cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
Sintsis Kitosan dari Cangkang Rajungan Terkomposit Lilin Lebah dan Aplikasinya sebagai Edible Coating pada Buah Stroberi Nurmala, Novera Ayang; Susatyo, Eko Budi; Mahatmanti, Fransisca Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi merupakan produk holtikultura yang mudah mengalami kerusakan buah akibat kontaminasi mikroorganisme, respirasi dan transpirasi selama penyimpanan. Upaya dalam memperpanjang umur simpan stroberi salah satunya dengan teknik edible coating. Kitosan merupakan barrier yang baik terhadap O2  dan CO2, sedangkan lilin lebah merupakan komponen lipid bersifat hidrofobik yang mampu memberikan kontribusi dalam menahan uap air. Penggunaan kitosan dan lilin lebah sebagai bahan edible coating pada stroberi telah diuji efektivitasnya. Kitosan disintesis dari cangkang rajungan melalui tahap demineralisasi, deproteinasi, dan deasetilasi. Kitosan  hasil  sintesis  dan  lilin  lebah  digunakan  sebagai  bahan  edible coating dengan variasi kitosan (2 dan 2,5% b/v) serta variasi lilin lebah (0; 4; 4,5% b/v). Kitosan hasil sintesis mempunyai kadar air 1,98%, kadar abu 2,06%, dan derajat deasetilasi 72,30%. Komposisi optimum kitosan dan lilin lebah sebagai edible coating dicapai pada variasi kitosan 2% dan lilin lebah 4% terhadap parameter mutu susut bobot, kadar air, dan  uji TPC dengan nilai penurunan secara berturut turut 0,77 g 5,56%, dan 16,9 × 106 CFU/g. Parameter kadar vitamin C optimum pada sampel K1B0 (kitosan 2% dan lilin lebah 0%) dengan penurunan kadar vitamin terkecil sebesar 5,28%. Stroberi hasil coating dapat bertahan 2 hari lebih lama dibandingkan dengan stroberi tanpa coating
Perbedaan Aktivitas Katalitik S-ZrO2, S-ZA, dan S-ZrO2/ZA dalam Reaksi Esterifikasi Minyak Jelantah Aisyah, Amma; Widiarti, Nuni; Mahatmanti, F Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit dan zirkonia (ZrO2) merupakan salah satu kekayaan mineral yang dimiliki Indonesia. Zeolit dan zirkonia mempunyai banyak aplikasi salah satunya sebagai katalis. Pada penelitian ini dibuat katalis zirkonia tersulfatasi, zeolit tersulfatasi dan zeolit zirkonia tersulfatasi untuk proses esterifikasi minyak jelantah. Katalis tersebut diuji perbedaan aktivitas katalitiknya pada reaksi esterifikasi minyak jelantah. Karaterisasi yang dilakukan pada katalis meliputi analisis kristalinitas dengan XRD, gugus fungsi dengan FTIR, luas permukaan dengan BET dan keasaman dengan gravimetri. Hasil penelitian menunjukan katalis zeolit tersulfatasi memiliki luas permukaan yaitu 90,870 m2/g, katalis zeolit zikronia tersulfatasi 64,429 m2/g dan zirkonia tersulfatasi 28,197 m2/g. Uji keasaman katalis diperoleh zeolit zirkonia tersulfatasi memiliki kesaman sebesar 4,0298; zirkonia tersulfatasi 3,8772; dan zeolit tersulfatasi 3,6895. Uji aktivitas katalitik dilakukan pada reaksi esterifikasi minyak jelantah dengan metanol. Reaksi ini dilakukan pada suhu 65oC selama 120 menit dengan konsentrasi katalis sebesar 2% (b/v) dan rasio minyak terhadap methanol yaitu 1:6. Hasil uji katalitik diperoleh persen relatif esterifikasi dengan zirkonia tersulfatasi sebesar 27,27%; zeolit tersulfatasi sebesar 27,54% dan zeolit zirkonia tersulfatasi sebesar 30,99%. Hasil analisis luas permukaan, keasaman katalis dan uji katalitik katalis diperoleh katalis zeolit zirkonia tersulfatasi memiliki aktivitas yang lebih baik dibandingkan katalis lainnya.
Modifikasi Katalis BaO/Zeolit Y pada Reaksi Transesterifikasi Minyak Biji Jarak (Jatropha Curcas L.) menjadi Biodiesel Anwaristiawan, Duwanda; Harjito, Harjito; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik katalis berdasarkan analisis gugus fungsi, kristalinitas, luas permukaan, serta aktifitas katalitik katalis BaO/Zeolit Y pada reaksi transesterifikasi minyak jarak menjadi biodiesel. Preparasi katalis dilakukan dengan metode impregnasi. Reaksi transesterifikasi dilakukan dengan menggunakan variasi waktu selama 30, 60, 90, dan 120 menit serta variasi jenis katalis BaO/Zeolit Y sebesar 1,2,4, dan 8%. Analisis kristalinitas pada 2Ɵ= 6; 15,6 dan 23,5  menunjukkan terjadinya penurunan intensitas dengan semakin bertambahnya oksida logam. Analisis karakteristik gugus fungsi menunjukan komposisi katalis tidak mengalami perubahan, vibrasi renggangan asimetri Si-O, Al-O dan double ring masih dapat dilihat pada bilangan gelombang 1043, 803 dan 582 cm-1. Analisis karakteristik luas permukaan menunjukan penurunan setelah dilakukan pengembanaan. Aktifitas katalitik dari reaksi transesterifikasi berdasarkan rendemen biodiesel, diperoleh katalis optimum pada BaO/Zeolit Y 2%, Sedangkan waktu reaksi terbaik berlangsung selama 120 menit. Rendemen biodeiesel berdasarkan metil ester yang terbentuk diperoleh yield 94%.
Pengaruh Enkapsulasi Logam Cr dan Zn terhadap Band Gap BNNT Armchair menggunakan Metode DFT Fitriyaningsih, Afi; Kasmui, Kasmui; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menurunkan band gap BNNT armchair sehingga diperoleh BNNT yang bersifat semikonduktor. BNNT memiliki band gap seragam yang tidak bergantung pada diameter tabung dan penggulungan. Penurunan band gap dalam penelitian ini dilakukan enkapsulsi logam Cr dan logam Zn kedalam BNNT armchair. Pemodelan struktur BNNT menggunakan software Accelerys Material Studio®4.4. struktur BNNT armchair yang digunakan yaitu BNNT(4,4) dan BNNT(5,5) dengan 3 repetisi cincin BN. Proses optimasi geometri menggunakan metode perhitungan DFT/B3LYP dengan basis set 6-31G menggunakan paket Gaussian® 09W dan hasilnya dianalisis menggunakan GaussSum 3.0. Perhitungan band gap menggunakan basis set 6-31G menghasilkan HOMO dan LUMO yang digunakan untuk mengetahui band gap dari BNNT armchair. Band gap didapat dari selisih HOMO-LUMO. Hasil band gap pada BNNT(4,4), BNNT(4,4)-Cr, dan BNNT(4,4)-Zn berturut-turut adalah sebesar 6,07; 2,29; dan 1,88eV. Hasil perhitungan pada BNNT(5,5), BNNT(5,5)-Cr, dan BNNT(5,5)-Zn berturu-turut adalah 6,10; 2,89; dan 1,89 eV. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi logam Cr dan Zn dapat menurunkan band gap dari BNNT armchair.
Isolasi dan Uji Antioksidan Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) pada Minyak Goreng Curah Widayani, Anis; Cahyono, Edy; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan minyak atsiri sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) pada minyak goreng curah. BHT digunakan sebagai pembanding. Minyak atsiri daun sirih merah dianalisis GC-MS untuk mengetahui komponen penyusun minyak. Hasil uji aktivitas antioksidan minyak atsiri daun sirih merah menunjukkan bahwa minyak atsiri daun sirih merah termasuk antioksidan sedang dengan nilai IC50 136,947 mg/mL. Aktivitas antioksidan minyak atsiri daun sirih merah dalam minyak goreng curah ditunjukkan dengan data persen inhibisi dan kualitas minyak goreng curah ditunjukkan dengan data angka asm lemak bebas.
Analisis Penurunan Kadar Glukosa Fraksi n-Heksan Buah Parijoto (Medinilla speciosa B ) secara in vitro dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Vifta, Rissa; Advistasari, Yustisia Dian
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parijoto fruit (Medinilla speciosa B.) contains flavonoid compounds which are proven had activities as antiradicals and antidiabetic. The aim of this research is to know the activity of glucose level reduction in the n-hexane fraction of Parijoto Fruit (Medinilla speciosa B.). Antidiabetic activity was carried out in vitro with Nelson Somogyi reagent using UV-Vis Spectrophotometry method. The concentrations of n-hexane fractions used were 60, 80, 100, 120, 140, and 160 ppm.   The test results showed that the n-hexane fraction had an activity to lower blood glucose levels with an optimum concentration of 140 ppm with percentage reduction in levels of 56.41%. Flavonoid compounds contained in the n-hexane fraction proved to have antidiabetic activity.
Validasi Metode Penetapan Kuantitatif Metanol dalam Urin Menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector Mariana, Elyta; Cahyono, Edy; Rahayu, Endah Fitriani; Nurcahyo, Bowo
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan uji validitas terhadap tiga metode preparasi analisis metanol dalam urin dengan distilasi, ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat menggunakan gas chromatography. Metode gas chromatography-flame ionization detector (GC-FID) dapat digunakan untuk menentukan kadar metanol dalam urin. Pada uji validasi ditambahkan standar internal propanol. Uji validitas yang yang dilakukan meliputi uji linearitas, akurasi, presisi serta penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ). Linearitas kurva standar dengan GC-FID diperoleh sebesar 0,9998 dengan nilai LoD sebesar 0,0743% dan nilai LoQ sebesar 0,2477%. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery yaitu 95,56% untuk metode distilasi, 62,40% untuk metode ekstraksi cair-cair dan 66,55% untuk metode ekstraksi fase padat. Hasil uji presisi dengan metode distilasi diperoleh %RSD sebesar 2,03%. Sedangkan %RSD metode ekstraksi cair-cair 3,00% dan 6,77% dengan ekstraksi fase padat. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode distilasi lebih baik daripada metode ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat.
Arang Kulit Kacang Tanah Teraktivasi H3PO4 sebagai Adsorben Ion Logam Cu(II) dan Diimobilisasi dalam Bata Beton Setyawan, Mohammad Nurul; Wardani, Sri; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arang kulit kacang tanah dan arang kulit kacang tanah teraktivasi H3PO4 serta untuk mengetahui kemampuan arang aktif untuk adsorpsi ion logam Cu(II) pada kondisi optimum yang kemudian diaplikasikan dalam pembuatan bata beton. Arang kulit kacang tanah teraktivasi dibuat dengan proses karbonisasi dan aktivasi menggunakan larutan H3PO4 10%. Arang kulit kacang tanah tanpa aktivasi memiliki kadar air sebesar 2,99%, kadar abu sebesar 14,23%, daya serap terhadap iod sebesar 1628,90 mg/g, dan luas permukaan sebesar 27,247 m2/g, sedangkan arang kulit kacang tanah teraktivasi memiliki kadar air sebesar 0,4 %, kadar abu sebesar 1,59 %, daya serap terhadap iod sebesar 1998,33 mg/g, dan luas permukaan sebesar 3,918 m2/g. Optimasi pH diperoleh pada pH 3 dengan daya serap ion logam Cu(II) sebesar  45,6553 mg/g, optimasi waktu kontak diperoleh pada waktu 75 menit dengan kemampuan daya serap sebesar 8,5448 mg/g, dan optimasi konsentrasi diperoleh pada konsentrasi 90 ppm dengan kemampuan daya serap sebesar 17,6857 mg/g. Kualitas bata beton yang dihasilkan dengan penambahan limbah arang kulit kacang tanah teraktivasi setelah  digunakan sebagai adsorben ion logam Cu(II) memiliki kuat tekan yaitu sebesar 23,8824 MPa, dibandingkan kuat tekan bata beton biasa sebesar 22,6834 MPa dan bata beton dengan penambahan arang aktif sebesar 18,1523 MPa. Uji leaching pada bata beton mengandung ion logam Cu(II) memiliki kualitas yang baik karena hanya melepaskan 8,685 x 10-9 ppm ion logam Cu(II) kembali.
Sintesis Natrium Lignosulfonat Berbasis Lignin Pelepah Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) Muharom, Sidik; Sudarmin, Sudarmin; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelepah salak (Salacca zalaacca (Gaertner) Voss) merupakan salah satu tanaman yang mengandung lignin dan tersedia dalam jumlah banyak namun belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan lignin pada pelepah salak pondoh sebagai bahan sintesis menjadi natrium lignosulfonat dan menguji aktivitasnya sebagai agen pendispersi. Isolasi lignin dilakukan dengan metode Kraft pulping dengan natrium hidroksida sebagai katalis. Isolat lignin selanjutnya diuji menggunakan spektrofotometer Fourier Transform Infra-Red (FT-IR). Sintesis dilakukan dengan metode sulfonasi menggunakan instrumen refluks dengan natrium bisulfit sebagai bahan pendonor ion sulfat. Hasil sintesis selanjutnya dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FT-IR dan UV-Vis serta diuji aktivitasnya sebagai agen pendispersi pasta gipsum. Data FT-IR lignin isolat menunjukkan kemiripan dengan lignin standar, dan natrium lignosulfonat dengan rasio pembuatan 6:5 menunjukkan serapan di semua gugus fungsi utama pada lignosulfonat yaitu alkena, sulfat, asam karboksilat, dan ester . Hasil UV-Vis pada rasio pembuatan 3:5 menunjukkan kemurnian sebesar 46,71%. Kemampuan dispersi natrium lignosulfonat optimal diperoleh pada rasio 6:5 penambahan 0.20% dengan kenaikan laju aliran sebesar 20%.
Optimasi Penentuan Kadar Metanol dalam Darah Menggunakan Gas Chromatography Rizalina, Hartias; Cahyono, Edy; Mursiti, Sri; Nurcahyo, Bowo; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan keracunan metanol di dalam tubuh dalam dunia forensik perlu dilakukan dengan preparasi yang cepat, tepat dan akurat melihat sampel yang didapatkan jumlahnya sangat terbatas. Penentuan metanol di dalam tubuh seperti darah dapat dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC-FID), sebelum dianalisis sampel darah perlu dipreparasi untuk menghilangkan pengotor oleh karena itu pemilihan metode preparasi yang cepat dan tepat perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preparasi yang paling tepat, cepat, dan akurat, dalam mencapai tujuan tersebut dikaji berbagai jenis metode preparasi sampel yaitu metode distilasi, ekstraksi cair-cair, dan ekstraksi fase padat. Uji validitas dilakukan untuk membuktikan keandalan suatu prosedur yang digunakan dengan beberapa parameter yaitu akurasi, presisi, dan linearitas. Berdasarkan nilai linearitas, LoD dan LoQ, uji akurasi dilakukan dengan menghitung %recovery dan uji presisi dengan metode repeatability didapatkan hasil yang paling tepat dan akurat yaitu pada metode distilasi. Demikian menunjukkan bahwa akurasi dan presisi dari metode distilasi lebih baik dibandingkan metode ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat. Oleh karena itu metode distilasi lebih tepat digunakan untuk menentukan kadar metanol dalam darah menggunakan GC-FID.