cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2012): Desember" : 16 Documents clear
HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH, BEBAN TUGAS, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN KEPUASAN KERJA GURU DENGAN KINERJA GURU SD Program Pascasarjana MP Universitas Negeri Malang, Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purposes of the study are to find the description and empiric evidence about the correlation of school climate, teaching load, achievement motivation, and teacher’s job satisfaction with teacher’s performance. Sampling technique withproportional random, data collection used questionnaire, and data ware analysed by descriptive and path analysis. The result of the descriptive analysis show that from five variables, achievement motivation was perceived on high category and teacher’s performance is good, whereas the three variables were perceived on moderate category. Findings of the path analysis show: (1) there is no significant direct relation between school climate with achievement motivation; (2) there is positive direct relation and significant between teaching load with achievement motivation; (3) there is positive direct rela-tion and significant between school climate with teacher’s job sat-isfaction; (4) there is no significant direct relation between teach-ing load with job satisfaction; (5) there is positive direct relation and significant between achievement motivation with performance; (6) there is positive direct relation and significant between job sat-isfactionwith performance; (7) there is positive direct relation and significant between school climate with performance; (8) there is positive direct relation and significant between teaching load with performance; (9) there is no significant indirect relation betweenschool climate with performance by achievement motivation; (10) there is positive indirect relation and significant between teaching load with performance by achievement motivation; (11) there is positive indirect relation and significant between school climatewith performance by job satisfaction; (12) there is no significant indirect relation between teaching load with performance by job satisfaction.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan bukti korelasi antara iklim sekolah, beban mengajar, motivasi berprestasi, dan kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru. Teknik sampling dengan proporsional random sampling,pengumpulan data dengan angket, dan analisis data dengan analisis jalur. Hasil dari analisis deskriptif menunjukkan bahwa dari lima variabel, motivasi berprestasi masuk kategori tinggi dan kenerja termasuk bagus. Hasil analisis jalur menunjukkan: (1) tidak ada hubungan langsung yang signifikan antara iklim sekolah dengan motivasi berprestasi; (2) ada hubungan langsung yang positif dan signifikan antara beban tugas denganmotivasi berprestasi; (3) ada hubungan langsung yang positif dan signifikan antara iklim sekolah dengan kepuasan kerja guru; (4) tidak ada hubungan langsung yang signifikan antara beban tugas dengan kepuasan kerja; (5) ada hubungan  langsung yang positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja; (6) ada hubungan langsung yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja; (7) ada hubungan langsung yang positif dan signifikan antara iklim sekolah dengan kinerja; (8) ada hubungan langsung yang positif dan signifikan antara beban tugas dengan kinerja; (9) tidak ada hubungan tidak langsung yang signifikan antara iklim sekolah dengan kinerja melalui motivasi; (10) ada hubungan tidak langsung yang positif dan signifikan antara bebantugas dengan kinerja melalui motivasi berprestasi; (11) ada hubungan tidak langsung yang positif dan signifikan antara iklim sekolah dengan kinerja melalui kepuasan kerja;(12) tidak ada hubungan tidak langsung yang signifikan antara beban tugas dengan kinerja melalui kepuasan kerja guru SD Negeri di Kota Mojokerto.Kata-kata Kunci: kinerja guru, iklim sekolah, beban tugas, motivasi berprestasi, kepuasan kerja.
PENTINGKAH PERAN MANAJEMEN BAGI PENINGKATAN KUALITAS SEKOLAH ? PPs Universitas Negeri Jakarta, Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.Is management important to improve school quality? This research to find out differences of school quality that implementing: (a) SBM model camparing to Non SBM, (b) SBM on public comparing to private schools, and (c) interaction between magagement model and school status to schools quality. Research located in Semarang City-Central Java with sample of 60 schools, use expost facto methode with statistical analysis of Anova. Research result shows there ware different school quality that implementing: (a) SBM model comparing to Non SBM, and (b) SBM on public schools comparing to private, (c) otherwise there was no interaction between SBM and school status.Abstrak. Pentingkah peran manajemen bagi peningkatan kualitas sekolah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas sekolah yang menerapkan: (a) model MBS dibanding Non MBS, (b) MBS di sekolah negeri dibanding swasta, dan (c) interaksi antara model manajemen dan status sekolah terhadap kualitas sekolah. Lokasi penelitian di Kota Semarang-Jawa Tengah dengan sampel 60 sekolah, metode penelitian ekspostfakto dengan teknik analisis statistik Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas: (a) antara sekolah yang menerapkan model MBS dibanding Non MBS, dan (b) MBS pada sekolah negeri dibanding swasta, (c)namun tidak ada interaksi antara model manajemen dan status sekolah terhadap kualitas sekolah.Kata-kata Kunci: manajemen berbasis sekolah, status sekolah, kualitas sekolah
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PONDOK PESANTREN ALFALAH BAKALAN KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATENJEPARA PPs IKIP PGRI Semarang, Abdullah Qodir
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractContext of this research is currenly number of studentsineducational institutions has decreased, incontrary number of studentin Alfalah boarding school students increased. To equip future students, Ponpes Alfalah provide religious instruction and general skills.The study states that the characteristics of Boarding Schools Alfalah by type including modern, according to the pondok boarding including boarding kalafi, according to the type of type D.Implementation of human resource management in Ponpes Alfalah performed as follows: planning is done by trend analysi, then formulated in the form of planning. The new organizing committee made the division of tasks and educators. Implementation include: the method of recruitment is not open so there is no selection, orientation has not been carried out on all new personnel, skill for common materials are still depend on Regional Offices of Religious Affair. Controls include a new assessment using individualized approach. Compensation provided is in accordance withthe job analysis.AbstrakKonteks penelitian ini adalah di saat banyak lembaga pendidikan mengalami penurunan siswa, justru Pondok Pesantren Alfalah mengalami kenaikan santri. Untuk membekali masa depan santri, Ponpes Alfalah memberikan pelajaran agama, umum dan ketrampilan.Hasil penelitian menyatakan bahwa karakteristik Pondok Pesantren Alfalah menurut jenisnyatermasuk pondok pesantren modern,menurut kelompok pondok pesantren termasuk pondok pesantren kalafi, menurut tipe Ponpes termasuk tipe D. Implementasi manajemen sumber daya manusia Ponpes Alfalah dilakukan sebagai berikut: perencanaan dilakukan berdasarkan analisiss trend, kemudian dirumuskan dalam bentuk perencanaan, pengorganisasian barudilakukan pembagian tugas pengurus dan tenaga pendidik. Pelaksanaan meliputi: metode rekrutmen belum terbuka sehingga tidak ada seleksi. Orientasi belum dilaksanakan pada semua tenaga baru.Pelatihan untuk materi umum masih tergantung panggilan dari KanwilKemanag. Pengendalian meliputi: penilaian baru menggunakan cara pendekatanindividual. Kompensasi yang diberikan tidak sesuai dengan job analisis.Kata-kata Kunci: Ponpes Alfalah, Management, Human ResourceManagement.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI DENGAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR PPs IKIP PGRI Semarang, Achmadi
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: the objective of this research are to know: 1) correlation between leadership of school principal with teacher performance; 2) correlation between achievement motivation with teacher performance; correlation between compensation with teacher performance; 4) correlation between leadership of school principal, achievement motivation, and compensation with teacher performance. Population cover 215 teachers and 42 elementary school principal at Sub-district Bonang, District Demak, Central Java Province. Sample consist of 133 teacher and 23 school principal selected randomly with standard error of 5 %. Data collection is questioner. The research shows that: there is positive and significant correlation between leadership of school principal with teacher performance with significant value of = 0,000 < 0,05, t observation = 7,834 > t table = 1,657, dan F observation = 61,337 > F table 3,916; there is positive and significant correlation between achievement motivation with teacher performance with significant value of = 0,025 < 0,05, t observation = 2,270 > t table = 1,657, dan F observation = 5,155 > F tabl2 3,916; there is positive and significant correlation betweencompensation with teacher performance with significant value of = 0,000 < 0,05, t observation = 5,428 > t table = 1,657, dan F observation= 29,458 > F table 3,916; there is positive and significant correlation betweenleadership of school principal, achievement motivation, and compensation with teacher performance with significant value of = 0,000 < 0,05, dan F observation = 25, 057 > F table 3,916. Determination coeficient (R2) is 0,614 showing that three of independent variable give contribution to teacher performance 61,4 %, while 38,6 % come from other variables.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar: 1) hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru; 2) hubungan motivasi berprestasi dengan kinerja guru; 3) hubungan kompensasi dengan kinerja guru; 4) hubungan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi secara bersama-sama dengan kinerja guru.Populasi penelitian ini adalah 215 guru dan 42 kepala sekolah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sedangkan sampel penelitian adalah 133 guru dan 23 kepala sekolah yang ditentukan dengan teknik random sampling dengan tingkat kesalahan 5 %. Alatpengumpuldata adalah angket. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, t hitung= 7,834 > t tabel =1,657, dan F hitung = 61,337 > F tabel 3,916; terdapat hubungan positif dan signifikan motivasi berprestasi dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,025 < 0,05, t hitung= 2,270 > t tabel = 1,657, dan F hitung = 5,155 > F tabel 3,916; terdapat hubungan positif dan signifikan kompensasi dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, t hitung= 5,428 > t tabel = 1,657, dan F hitung = 29,458 > F tabel 3,916; terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, dan F hitung = 25, 057 > F tabel 3,916. Besarnya koefisien determinasi (R2) sebesar 0,614 menujukan bahwa ketiga variabel independen memberikan sumbangan kinerja guru sebesar 61,4 %, sedangkan 38,6 % dipengaruhi oleh variabel-variabel lain.Kata-kata Kunci: kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, kompensasi dan kinerja guru.
PENGARUH PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI DI GUGUS KI HAJAR DEWANTARA KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK PPs MP IKIP PGRI Semarang, Nurchasanah
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The objectives of this studu are to: a) describe the perception ofthe principals leadership, achievement motivation, compensationand performanceof teachersin Gugus Ki Hajar Dewantara Sayung Sub District in Demak District. b) determinethe effect ofthe perception ofprincipal’sleadership, achievement motivation, andcompensationto theperformance of teachersin Gugus Ki Hajar Dewantara Sayung Sub District in Demak Districteither partiallyor simultaneously. Data  analysisusing multilinear regression. The study populationwasallcivil servantsteachersin Gugus Ki Hajar Dewantara Sayung Sub District in Demak District50 peopletotally whooncedefinedasthe study sample. Results: 1)the results ofthe description statistic analysisvariable perception of principalleadership, achievement motivation, andcompensationare quite good, while the teachersperformance isgood. 2)themultiple linear regression analysisshowedvariableperception of principalleadership, achievement motivation, andcompensation partiallyhas positive effect onteacher performanceand simultaneouslyalso has positive effects onteachers performance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: a) mendeskripsikan persepsikepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, kompensasi dan kinerja guru Negeri di Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. b)mengetahuipengaruh persepsi kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi terhadap kinerja guru Negeri di Gugus Ki HajarDewantara Kecamatan Sayung Kabupaten Demak baik secara parsial maupun simultan. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda.Populasi penelitian semua guru PNS SD negeri di Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Sayung Kabupaten Demak berjumlah 50 orang yang sekaligus ditetapkan sebagaisampel penelitian.Hasil penelitian: 1) hasil analisis statistik deskripsi variabel persepsi kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi hasilnya cukup baik, sedangkan kinerja guru baik. 2) analisis regresi linier berganda menunjukkan variabel persepsi kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru dan secara simultan juga berpengaruh terhadap kinerja guru.Kata-kata Kunci: principalleadership, achievement motivation, compensation,andteachers performance.
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI DAN PARTISIPASI GURU DALAM MGMP TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SMP DI KABUPATEN JEPARA PPs MP IKIP PGRI Semarang, Sukmandari
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purposes of this research are: (1) to know the level of influence of achievement motivation toward professional competence of mathematics teachers of Junior High Schools in Jepara District; (2) to know the level of influence of teachers’ participation in MGMP toward professional competence of mathematics teachers of Junior High Schools in Jepara District; (3) to know the level of influence of achievement motivation and teachers participation in MGMP toward professional competence of mathematics teachers of Junior High Schools in Jepara District. The population of this research is mathematics teachers of Junior High Schools in Jepara regency with the total number of 133 people, the sampel was 97 people selected randoly. Data collection is questionnaire. Data analysis by descriptive analysis, prerequisite test, and test the hypothesis used the simple regression linier and double regression linier. The result of research showed that motivation achievement has influence toward professional competence of teachers, the teachers’ participation in MGMP has influence toward professional competence of teachers, motivation achievement and teachers’ participation in MGMP have influence toward professional competence of teachers.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru matematika SMP di Kabupaten Jepara, (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh partisipasi guru dalam MGMP terhadap kompetensi profesional guru matematika SMP diKabupaten Jepara, (3) untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi berprestasi dan partisipasi guru dalam MGMP secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru matematika SMP di Kabupaten Jepara. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh guru matematika SMP di Kabupaten Jepara yang berjumlah 133 orang, diperoleh sampel sebanyak 97 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalahanalisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif motivasi berprestasi terhadap kompetensi profesional guru, terdapat pengaruh positif partisipasi guru dalam MGMP terhadapkompetensi profesional guru, terdapat pengaruh positif motivasi berprestasi dan partisipasi dalam MGMP secara bersama-sama terhadap kompetensi profesional guru.Kata-kata Kunci: motivation achievement, teacher participation in MGMP and professional competence of teachers.
PENGARUH KUALIFIKASI AKADEMIK, PENGALAMAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN PPs MP IKIP PGRI Semarang, Sri Hartini
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The objective of this research are to know: effect of academicqualification, working experiences, and work motivation simultaneously toward performance of primary school principal at Sub District Wiradesa in District Pekalongan. This is a correlational research. Population are all primary school principals at Sub District Wiradesa in District Pekalongan of 34 persons totally. All population become sample. Data collected by questioner consist of questioner of academic qualification, working experiences, work motivation, and performance of primary school principal. Data analysis use simple regression andmultiple regressions. The research result shows that there is partially and simultaneously significant effect between academic qualification, working experiences, work motivation toward performance of primary school principal at Sub District Wiradesa in District Pekalongan. The partial effect of academic qualification is 32 %, working experiences is 42,9%, work motivation is 35,2%, dan simultaneous effect is 59,7%.Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualifikasi akademik, pengalaman kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja kepala Sekolah Dasar se Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh Kepala Sekolah Dasar yang terdapat di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan yaitu sebanyak 34 orang. Seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kuesionerterdiri dari kuesioner kualifikasi akademik, pengalaman kerja, motivasi kerja, serta kinerja kepala sekolah. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial maupun secara bersama-sama yang signifikan antara kualifikasi akademik, pengalaman kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja Kepala Sekolah Dasar seKecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Besarnya pengaruh kualifikasi akademik sebesar 32 %, pengalaman kerja (42,9%), motivasi kerja (35,2%), dan pengaruh secara bersama-sama (59,7%).Kata-kata Kunci: kualifikasi akademik, pengalaman kerja, motivasi kerja, kinerja kepala sekolah.
PENGARUH SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DAN PENGALAMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU OLAHRAGA SMPN SE-KABUPATEN JEPARA PPs MP IKIP PGRI Semarang, Sugiarta
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.The problem of professional teacher competence is the problem that needs to pay attention continuously for education world. The high and low of the professional teacher competence is influenced by some factors. It is supposed the teacher attitude to the job and the experiences to follow the education and trainning influence to the professional teacher competence in general and especially for sport teacher of yunior high school in Jepara regency. This is a quantitative research. The population of this research is all sport teacher of yunior high school in Jepara regency that has 58 sport teachers spread at 39 high school in Jepara regency. The sample of this research is using saturated sampling namely all the population were becomesample in the research. The research result shows that the teacher attitude to the job has possitive influence to the professional teacher competence by contribution of 61,30 % and it is also known that education and trainning experience has possitive influence to the professional teacher competence by contribution of 59,60 %. Furthermore the teacher attitude to the job and education and trainning experience collectively has possitive influence to the professional teacher competence by contribution of 75, 40 %. Based on the finding result, it is adviced that the teacher attitude to the job must always be efforted possitively and the teacher should always effort to increase the knowledge and the skill, By this way the teachers ability and the quality education will be existed.Abstrak.Masalah kompetensi profesional guru adalah masalah yang menjadi perhatian bagi dunia pendidikan. Tinggi rendahnya kompetensi profesional guru dipengaruhi oleh banyak faktor. Diduga faktor sikap guru pada pekerjaan dan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap kompetensi profesional guru secara umum, khususnya guru olahraga SMPN Se- Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh guru olahraga SMPN Se- Kabupaten Jepara yang berjumlah 58 orang guru yang tersebar di 39 SMP Negeri di Kabupaten Jepara. Sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama sikap guru pada pekerjaan berpengaruh positif terhadap kompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 61,30 %; kedua pengalaman pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif terhadapkompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 59,60 %; ketiga sikap guru pada pekerjaan, pengalaman pendidikan dan pelatihan secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 75,40 %. Berdasarkan hasil temuan tersebut disarankan: sikap guru pada pekerjaan harus selalu diupayakan secara positif oleh guru, selain itu hendaknya guru selalumengupayakan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan, dengan cara demikian kemampuan guru akan meningkat dan pendidikan yang berkualitas akan terwujud.Kata-kata Kunci: sikap guru, pendidikan dan pelatihan, kompetensi pofesional guru.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI DENGAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Achmadi PPs IKIP PGRI Semarang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v1i3.391

Abstract

Abstract: the objective of this research are to know: 1) correlation between leadership of school principal with teacher performance; 2) correlation between achievement motivation with teacher performance; correlation between compensation with teacher performance; 4) correlation between leadership of school principal, achievement motivation, and compensation with teacher performance. Population cover 215 teachers and 42 elementary school principal at Sub-district Bonang, District Demak, Central Java Province. Sample consist of 133 teacher and 23 school principal selected randomly with standard error of 5 %. Data collection is questioner. The research shows that: there is positive and significant correlation between leadership of school principal with teacher performance with significant value of = 0,000 < 0,05, t observation = 7,834 > t table = 1,657, dan F observation = 61,337 > F table 3,916; there is positive and significant correlation between achievement motivation with teacher performance with significant value of = 0,025 < 0,05, t observation = 2,270 > t table = 1,657, dan F observation = 5,155 > F tabl2 3,916; there is positive and significant correlation betweencompensation with teacher performance with significant value of = 0,000 < 0,05, t observation = 5,428 > t table = 1,657, dan F observation= 29,458 > F table 3,916; there is positive and significant correlation betweenleadership of school principal, achievement motivation, and compensation with teacher performance with significant value of = 0,000 < 0,05, dan F observation = 25, 057 > F table 3,916. Determination coeficient (R2) is 0,614 showing that three of independent variable give contribution to teacher performance 61,4 %, while 38,6 % come from other variables.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar: 1) hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru; 2) hubungan motivasi berprestasi dengan kinerja guru; 3) hubungan kompensasi dengan kinerja guru; 4) hubungan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi secara bersama-sama dengan kinerja guru.Populasi penelitian ini adalah 215 guru dan 42 kepala sekolah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sedangkan sampel penelitian adalah 133 guru dan 23 kepala sekolah yang ditentukan dengan teknik random sampling dengan tingkat kesalahan 5 %. Alatpengumpuldata adalah angket. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, t hitung= 7,834 > t tabel =1,657, dan F hitung = 61,337 > F tabel 3,916; terdapat hubungan positif dan signifikan motivasi berprestasi dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,025 < 0,05, t hitung= 2,270 > t tabel = 1,657, dan F hitung = 5,155 > F tabel 3,916; terdapat hubungan positif dan signifikan kompensasi dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, t hitung= 5,428 > t tabel = 1,657, dan F hitung = 29,458 > F tabel 3,916; terdapat hubungan positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi dengan kinerja guru, ditunjukan dengan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05, dan F hitung = 25, 057 > F tabel 3,916. Besarnya koefisien determinasi (R2) sebesar 0,614 menujukan bahwa ketiga variabel independen memberikan sumbangan kinerja guru sebesar 61,4 %, sedangkan 38,6 % dipengaruhi oleh variabel-variabel lain.Kata-kata Kunci: kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, kompensasi dan kinerja guru.
PENGARUH PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI DI GUGUS KI HAJAR DEWANTARA KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK Nurchasanah PPs MP IKIP PGRI Semarang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v1i3.393

Abstract

Abstract. The objectives of this studu are to: a) describe the perception ofthe principal's leadership, achievement motivation, compensationand performanceof teachersin Gugus Ki Hajar Dewantara Sayung Sub District in Demak District. b) determinethe effect ofthe perception ofprincipal?óÔé¼Ôäósleadership, achievement motivation, andcompensationto theperformance of teachersin Gugus Ki Hajar Dewantara Sayung Sub District in Demak Districteither partiallyor simultaneously. Data?é?á analysisusing multilinear regression. The study populationwasallcivil servantsteachersin Gugus Ki Hajar Dewantara Sayung Sub District in Demak District50 peopletotally whooncedefinedasthe study sample. Results: 1)the results ofthe description statistic analysisvariable perception of principalleadership, achievement motivation, andcompensationare quite good, while the teachersperformance isgood. 2)themultiple linear regression analysisshowedvariableperception of principalleadership, achievement motivation, andcompensation partiallyhas positive effect onteacher performanceand simultaneouslyalso has positive effects onteachers performance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: a) mendeskripsikan persepsikepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, kompensasi dan kinerja guru Negeri di Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. b)mengetahuipengaruh persepsi kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi terhadap kinerja guru Negeri di Gugus Ki HajarDewantara Kecamatan Sayung Kabupaten Demak baik secara parsial maupun simultan. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda.Populasi penelitian semua guru PNS SD negeri di Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Sayung Kabupaten Demak berjumlah 50 orang yang sekaligus ditetapkan sebagaisampel penelitian.Hasil penelitian: 1) hasil analisis statistik deskripsi variabel persepsi kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi hasilnya cukup baik, sedangkan kinerja guru baik. 2) analisis regresi linier berganda menunjukkan variabel persepsi kepemimpinan kepala sekolah, motivasi berprestasi, dan kompensasi secara parsial berpengaruh positif terhadap kinerja guru dan secara simultan juga berpengaruh terhadap kinerja guru.Kata-kata Kunci: principalleadership, achievement motivation, compensation,andteachers performance.

Page 1 of 2 | Total Record : 16