cover
Contact Name
IDEL WALDELMI
Contact Email
idelwaldelmi@unilak.ac.id
Phone
+6285265497158
Journal Mail Official
Jiedbfekon@gmail.com
Editorial Address
D.I. Panjaitan Km.8 Rumbai Pekanbaru 28265
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 18299822     EISSN : 24429813     DOI : https://doi.org/10.31849/jieb.v17i2
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management and accounting, including but not limited to: Development Economics Monetary Economics, Finance and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2018)" : 9 Documents clear
KETIDAKPATUHAN PAJAK PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH erwin rajagukguk; amrie firmansyah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1023

Abstract

Organisation for Economic Co-operation and Development-OECD (2012) menyatakan bahwa dari semua segmen Wajib Pajak, Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki ketidakpatuhan yang paling tinggi dari semua segmen Wajib Pajak di beberapa negara. Di Indonesia sendiri jika dilihat dari segi jumlahnya, UMKM memiliki jumlah yang begitu besar. Bahkan hampir sekitar 99 Persen dari total pelaku usaha nasional merupakan UMKM. Penelitian ini menguji pengaruh Penalty Rate, Likuiditas Keuangan, dan Ukuran Perusahaan terhadap ketidakpatuhan pajak. Sampel yang digunakan adalah wajib pajak badan UMKM berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dan data Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Pajak tahun 2013. Dengan menggunakan pusposive sampling, sample UMKM yang terpilih berjumlah 155. Metode pengujian dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan data cross sectional. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa penalty rate tidak berpengaruh signifikan terhadap ketidakpatuhan Wajib Pajak UMKM di Indonesia. Hasil tersebut diduga karena tingkat sanksi yang dikenakan terhadap Wajib Pajak yang tidak patuh masih cukup rendah di Indonesia. Sementara itu, likuiditas keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap ketidakpatuhan Wajib Pajak UMKM di Indonesia. Selanjutnya, ukuran Perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap ketidakpatuhan Wajib Pajak UMKM di Indonesia.
PENGARUH TINGKAT KEMISKINAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA INDONESIA Heppi Syofya
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1153

Abstract

Human development is defined as a process for enlarging people's choices, the Human Development Index is a benchmark of human development achievement based on a number of basic components of the quality of life of IPM is built through a basic three-dimensional approach that is 1). Dimensions of longevity and healthy life (a long and healthy life), 2). Knowledge and 3). Decent standard living, through the improvement of these three indicators is expected to increase the quality of human life due to individual heterogeneity, geographical disparity and societal conditions vary so that the level of income is no longer the main benchmark in calculating the success rate of development and success, poverty is a condition that is below the minimum standard of needs, both for food and non-food items called the poverty line or poverty treshold, the poverty rate and economic growth have a significant effect on the Index Human Development in Indonesia and economic growth have an influence on the Human Development Index in Indonesia
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU UTANG RUMAH TANGGA (Sebuah Kajian Literatur) herispon herispon
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan faktor-faktor atau dimensi yang menyebabkan rumah tangga untuk berutang dengan metode dan studi literatur yang dideskripsikan secara deskriptif dan terkait dengan kondisi nyata dalam rumah tangga ketika. Dari hasil penelitian ini kami dapat mengidentifikasi dan menemukan sebanyak 9 faktor atau dimensi rumah tangga yang termasuk dalam utang yaitu: karena pendapatan kecil, pengaruh visual dan media online, pengaruh orang terdekat, kemudahan yang diberikan oleh lembaga keuangan, kemampuan untuk mengelola keuangan, sosial dan gaya hidup, jumlah tanggungan dalam keluarga, sebagai penghasilan alternatif, kebutuhan mendesak dan tiba-tiba. Beberapa rumah tangga dalam kehidupan mereka menggunakan utang untuk memfasilitasi konsumsi dan kebutuhan lain karena mereka tidak memiliki aset, tabungan, warisan yang dapat digunakan dalam menghadapi kebutuhan yang tiba-tiba dan tidak terduga. Pada akhirnya setiap rumah tangga yang dapat ditagih diharapkan menjadi debitur yang baik
PENGARUH KOMITMEN PROFESI, SOSIALISASI ANTISIPATIF MAHASISWA AKUNTANSI DAN ETHICAL CLIMATE PRINCIPLE TERHADAP NIAT WHISTLEBLOWING hadi mahmudah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1161

Abstract

Whistleblowing is one of the company's internal control mechanisms. In practice many employees do not want to report fraud that occurred in the company. This study examines the influence of professional commitment, anticipatory socialization of accounting students and ethical climate principle towards whistleblowing intentions. The sample of this research is 6th semester accounting student in Jabodetabek which amounts to 125. Data is processed using multiple regressions. The results showed that professional commitment, anticipatory socialization of accounting students and ethical climate principle influenced the intention of whistleblowing. Keywords: whistleblowing, professional commitment, anticipatory socialization, and ethical climate principle.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 11 SIJUNJUNG hariman syaleh
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1192

Abstract

ABSTRACT : This study aims to analyze the influence of work motivation and work discipline on the performance of teachers of State Senior High School 11 Sijunjung. Here the authors describe the effect of work motivation and work discipline on the performance of teachers in State Senior High School 11 Sijunjung. The number of population in this research is counted 24 people so that the entire population is made sample by using census method. Data were collected through questionnaire distribution with Likert scale model then tested to validity and reliability of the questionnaire. Data analysis technique used is multiple linear regression method using SPSS 20.00 program. The purpose of multiple linear regression to see the relevance of the influence of independent variables to the dependent variable. The result of this research is a). Motivation of work (X1) there is a positive and significant influence on the performance of teachers at State Senior High School 11 Sijunjung. b). Work discipline (X2) there is a positive and significant influence on the performance of teachers at State Senior High School 11 Sijunjung. c). Then Motivation work and Discipline work together - there is a positive and significant influence on the performance of teachers at State Senior High School 11 Sijunjung so that the hypothesis can be accepted. Keywords: Motivation; Discipline; Performance.
PERAN PENDIDIKAN FORMAL DAN KONSEP DIRI TERHADAP POTENSI KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA zulia khairani
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1222

Abstract

In the midst of the high number of employee deductions made by many companies at this time, it is very necessary for the younger generation to have the ability to entrepreneurship so as to be able to run their business independently. This study aims to identify the role of formal education, self-concept, and its effect on entrepreneurship potential in students. The population in this study is a student of Faculty of Economics, University of Lancang Kuning. Methods of data retrieval using an online questionnaire. Data processing uses quantitative analysis through descriptive analysis, multiple regression analysis, and hypothesis testing with t-test and F-test. Qualitative analysis is done by interpretation of the data obtained in the research and the results of data processing that has been implemented by giving information and explanation. The results of descriptive data indicate that formal education, self-concept, and entrepreneurship potential of students of faculty of economics management study program in good criterion. Formal education and self-concept positively and significantly affect the entrepreneurial potential of students. This means that improvements in the quality of formal education and self-concept will increase the potential of entrepreneurship in students
WIRAUSAHA MUDA TERDIDIK: MASALAH DAN SOLUSI fatkhurahman fatkhurahman; bambang suroto; hadiyati hadiyati
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1464

Abstract

Abstract: Hasil trecer study program studi manajemen Universitas Lancang Kuning menunjukkan bahwa 30% dari lulusan program studi manajemen berprofesi sebagai wirausaha muda. Sesuai dengan unggulan progam studi manajemen yakni kewirausahaan dan juga learning outcome adalah menghasilkan manajer lini pertama dan wirausaha muda. Maka perlu melihat lebih detail mengenai kemampuan yang dimiliki wirausaha muda tersebut dalam rangka evaluasi program pembelajaran di program studi manajemen dan juga guna pengembangan teori kinerja pengelola usaha dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa motivasi orang tua memilih untuk menguliahkan putra putri mereka ke program studi manajemen sebesar 38,2% menginginkan lulusan menjadi wirausaha yang handal. Sehingga hal ini perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi dari lembaga.Penelitian yang digunakan merupakan penelitian survey dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada alumni melalui kuesioner online sebanyak 69 orang dari 214 orang yang diambil secara acak dan data dianalisis dengan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja wirausaha muda terdidik dengan rata-rata skor mencapai 3,11 masuk dalam kategori cukup baik. Apabila dilihat nilai yang di atas nilai rata-rata pada indikator Kegigihan dalam menghadapi tantangan usaha selama ini, kemudian semangat dalam menjalankan usaha selama ini dan juga kesiapan mental menghadapi persaingan usaha selama ini dan kemampuan berkomunikasi dalam menjalin hubungan dengan mitra usaha. Untuk nilai di bawah rata-rata terletak pada perkembangan usaha selama ini dan dukungan pemerintah selama ini. Ini menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan masih belum berkembang dengan baik dan ini menunjukkan kinerja yang masih rendah dan juga berkaitan dengan dukungan pemerintah juga masih kurang. Faktor penghambat kinerja wirausaha muda terdidik tersebut dari jawaban responden berkaitan dengan kondisi tersebut antara lain: kekurangan modal usaha, kemudian kondisi ekonomi masyarakat yang kurang mendukung sehingga daya beli masyarakat menurun dan juga masalah keterampilan berusaha yang dimiliki oleh pengusaha muda dan juga tingkat persaingan yang ketat dan juga kualitas produk layanan yang dihasilkan dalam berusaha dan juga masalah pemasaran dan tempat usaha.
BID’AH HASANAH TRANSAKSI EKONOMI ISLAM (Terminologi Bid’ah Ulama) nurhadi nurhadi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1467

Abstract

Abstrak: Kaidah dasar dalam kajian fiqih muamalah adalah al-ashlu fil mu’amalah al-ibahah, illa ma dalla dalilun ‘ala tahrimihi, maksudnya hukum asal perbuatan dalam muamalah adalah boleh, kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Penggunaan istilah Ekonomi Islam adalah bagian dari bid’ah agama, yang muncul pada tahun 1940-an di Negara India. Demikian menurut pendapat Timur Kuran, Profesor Ekonomi Politik, ia berpendapat sesuai dengan hasil penelitianya, membuktikan bahwa Ekonomi Islam sama sekali tidak dapat ditemukan dalam tradisi Islam. Sehingga istilah-istilah dan lembaga-lembaga bisnis sekarang yang tidak ada contoh dari Nabi dan tidak pernak ada pada zaman nabi adalah bid’ah. Nah, lalu apakah yang dimaksud dengan bid’ah menurut para ulama dan adakah bid’ah-bid’ah dalam ekonomi Islam. Hasil pembahasan menyatakan, bid’ah adalah setiap perbuatan yang tidak ada dan tidak dilakukan pada zaman Nabi yang bertentagan dengan nash al-Qur’an dan sunnah serta mashlahah. Melihat praktek ekonomi modern, maka banyak bid’ah-bid’ah dalam ekonomi Islam, diantaranya adalah istilah ekonomi Islam itu sendiri. Kegiatan dari ekonomi Islam di Indonesia yang merupakan bid’ah adalah perbankan syariah, zakat propesi dan lainya. Secara etimologi ketiganya disebut dengan bid’ah, namun secara terminology belum dapat dikatakan bid’ah. Sedangkan kaidah fiqih menjelasan “al-ashlu fil mu’amalah al-ibahah, illa ma dalla dalilun ‘ala tahrimihi”, kaedah inilah yang menutup pemaknaan konotasi buruk dari ungkapan bid’ah, menjadi bid’ah hasanah (baik) karena mengandung banyak kemashlahatan untuk manusia. Kata Kunci: Bid’ah Hasanah, Transaksi Ekonomi Islam Abstract: The basic rule in the study of fiqih muamalah is al-ashlu fil mu'amalah al-ibahah, illa ma dalla dalilun 'ala tahrimihi, meaning the law of origin of deeds in muamalah is okay, unless there is a proposition that forbid it. The use of the term Islamic Economics is part of the religious heresy, which emerged in the 1940s in the State of India. Thus in the opinion of the Eastern Kuran, Professor of Political Economy, he argues in accordance with the results of his research, proving that Islamic Economics can not be found in Islamic tradition. So the terms and institutions of business now that there is no example of the Prophet and not necessarily present in the time of the prophet are heresy. Well, then what is meant by heresy according to the scholars and is there bid'ah-bid'ah in Islamic economy. The result of the discussion states that heresy is any act that does not exist and is not done at the time of the Prophet which contradicts the texts of the Qur'an and sunna and mashlahah. Seeing modern economic practice, then many bid'ah-bid'ah in Islamic economics, among them is the term Islamic economics itself. The activities of Islamic economics in Indonesia which are bid'ah are syariah banking, zakat propesi and others. Etymologically all three are called heresy, but in terminology can not be said bid'ah. While the rule of fiqih explains "al-ashlu fil mu'amalah al-ibahah, illa ma dalla dalilun 'ala tahrimihi", this is the kaedah closing the meaning of bad connotation of the expression bid'ah, a bid'ah hasanah (good) because it contains many kemashlahatan for humans. Keywords: Bid'ah Hasanah, Transaction Economy Islam
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS (STUDI EMPIRIS PADA UNIVERSITAS DI PEKANBARU) zurman zurman; vince ratnawati; yesi muthia basri
Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis Vol. 15 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jieb.v15i2.1770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti secara empiris pengaruh dari gaya kepemimpinan terhadap penggunaan sistem pengukuran kinerja (SPK) dan pemberdayaan psikologis. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh tenaga kependidikan di bagian keuangan pada Universitas di Pekanbaru yaitu: 1) Universitas Riau, 2) UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 3) Universitas Islam Riau, 4) Universitas Lancang Kuning, 5) Universitas Muhammadiyah Riau, dan 6) Universitas Abdurrab. Teknik pengambilan sampel yang digunakan didalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 151 orang tenaga kependidikan pada bagian keuangan di seluruh Universitas di Pekanbaru. Jumlah data yang diolah sebanyak 124 sampel dengan menggunakan teknik analisis SEM yang berbasis Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan aplikasi WarpPLS 5.0. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap pemberdayaan psikologis; (2) Penggunaan Sistem Pengukuran Kinerja berpengaruh terhadap pemberdayaan psikologis. (3) Penggunaan SPK memediasi hubungan antaran gaya kepemimpinan terhadap pemberdayaan psikologis.

Page 1 of 1 | Total Record : 9