cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
ISSN : 25027638     EISSN : 25028391     DOI : -
Core Subject : Education,
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is registered with p-ISSN 2502-7638 and e-ISSN 2502-8391 is a scientific journal of Mathematics Education Department Universitas PGRI Semarang which focuses on the delivery of information on mathematics education from elementary school to university high. JIPMat is published 2 times a year in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 22 Documents clear
PROFIL REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS XII SEKOLAH MENENGAH ATAS DALAM PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN PERSPEKTIF KEMAMPUAN MATEMATIKA Zuhri, Muhammad Saifuddin; Rubowo, Maya Rini
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil representasi matematis siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah berdasarkan perspektif kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah berdasarkan perspektif kemampuan matematika.. Pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan: siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas sudah cukup memperoleh banyak materi pokok matematika, kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat baik secara lisan dan tertulis, dan siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan data hasil tes tertulis dan data hasil wawancara. Kemudian dilakukan triangulasi metode untuk menghasilkan data dari subjek penelitian yang valid. Hasil yang diperoleh adalah siswa dengan kemampuan matematika tinggi kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah adalah: membuat persamaan matematik dari representasi yang diberikan, penyelesaian masalah dengan melibatkan ekspresi matematik, menyajikan kembali data atau informasi dari suatu representasi ke representasi grafik, diagram atau tabel, menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah Membuat situasi masalah berdasarkan representasi yang diberikan, menjawab permasalahan dengan menggunakan kata-kata atau teks tertulis.
TAHAP DEFINE DAN DESIGN PENGEMBANGAN ASESSMENT MATEMATIKA BERBASIS WEBSITE DI PERGURUAN TIGGI Kartono Kartono; Masrukan Masrukan; Achmad Buchori; Rina Dwi Setyawati
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1080

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa assessment matematika online pada mata kuliah matematika SMA yang valid dan layak digunakan di program studi pendidikan matematika di Universitas PGRI Semarang dan Universitas Negeri Semarang. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang pada pelaksanaannya hanya sampai pada tahapan pendefinisian danpendesainan media authentic asessment?é?á yang valid oleh ahli. Tahapan ini validasi ahli oleh 4 dosen yaitu 2 dosen ahli materi dan 2 dosen ahli media dari perguruan tinggi Universitas PGRI Semarang dan UniversitasNegeri Semarang. Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa produk media Authentic Asessment Matematika Online telah divalidasi oleh ahli , yaitu: (1) validasi ahli?é?á materi pertama dengan prosentase untuk aspek umum sebesar 87,5%, aspek substansi materi sebesar 91,7%, dan aspek kelayakan bahasa sebesar 94,4% (2) Validasi ahli materi kedua sebesar 88%, aspek substansi materi sebesar 92%, dan aspek kelayakan bahasa sebesar 88,9% (3) Validasi media dengan prosentase untuk aspek umum sebesar?é?á 88%, aspek penyajian pembelajaran sebesar 85%, aspek kelayakan bahasa sebesar 75%, dan aspek Kelayakan Kegrafikan 82,14% (4) Validasi media dengan prosentase untuk aspek umum sebesar?é?á 81,25%, aspek penyajian pembelajaran sebesar 75%, aspek kelayakan bahasa sebesar 81,25%, dan aspek Kelayakan Kegrafikan 75%. Dari prosentase hasil validasi ahli tersebut produk yang dihasilkan dikatakan valid. Kevalidan produk tersebut diharapkan dapat memudahkan dosen dan mahasiswa dalam belajar dalam melaksanakan proses pembelajaran dan penilaian, kemudian dilakukan uji terbatas terhadap produk authenticasessment diperoleh rata-rata hasil belajar mahasiswa lebih dari 80. Hal ini menunjukkan bahwa dengan media authentic asessment math ini membuat proses penilaian dan penguasaan materi mata kuliah matematika SMA?é?á lebih mudah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MENGGUNAKAN SOCIO HUMANISM Ida Dwijayanti
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1088

Abstract

Pendidikan bukanlah sekedar mendidik manusia supaya well-informed tetapi mengenal dan menguasai kebudayaannya dan menguasai ilmu pengetahuan, pengembang intelektual yang berarti pengembang dirinya sendiri dimasa depan. PR kita ialah bagaimana merumuskan suatu strategi pembelajaran yang mampu mengakomodir seluruh nilai budaya yang dibawa oleh masing-masing siswa dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan melalui prosedur model pengembangan Thiagarajan yang telah dimodifikasi. Metode pengumpulan dan analisis data yang digunakan ialah metode dokumentasi untuk mendapatkan data perangkat sebelum dikembangkan, observasi untuk memperoleh data nilai budaya pada peserta didik sebelum pengembangan perangkat, angket untuk mendapatkan data validasi ahli dan keterbacaan oleh guru dan peserta didik serta tes untuk memperoleh data kelayakan instrument tes. Seluruh data dianalisis secara deskriptif, kecuali data kelayakan instrument tes dianalisis secara statistik menggunakan uji validitas, reabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda dari hasil validitas ahli diperole keseluruhan perangkat dapat digunakan dengan sedikit revisi pada tiap bagian. Dari uji coba instrument tes menghasilkan informasi bahwa 4 soal dari 5 soal yang dikembangkan dapat digunakan karena memiliki validitas, reabilitas dan daya pembeda yang baik serta tingkat kesukaran yang bervariasi. Sedangkan dari simulasi penggunaan perangkat, menghasilkan informasi bahwa penggunaan perangkat yang dikembangkan dapat menstimulus peserta didik untuk mengembangkan nilai budaya?é?á seperti yang direncanakan.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KELILING KELOMPOK (ROUND CLUB) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PGRI SEMARANG PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DISKRIT Maya Rini Rubowo
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1082

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerangka pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematik mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika pada mata kuliah Matematika Diskrit. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah mahasiswa kelas 7B Program Studi Pendidikan Matematika FPMIPATI Universitas PGRI Semarang tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang dengan pertimbangan kemudahan komunikasi antara peneliti dengan mahasiswa karena peneliti adalah dosen dan subjek penelitian adalah mahasiswa yang bersangkutan, serta masih jarang penelitian tentang kemampuan komunikasi matematik untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Pembelajaran berbasis model pembelajaran Round Club dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Matematika Diskrit. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa yang jelas untuk membuat presentasi, dan untuk menjelaskan serta membenarkan solusi ketika melaporkan untuk berbagai tujuan dari pendengar yang berbeda; rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menggunakan simbol matematika, label, satuan dan konvensi dengan benar; rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menggunakan kosa kata matematika dengan tepat. Data pendukung lainnya adalah pada siklus 1, mahasiswa yang tuntas belajar atau yang mendapat nilai = 60,00 sebanyak 28 mahasiswa atau 60% dari 40 mahasiswa dengan nilai rata-rata kelas 70,5, kemudian pada siklus 2 mahasiswa yang tuntas belajar atau yang mendapat nilai = 60,00 sebanyak 37 siswa atau 92,5% dari 40 mahasiswa dengan nilai rata-rata kelas mencapai 82,5.
PERANAN REPRESENTASI DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA TERHADAP PENINGKATAN MATHEMATICAL POWER Imam Kusmaryono; Dwijanto Dwijanto
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1089

Abstract

Kesuksesan siswa dalam pemecahan masalah sangat tergantung kepada kemampuan siswa merepresentasikan masalah dan setiap perkembangan representasi yang lebih tinggi dipengaruhi oleh representasi lainnya. Penelitian dilakukan melalui pendekatan survey dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian untuk mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan representasi dan disposisi matematis berdasarkan daya matematika (mathematical power) mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa (calon guru matematika) semester ganjil tahun akademik 2015/2016 Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Jumlah mahasiswa dalam penelitian ini sebanyak 29 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes representasi matematis, angket disposisi matematis dan wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa representasi dipengaruhi oleh aspek disposisi matematis seseorang, melalui disposisi positif akan membantu peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep matematika. Selanjutnya representasi matematis akan meningkatkan kemampuan komunikasi, melakukan konjektur dan pemecahan masalah. Secara umum disposisi dan representasi matematis sangat berperan dalam peningkatan kompetensi daya matematika (mathematical power) mahasiswa.
KONTRIBUSI KEMAMPUAN KALKULUS DIFFERENSIAL DAN KALKULUS INTEGRAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH PERSAMAAN DIFFERENSIAL Sri Rejeki; Rini Setyaningsih
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) signifikansi kontribusi kemampuan kalkulus differensial dan kalkulus integral terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial, (2) signifikansi kontribusi kemampuan kalkulus differensial terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial, dan (3) signifikansi kontribusi kemampuan kalkulus integral daterhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif assosiatif dengan populasi seluruh mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Tahun Akademik 2015/2016. Dengan teknik sampling kuota, diperoleh 25 mahasiswa sebagai sampel di dalam penelitian ini. Data penelitian diperoleh dengan metode tes dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier ganda dengan tingkat signifikansi 5% menggunakan software SPSS. Sebagai uji prasyarat analisis dilakukan uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) terdapat kontribusi yang signifikan dari kemampuan kalkulus differensial dan kalkulus integral terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial, (2) terdapat kontribusi yang signifikan dari kemampuan kalkulus differensial terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial, dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan dari kemampuan integral terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial.
ANALISIS KECENDERUNGAN PENULISAN SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA DI IKIP PGRI BOJONEGORO Ari Indriani
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1077

Abstract

Masalah yang ingin diteliti adalah bagaimanakah sebaran penulisan skripsi mahasiswa program studi pendidikan matematika IKIP PGRI Bojonegoro? Dan tujuannya adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan?é?á sebaran penulisan skripsi mahasiswa program studi pendidikan matematika IKIP PGRI Bojonegoro. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan subyek penelitian skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisisnya adalah analisis data kualitatif model Miles dan Hubermen, yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap pengambilan keputusan/verifikasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penulisan skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika cukup mengalami perubahan serta banyak variasi isu utama yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah di lapangan. Penulisan skripsi yang paling banyak dipilih mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yaitu penelitian kuantitatif, subyek penelitiannya siswa SMP/MTs, model pembelajarannya NHT (Numbered Heads Together), isu sekundernya minat belajar, materi yang digunakan adalah bangun ruang sisi datar. Sedangkan metode pengumpulan datanya adalah tes, dokumentasi, angket serta wawancara. Teknik analisis datanya uji-t dan anava dua jalan dengan sel tak sama.
ANALISIS BUTIR SOAL MATEMATIKA PADA INSTRUMEN UJI COBA MATERI SEGITIGA Supandi Supandi; Lailatul Farikhah
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1085

Abstract

Penelitian ini bertujuan pada upaya untuk mengetahui kualitas butir soal matematika pada materi segitiga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan . Pembuatan aplikasi berdasarkan analisis hasil dari metode statistik yaitu analisis respon butir.?é?á Hasil dari penelitian ini adalah informasi berupa validitas soal, reliabilitas soal, evaluasi daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas butir soal dari tingkat validitas soal, yang valid sebesar 70% dan tidak valid sebesar 30%. Dari tingkat reliabilitas soal dengan taraf signifikansi 5% soal dinyatakan reliabel. Berdasarkan tingkat kesukaran soal?é?á 60% berada pada kategori mudah, 30% berada pada kategori sedang, dan 10% berada pada kategori sukar. Daya beda soal menunjukkan 50% soal dikategorikan baik dan50% dengan kategori cukup. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan?é?á bahwa kualitas soal memiliki validitas dan reliabilitas yang tinggi, sedangkan dari tingkat kesukaran tergolong mudah dan daya bedanya tergolong cukup.
PROFIL REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS XII SEKOLAH MENENGAH ATAS DALAM PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN PERSPEKTIF KEMAMPUAN MATEMATIKA Muhammad Saifuddin Zuhri; Maya Rini Rubowo
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1091

Abstract

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil representasi matematis siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah berdasarkan perspektif kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah berdasarkan perspektif kemampuan matematika.. Pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan: siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas sudah cukup memperoleh banyak materi pokok matematika, kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat baik secara lisan dan tertulis, dan siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan data hasil tes tertulis dan data hasil wawancara. Kemudian dilakukan triangulasi metode untuk menghasilkan data dari subjek penelitian yang valid. Hasil yang diperoleh adalah siswa dengan kemampuan matematika tinggi kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah adalah: membuat persamaan matematik dari representasi yang diberikan, penyelesaian masalah dengan melibatkan ekspresi matematik, menyajikan kembali data atau informasi dari suatu representasi ke representasi grafik, diagram atau tabel, menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah Membuat situasi masalah berdasarkan representasi yang diberikan, menjawab permasalahan dengan menggunakan kata-kata atau teks tertulis.
KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENGKONSTRUKSI BUKTI BENTUK BIIMPLIKASI DITINJAU DARI TINGKAT KECEMASAN Syaiful Hadi
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1086

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam mengonstruksi bukti bentuk biimplikasi di tinjau dari tingkat kecemasan matematika (math anxiety). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan analisis data dari kemampuan mahasiswa dalam mengonstruksi bukti bentuk biimplikasi ditinjau dari tingkat kecemasan dapat dikatakan: 1)?é?á mahasiswa dengan tingkat kecemasan tinggi dalam mengonstruksi bukti bentuk biimplikasi adalah kurang mampu memahami soal pembuktian bentuk biimplikasi dan kurang mampu mengonstruksi buktinya. 2) mahasiswa dengan tingkat kecemasan sedang adalah mampu memahami soal pembuktian bentuk biimplikasi namun kurang mampu dalam mengonstruksi buktinya. 3) mahasiswa dengan tingkat kecemasan rendah adalah mampu memahami soal pembuktian bentuk biimplikasi namun kurang mampu dalam mengonstruksi bukti.

Page 2 of 3 | Total Record : 22