi ini ternyata juga lebih baik dibanding bila menggunakan osilator asli.?é?á Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa trafo IF dapat digunakan sebagai pengganti osilator dan lebih efektif dan efisien di banding osilator asli.?é?á Selain itu kawat email yang ada bagi para pengguna yang akan mengganti osilator dengan kumparan trafo IF, dibutuhkan keterampilan dan ketelitian dalam penggulungan kumparan osilator.?é?á Ini karena kawat email yang digunakan berdiameter sangat kecil (?é?? 0,08 milimeter) sehingga perlu kesabaran dan ekstra hati-hati. ?é?á Kata kunci: trafo IF, trafo osilator, radio penerima MW
PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN GENERAL LIFE SKILL KHUSUSNYA KECAKAPAN BERPIKIR RASIONAL DAN KECAKAPAN BERPIKIR SOSIAL Heni Kristiani
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.865 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.289

Abstract

Pada umumnya pembelajaran PPKn dilaksanakan hanya bersifat verbal, siswa menjadi pendengar setia, guru kurang bisa memilih strategi yang dapat meningkatkan kecakapan hidup siswa.?é?á Contextual Teaching And Learning adalah pembelajaran yang diprediksikan dapat meningkatkan kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial siswa.?é?á Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus dengan urutan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengumpulan data dan analis refleksi.?é?á Penerapan contextual teaching and learning dengan melaksanakan observasi langsung pada obyek pembelajaran.?é?á Data kemajuan hasil tindakan diperoleh dari angket kecakapan berpikir rasional kecakapan sosial, lembar observasi KBM, observasi tanya jawab wawancara, learning logs, jurnal guru, dan hasil ulangan.?é?á Validasi hasil instrumen dilakukan dengan vace validity dan critical reflection, validasi data dilakukan dengan triangulasi observasi dari aspek siswa, guru dan guru mitra (kolabor).?é?á Hasil tindakan menunjukkan pada tiap-tiap siklus kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial meningkat.?é?á Kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial siswa pada kondisi awal sebesar 11%, dan 28,34% sedangkan pada akhir penelitian mencapai 66,67% dan 95%.?é?á Total pencapaian kecakapan berpikir rasional dan kecakapan berpikir sosial pada akhir penelitian sebesar 84,17% melampaui batas perkiraan yaitu sebesar 75%, dengan demikian pembelajaran contextual teaching and learning teruji yaitu dapat meningkatkan general life skill pada kecakapan berpikir rasional dan kecakapan berpikir sosial.?é?á Respon siswa secara kualitatif menyenangkan dan materi mudah dipahami.?é?á Hasil ketuntasan belajar meningkat dari 24,54% menjadi 95,63% sedangkan kinerja guru juga meningkat dari 75,50% menjadi 95,67%. ?é?á Kata kunci: pembelajaran contextual teaching and learning, general life skill
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII G SEMESTER 2 SMP NEGERI 2 TOROH GROBOGAN Ning Endah Sri Rejeki
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.691 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.294

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penerapan metode belajar kooperatif, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika kelas VIII G semester 2 SMP Negeri 2 Toroh Kabupaten Grobogan.?é?á Penelitian ini merupakan penelitian kelas, dengan Teknik Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen pembelajaran, yaitu berupa satuan pelajaran, tes uraian dan lembaran observasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VIII G SMP Negeri 2 Toroh Kabupaten Grobogan sebanyak 40 orang. Prosedur penelitian dimulai dengan penetapan fokus masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan monitoring, serta analisis dan refleksi. Teknik penelitian melalui teknik tes dan non-tes dengan analisisnya adalah aktivitas mengajar guru dan hasil belajar siswa.?é?á Hasil penelitian telah mampu menjawab perumusan masalah, mencapai tujuan penelitian dan membuktikan hipotesis?é?á penelitian yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar?é?á Matematika kelas VIII G semester 2 SMP Negeri 2 Toroh Kabupaten Grobogan tahun pelajaran 2009/2010. Keadaan tersebut dibuktikan oleh hasil analisis data bahwa : 1) kemampuan guru dalam melaksanakan aspek-aspek proses belajar mengajar pada siklus II berkategori sangat baik dan 2) nilai ulangan siswa untuk setiap siklus senantiasa mengalami peningkatan secara signifikan, sampai dengan siklus terakhir menunjukkan 87,5% siswa mendapat nilai ulangan yang telah memenuhi kriteria belajar tuntas dengan nilai lebih dari atau sama dengan 67 (KKM) lebih dari 85 %. Pembelajaran Matematika dengan model kooperatif Jigsaw sangat efektif untuk dilakukan dalam PBM untuk itu diharapkan guru dapat mengembangkan model pembelajaran dan mengimplementasikannya di kelas. ?é?á Kata kunci : pembelajaran kooperatif, tipe jigsaw, hasil belajar
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD Tuminah Tuminah
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.878 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.290

Abstract

Pada umumnya pelajaran Matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, menakutkan, kurang menarik, membosankan bagi sebagian siswa di semua jenjang pendidikan di Indonesia. Hal ini juga terjadi pada peserta didik di SD Negeri Muktiharjo Kidul 02 Semester II dengan standar kompetensi melakukan operasi hitung pecahan dalam pemecahan masalah.?é?á Kompetensi dasar memecahkan masalah perbandingan dan skala, indikator memecahkan masalah skala. Dari hasil ulangan tes formatif Matematika kelas IV semester II hanya 7 siswa dari 27 siswa yang?é?á mendapatkan nilai di atas 75. Hal ini menunjukkan pembelajaran kurang berhasil. Untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap mata pelajaran Matematika maka diadakan perbaikan pembelajaran Matematika melalui PTK sebanyak 2 siklus dengan menerapkan Student Team Achievement Division (STAD) Kata kunci: strategi pembelajaran, Student Team Achievement Division
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IX SEMESTER I SMP NEGERI 21 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Romiyadi Romiyadi
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.01 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.295

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang listrik dinamik serta siswa dapat menyelesaikan latihan soal listrik dinamik dengan baik dan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kontekstual dan yang menjadi subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX SMP Negeri 21 Semarang. Pada setiap akhir siklus diadakan tes formatif dengan hasil pada siklus I siswa yang tuntas belajar 55,56% orang dengan nilai yang diperoleh?é?á ?óÔÇ??Ñ 68.?é?á Siswa yang tidak tuntas belajar 44,44% orang, memperoleh nilai kurang dari 68 dengan nilai rata-rata kelas 67.?é?á Pada siklus II siswa yang tuntas belajar adalah 73,30% dan yang tidak tuntas 26,70% dengan hasil nilai rata-rata kelas 74,75.?é?á Sehingga pada siklus II dapat memenuhi target, maka penelitian dihentikan pada siklus II. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan, melalui pendekatan kontekstual pemahaman dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal listrik dinamik dapat meningkat. Bagi guru disarankan agar menggunakan pendekatan kontekstual dalam proses belajar mengajar. ?é?á Kata kunci : hasil belajar, Contextual Teaching and Learning.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN TEKNIK MENDONGENG UNTUK SISWA KELAS VII SMPN 6 SEMARANG Tamsih Tamsih
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.291

Abstract

Pengajaran bahasa Indonesia berfungsi sebagai media untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia serta peningkatan penguasaan bahasa Indonesia.?é?á Salah satu aspek keterampilan berbahasa adalah berbicara.?é?á Berbicara merupakan keterampilan kompleks yang memerlukan sejumlah kemampuan yang berbeda perkembangannya dan dipergunakan dengan tepat.?é?á Mendongeng merupakan salah satu keterampilan berbicara secara lisan dan bersifat produktif.?é?á Kegiatan mendongeng ini sendiri sudah pasti menggunakan gaya bercerita yang menarik, dan intonasi yang tepat.?é?á Guru yang mahir mendongeng akan disukai oleh anak didiknya, karena melalui cerita dapat pula terjalin ikatan dan hubungan yang akrab.?é?á Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peranan bimbingan belajar dengan menggunakan teknik mendongeng untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada peserta didik di kelas VII SMPN 6 Semarang.?é?á Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik mendongeng dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa, hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata keterampilan berbicara siswa dari 67 menjadi 81. ?é?á Kata kunci: keterampilan berbicara, teknik mendongeng
IMPLEMENTASI MODEL STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN APRESIASI HAM PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP Nanik Pudjowati
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.982 KB) | DOI: 10.26877/mpp.v3i2.296

Abstract

Kesulitan yang dialami peserta didik dalam pencapaian kompetensi dasar ?óÔé¼?Ømendeskripsikan kasus pelanggaran dan upaya penegakan HAM?óÔé¼?Ø serta tuntutan profesional guru untuk melaksanakan pembelajaran bermutu merupakan latar belakang dilaksanakannya penelitian tindakan kelas ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran?é?á yang pada akhirnya akan meningkatkan pula hasil belajar peserta didik pada materi HAM. Hasil belajar yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) aspek pengetahuan mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu semula hanya 25 orang peserta didik (62,5%) yang mencapai ketuntasan pada pembelajaran sebelum implementasi STAD (kondisi awal), menjadi 31 orang (75,6%) pada siklus I dan 38 orang (92,7%) pada siklus II, (2) pada aspek psikomotor dan afektif, yang dinilai berdasarkan hasil pengamatan terhadap aktivitas peserta didik selama proses tindakan, juga mengalami peningkatan yaitu dari 30 orang peserta didik (73,2%) yang tuntas pada pembelajaran siklus I menjadi 38 orang peserta didik (92,70%) setelah pembelajaran siklus II. Hal ini dapat diartikan bahwa ada perubahan sikap positif dan penghargaan peserta didik terhadap orang lain selama berlangsungnya kerjasama tim. Hasil refleksi pembelajaran yang dilakukan penulis bersama kolaborator dan wawancara dengan beberapa peserta didik dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran cooperative learning model STAD dapat memotivasi peserta didik untuk meraih kemajuan dalam belajar, membangun harga diri dan menumbuh kembangkan sikap kesediaan menerima orang lain (teman) apa adanya sebagai wujud apresiasi terhadap hak-hak asasi manusia. ?é?á Kata kunci: model STAD, apresiasi, dan HAM

Page 1 of 1 | Total Record : 10