cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019" : 19 Documents clear
ANALISIS PERAN MEDIATOR DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK INDUSTRIAL ANTARA PEKERJA DENGAN PENGUSAHA OLEH DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN GOWA Heriyanti Heriyanti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8902

Abstract

Dalam bidang ketenagakerjaan peran mediator hubungan industrial sangat penting dalam percepatan penyelesaian konflik/perselisihan hubungan industrial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber/penyebab konflik hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Kabupaten Gowa, peran mediator dalam menangani konflik/perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Gowa, serta hambatan-hambatan mediator dalam menangani konflik/perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan jumlah informan sebanyak 12 (dua belas) orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber/penyebab konflik hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Kabupaten Gowa adalah adanya Pemutusan Hubungan Kerja sepihak yang dilakukan oleh pihak pengusaha yang mengakibatkan tuntutan pesangon oleh pekerja yang tidak bisa dipenuhi oleh pihak perusahaan. Mediator telah menjalankan peranannya sesuai prosedur penyelesaian konflik/perselisihan hubungan industrial yang ditetapkan oleh Undang-undang. Hambatan-hambatan mediator dalam menangani konflik/perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Gowa adalah kurang aktifnya sikap pihak yang berselisih dalam proses mediasi itu sendiri, sarana dan prasarana dan kurangnya tenaga mediator
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI SULSEL DALAM MENYOSIALISASIKAN DAMPAK NARKOBA TERHADAP PELAJAR DI KOTA MAKASSAR Rahayu Batara Randa
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8891

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Makassar adalah masalah serius, sehingga BNNP Sulawesi Selatan memerlukan langkah atau strategi yang dapat memecahkan masalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan strategi komunikasi BNNP Sulawesi Selatan dalam menyosialisasikan dampak narkoba terhadap pelajar di kota Makassar dan untuk menentukan faktor-faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi BNNP Sulawesi Selatan dalam menyosialisasikan dampak narkoba pada siswa di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif., Melalui sebuah wawancara dengan sumber yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kota BNNP Sulawesi Selatan Makassar telah mengambil beberapa langkah dalam merumuskan sosialisasi strategi komunikasi, dari mengetahui penonton, menulis pesan, mengatur metode, hingga pemilihan dan penggunaan media. Studi ini juga menemukan bahwa dalam sosialisasi dampak penggunaan narkoba di usia remaja / sekolah, ada beberapa hal yang menjadi faktor dan juga merupakan faktor penghambat. Faktor pendukung, pemerintah pusat, instansi pemerintah, dukungan infrastruktur, dan sumber daya publik atau manusia. Sementara dari segi faktor penghambat, yaitu penyusunan jadwal sosialisasi, demografi jarak, sikap acuh tak acuh dari peserta.
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENYOSIALISASIKAN TATA CARA PERIZINAN USAHA DI BADAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL KOTA MAKASSAR Ayu Pratiwi Natsir; Mursalim Mursalim
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8897

Abstract

Strategi Komunikasi Dalam Menyosialisasikan Tata Cara Perizinan di Badan Perizinan Terapdu dan Penanaman Modal Kota Makassar, (Studi Kasus Izin Usaha). Dibimbing oleh Moeh.Iqbal Sultan dan Mursalim.Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dalam menyosialisasikan tata cara perizinan usaha pengurusan surat izin usaha yang diselenggarakan oleh Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah pendekatan kualitatif dimana dalam penelitian yang di lakukan bersifatdesksriptif yaitu untuk mengetahui atau menggambarkan kenyataan darikejadian yang diteliti.Dalam penelitian ini, yang menjadi fokus penelitian dibagi atas sembilan (9) dimensi yaitu manajemen dan penyelenggaranperizinan usaha publik,prosedur tata cara perizinan usaha, persyartan teknisdan administrasi usaha,perincian biaya tata cara perizinan usaha, jangkawaktu penyelesaian perizinan usaha, pejabat yang berwenang danbertanggung jawab, janji perizinan usaha, standar tata cara perizinan usahadan lokasi menyosialisasikan tata cara perizinan usaha.Hasil penelitian diBadan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Makassarmenunjukkan bahwa strategi komunikasi dalam menyosialisasikan tata caraperizinan usaha pengurusan izin usaha di Kota Makassar yangdiselenggarakan oleh Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal belumsepenuhnya strategi dalam memberikan tata cara perizinan usaha kepadamasyarakat. Hal ini diliat dari perincian biaya perizinan usaha, waktupenyelesaian perizinan usaha dan janji tata cara perizinan usaha yang belumterpublikasikan dengan baik serta lokasi tata cara perizinan usaha yangkurang strategis tentunya akan berimbas pada proses penyelesaian surat izinusaha yang dibutuhkan.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN KAMPANYE POLITIK PADA MEDIA BALIHO PILPRES DAN WAPILPRES JOKOWI-JK 2014 DI KOTA MAKASSAR Andry Priyadharmad; Moehammad Iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8886

Abstract

Latar belakang penelitian ini di karenakan dasawarsa media luar ruang mempunyai peran strategis dalam kehidupan politik berbangsa dan bertanah air. Media luar ruang juga berperan dalam menyalurkan dan menyebarkan informasi tentang peristiwa politik. Penelitian ini bertujuan menjelaskanpemetaan tanda yang terkandung pada media baliho dan menginterpretasikan pesan politik yang terkandung pada media baliho pilpres dan wapilpres Jokowi-JK 2014 di kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan analisis semiotika dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh secara langsung baik berupa gambar siap olah maupun gambar yang telah di olah dari tim pemenangan kampanye Jokowi-JK di kota Makassar. Sedangkan data sekunder yaitu data yang dikumpulkan melalui dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan dengan makna pesan kampanye Jokowi-JK. Data di analisis dengan metode kualitatif deskriptif, teori yang digunakan adalah teori perbedaan pendapat, teori informatif, teori persuasif dan teori propaganda. Berdasarkan hasil penelitian menghasilkan pemetaan pada baliho pertama terdapat dua ikon, enam indeks dan tiga simbol, sedangkan pada baliho kedua terdapat dua ikon, enam indeks dan tiga simbol, baliho ketiga terdapat dua ikon, tujuh indeks dan tiga simbol, baliho keempat terdapat dua ikon, enam indeks dan dua symbol, baliho kelima terdapat dua ikon, enam indeks dan dua simbol, pada baliho keenam terdapat dua ikon, enam indeks dan dua simbol dan terkahir pada baliho ketujuh terdapat dua ikon, enam indeks dan dua simbol. Sedangkan pada pada representasi pesan kampanye politik pada media baliho pilpres dan wapilpres 2014 adalah Jokowi-JK merupakan pemimpin transformasional dan melayani dengan memiliki beberapa karakter diantaranya seperti merakyat, amanah, sederhana, bijaksana, jujur dan bertanggung jawab. Adapun jenis pesan yang digunakan pada media baliho kampanye Jokowi-JK ini pada umumnya menggunakan jenis pesan yang bersifat propaganda.
OPINI DAN SIKAP ANGGOTA DPRD KABUPATEN PINRANG TENTANG PEMBERITAAN POLITIK SETYA NOVANTO Ismail Ismail
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8903

Abstract

Penelitian ini berawal dari mencuatnya pemberitaan mengenai Setya Novanto di tiga media yaitu Metro TV, TV One, dan Kompas TV yang mana media tersebut memberi pemberitaan yang saling bertolak belakang dan masing-masing menggiring opini pemirsanya untuk mengikuti arah pikiran pemberitaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap dan opini anggota DPRD Kabupaten Pinrang tentang pemberitaan politik Setya Novanto dan netralitas dan perimbangan pemberitaan Metro TV, Kompas TV dan TV One. Penelitian ini menggunakan metodologi atau pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kantor DPRD Kabupaten Pinrang dengan populasi 40 Anggota DPRD Kabupaten Pinrang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan sikap dan opini anggota DPRD Kabupaten Pinrang tentang pemberitaan politik Setya Novanto dan netralitas dan perimbangan pemberitaan Metro TV, Kompas TV dan TV One. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas 40 orang anggota DPRD Kabupaten Pinrang menganggap bahwa Metro TV dan TV One memang memihak dan membuat pemberitaan yang tidak berimbang. Hanya Kompas TV yang dianggap netral karena kebetulan pemiliknya bukan orang partai. Mayoritas anggota DPRD Kabupaten Pinrang beropini bahwa media berusaha menciptakan agenda setting dalam setiap pemberitaannya terutama dalam Metro TV, TV One, dan hanya Kompas TV yang cenderung lebih berimbang dalam pemberitaannya. Netralitas dan Perimbangan media menurut anggota DPRD Kabupaten Pinrang tidak pernah terjadi, itu hanya suatu tataran ideal yang hendak dicapai. Media saat ini sudah menjadi konglomerasi dan industrialisasi jadi mustahil untuk mengatakan kalau tidak ada konflik kepentingan yang bermain di sana, seharusnya Media menjadi sumber informasi yang independen bagi masyarakat.
PENGGUNAAN TAGLINE AKAR-SUPER DAN LHD-AZAS OLEH PARA KANDIDAT PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN SOPPENG TAHUN 2015 Wandi Wandi
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8892

Abstract

Tagline dalam sebuah iklan kampanye adalah suatu pesan singkat yang merupakan tanda atau symbol yang menandakan atau membedakan kandidat calon kepala daerah yang satu dengan yang lainnya dalam sebuah pilkada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pembentukan dan makna yang terkandung dalam tagline “Akar-Super” dan “Lhd-Azas” yang digunakan oleh para kandidat pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng tahun 2015, serta penelitian ini juga kemudian untuk mengetahui pendapat tim sukses dan anggota masyarakat tentang kedua tagline tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan tagline Lhd-Azas cukup efektif dimana pesannya mengarah pada kewajiban moral melalui doa, pencitraan positif, dan pertemanan. Sementara tagline Akar-Super (Insya Allah Wettunnani) sebagai tagline yang sangat populer dan mudah diingat dalam positioning slogan politik oleh masyarakat dan difilosofikan sebagai akar tumbuhan yang kuat dan kokoh. Pesannya juga mengandung makna balas budi dan pencitraan positif.
PERSEPSI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP SERIAL DRAMA TELEVISI ELIF DI SCTV (RISET AUDIENS DI KELURAHAN CAILE KABUPATEN BULUKUMBA) Arini Disti Utami; Muhammad Farid; Alem Febri Sonni
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8899

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui persepsi ibu rumah tangga di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba tangga saat menonton film drama Elif di SCTV; (2) Mengetahui motif penggunaan dan pemuasan ibu rumah tangga di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba tangga saat menonton film drama Elif di SCTV. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Caile Kabupaten Bulukumba. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif atau field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalah observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan (1) persepsi merupakan aktifitas yang integral pada setiap individu, seperti perasaan, pengalaman, kemampuan berpikir, kerangka acuan, dan aspek-aspek lain akan ikut berperan dalam persepsi tersebut. Latar belakang sosial-psikologis memengaruhi arah penafsiran seseorang terhadap persepsi sosialnya. Dalam kaitan dengan penelitian ini, menunjukkan kenyataan bahwa yang menjadi sorotan para ibu rumah tangga terhadap konstruksi film drama Elif Di SCTV adalah tentang alur cerita film yang dominan mencerminkan realitas konflik dalam rumah tangga. Dari sisi pemeran film, persepsi ibu rumah tangga cenderung memusatkan perhatiannya pada kekuatan karakter setiap pemeran baik peran antagonis maupun protagonis. Dimensi persepsi sosial ibu rumah tangga terhadap konstruksi film drama Elif Di SCTV berkaitan dengan penafsiran terhadap aspek fungsional dari film drama. Berdasarkan kajian terhadap dimensi fungsional film drama Elif Di SCTV, tampak suatu kecenderungan bahwa konten drama ini relatif mengedapankan nuansa hiburan yang dapat menyentuh sisi emosional pemirsa dalam setiap episode. (2) Hasil penelitian ini membuktikan asumsi dasar teori uses and gratifications, bahwa audiens adalah ’khalayak aktif’. Dalam kaitan ini, ibu rumah tangga sebagai khalayak memiliki kecenderungan untuk mengolah makna atas informasi yang diperolehnya melalui film drama Elif Di SCTV. Berdasarkan temuan data penelitian, ditemukan kenyataan tentang motif penggunaan media/konten film drama Elif yang beragam di kalangan ibu rumah tangga. Secara umum, motif penggunaan yang mendorong ibu rumah tangga untuk menonton film drama Elif mencakup indikator penggunaan media (media uses), yakni motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial dan motif hiburan.
PERILAKU KOMUNIKASI DAN KEPEMIMPINAN MANAJER JEPANG PADA PT. MARUKI INTERNASIONAL INDONESIA Rosdawiyah Rahawarin; Jeanny Maria Farima
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8887

Abstract

Komunikasi antar budaya (Jepang dan Pribumi/Indonesia) dan kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang mendukung kemajuan suatau perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku komunikasi dan gaya kepemimpinan manajer Jepang menurut pendapat para pekerja local/orang Indonesia. Penelitian ini bersikap deskripsi kualitatif. Informan penelitian ini sebanyak 11 orang, yakni 8 orang dari pihak Indonesia dan 3 orang dari pihak Jepang. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif untuk orang Indonesia dan secara sampel jenuh untuk orang Jepang. Data diperoleh melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaksi oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku komunikasi verbal berupa tatap muka, meeting atau briefing, diskusi dan melalui telpon, sedangkan bahasa yang digunakan berupa bahasa Indonesia, bahasa Jepang dan bahasa Makassar. Adapun dalam komunikasi nonverbal dapat berupa parabahasa, bahasa tubuh (ekspresi wajah dan gestur) dan ruang gerak. Selain itu penerapan gaya kepemimpinan manajer Jepang ditinjau dengan menggunakan the full-range model of leadership. The full range model of leadership terbagi atas tiga gaya kepemimpinan yaitu kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional dan laissez faire. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah manajer Jepang dominan menerapkan gaya kepemimpinan transformasional.
PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA KAMPANYE POLITIK JOKOWI-JK PADA PILPRES 2014 (ANALISIS ISI MEDIA ONLINE) Muhammad Harisah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8904

Abstract

Media sosial telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Facebook sebagai media kampanye pasangan Jokowi-JK pada kampanye pemilihan presiden RI 2014 serta untuk mengetahui strategi penggunaan facebook sebagai mediakampanyeolehtimkampanyeJokowi-JK.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitianinimerupakanpenelitian virtual, sehinggalokasinyaberada di Internet.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif semiotika, Jokowi-JK telah memanfaatkan facebook sebagai media kampanye dengan sangat baik. Pemilihan material kampanye dalam setiap postingan halaman Jokowi-JK center di facebook betul-betul memperhatikan kaidah-kaidah semiotika. Semua postingan status pada halaman Jokowi-JK center baik secara denotatif, konotatif maupun mitos bertujuan untuk mengkonstruksi pandangan netizen untuk mendukung pasangan Jokowi-JK pada pilpres 2014.
KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK MELALUI MEDIA ONLINE DALAM MEWUJUDKAN TRANSPARANSI PENGADAAN BARANG DAN JASA DI KOTA PAREPARE Sukmawati Sukmawati; Alwi Alwi
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kareba.v8i1.8893

Abstract

Pelaksanaan e-procurement termasuk ke dalam salah satu program nasional untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kualitas informasi dalam transparansi pengadaan barang dan jasa melalui media online di Kota Parepare, (2) Mengetahui transparansi Pengadaan Barang dan Jasa melalui media online di Kota Parepare. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Sekretariat Derah Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik PurposiveSampling, dengan jumlah informan sebanyak 9 (sembilan) orang. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi melalui media onlinedalam pengadaan barang/jasa pemerintah di Kota Parepare sudah termasukakurat, tepat waktu dan relevan. Adapun transparansi pengadaan barang/jasamelalui media online di Kota Parepare dilihat dari empat indicator, yaitukemudahan akses, menyediakan kesempatan memberikan respon, pembaruaninformasi, dan kemudahan situs untuk dibaca dan dipahami) tergolongtransparan. Meskipun demikian masih terdapat masalah seperti indikasimasih adanya praktik KKN yang mengarahkan proses lelang paket pengadaanbarang dan jasa kepada pihak-pihak tertentu

Page 1 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue