cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017" : 20 Documents clear
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPS GUNA MENUMBUHKAN JIWA NASIONALISME DAN PATRIOTISME SISWA SMPN 12 KENDARI Fitriani Fitriani; Tawany Rahamma; Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5173

Abstract

Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran merupakan tantangan bagi guru diera digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) gambaran pelaksanaan pembelajaran IPS yang memanfaatkan teknologi digital dan yang tidak memanfaatkan teknologi digital, 2) gambaran  jiwa nasionalisme dan patriotisme siswa  sebelum dan sesudah pembelajaran IPS yang memanfaatkan teknologi digital, 3) gambaran  jiwa nasionalisme dan patriotisme siswa  sebelum dan sesudah pembelajaran IPS yang tidak memanfaatkan teknologi digital, 4) pengaruh pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran IPS terhadap pembentukan jiwa nasionalisme dan patriotisme.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen secara acak dipilih kelas eksperimen yaitu kelas yang memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran dan kelas kontrol tidak memanfaatkan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS menggunakan teknologi digital lebih menarik dan efektif, range gain hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 11 dan nilai mean 1.73 , range gain hasil belajar siswa pada kelas kontrol 17 dan nilai mean -0.11. Hasil uji t jiwa nasionalisme dan patriotisme kelas memanfaatkan teknologi  digital dan yang tidak memanfaatkan teknologi digital  nilai Sig (p) 0.000  ≤ sig 0,05 menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital lebih berhasil meningkatkan jiwa nasionalisme dan patriotisme siswa.
PENGARUH TERPAAN MEDIA DAN PEMAHAMAN INFORMASI TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT (KASUS PENYEBARAN PHMS DI KABUPATEN MAMUJU) Anna Anna; Syaifullah Cangara; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5164

Abstract

Rabies merupakan penyakit hewan menular yang bersifat zoonosis. Kejadian rabies sangat ditakuti dikalangan masyarakat. Karena mengakibatkan penderitaan yang berat dengan gejala saraf yang mengerikan dan hamper selalu berakhir dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) besaran hubungan penyebaran informasi oleh pemerintah melalui media brosur dan sosialisasi terhadap tingkat pemahaman masyarakat mengenai bahaya Rabies di Kabupaten Mamuju, 2) besaran hubungan pengaruh penyebaran informasi oleh pemerintah melalui media brosur dan sosialisasi terhadap perilaku masyarakat terhadap bahaya Rabies di Kabupaten Mamuju, 3) besaran hubungan pengaruh tingkat pemahaman masyarakat mengenai bahaya Rabies terhadap perilaku masyarakat di Kabupaten Mamuju. Tipe penelitian yang dilakukan menggunakan metode survey  yang merupakan metode riset dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan datanya Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasinya adalah masyarakat pemilik anjing yang berada di kecamatan Mamuju kabupaten Mamuju dengan penarikan sampel dengan menggunankan teknik aksidental sebanyak 49 orang.  Pengumpulan data  dilakukan  dengan kuisioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan path analysis dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat korelasi positif dan signifikan antara terpaan media dengan tingkat pemahaman masyarakat dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,311; 2) tidak ada pengaruh antara terpaan media terhadap perilaku masyarakat dengan nilai koefisien jalur (R) sebesar 0,036; 3) terdapat pengaruh  positif dan signifikan antara tingkat pemahaman informasi terhadap perilaku masyarakat dengan   nilai R sebesar 0,496.
PEMIKIRAN INOVATIF DAN MOTIVATIF SYAHRUL YASIN LIMPO DALAM MEMAJUKAN PEMBANGUNAN DAN PEMERINTAHAN DI SULAWESI SELATAN Muh. Ibrahim Halim; Andi Alimuddin Unde; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5178

Abstract

Buku SYL WAY merupakan salah satu media komunikasi massa yang dimanfaatkan Syahrul Yasin Limpo sebagai media penyebaran informasi dan ide-ide kepada khalayak, di mana ide-ide dalam buku SYL WAY bermuatan pesan inovatif dan motivatif dalam kaitannya dengan pembangunan dan pemerintahan di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konstruksi pemikiran inovatif dan motivatif Syahrul Yasin Limpo melalui esai terhadap pembangunan dan pemerintahan di Sulawesi Selatan. Metode penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis framing. Objek penelitian ini adalah empat seri buku SYL WAY yaitu SYL WAY I, SYL WAY II, SYL WAY III, dan SYL WAY IV. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan konstruksi pemikiran inovatif dan motivatif Syahrul Yasin Limpo dalam menulis dipengaruhi tiga faktor yakni sebagai seorang pamong atau birokrat yang merangkak dari bawah dengan jenjang karier birokrasi yang lengkap, sebagai putra seorang mantan pejuang kemerdekaan, dan karakter kultural sebagai orang Gowa yang memegang prinsip dan teguh memperjuangkan hal yang ingin dicapainya. Upaya penyebaran informasi dan ide-ide inovatif dan motivatif dilakukan melalui media berupa buku yang merupakan media komunikasi massa.
PERAN HUMAS DALAM MENINGKATKAN CITRA RUMAH SAKIT DR WAHIDIN SUDIROHUSODO SEBAGAI RUMAH SAKIT BERSTANDAR INTERNASIONAL Ahmad Zulfikar; Muh. Iqbal Sultan; Kahar Kahar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5169

Abstract

Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui peran Humas dalam meningkatkan citra Rumah Sakit  Dr Wahidin Sudirohusodo. (2) Untuk  mengetahui faktor pendukung dang penghambat humas dalam menigkatkan citra di Rumah Sakit  Dr Wahidin Sudirohusodo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif.  Teori peranan humas oleh Dozier dan Broom menjadi pedoman dalam membantu penulis untuk melihat peran humas dalam meningkatkan citra Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukan ada lima peran yang dijalankan oleh praktisi humas Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo dalam rangka meningkatkan citra rumah sakit, yaitu : Peran sebagai fasilitator komunikasi, peran sebagai fasilitator penanganan masalah, peran sebagai saran pemasaran, membina hubungan media, dan peran sebagai teknisi komunikasi. Sedangkan untuk faktor pendukung humas dalam menjalankan perannya yaitu : adanya posko pengaduan dan kebijakan direktur. Dan faktor penghambatnya yaitu: terbatasnya sarana dan prasarana, sumber daya manusia, keterampilan, dan pendanaan.
MAKNA KOMUNIKASI SIMBOLIK HUKUM ADAT SASI DALAM PELESTARIAN ALAM LAUT DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA Casparina Yulina Warawarin; Hafied Cangara; Muhadar Muhadar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5136

Abstract

Sasi merupakan suatu bentuk tradisi budaya Kei yang digunakan untuk melindungi dan melestarikan lingkungan alam laut. Penelitian ini bertujuan menganalisis 1) Makna komunikasi simbolik hukum adat sasi dalam pelestarian alam laut, 2) Dampak pelaksanaan sasi dalam pelestarian alam laut. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa desa yang dianggap masih melaksanakan tradisi sasi laut Kabupaten Maluku Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara bebas dan mendalam (in-depth interview) dan Studi kepustakaan merupakan teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan pembahasan di atas. Untuk mendapatkan informan penelitian yang memberikan data secara akurat maka  peneliti menentukan informan secara sengaja (purposive) yaitu beberapa Raja terdiri dari Raja Watlaar (Rat Maur Ohoiwut), Raja Nerong (Rat Nerong), tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta pemerintah daerah (Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Maluku Tenggara). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna simbolik sasi dalam pelestarian alam laut yaitu menjaga kestabilan alam laut untuk ekosistem yang berkelanjutan guna kepentingan komunal kepada generasi berikutnya karena tindakan sasi sudah merupakan tradisi dari leluhur. Dampak pelaksanaan sasi ini berupa dampak positif yaitu orang tidak lagi melakukan pencurian, saling menjaga hak milik bersama dan hak milik orang lain, serta hubungan antara manusia dengan alam menjadi harmonis dan  dampak negatif adalah jika ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi moral dan magis.
STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUHAN PROGRAM KB VASEKTOMI UNTUK MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN DI MAKASSAR Irvan Roberto; Tahir Kasnawi; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5174

Abstract

Di kota Makassar, kesertaan pria dalam Program KB vasektomi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan angka yang cenderung menurun dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi penyuluhan program KB vasektomi bagi masyarakat miskin perkotaan di Makassar dan bentuk penerimaan oleh masyarakat miskin perkotaan terhadap penyuluhan program KB vasektomi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, studi kepustakaan, dan wawancara dengan 16 orang informan (8 orang informan internal, yakni Kepala Badan KB Kota Makassar, Kabid Penggerakan Masyarakat, Kepala UPT KB Kecamatan Tamalate, serta 5 orang penyuluh KB dan 8 orang informan eksternal yang terdiri atas para keluarga/suami yang ada di wilayah kecamatan tamalate yang terkategori miskin dan tokoh agama serta tokoh masyarakat di wilayah tersebut). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan KB Kota Makassar telah melaksanakan beberapa langkah dalam merumuskan strategi komunikasi penyuluhan program KB vasektomi, mulai dengan menentukan tujuan pesan komunikasi, mengenal khalayak/sasaran, menentukan komunikator, menyususn pesan, memilih saluran komunikasi, serta melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil lain menunjukkan bahwa penerimaan masyarakat/keluarga miskin perkotaan di Makassar terhadap program KB vasektomi berbeda-beda satu sama lain. Adapun faktor yang memengaruhi penerimaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi pria, yakni sumber pesan, jumlah anak, dorongan istri, kondisi ekonomi keluarga, dan kesadaran diri. Sementara faktor yang memengaruhi penolakan masyarakat/keluarga miskin perkotaan terhadap program KB vasektomi meliputi kurangnya pemahaman/pengetahuan, persepsi yang keliru terhadap program KB vasektomi, sikap istri yang melarang suami, dan kepercayaan/agama yang dianut. strategi komunikasi penyuluhan program KB vasektomi oleh Badan KB kota Makassar untuk masyarakat miskin perkotaan di Kecamatan Tamalate telah dilaksanakan dengan perencanaan komunikasi yang cukup baik mengingat hal tersebut dilakukan dengan memperhatikan elemen-elemen penting dari sebuah strategi komunikasi.
PEMBATASAN KAMPANYE DAN RENDAHNYA PARTISIPASI PEMILIH PADA PILKADA SERENTAK 2015 DI TIGA KABUPATEN DI SULAWESI SELATAN Andi Ayatullah Ahmad; Hafied Cangara; Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5165

Abstract

Kampanye pilkada 2015 berbeda dengan pilkada sebelumnya. Tiga metode kampanye yaitu Alat Peraga Kampanye (APK), Bahan Kampanye dan Iklan Kampanye sudah dibatasi, dibiayai oleh APBD dan diambil alih KPU Kabupaten. Hasil pilkada menunjukkan partisipasi pemilih rendah, sehingga muncul asumsi bahwa pembatasan kampanye berkorelasi terhadap menurunnya partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembatasan kampanye terhadap rendahnya partisipasi pemilih di Kabupaten Bulukumba, Pangkep dan Gowa. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, bagaimana potret pelaksanaan kampanye, serta faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi pemilih. Pengumpulan data menggunakan teknis purposif dengan wawancara 27 informan. Pembahasannya menggunakan pendekatan Model Komponensial Kampanye dan Teori Perilaku Pemilih Richard R. Lau dan David P. Redalawsk (2006).  Hasil penelitian menunjukkan, beberapa permasalahan terjadi saat kampanye. Sejumlah APK yang rusak atau hilang tidak digantikan oleh KPU Kabupaten, urutan nomor urut kandidat pada pemasangan APK terbalik, dan minimnya jumlah dan kualitas APK. Adapun faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi pemilih di tiga kabupaten bukan karena faktor pembatasan kampanye melainkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) menggelembung, serta adanya kejenuhan dan sikap apatis masyarakat sebagai pemilih. Permasalahan pelaksanaan kampanye tersebut muncul akibat regulasi pilkada yang tidak mengatur secara jelas teknis pelaksanaannya secara detail.Dengan demikian disarankan untuk mengembalikan pelaksanaan metode kampanye tersebut kepada para pasangan calon, KPU hanya menentukan ukuran, durasi, jumlah dan titik lokasi pemasangan APK dengan mempertimbangkan letak wilayah dan jumlah penduduk.
PENGGUNAAN MEDIA GRINDR DIKALANGAN GAY DALAM MENJALIN HUBUNGAN PERSONAL Christine Purnamasari Andu; Tuti Bahfiarti; Muhammad Farid
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5179

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkategorisasi (1) penggunaan media grindr di kalangan gay dalam menjalin hubungan personal dan (2) hambatan – hambatan komunikasi gay dalam menggunakan grindr. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar. Namun, diantara beberapa informan ada yang tersebar dibeberapa kota. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer atau data utama berupa hasil wawancara dengan informan dan data sekunder atau data pendukung berupa buku, disertasi, tesis, jurnal, artikel, dan internet. Informan terdiri atas lima orang. Data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara dengan para informan. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komunikasi yang terjalin diantara kaum gay melalui aplikasi grindr layaknya komunikasi yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Mereka memiliki istilah sendiri untuk mendefinisikan orientasi seks masig – masing, misalnya penyebutan bot, top atau vers. Selain itu, tujuan penggunaan grindr sangat beragam bergantung pada pribadi yang menggunakan aplikasi tersebut. Ada yang menggunakannya untuk mencari teman, pacar, uang, seks dan lain – lain; (2) banyak faktor personal yang menyebabkan terhambatnya komunikasi diantara gay. Selain itu, aplikasi grindr ini membutuhkan jaringan internet agar dapat dioperasikan. Jika signal internet terganggu, akan sangat berpengaruh pada lancar atau tidaknya pengoperasian grindr.
CITRA AMBON MANISE PASCA KONFLIK SOSIAL : (STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN WISATA ALAM PANTAI DI PULAU AMBON) Lolita Lewankiky; Hafied Cangara; Andi Alimuddin Unde
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5170

Abstract

Konflik sosial yang terjadi di Kota Ambon membawa pengaruh buruk terhadap citra Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan mengetahui: strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku dan Dinas Pariwisata Kota Ambon guna mengembalikan citra Ambon Manise di mata dunia; usaha-usaha yang dilakukan dalam pengembangan pariwisata alam pantai di Pulau Ambon; dan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pemasaran wisata alam pantai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan yang berkaitan langsung dengan urusan pariwisata sebanyak 21 orang yang ditentukan secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Maluku telah menerapkan strategi komunikasi pemasaran wisata alam pantai di Pulau Ambon yang efektif guna mengembalikan citra Ambon Manise, diantaranya penggunaan media online, exhibition, dan publikasi melalui brosur/pamplet. Pemerintah juga melakukan beberapa upaya pengembangan wisata alam pantai seperti: (1) pengembangan sarana dan prasarana yang efektif, (2) memfasilitasi paket perjalanan wisata, dan (3) pengembangan sistem informasi yang efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan strategi komunikasi pemasaran wisata alam pantai di Pulau Ambon antara lain: keamanan, penganggaran, dan partisipasi masyarakat
TINGKAT AKSESIBILITAS DAN PEMANFAATAN MEDIA BARU DALAM PROSES PEMBELAJARAN DAN INTERAKSI SOSIAL DI KALANGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Anshar Anshar; Nadjib Nadjib; Supratomo Supratomo
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/kjik.v6i1.5155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) tingkat aksesibilitas media baru di kalangan pelajar sekolah menengah pertama di kota dan di desa (2) pemanfaatan media baru dalam proses pembelajaran dan interaksi sosial di kalangan pelajar sekolah menengah pertama di kota dan di desa (3) perbandingan tingkat aksesibilitas dan pemanfaatan media baru dalam proses pembelajaran dan interaksi sosial di kalangan pelajar sekolah menengah pertama di kota dan di desa.        Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian mixed methods, dengan model rancangan Triangulasi Bersamaan. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 18 Makassar dan SMP Negeri 5 Polongbangkeng Utara dengan populasi penelitian adalah  pelajar SMP Negeri 18 Makassar dan SMP Negeri 5 Polongbangkeng Utara. Sampel ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling, informan dipilih secara sengaja dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data  dilakukan  dengan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Tingkat aksesibilias terhadap media baru di kalangan pelajar sekolah menengah pertama dalam kategori tinggi. Sedangkan untuk pemanfaatan media baru dalam proses pembelajaran di kalangan pelajar sekolah menengah pertama di SMP Negeri 18 Makassar lebih tinggi dibanding SMP Negeri 5 Polongbangkeng Utara.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue