cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
PEMURNIAN GARAM DAPUR MELALUI METODE REKRISTALISASI DENGAN ZEOLIT ALAM SEBAGAI BAHAN PENGIKAT IMPURITIES Rukmana, Mutiara Dewi; Jumaeri, Jumaeri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi yang sangat besar.Salah satunya garam. Namun sayangnya kadar NaCl garam di Indonesia sangat rendah. Hal ini dikarenakan banyaknya impuritas pada garam. Solusi untuk menangani masalah tersebut adalah dengan metode rekristalisasi menggunakan zeolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh ukuran zeolit, untuk mengetahuipengaruh waktu, serta untuk mengetahui pengaruh dosis zeolit pada proses pemurnian garam. Penelitian dilakukan dengan membagi sampel menjadi dua tahap yakni pertama kristalisasi tanpa penambahan zeolit dan tahap kedua kristalisasi dengan penambahan zeolit. Hasil yang diperoleh pada garam tanpa penambahan zeolit diperoleh kadar NaCl sebesar 82,3680%, kadar air sebesar 5,0077%, kadar ion Ca2+dan Mg2+masing- masing sebesar212 ppm dan 1245,924 ppm. Sedangkan pada garam dengan penambahan zeolit pada variasi ukuran butir zeolit kadar NaCl tertinggi yakni sebesar 96,1090% pada variasi dosis sebanyak 3 gram. Garam ini selanjutnya ditentukan kadar air, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ dan penentuan struktur kristalnya. Kadar air diperoleh sebesar 2,7247 % dan kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing diperoleh sebesar 9,0222 ppm dan 16,6467 ppm.
SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK BUAH JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) Fatihin, Saiful; Harjono, Harjono; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanopartikel berada pada kisaran ukuran dari 1-100 nm. Secara garis besar sintesis nanopartikel dapat dilakukan dengan metode top down (fisika) dan metode bottom up (kimia). Dalam penelitian ini melaporkan sintesis nanopartikel perak yang dihasilkan menggunakan bioreduktor ekstrak buah jambu biji merah dan irradiasi microwave. Koloid nanopartikel perak yang terbentuk selanjutnya dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA, dan TEM. Analisis TEM menunjukkan bahwa ukuran dari sintesis nanopartikelperak mencapai 8,45-26,41 nm. Serta hasil sintesis nanopartikel perak diuji kemampuan antibakterinya terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif.
KAJIAN HKSA SENYAWA TURUNAN DEOKSIBENZOIN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI MULTILINEAR Rifai, Abdul Aziz; Kasmui, Kasmui; Hadisaputro, Subiyanto
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kajian HKSA senyawa turunan deoksibenzoin menggunakan deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik. Nilai deskriptor diperoleh berdasarkan perhitungan kimia komputasi menggunakan program Gaussian-03 dan MarvinBeans-6.0.0. Data deskriptor sterik, hidrofobik dan teoritik dibandingkan dengan data Log 1/IC50 yang diperoleh dari literatur. Data hasil perhitungan dioleh menggunakan program IBM SPSS 21 dengan metode analisis regresi multilinear. Diperoleh persamaan HKSA:Log 1/IC50 = -74,67743 + (-277,32814) Energi HOMO + (174,53663) Celah HOMO-LUMO + (11,08427) IPs + (-0,00963) PSA + (-2,59472) Log P + (0,45320) indeks Platt + (2,54236) indeks Balaban + (0,47215) indeks  Harary + (-0,01080) indeks Hyper-Wiener n = 12; R = 0,969604; R2 = 0,940133; SE = 0,300659; PRESS = 0,18079.Dari persamaan HKSA, didapatkan prediksi senyawa yang sangat berpotensi sebagai antioksidan, yaitu senyawa 2-(3,4-dimetoksifenil)-1-(2,4,5-trihidroksifenil) etanon dengan nilai Log 1/IC50 prediksi sebesar 0,57995. Dengan membanding-kan nilai Log 1/IC50 prediksi, didapatkan hasil bahwa gugus metoksi (OCH3) lebih meningkatkan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan gugus etoksi (OC2H5).
ELEKTRODEGRADASI INDIGOSOL GOLDEN YELLOW IRK DALAM LIMBAH BATIK DENGAN ELEKTRODA GRAFIT Prasetya, Agung Tri; Wahyuni, Sri; Nugroho, Sigit
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan oleh zat warna sisa pembuatan batik semakin meningkat, Sehingga perlu dikembangkan metode pengolahan limbahyang mampu mengatasi pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kondisi optimum yang meliputi pH larutan, Kuat Arus dan Konsentrasi elektrolit. Kajian ini dilakukan dengan mengelektrolisis indigosol golden yellow IRK sebanyak 100 mL konsentrasi 100 ppm dengan potensial 6 V selama 30 menit variasi pH 2,4,6, variasi kuatarus 0.5:1;5 ampere dan konsentrasi elektrolit 0.5;1;2 M. Larutan sisa elektrolisisdiekstraksi dengan dietil eter,filtratdianalisis dengan menggunakan GC-MS. Data pengamatan menunjukan bahwa kondisi optimum pH, kuat arus dan konsentrasi elektrolit adalah pada pH 4, kuat arus 1 A dan konsentrasi elektrolit 0,5 M dalam aplikasi kondisi optimum ke limbah batik mampu menurunkan konsentrasi mula 917,5 ppm menjadi 86 ppm atau turun 90%.Data GC-MS zat warnaterdegradasi menjadi senyawa karbon rantai pendek.Perlu adanya penelitian tentangjarak elektroda dan waktu dalam proses elektrolisis.
OPTIMASI APLIKASI ARANG AKTIF ALANG–ALANG DALAM MENURUNKAN KADAR Cd2+ PADA LARUTAN Khilya, Ainin; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai sintesis arang aktif alang-alang telah dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan arang aktif dengan kualitas terbaik dalam menurunkan kadar Cd2+. Sintesis dilakukan melalui proses pemanasan dan diperoleh bilangan iodium 0,038 gram/gram. Kesetimbangan adsorpsi diuji dengan parameter isoterm Langmuir dan Freundlich dengan R2= 0,936 dan R2= 0,627, sehingga kesetimbangan adsorpsi mengikuti persamaan isoterm Langmuir. Aplikasinya dikaji pada pH 2-7, kapasitas 20-30 mg/L, konsentrasi 10-17,5 mg/L, waktu 10-240 menit dan persaingan Cr6+ 0,01-0,4 mg/L. Didapatkan kondisi optimum dengan metode SSA terjadi pada pH 5, konsentrasi 12,5 mg/L, kapasitas 83,626 mg/gram dan waktu kontak 90 menit. Konsentrasi Cr6+ yang kecil belum memberikan persaingan adsorpsi Cd2+. Arang aktif yang diperoleh telah berhasil diaplikasikan pada larutan, sehingga diperlukan aplikasi lanjut terhadap limbah industri langsung. Metode sintesis yang digunakan tidak baik dengan bilangan iodium tidak  memenuhi standar industri, sehingga diperlukan  kajian lagi tentang sintesis arang aktif alang-alang dan  persaingan  antar ion logam lain yang dapat terjadi.
SINTESIS MEMBRAN KITOSAN-SILIKA ABU SEKAM PADI UNTUK DEKOLORISASI ZAT WARNA CONGO RED Prameswari, Tania; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan silika terhadap karakteristik membran kitosan-silika untuk dekolorisasi zat warna Congo Red. Perbandingan kitosan-silika yang ditambahkan dalam membran dengan berbagai variasi yaitu 1:0; 1:0,5; 1:1; 1:1,5; 1:2. Silika yang terkandung dalam abu sekam padi hasil sintesis sebesar 69,51%. Karakterisasi kristalinitas silika abu sekam padi menggunakan XRD. Membran kitosan-silika hasil sintesis kemudian dikarakterisasi gugus fungsinya menggunakan FT-IR, penampang membran menggunakan Digital CCD Microscope MS-804, uji permeabilitas membran dan penentuan rejeksi membran. Dari hasi spektra FT-IR menunjukkan adanya gugus fungsi baru setelah penambahan silika ke dalam membran yakni Si-OH, Si-O-Si, tekukan CH dan CH2. Aplikasi membran dalam proses dekolorisasi zat warna Congo Red mendapatkan rejeksi optimal pada membran kitosan-silika 1:2 pH 5 dengan koefisien rejeksi sebesar 75% dan didukung dengan hasil uji penampang permukaan membran 1:2. Penggunaan membran secara berulang akan menimbulkan penyumbatan pada pori membran (fouling) sehingga menyebabkan penurunan kemampuan membran dalam proses dekolorisasi. Penurunan kemampuan membran kitosan-silika terjadi setelah penggunaan 4 kali dengan penurunan rejeksinya menjadi 37,05%.
KITOSAN BEAD SULFAT SEBAGAI PENURUN KADAR ZAT WARNA YELLOW IRK Dinata, Muryani; Mahatmanti, F. Widhi; Miswadi, Siti Sundari
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Nanas sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Rini, Anggy Rinela Sulistya; Supartono, Supartono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit nanas di Indonesia umumnya hanya dibuang begitu saja sebagai limbah, padahal dalam kulit nanas mengandung senyawa-senyawa kimia yang berpotensi sebagai agen antibakteri. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa kulit nanas positif mengandung flavonoid, tanin dan saponin. Hasil analisis UV-Vis dan IR menunjukkan bahwa dalam ekstrak kulit nanas mengandung senyawa flavonoid turunan dihidroflavonol. Kulit nanas hasil ekstraksi digunakan sebagai bahan aktif dalam sediaan hand sanitizer. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antibakteri sediaan pada Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil uji menunjukan bahwa ektrak kulit nanas yang diaplikasikan sebagai hand sanitizer pada konsentrasi 0.5%, 1% dan 1,5% dapat menghambat atau membunuh bakteri dengan sangat baik, namun yang paling optimum menghambat bakteri adalah pada konsentrasi ekstrak kulit nanas 1,5% yang menghasilkan zona hambat sebesar 15 mm pada Escherichia coli dan 15,5 mm pada Staphylococcus aureus. Sedangkan hasil uji kualitas sediaan, semua formula hand sanitizer dinyatakan lolos mutu fisiknya sesuai standar.
SINTESIS NANOKOMPOSIT TiO2/SiO2-PVA DAN APLIKASINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI Pramadewi, Zukhrufia Isna; Wahyuni, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis nanokomposit TiO2­/SiO2-PVA dan aplikasinya sebagai antibakteri untuk mengetahui (i) pengaruh rasio mol SiO2/TiO2 terhadap band gap, (ii) pengaruh metode pencampuran reaktan terhadap ukuran partikel, (iii) efektivitas kemampuan nanokomposit sebagai antibakteri. Komposit disintesis menggunakan metode sol gel dengan prekursor TiIPP dan TEOS. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan XRD, DR-UV, FT-IR untuk mengetahui ukuran partikel, band gap dan gugus fungsi yang muncul. Hasil analisis menunjukkan rasio mol SiO2 10%, 15% dan 20% menghasilkan nilai band gap sebesar 3,04; 3,09 dan 3,00 eV. Hasil analisis FT-IR menunjukkan vibrasi asimetris Si-O dari Si-O-Si muncul pada bilangan gelombang 1057,49 cm-1; 1053,12 cm-1 dan 1083,88 cm-1. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa nanokomposit metode A dan metode B memiliki ukuran partikel sebesar 11,05 dan 10,49 nm. Hasil uji kinerja menunjukkan bahwa nanokomposit TiO2­/SiO2-PVA memiliki kemampuan sebagai antibakteri E.coli.
AKTIVASI ARANG TONGKOL JAGUNG MENGGUNAKAN HCl SEBAGAI ADSORBEN ION Cd(II) Rizky, Istria Pijar; Susatyo, Eko Budi; Susilaningsih, Endang
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis arang aktif tongkol jagung melalui aktivasi HCl dan dijadikan sebagai adsorben ion Cd(II). Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pH, massa adsorben, waktu kontak, konsentrasi logam optimum untuk adsorpsi dan mengetahui konsentrasi akhir ion Cd(II) dalam limbah. Penentuan kondisi optimum ditentukan dengan memvariasikan pH (3,4; 4; 4,5; 5; dan 5,5), massa adsorben (0,3; 0,4; 0,8; 1,2; 1,6 dan 2,0)g, waktu kontak (10, 30, 60, 90 dan 120) menit, konsentrasi larutan logam (10, 50, 100, 170dan 200) ppm. Kondisi optimum diperoleh pada pH 4, massa adsorben 0,4 g, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi logam pada 178,2912 ppm. Konsentrasi awal ion Cd(II) dalam 50 mL limbah yaitu 93,5639 ppm terjerap oleh arang aktif tongkol jagung sebesar 30,5681 ppm, dan persentase adsorpsinya sebesar 32,67%.

Page 6 of 83 | Total Record : 830