cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 75 Documents
Search results for , issue "2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL " : 75 Documents clear
PENANAMAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA Suhartiningsih Suhartiningsih
FKIP e-PROCEEDING 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Dibandingkan dengan pelajaran lain, pembelajaran sastra dimungkinkan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengenalkan nilai-nilai kehidupan kepada siswa. Beberapa nilai kehidupan seperti: 1) sikap terhadap Tuhan; 2) sikap terhadap sesama manusia; 3) sikap terhadap diri sendiri; dan 4) sikap penghargaan terhadap alam sekitar dapat dikenalkan dan diperbincangkan melalui pembelajaran sastra. Upaya penanaman budi pekerti dalam pembelajaran sastra dapat dilakukan melalui tahapan: 1) pelacakan pendahuluan; 2) penentuan sikap kritis; 3) introduksi; 4) penyajian; 5) diskusi; dan 6) pengukuhan (tes). Kata-kata Kunci: budi pekerti, pembelajaran sastra
MENDAYAGUNA KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) MENYIMAK DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK DI ERA GLOBAL Bambang Edi P.
FKIP e-PROCEEDING 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tuhu nge ibegina, tapi labo idengkehkenna ‘Memang didengarnya, tetapi tidak disimaknya’. Pemeo tersebut hanya salah satu dari tebaran kearifan lokal bangsa Indonesia dalam hal menyimak. Kearifan yang akan senantiasa memberikan makna dalam kehidupan di setiap jaman, termasuk fenomena global sekarang. Tebaran kearifan lokal tersebut belum digali dan dimanfaatkan kehakikatannya dalam dunia pembelajaran, khususnya pembelajaran menyimak. Fokus kajian ini meliputi: apa kearifan lokal menyimak bangsa Indonesia, apa kandungan kearifan lokal menyimak tersebut, apa keterkaitan kearifan lokal menyimak dengan konsep dan proses menyimak, bagaimana konsep pembelajaran menyimak berdasarkan kearifan lokal, bagaimana implementasi pembelajaran menyimak berbasis respons konsekuensi atas kandungan kearifan lokal menyimak tersebut, dan bagaimana pendayagunaannya dalam pembelajaran. Ulasan akan fokus tersebut diharapkan dapat mempertinggi kearifan lokal menyimak bangsa Indonesia dalam kazanah pembelajaran di era global. Kata-kata Kunci: kearifan lokal, menyimak, pembelajaran
JEJAK PESONA PANTUN DI DUNIA (Suatu Tinjauan Diakronik-Komparatif) Fitri Nura Murti
FKIP e-PROCEEDING 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pantun dikenal sebagai sastra lama nusantara yang khas dengan ketatnya aturan bentuk-rima yang disenandungkan. Pantun banyak tertulis dalam manuskrip sejarah Melayu dan terdapat dalam puisi rakyat, syair, serta seloka. Pantun juga termanifestasikan dalam ungkapan tradisional seperti teka-teki, petuah, dan pemanis komunikasi. Pantun tidak lain sebuah cerminan kecerdasan dan kebijaksanaan (genius local wisdom) masyarakat nusantara yang terefleksikan melalui keahlian berbahasa dan bersastra. Kecerdasan, kebijaksanaan, keteraturan, dan harmoni pada pantun telah mencuri perhatian peneliti dari berbagai negara seperti William Marsden, Victor Hugo, Renè Daille, dsb. yang secara eksplisit mengungkapkan kekaguman mereka terhadap pantun. Dengan prinsip peniruan dan terjemahan, pantun mulai dipelajari dan diaplikasikan dalam berbagai bahasa, yakni bahasa Inggris, Spanyol, Perancis, Belanda, Rusia, dan Jerman. Melalui jalan itu, pantun telah menyebar dan berkembang di beberapa negara Eropa dan Amerika. Makalah ini memaparkan perkembangan pantun dari masa ke masa dan kecenderungannya dalam berbagai bahasa ditinjau menggunakan pendekatan diakronik-komparatif dengan analisis struktur. Melalui kertas kerja ini, kebanggaan terhadap pantun ditumbuhkan kembali dengan mengetahui kelebihan dan pengaruhnya terhadap kesusastraan dunia. Dengan jalan demikian, upaya pembudayaan pantun‒sebagai karakter budaya bangsa–yang justru perlu dilakukan dalam lingkup lokal-nasional, memiliki harapan yang lebih menjanjikan. Kata-kata Kunci: perkembangan pantun, karya di dunia
FIKSI LOTUS SEBAGAI LANGKAH AWAL MENGENAL FIKSI DUNIA Rifqi Risnadyatul Hudha; Chalifatus Sahliyah
FKIP e-PROCEEDING 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penulisan artikel ini, yaitu (1) mengenalkan Fiksi Lotus, (2) mengenalkan konteks Fiksi Lotus, (3) memaparkan manfaat Fiksi Lotus, (4) mendeskripsikan Fiksi Lotus Vol 1, (5) mendeskripsikan Lotus Audio, (6) mendeskripsikan kelas menulis kreatif, (7) mendeskripsikan menulis kreatif, (8) mendeskripsikan workshop gratis, dan (9) mendeskripsikan Fiksi Lotus sebagai penunjang pembelajran sastra. Melalui Fiksi Lotus, dapat mengenal fiksi dunia. Fiksi Lotus mengenalkan karya sastra terjemahan dalam bentuk cerpen klasik dunia serta mengajarkan menulis kreatif kepada pembaca. Karya terjemahan memberikan nilai tambah untuk mengasah kemampuan menulis karena satu kunci penting agar selalu bisa produktif, yaitu dengan menambah bahan bacaan secara konstan. Mengenal sastra terjemahan akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang lebih luas serta berimplikasi terhadap kesadaran dan pemahaman kita sebagai bagian dari masyarakat dunia. Melalui Fiksi Lotus, dapat mengenal budaya, sejarah, nilai rasa bahasa, nilai-nilai budaya, politik, dan sosial manca negara. Hal ini akan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca sehingga Fiksi Lotus bermanfaat dalam pembelajaran sastra. Kata Kunci: sastra terjemahan, fiksi dunia, fiksi lotus
BAB 1 METODE DAN TEKNIK PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Bahasa Indonesia
FKIP e-PROCEEDING 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BAB 1 METODE DAN TEKNIK PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA