cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesia Medicus Veterinus
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24776637     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, karena kami berpandangan suatu penelitian merupakan suatu kerja sama untuk menghasilkan sesuatu karya. Artikel yang diterima adalah naskah asli, belum pernah dipublikasikan pada majalah ilmiah atau media masa. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Panjang artikel sekitar 3000 kata. Artikel harap dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel harus telah disetujui untuk dipublikasikan oleh seluruh penulis yang tercantum dalam artikel yang ditandai dengan bubuhan tanda tangan pada hard copy yang dikirim ke redaksi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8 (4) 2019" : 15 Documents clear
Hemogram Anjing Penderita Dermatitis yang Diobati dengan Minyak Mimba Sawitajaya, I Made; Suartha, I Nyoman; Kendran, Anak Agung Sagung; Sudimartini, Luh Made
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (4) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.615 KB)

Abstract

Minyak mimba diketahui memiliki efek yang dapat membantu kesembuhan dermatitis kompleks. Darah merupakan indikator penting untuk mengetahui status tubuh sehingga perlu dilakukan pengujian terhadap darah melalui hemogram. Penelitian ini bertujuan mengetahui hemogram anjing penderita dermatitis kompleks yang diobati dengan minyak mimba, dengan menggunakan tiga sampel anjing penderita dermatitis kompleks yang diolesi dengan minyak mimba selama 15 hari. Pengambilan darah dilakukan pada hari ke-0 hari, ke-7, dan ke-15. Pemeriksaan darah dilakukan dengan mesin Animal Blood Counter iCell-800Vet. Nilai hemogram yang didapatkan yaitu terjadinya leukositosis, limfositosis, dan anemia mikrositik normokromik.
Case Report: Rectal Resection and Anastomosis Method as Rectal Prolapse Treatment in Persian Kitten Indra, Rusmin; Jayawardhita, Anak Agung Gde; Pemayun, I Gusti Agung Gde Putra
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (4) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.17 KB)

Abstract

Rectal prolapse is a protrusion or eversion of the rectal mucous membrane from the anus. Prolapse generally occurs in young and old animals caused by relaxation of spinchter ani. A kitten was examined at the Udayana University Animal Hospital with complaints of recurrent prolapse, good appetite, and hyperactive. Physical and haematological examination showed that the kitten is proper to get surgery. Kitten being surgery with rectal resection method for rectum which got ulceration, then anastomosis is performed on remaining parts. Around the anus was sutured with a purse string technique. Post surgery treatment is carried out by fluid therapy, antibiotics and anti-inflammatory drugs. The wound was healed on the fifth day after surgery and prolapse does not occur again.
Pemberian Infusa Daun Dadap Terhadap Profil Leukosit Ayam Broiler Fase Grower- Finisher yang Mengalami Stres Transportasi Hendrawan, I Wayan Dika Wahyu; Merdana, I Made; Sudira, I Wayan
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (4) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.793 KB)

Abstract

Ayam broiler sangat mudah mengalami stres karena memiliki kemampuan terbatas dalam mengurangi panas tubuh. Upaya mengurangi stres akibat transportasi ini dapat digunakan antistres dan antioksidan. Jenis tumbuhan yang mengandung bahan aktif antioksidan alam seperti daun dadap (Erythrina subumbrans) yang diduga mampu digunakan sebagai antistres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian infusa daun dadap terhadap total leukosit dan diferensial leukosit ayam broiler fase grower-finisher. Penelitian ini menggunakan 45 sampel darah ayam broiler yang diberi perlakuan berupa pemberian vitamin C dan infusa daun dadap dalam air minum yang dibagi menjadi lima kelompok yaitu kelompok P0 (tanpa perlakuan), kelompok P1 (pemberian vitamin C dosis 2 g/L), P2, P3, P4 pemberian infusa daun dadap dosis masing-masing 1000 ppm, 2000 ppm dan 3000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total leukosit ayam broiler setelah ditransportasikan pada semua kelompok perlakuan mengalami penurunan. Diferensial leukosit dari kelompok kontrol negatif menunjukkan peningkatan total monosit dan limfosit sedangkan total heterofil mengalami penurunan. Kelompok kontrol positif menunjukkan peningkatan total monosit dan limfosit sedangkan total heterofil mengalami penurunan. Perlakuan pemberian infusa daun dadap dosis 1000 ppm menunjukkan penurunan total monosit sedangkan total limfosit dan heterofil mengalami peningkatan. Kelompok dosis 2000 ppm menunjukkan penurunan total limfosit sedangkan total monosit dan heterofil mengalami peningkatan. Kelompok dosis 3000 ppm menunjukkan total limfosit mengalami peningkatan sedangkan total monosit dan heterofil mengalami penurunan.
Uji Sensitivitas Bakteri Stahpylococcus sp. Asal Babi Penderita Porcine Respiratory Disease Complex terhadap Doxycycline, Kanamycin, dan Clindamycin Fanayoni, Aditana; Gelgel, Ketut Tono Pasek; Suarjana, I Gusti Ketut
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (4) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.292 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pola kepekaan antibiotik doxycycline, kanamycin, dan clindamycin terhadap bakteri Staphylococcus sp. yang diisolasi dari babi pendertia Porcine Respiratory Disease Complex (PRDC). Sampel penelitian ini adalah isolat Stahphylococcus sp. yang diisolasi dari babi penderita PRDC dengan jumlah 20 isolat yaitu positif Staphylococcus ? hemolitik (14 isolat) dan Staphylococcus ? hemolitik (6 isolat). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dish diffusion test Kirby-Bauer dalam Jackie Reyolad dengan cara membuat suspensi bakteri langsung (direct colony suspension). Data yang diperoleh dinyatakan secara deskriptif kualitatif dengan mengukur zona hambat untuk mengetahui adanya pola kepekaan terhadap bahan antibiotik, terdiri dari atas doxycycline, kanamycin dan clindamycin yang kemudian ditampilkan dalam tabel presentase. Hasil uji sensitivitas dari 20 isolat Staphylococcus ? dan Staphylococcus ? hemolitik menunjukan hasil resisten terhadap doxycycline dan clindamycin tetapi sensitif kanamycin.
Pemberian Gel Ekstrak Daun Binahong dalam Proses Angiogenesis Penyembuhan Luka Insisi pada Mencit Hiperglikemia Tanuwijaya, Phebe Amadea; Berata, I Ketut; Jayawardhita, Anak Agung Gde
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (4) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.215 KB)

Abstract

Hiperglikemia merupakan keadaan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Keadaan hiperglikemia memperpanjang masa hipoksia yang dapat menghambat proses kesembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh gel ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap percepatan kesembuhan luka insisi pada mencit penderita hiperglikemia melalui pengamatan proses angiogenesis. Penelitian ini menggunakan uji non-parametrik Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney. Sebanyak 24 ekor mencit (Mus musculus) jantan yang digunakan sebagai sampel hewan coba dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan. Mencit dibuat hiperglikemia menggunakan aloksan (0,05 mg/ekor, intraperitoneal) dan diinsisi pada bagian punggung (15 mm) lalu diberi perlakuan menggunakan gel ekstrak daun binahong secara topikal, kelompok (T0) dengan konsentrasi 0%, (T1) 25%, (T2) 30%, dan (T3) 35%. Proses kesembuhan luka hewan coba diamati pada preparat dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE) dan diamati secara histopatologi menggunakan mikroskop cahaya, dan untuk setiap tahap kesembuhan dilakukan penskoran. Tingkat kesembuhan berdasarkan angiogenesis menggunakan penskoran yaitu 0=tidak ada pembuluh darah. 1=jika ada 1-10, 2= jika ada 11-30, 3=jika ada >31 pembuluh darah. Hasil penelitian menunjukkan adanya jumlah pembuluh darah yang lebih banyak pada perlakuan T3 dibanding dengan T0, T1, dan T2. Uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan yang sangat nyata. Dapat disimpulkan bahwa pemberian gel ekstrak daun binahong konsentrasi 35% paling baik mempercepat proses kesembuhan luka insisi kulit mencit yang mengalami hiperglikemia, dilihat dari pembentukan pembuluh darah (angiogenesis) dibandingkan konsentrasi 30% dan 25%.

Page 2 of 2 | Total Record : 15