cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Management
ISSN : 22527001     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Educational Management is a peer-reviewed journal which publishes original contributions on education administration, management and leadership in the widest sense: on the management of schools of all types, and of further and higher education institutions; on administration and policy at all levels - institutional, local, national and international; and on the study and teaching of educational administration.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2012): December 2012" : 32 Documents clear
PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENERAPKAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DI SMK PIKA SEMARANG Fatmasari, Dewi
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Schools, as a social institution, is expected to meet the needs of the community about quality education. Principals have an important role in implementing integrated quality or TQM in school. TQM in a school will not run properly if it is not supported by quality-oriented leadership behavior of the principals. The focus of this research is the problem in leadership behaviors of school principals in implementing TQM. This study has the objectives  to determine the commitment of the school,  the behavior of the principal's leadership in improving the quality, and strategic leadership in improving the quality. Abstrak: Sekolah, sebagai suatu lembaga sosial diharapkan mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat mengenai pendidikan yang berkualitas. Kepala sekolah mempunyai peran penting dalam menerapkan mutu terpadu atau TQM di sekolahnya. TQM dalam suatu sekolah tidak akan berjalan dengan baik bila tidak didukung oleh pola perilaku kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi pada mutu. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah  perilaku kepemimpinan kepala sekolah dalam menerapkan TQM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen perangkat sekolah,  perilaku kepemimpinan kepala sekolah berperan  dalam meningkatkan mutu terpadu (TQM), dan  strategi pimpinan berpengaruh dalam meningkatkan mutu terpadu.
PENGARUH MOTIVASI KERJA, BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA GURU SMA SWASTA DI KABUPATEN GROBOGAN Tetuko, Budi
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Having less guarantee on earning fixed monthly wages or salaries triggers private school teachers to manage their free time wisely to run other side jobs to meet the needs. Thus, the majority of private school teachers have another profession which gives impacts to the quality of services to the students. The results showed that work motivation, organizational culture at the school, and the school leadership significantly influence teacher job satisfaction and also indirectly effect to the job performance of teachers. Hence, there is need to improve and develop work motivation, organizational culture and leadership of school principals. By improving the existing work motivation, organizational culture and the leadership of the school principal, the teachers will have better performance. Thus, the school will have competitive advantages compared to others. Abstrak: Dengan tidak terjaminnya upah atau honor yang diperoleh menyebabkan guru sekolah swasta harus pandai-pandai memanfaatkan waktu luang yang ada untuk menjalankan pekerjaan lain untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian mayoritas guru-guru sekolah swasta memiliki profesi selain guru, hal ini berdapak terhadap kualitas pelayanan terhadap siswa Dari hasil ini dapat disimpukan bahwa motivasi kerja, budaya organisasi sekolah, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru dan secara tidak langsung juga signifikan pengarunya terhadap kinerja guru sehingga perlu adanya perbaikan dan peningkatan motivasi kerja, budaya organisasi sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah. Karena dari hasil penelitian dapat dilihat variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kinerja dan secara tidak langsung terhadap kinerja guru. Dengan demikian dapat diartikan bahwa jika kinerja guru dapat meningkat maka kualitas pelayanan guru kepada siswa dapat optimal sehingga sekolah memeiliki daya saing dengan sekolah-sekolah lain.
EFEKTIFITAS MODEL MANAJEMEN PELATIHAN IPA TERPADU BAGI GURU MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SE-KABUPATEN KUDUS Saputro, Budiyono
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus belum disampaikan secara terpadu. Model manajemen pelatihan IPA terpadu merupakan model yang dikembangkan untuk peningkatan kemampuan guru IPA SMP di Kabupaten Kudus dalam penguasaan IPA terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development. Subyek uji coba adalah guru IPA SMP di Kabupaten Kudus dan team ahli. Jenis data berupa data kualitatif dan kuantitatif. Alat untuk mengumpulkan data adalah angket skala likert, angket terbuka, format catatan diskusi, alat tes pre-tes dan pos-tes untuk  aspek kognitif, lembar pengamatan observasi kemampuan profesional pembelajaran IPA terpadu. Untuk menguji kefektifan model mengunakan disain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan model manajemen pelatihan IPA terpadu efektif dapat meningkatkan kemampuan profesional guru IPA SMP di Kabupaten Kudus. Disarankan model manajemen pelatihan IPA terpadu dapat menjadi model pelatihan alternatif pada MGMP IPA SMP di Kabupaten yang lain. The learning of natural science at Junior High School in Kudus regency has not been taught in an integrated way. The model of integrated natural science training management is a model developed to improve the competency of junior high natural science teachers in the mastery of integrated natural science. This study uses Research and Development approach. The subject research is junior high natural science teachers and expert teams in Kudus. Qualitative and quantitative data are used. Likert Scale questionnaire, open questionnaire, discussion note format, pre-test and post-test cognitive testing, papers of field observation of professional competency of integrated natural science learning are used to collect data. One-Group Pretest-Posttest Design is occupied to test the effectiveness of the model. The research shows that the model of integrated natural science training management can effectively improve the competency of junior high natural science teachers in Kudus. Thus it is suggested that the model can be applied in MGMPs in other regencies.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN BERBASIS SEKOLAH DI RSBI SMPN 3 MRANGGEN DEMAK Hayati, Endah Dwi
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pembiayaan di RSBI SMPN 3 Mranggen Demak yang meliputi kegiatan perencanaan (budgeting), pelaksanaan/pencatatan (accounting) dan pertanggungjawaban/ pengawasan (auditing). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembiayaan / budgeting di SMPN 3 Mranggen dilaksanakan dengan menyusun RAPBS. Dana penyelenggaraan pendidikan di SMP tersebut meliputi  block grant  dan BOS dari  serta dana komite dari orang tua siswa. Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan pendidikan yang diarahkan untuk penjaminan mutu RSBI yang dikelompokan berdasarkan 8(delapan) standar nasional pendidikan. (2) Pelaksanaan/pencatatan (accounting) pembiayaan di SMPN 3 Mranggen terdiri dari dua kegiatan, yaitu pelaksanaan anggaran dan pencatatan anggaran. Pelaksanaan anggaran merupakan tanggungjawab masing-masing koordinator standar pendidikan, sedangkan pencatatan anggaran merupakan tanggungjawab bendahara yang dalam melaksanakan tugasnya menggunakan sistem akuntansi sederhana. (3) Pertanggungjawaban/pengawasan pembiayaan dilaksanakan dengan menyusun laporan pertanggungjawaban, sedangkan pengawasan dilakukan secara internal dan eksternal dari inspektorat pendidikan, BPKP dan BPK,  juga pengawasan melekat oleh kepala sekolah. Abstract. The objectives of this study   were to describe and to analyze the management of the financing activities at SMPN 3 Mranggen, such as: budgeting, accounting, and auditing. The data collection was done by having an interview with the persons in charge, observing the activities, and having a library research. The researcher uses the steps of data reduction, data presentation and conclusion.  The results of the study showed that (1) the budgeting at SMPN 3 Mranggen was done by arranging the school-based budget plan financing. The funds of the education at junior high school were raised from block grant and school operational aid (BOS)  and also from the parents. The funds were used to pay all the education activities based on eight goals of National Education Standards. (2)  the accounting of the financing were divided into two activities: budget executions and budget records. Each of the coordinator of education standards had to be responsible to the budget executor. Meanwhile, the treasurer had to record all the budget executions with a simple accounting system. (3)  the auditing of the financing activities at SMPN 3 Mranggen was done by arranging accountability reports , while the monitoring was done by the education inspectorates, auditing firms and the headmasters internally and externally.
PENGARUH MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMA NEGERI SE-KABUPATEN KENDAL Iskandar, Iskandar
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu faktor yang berkaitan dalam dunia pendidikan adalah kinerja guru karena dengan guru yang mempunyai kinerja baik akan menghasikan peningkatan mutu pendidikan. Permasalahannya bagaimanakah pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran SMA Negeri se-Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner, analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa (1) motivasi mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMA Negeri Se-Kabupaten Kendal, (2) lingkungan kerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMA Negeri Se-Kabupaten Kendal. (3) Motivasi dan lingkungan kerja secara simultan juga mempunyai pengaruh terhadap kinerja guru SMA Negeri Se-Kabupaten Kendal. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran di SMA Negeri se-Kabupaten Kendal baik secara parsial maupun simultan. Abstract: One of the factors relating to the education field is the teacher's performance as a teacher who has a good performance will yield an increase in the quality of education. The problem is how the influence of motivation and the work environment on the performance of teachers inlcuding lesson planning, implementation and evaluation of learning the lesson? This study aimed to determine the effect of motivation and the work environment on the performance of teachers that include lesson plan, implementation and evaluation of learning lessons of SMA in Kendal. This research was an explanatory one. Data were collected through questionnaires, analysis of data using multiple regressions. The results of multiple regression analysis showed that (1) motivation has an influence on the performance of State High School teachers in Kendal, (2) the work environment has an influence on the performance of State High School teacher in Kendal. (3) Motivation and simultaneously work environment also play roles on the performance of State High School teachers in Kendal. The conclusion of this study is the motivation and the work environment have a positive and significant impact on teacher performance that includes planning, implementation and evaluation of learning in high schools in Kendal either partially or simultaneously.  
MODEL PENGEMBANGAN KINERJA TERPADU KOMITE SEKOLAH, GURU, DAN KEPALA SEKOLAH GUNA MENINGKATKAN MUTU SMA NEGERI DI KABUPATEN PEMALANG Supa’at, Supa’at
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  The research was a study on the development of school management model that is devoted to the development of integrated performance model as an effort to improve the quality of schools. The variables in this study are: (a) the School Committee, (b) Teacher Certification, (c) the Head of School, and (d) Quality Schools in high schools in Pemalang. The method used in this study is a qualitative research approach. The results of this study indicate that: (a) The integrated development model of school management that is oriented on the development of school quality has not been implemented, (b) each component of the school is found to have no common vision from the school committee, certified teachers, and principals in understanding  the quality of schools in an integrated manner, and (c) It is a need to develop a model of integrated performance guidelines that may become an alternative way to develop and improve the school quality.   Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang model pengembangan kinerja terpadu yang dapat meningkatkan mutu sekolah pada SMA Negeri. Variabel dalam penelitian ini adalah: (a) Komite Sekolah, (b) Guru Sertifikasi, (c) Kepala Sekolah, dan (d) Mutu Sekolah pada SMA Negeri di Kabupaten Pemalang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif pada langkah pendahuluan dan penelitian pengembangan sampai pada uji kelayakan. Hasil penelitian  menunjukan bahwa: (a) pada SMA Negeri dalam kinerja sekolah yang diorientasikan pada pengembangan mutu sekolah secara terukur masih dengan menggunakan model pengembangan parsial, (b) masing masing komponen sekolah belum melaksanakani kinerja terpadu antara komite sekolah, guru sertifikasi, dan kepala sekolah dalam pelaksanaan program sekolah yang berkaiatan dengan mutu sekolah,dan (c) perlu dikaji solusi alternatif model pengembangan kinerja terpadu yang dapat dijadikan alternatif dalam upaya mengembangkan peningkatan mutu sekolah pada SMA Negeri di Kabupaten Pemalang.
PENGARUH PEMBELAJARAN PRAKTIK DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA TERHADAP SIKAP KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK NEGERI BIDANG TEKNOLOGI DAN REKAYASA DI KOTA SEMARANG Savitri, Savitri
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In a developing country, students at vocational high schools have important roles. Through exercises and practices in their schools or industry, we expect that they have entrepreneurship motivation. Entrepreneurship attitude of students can produce productivity which is beneficial for themselves, society, and country. Population for this research is vocational high school students in Semarang majoring in technology and engineering. There were 2607 students in Semarang. This study employed 304 students as a sample. The conclusions of this research are there are positive and significant effects of practices to entrepreneurship attitude of vocational high school students with determination (R2) = 40.6%, (2) there are positive and significant effects of entrepreneurship motivation to entrepreneurship attitude of mechanical high school student with determination (R2) = 22.5%, (3) there are positive and significant effects of practices and entrepreneurship motivation to entrepreneurship attitude of mechanical high school students with determination (R2) = 43.1%. The regression equation is Y = 33.042 + 0.572X1 + 0.276X2. Practice has bigger influence than entrepreneurship motivation to entrepreneurship attitude.   Abstrak: Dalam negara yang sedang membangun, siswa SMK memiliki peranan yang penting. Melalui latihan dan praktik kerja di sekolah maupun di dunia usaha dan dunia industri diharapkan motivasi berwirusaha tumbuh. Sikap kewirausahaan akan melekat pada diri siswa, dapat menghasilkan produktivitas kerja yang dapat berguna bagi diri sendiri, masyarakat dan bangsa. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Bidang Teknologi dan Rekayasa di Kota Semarang sebanyak 2607 siswa, sebagai sampel penelitian diambil 304 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positip dan signifikan antara pembelajaran praktik terhadap sikap kewirausahaan siswa dengan dengan determinasi (R2) = 40,6%, (2) terdapat pengaruh positip dan signifikan antara motivasi berwirausaha terhadap sikap kewirausahaan siswa dengan dengan determinasi (R2) = 22,5%, terdapat pengaruh positip dan signifikan antara pembelajaran praktik dan motivasi berwirausaha terhadap sikap kewirausahaan siswa dengan dengan determinasi (R2) = 43,1%. Persamaan regresi Y= 33,042 + 0,572 X1 + 0,276 X2 . Pembelajaran praktik memiliki pengaruh yang besar dibandingkan motivasi berwirausaha terhadap sikap kewirausahaan.
PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERSUMBER DARI PARTISIPASI MASYARAKAT Muhajirin, Muhajirin
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, telah diamanatkan dalam UU RI No 20 Tahun 2003 oleh karena itu diperlukan pengelolaan pembiayaan yang bersumber dari partisipasi masyarakat/orang tua siswa. Fokus penelitian adalah pengelolaan pembiayaan pendidikan dana dari masyarakat, sedangkan rumusan masalah penelitian adalah bagaimanakah proses perencanaan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS), proses penggalian dana dari masyarakat, proses pembelanjaan pembiayaan pendidikan, proses pengawasan pembiayaan pendidikan, dan proses pelaporan pembiayaan pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengumpulkan informasi guna mendiskripsikan dan menganalisis tentang pengelolaan pembiayaan pendidikan bersumber dari partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu proses penyusunan RAPBS termasuk katagori partisipatif, proses penggalian dana dari orang tua siswa melalui komunikasi secara intensif dengan orang tua siswa. Sumber pembiayaan yang berasal dari orang tua siswa, Infaq pengembangan sekolah dan wakaf, sumbangan pengembangan pendidikan, uang POMG, uang komputer, uang kegiatan, uang ekstrakurikuler, dan uang ZIS. Simpulannya adalah proses penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) telah dilakukan secara partisipatif. Abstract: Public participation in education has been mandated by Law No. 20 of 2003.  Therefore, it is necessary in financing management resulting from participation in community / parents. Research focus is the management of funds from public education funding. The research problem is how are the process of planning the school budget revenues and expenditures (RAPBS), the process of extracting funds from the public, the education expenditure finance, education finance process monitoring, and reporting processes of education financing executed?. The purpose of this research is to gather information in order to describe and analyze the management of the education funding which comes from community participation. This study uses descriptive qualitative approach. The data was collected using interview techniques, observation and documentation. The results of the research process include the preparation of School. Budget category participatory process is done by raising funds from the parents of students through intensive communication with them. The funding are basically raised from the student's parents and school development Infaq endowments, donations of education, PTA money, computer money, money activities, extracurricular money, and money ZIS. It is concluded that the process of planning the budget revenue and expenditure of schools (RAPBS) have been conducted in a participatory manner. 
PELAKSANAAN TQM DI SEKOLAH ISLAM TERPADU MI LUQMAN AL HAKIM TEGAL Retnoningsih, Nur
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pelaksanaan peningkatkan mutu pendidikan yang berfokus pada pelanggan, pelaksanaan perbaikan terus-menerus, dan kerjasama tim sebagai prinsip Total Quality manajement (TQM), namun kenyataanya banyak lembaga pendidikan terutama di tingkat pendidikan dasar tidak menerapkannya. Fokus penelitian adalah peningkatan mutu pendidikan di MI Luqman Al Hakim. Adapun pertanyaan penelitiannya adalah Bagaimana pelaksanaan yang berfokus pada pelanggan, pelaksanaan perbaikan terus-menerus dan pelaksanaan kerjasama tim di MI Luqman Al Hakim? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang menggunakan teknik trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian: (1) Fokus pada pelanggan diawali dengan menggunakan identifikasi harapan pelanggan dilaksanakan melalui isian formulir pendaftaran, paguyuban kelas, POMG, dan komunikasi langsung, Hasil identifikasi harapan dan kebutuhan pelanggan direncanakan dan ditetapkan melalui rapat bersama warga sekolah, orang tua, komite sekolah dan yayasan untuk dijadikan program sekolah, (2) Pelaksanaan perbaikan pelanggan internal dilakukan dengan melalui rapat pekanan setiap hari Sabtu untuk evaluasi dan perbaikan kegiatan pendidikan selama sepekan, meningkatkan kompetensi kepala sekolah, guru dan pemenuhan sarana pembelajaran, serta perbaikan mutu pembelajaran melalui life skill, dan guru model berbasis keteladanan dengan menerapkan pembelajaran aktif, inovatif, menyenangkan, dan (3) Kerjasama tim yaitu kepala sekolah mendelegasikan keputusan pada stafnya menurut bidang pekerjaannya. Abstract : Implementation of quality improvement has focused on customer education, the implementation of continuous improvement, and teamwork as the principle of Total Quality Management (TQM). However, in fact, many educational institutions especially at the primary level, have not applied it. One of the primary school level education institutions which has  implemented the integrated quality improvement of education is Luqman Al-Hakim MI Slawi Tegal regency. The focus of the research is improving the quality of education in MI Luqman Al-Hakim. The research question is: How are the implementation of customer-focused, the implementation of continuous improvement and implementation of teamwork in MI Luqman Al-Hakim? The approach used in this study is a qualitative case study method that uses the source and method triangulation techniques. The data were collected through interviews, observations, and documents. Results of the study: (1) Focus on the customer using identification of customer expectations is carried out through registration form, class associations, PTAs, and direct communication, The identification of customer expectations and needs are planned and established through a meeting with citizens of the school , parents, school committees and foundations to serve as school programs, (2) Implementation of the improvements made ​​to the internal customers through: meeting pekanan every Saturday for evaluation and improvement of educational activities during the week, increasing the competence of school principals, teachers and the fulfillment of a learning tool, as well as improving the quality of learning through life skill, and exemplary teacher-based model to implement active, innovative, and learning, and (3) Teamwork is the principal delegate decisions on staff levels according to the term waka waka involving curriculum, student affairs, facilities and infrastructure, public relations, worship, and team teaching. Based on this research, it is suggested that MI Luqman Al-Hakim needs to delegate the duty to the right person based on the expertise for the optimization of team work and team supervisor.
PERENCANAAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Rojiun, Rojiun
Educational Management Vol 1 No 2 (2012): December 2012
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Perencanaan merupakan unsur penting dan strategis dan memberikan arah dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang dikehendaki. Fokus penelitian ini adalah perencanaan pendidikan berbasis masyarakat yang dirinci dalam masalah penelitian yaitu perencanaan implementasi  kurikulum dan perencanaan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan  trianggulasi sumber. Adapun analisis data menggunakan prosedur: reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian: Kurikulum yang diterapkan di MA Darunnajat ini menggunakan kurikulum campuran atau modifikasi antara kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum Pondok Pesantren Darunnajat. Adapun perencanaan implementasi kurikulum telah dibuat oleh guru. Untuk menunjang implementasi kurikulum maka dibuat perencanaan akademik. Perencanaan akademik khusus yang ada  di MA Darunnajat adalah adanya Kelas Persiapan. Saran yang dapat diberikan: (1) Agar setiap guru membuat perencanaan implementasi kurikulum secara lengkap.(2) Rekruitmen tenaga pengajar sesuai dengan spesialisasinya.Abstract : The focus of this study is a community-based educational planning problem specified in the study: curriculum planning and implementation of community-based education academic planning . This study used a qualitative approach. The data were collected through interviews, observation, and study documentation. The technique used is the validity of the data source triangulation. The procedures of the analysis are data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results are the curriculum was implemented in MA Darunnajat or modified the curriculum of national curriculum and Darunnajat boarding school curriculum. The curriculum implementation plan has been created by teachers, but it has not been completed. To support the implementation of the curriculum, there is an academic planning. Specific academic planning in MA Darunnajat is the Preparation Class.  It is suggested that: (1) It is a need that each teacher should plan the implementation of a complete curriculum in order to get maximum results. (2) Recruitment of teachers should be based on their specialization

Page 3 of 4 | Total Record : 32