cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
PENGARUH ENKAPSULASI SILIKON ATAU GERMANIUM PADA BNNT TERHADAP PARAMETER NMR DENGAN DFT Mahmudi, Nanda; Kasmui, Kasmui; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boron nitrite nanotube (BNNT) merupakan salah satu nanomaterial yang cukup menjanjikan sebagai bahan alternatif pembuatan peralatan elektronik dan memori, tetapi BNNT mempunyai sifat semikonduktor dengan band gap lebar yaitu 5,5 eV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh enkapsulasi unsur Si dan Ge pada sifat BNNT menggunakan metode teori fungsi kerapatan (DFT) dalam program Gaussian 03 W dan diharapkan dapat mengubah sifat BNNT menjadi ferromagnetik. Pada penelitian ini, struktur BNNT (5,0) dengan repetisi 2 dibuat dengan program Material Studio 4.4, kemudian dioptimasi dengan program Gaussian 03 W. setelah dioptimasi, BNNT mengenkapsulasi unsur Si dan Ge di tengah-tengah rongga dan dioptimasi kembali. Selanjutnya dihutung NMR BNNT sebelum dan sesudah mengenkapsulasi Si dan Ge. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge strukturnya yaitu -4883577,799 kJ/mol dan -9525836,636 kJ/mol lebih stabil daripada struktur BNNT awal yaitu -4132503,361 kJ/mol. Besar medan magnet untuk BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge yaitu 478,89414 T dan 474,30441 T lebih kecil daripada BNNT awal yaitu 489,47913 T, sehingga BNNT yang mengenkapsulasi Si atau Ge tidak dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan memori magnetik.
PREPARASI NANOKOMPOSIT ZnO/TiO2 DENGAN SONOKIMIA SERTA UJI AKTIVITASNYA UNTUK FOTODEGRADASI FENOL Lestari, Diah; Sunarto, Wisnu; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENENTUAN RESIDU PESTISIDA DELTAMETRIN DAN λ-SIHALOTRIN PADA LADA (Piper nigrum L.) MENGGUNAKAN METODE QuEChERS Fitriadi, Bayu Refindra; Putri, Ayutia Ciptaningtyas
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of pesticides in agriculture especially pepper concern of residue accumulation, which may remain in the food and agricultural environment causing human health and damaging ecological balance. Beside that, pepper with high residue pesticide will be rejected by export destination countries. This study reported is based on the determination of deltamethrin and λ-cyhalothrin residue in pepper. Pepper was taken from supermarkets and pepper exporters in East Java. The pesticide residues were extracted and cleaned-up with optimalized QuEChERS method and determination was carried out on GC-ECD. Deltamethrin and λ-cyhalothrin respons have linear correlation with the concentrations at the range of 0.01 to 1.00 µg/mL (determination coefficient, r2, was 0.9993 and 0.9950). Detection and quantitation limits for deltamethrin were 0.020 µg/mL and 0.067 µg/mL, respectively, while detection and quantitation limits for λ-cyhalothrin  were 0.090 µg/mL and 0.301 µg/mL, respectively. Recoveries of these residues are between 99-143%. All pepper samples were tested, was undetected contain residues of λ-cyhalothrin and deltamethrin.
PENGOLAHAN LIMBAH SERBUK GERGAJI KAYU SENGON LAUT MENJADI BIOETANOL MENGGUNAKAN Saccharomycess cerevisiae Noviani, Hanny; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu sengon laut merupakan komoditi kayu yang luaspenggunaannya. Hanya sekitar 60-70% kayu yang diolah menjadi produk pada proses pengolahannya.Limbah berupa serbuk gergaji merupakan salah satu limbah lignoselulosa yangmengandung 67,94% selulosa. Selulosa berpotensi sebagai bahan baku produksi bioetanol melalui proses delignifikasi, hidrolisis dan biokonversi oleh mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu terbaik pada hidrolisis dan fermentasi selulosa serbuk gergaji kayu sengon laut. Proses delignifikasi menggunakan larutan NaOH 0,01M dan proses hidrolisis selulosa dilakukan dengan HCl 12% pada suhu 110ºC selama variasi waktu 30, 60, 90 dan120 menit, serta fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae dengan variasi waktu 7, 9, 11 dan 13 hari. Waktu terbaik pada proses hidrolisis adalah 60 menit dengan glukosa yang dihasilkan sebesar 12,3125 ppm. Kadar bioetanol tertinggi dicapai pada waktu fermentasi 9 hari yaitu sebesar 2,9990%. Kadar bioetanol meningkat dengan penambahan sukrosa sebanyak 1 g/l yaitu menjadi 7,3644%.
PREPARASI KATALIS Ni/ZA DENGAN METODE SONOKIMIA UNTUK PERENGKAHAN KATALITIK POLIPROPILEN DAN POLIETILEN Irvantino, Brian; Wahyuni, Sri; Saputro, Subiyanto Hadi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA PENYIMPANAN PADA KADAR FENOLAT TOTAL PASTA TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) Nurhayati, Nurhayati; Siadi, Kusoro; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis Ni-Tio2 Dan Nio-Tio2 Dan Aktivitasnya Dalam Degradasi Metilen Biru Priatmoko, Sigit; Subagja, Didi; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis Ni-TiO2 dan NiO-TiO2 dengan metode sol gel. Komposit Ni-TiO2 dan NiO-TiO2 disintesis dari prekursor Titanium Isopropoksida dan (Ni(NO3)2.6H2O. Proses kalsinasi dilakukan dengan variasi urutan proses oksidasi-reduksi dan temperatur kalsinasi. Proses oksidasi-reduksi menghasilkan material Ni-TiO2, proses reduksi-oksidasi menghasilkan material NiO-TiO2. Hasil analisis XRD menunjukan ukuran terkecil partikel Ni-TiO2 yaitu 7,44 nm dan NiO-TiO2 yaitu 8,53 nm. Penambahan dopan menyebabkan band gap TiO2 menjadi lebih kecil. Band gap terkecil akibat dopan Ni yaitu 2,68 eV sedangkan band gap terkecil akibat penambahan dopan NiO yaitu 2,81 eV. Hasil SEM-EDX menunjukan permukaan TiO2 terdopan Ni dan NiO lebih kecil dan halus dibandingkan TiO2 tanpa dopan. Material hasil sintesis kemudian digunakan untuk uji aktivitas fotokatalitik yaitu degradasi metilen biru. Degradasi metilen biru terbesar pada TiO2 terdopan Ni sebesar 76,93%, sedangkan degradasi metilen biru terbesar pada TiO2 terdopan NiO sebesar 80,63%.
OPTIMASI TEMPERATUR PADA PROSES PERENGKAHAN KATALITIK POLIETILEN MENJADI GASOLIN MENGGUNAKAN KATALIS Mo-Ni/ZA Ariyanti, Dwi; Harjito, Harjito
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kajian tentang konversi plastik polietilen menjadi fraksi gasolin menggunakan katalis Mo-Ni/ZA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui temperatur optimum proses perengkahan serta persen konversi dan komponen penyusun produk perengkahan. Katalis dipreparasi dengan metode sonokimia dengan kadar jumlah logam yang diembankan 5% b/b. Karakterisasi katalis meliputi penetuan rasio Si/Al menggunakan XRF, keasaman katalis menggunakan metode gravimetri, kristalinitas katalis menggunakan XRD, dan luas permukaan katalis menggunakan metode BET. Umpan minyak pirolitik polietilen direngkah menggunakan reaktor semi flow fixed bed. Produk yang dihasilkan dianalisis dengan GC. Konversi optimum polietilen menjadi gasolin didapatkan pada temperatur reaksi 400°C dengan laju alir gas hidrogen 20 mL/menit. Persen konversi polietilen menjadi gasolin adalah sebesar 66,705%. Produk dianalisis menggunakan GCMS menunjukkan senyawa-senyawa yang terkandung adalah turunan heptana, oktana, nonana, dekana, dan dodekana.
PENURUNAN KADAR LINEAR ALKYL SULFONATE OLEH FOTOKATALIS TiO2/ZEOLIT ALAM Hartoyo, Addien Widita Weko; Wahyuni, Sri; Harjito, Harjito
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI PADA PEMBUATAN MEMBRAN KITOSAN TERHADAP SELEKTIVITAS ION Zn(II) DAN Fe(II) Fitriah, Hayyu; Mahatmanti, F. Widhi; Wahyuni, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi pada pembuatan membran kitosan terhadap selektivitas ion logam Zn(II) dan ion logam Fe(II). Tujuan dalam penelitian adalah mensintesis membran kitosan dan mempelajari pengaruh konsentrasi pada pembuatan membran kitosan terhadap selektivitas ion logam Zn(II) dan ion logam Fe(II). Membran kitosan dibuat dengan variasi konsentrasi kitosan 1%; 1,25%; 1,5%; 1,75% dan 2%. Karakterisasi terhadap membran kitosan hasil sintesis meliputi: uji swelling, uji sifat mekanik membran, uji sifat kimia membran, dan analisis gugus fungsi. Uji kinerja membran terhadap ion logam Zn(II) dan ion logam Fe(II) dilakukan dengan metode batch. Berdasarkan uji swelling dan uji sifat mekanik terhadap membran diperoleh hasil terbaik yaitu membran kitosan 1%. Membran kitosan 1% lebih selektif mengadsorpsi ion logam Zn(II) dibandingkan dengan ion logam Fe(II) dengan daya adsorpsi sebesar 1,513 mmol/g membran kitosan, sedangkan Fe(II) hanya 0,391 mmol/g membran kitosan.