cover
Contact Name
Slamet Santosa
Contact Email
slametsantosa@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
slametsantosa@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 25287168     EISSN : 25486659     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan desember
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2020)" : 14 Documents clear
IDENTIFICATION OF HELMINTH AND ZOONOSIS POTENTIAL IN EEL (Anguilla spp.) FROM LINDU LAKE, SIGI DISTRICT ARIF RAHMAN JABAL; UMI CAHYANINGSIH; RISA TIURIA; ARINI RATNASARI
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11183

Abstract

Parasitic helminth infection in eel (Anguilla spp.) From the Lindu Lake affects fish health and fish weight. The purpose of this study identified parasitic helminth and zoonosis potential in eels From Lake Lindu. The helminth parasitic examinations were collection of eels, observation, measurement, identification of helminth, and staining nematode and trematode used clove oil and Semichon Acetocarmine. The species of helminth found were Anisakis sp. 44%, Anguillicola sp. 2%, and digenean 23%. The potential zoonotic is Anisakis sp., among other Helminth on eels. Eel consumption must cook because there are Anisakis sp. that have the potential for zoonosis.Keywords: Identification, Helminth Parasitic, Eel
KARAKTERISTIK FISIOLOGIS JAMUR HALOFILIK BERDASARKAN FAKTOR LINGKUNGAN DARI SUMUR AIR ASIN DI DESA SUAK, SINTANG, KALIMANTAN BARAT rahmawati ibrahim saleh rahmawati; Lukmanul Hakim; Rikhsan Kurniatuhadi
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11299

Abstract

Jamur halofilik adalah kelompok mikroorganisme yang dapat hidup dan beradaptasi pada kondisi lingkungan salin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik fisiologis jamur halofilik berdasarkan faktor lingkungan dari sumur air asin di desa Suak, Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan yaitu dengan menumbuhkan jamur halofilik pada media cair Potato dextrose broth (PDB), selanjutnya dilakukan karakterisasi fisiologis jamur. Uji fisiologis meliputi uji salinitas, suhu dan pH. Berdasarkan hasil pengamatan karakteristik fisiologis, semua isolat jamur dapat tumbuh pada salinitas 50‰ (slightly halophiles) dan 150‰ (moderate halophiles) kecuali isolat JAS8, dan semua isolat jamur tidak dapat tumbuh pada tingkat salinitas 250‰ (extreme halophiles). Semua isolat jamur dapat tumbuh pada suhu 30°C (mesofil) dan 40°C (mesofil), kecuali isolat JAS3. Hanya isolat JAS3 dan JAS7 yang dapat tumbuh pada suhu 10°C, dan semua isolat jamur dapat tumbuh pada suhu 40°C, kecuali isolat Cladosporium JAS3. Semua isolat Jamur dapat tumbuh pada pH 4 (asam) dan 7 (netral), namun isolat JAS4 dan JAS7 tidak dapat tumbuh pada pH 9, sedangkan isolat jamur yang lain dapat tumbuh pada pH tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa jamur memiliki karakteristik yang tidak selalu sama berdasarkan faktor lingkungan. Kata Kunci: Halofilik, jamur, Sumur Air Asin, salinitas
POTENSI TANAMAN KELADI SARAWAK Alocasia macrorrhizos DALAM BIOSINTESIS NANO PARTIKEL PERAK (NNP) : ANALISIS SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR) SEBAGAI FUNGSI WAKTU Athiah Masykuroh; Heny Puspasari
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11480

Abstract

Nano partikel perak (NNP) telah banyak disintesis, khususnya dengan metode biosintesis dengan bantuan kemampuan ekstrak tanaman sebagai bioreduktor. Sintesis NNP dilakukan dengan bantuan ekstrak kental etanol tanaman keladi sarawak Alocasia macrorrhizos sebagai bioreduktor dan konsentrasi larutan AgNO3 sebesar 4 mM dan suhu 70 ˚C. Studi keberhasilan pembentukan NNP didasarkan pada terbentuknya Surface Plasmon Resonance (SPR) dengan bantuan instrumen Spektofotometer UV-Visibel setiap 30 menit dengan rentang 0-90 menit. Hasil analisis menunjukkan bahwa NNP terbentuk optimum pada panjang gelombang maksimum 466,60 nm yaitu pada waktu reaksi 60 menit. Kata kunci : nano partikel perak , bioreduktor , keladi sarawak, SPR
Uji Bioaktivitas Minyak Cengkeh (Syzygium aromaticum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans Penyebab Karier Gigi A.R.Pratiwi Hasanuddin; Subakir Salnus
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i2.11490

Abstract

Abstrak Kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor yang dapat menimbulkan masalah kesehatan jika diabaikan. Salah satu masalah yang ditimbulkan adalah gigi berlubang (karier gigi). Jenis bakteri yang dapat menyebabkan terbentuknya plak, yaitu bakteri dari genus Streptococcus. Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan tanaman tropis. Bunga cengkeh mengandung minyak atsiri (clove essential oil) dengan kandungan utama ialah Eugenol yang dianggap mampu membunuh bakteri Streptococcus mutans penyebab karier gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok konsentrasi tertinggi dengan kelompok konsentrasi rendah dan kontrol (p<0.05). Sedangkan, kelompok perlakuan ciprofloxacin jika dibandingkan dengan kelompok konsentrasi 100% tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0.05). Ekstrak minyak cengkeh dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak minyak cengkeh yang digunakan maka semakin besar diameter zona hambat (zona bening) yang terbentuk. Kata Kunci: Aktivitas Antibakteri, Ekstrak Minyak Cengkeh, Bakteri Streptococcus mutans.

Page 2 of 2 | Total Record : 14