cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
SINTESIS LAPIS TIPIS SENG OKSIDA (ZnO) NANORODS SEBAGAI FOTOANODA SEL SURYA TERSENSITASI ZAT WARNA Labib, Febri Mandhurul; Harjito, Harjito; Saputro, Subiyanto Hadi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UJI PROKSIMAT DAN ORGANOLEPTIK BROWNIES DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) Putri, Agustina Edma Volla Tiara; Winarni, Winarni; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brownies yang beredar di pasaran umumnya dibuat dengan bahan baku tepung terigu. Pembuatan brownies dengan substitusi tepung terigu oleh tepung mocaf merupakan upaya diversifikasi pangan guna memanfaatkan komoditi pangan lokal sebagai bahan baku yang bernilai gizi dengan harga yang relatif murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggantian tepung terigu oleh tepung mocaf sebagai terhadap kandungan proksimat serta tingkat penerimaan konsumen. Variasi yang diselidiki adalah variasi perbandingan komposisi penggunaan bahan baku tepung terigu dengan tepung mocaf yakni sebanyak 100% tepung terigu, 60% : 40% tepung mocaf, 40% : 60% tepung mocaf, dan 100% tepung mocaf.  Penelitian memberikan hasil sebagai berikut: semakin banyak komposisi tepung mocaf yang digunakan, maka semakin tinggi kadar karbohidrat yang dihasilkan dikarenakan kandungan pati yang terdapat dalam tepung mocaf lebih tinggi dibanding yang terdapat dalam tepung terigu. Brownies sampel A yang dibuat dengan komposisi 100% tepung terigu merupakan brownies yang paling banyak disukai oleh konsumen.
PENGARUH KONSENTRASI ASAM NITRAT DAN TEMPERATUR KALSINASI PADA REAKTIVASI SPENT BLEACHING EARTH Fajrudin, Ahmad; Supartono, Supartono; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spent bleaching earth (SBE) merupakan limbah dari hasil pemucatan CPO. Sebagai limbah diharapkan SBE dapat dilakukan reaktivasi sehingga dapat digunakan kembali pada proses pemucatan CPO. Telah dilakukan penelitian mengenai cara reaktivasi spent bleaching earth (SBE) dengan variasi konsentrasi dari asam nitrat dan temperatur kalsinasi. Konsentrasi asam nitrat yang digunakan ialah 0,1-1 M dengan Temperatur kalsinasi yaitu 200-500 oC. Karakterisasi yang digunakan untuk SBE terreaktivasi ialah FTIR spectrofotometer dan difraksi sinar-X (XRD). Uji penyerapan menggunakan larutan zat warna pakaian dengan konsentrai 500 ppm. Analisis FTIR menunjukkan adanya pemutusan gugus fungsi hidroksi dan karbon karena pengaruh temperatur kalsinasi. Analisis XRD menunjukkan setelah diberi perlakuan pengasaman dan kalsinasi tidak menunjukan adanya kerusakan struktur dari SBE yang terreaktivasi. Analisis spektrofotometer UV-Vis menunjukkan kapasitas adsorpsi terbaik yaitu 45,5873 gram/gram.
PENENTUAN KADMIUM DALAM LIMBAH ELEKTROPLATING DENGAN METODE KOPRESIPITASI MENGGUNAKAN AMONIUM PIROLIDIN DITIOKARBAMAT Kusuma, Suryat Hadi; Prasetya, Agung Tri; Alauhdin, Mohammad
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan kadar kadmium dalam limbah industri dilakukan dengan metode kopresipitasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kadar logam kadmium yang bersifat racun dan dapat membahayakan kehidupan manusia. Penentuan kadar kadmium dalam limbah industri elektroplating dengan metode kopresipitasi menggunakan bantuan ligan ammonium pirolidin ditiokarbamat (APDC). Beberapa variasi yang diselidiki antara lain adalah: variasi pH dari 2-8, volume ligan APDC dari 0,5-4 mL, waktu pengadukan dari 5-25 menit, dan pengaruh interferensi ion logam Cr6+ terhadap hasil analisis Cd2+. Penelitian memberikan hasil sebagai berikut: pH optimum larutan adalah 4, volume APDC optimum adalah 1 mL, waktu pengadukan optimum 5 menit, dan % recovery ion Cd2+ pada kondisi optimum sebesar 96,913%. Logam Cr6+ dapat menggangu analisis logam Cd2+ pada perbandingan 1:10. Kondisi optimum yang diperoleh kemudian diaplikasikan dalam limbah industri elektroplating dan diperoleh kadar kadmium sebesar 0,5793 ppm.
PEMANFAATAN PEKTIN KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca Linn) UNTUK PEMBUATAN EDIBLE FILM Rofikah, Rofikah; Pratjojo, Winarni; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimum sintesis produk kemasan makanan yang bersifat biodegradable dan dapat dimakan (edible film) serta karakterisasinya, sehingga mampu menggantikan material sintetis polipropilen. Edible film dapat disintesis dari bahan baku biopolimer pektin. Penambahan plasticizer gliserol dan variasi tepung tapioka dilakukan untuk memperbaiki karakter mekanik edible film pektin, sehingga memenuhi karakter mekanik polipropilen. Pengukuran karakter mekanik edible film pektin digunakan standar ASTM. Hasil rendemen tertinggi ekstraksi pektin adalah 0,8752 g pada suhu 70oC selama 120 menit. Karakterisasi sifat mekanik edible film pektin menunjukkan bahwa penambahan tepung tapioka 0 gram lebih berpengaruh terhadap penambahan nilai persen elongasi, sedangkan penambahan tepung tapioka 2,4 g berpengaruh terhadap nilai kuat tarik. Edible film pektin dengan kuat tarik tertinggi, yaitu 10,53 MPa pada penambahan 2,4 g tepung tapioka dan nilai persen elongasi tertinggi yaitu 20,47% pada penambahan 0 gram tepung tapioka. Hasil gugus fungsional FT-IR menunjukkan bahwa ekstraksi yang dihasilkan adalah pektin.
PRODUKSI SUBSTRAT FERMENTASI BIOETANOL DARI ALGA MERAH Gracilaria verrucosa Habibah, Firstyarikha; Kusuma, Samuel Budi Wardhana; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HCl dan waktu pada proses hidrolisis untuk menghasilkan substrat fermentasi bioetanol dari Gracilaria verrucosa dengan kandungan gula reduksi tinggi serta karakterisasi substrat yang dihasilkan. Setelah mendapatkan substrat fermentasi bioetanol yang mengandung gula reduksi, substrat difermentasi dengan ragi roti selama 7 hari, kemudian diambil filtratnya untuk selanjutnya didistilasi. Distilat yang keluar dianalisis secara fisika dan kimia serta dianalisis menggunakan instrumen GC-MS. Dari hasil analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis, hidrolisis yang paling optimum dilakukan dengan HCl 30% selama 3 jam dengan konsentrasi gula reduksi sebesar 1493,33 ppm. Hasil analisis distilat hasil fermentasi secara fisika dan kimia sama dengan hasil analisis etanol Pro analysis, dan ketika dianalisis menggunakan GC-MS diketahui distilat mengandung senyawa etanol.
TRANSFORMASI SITRONELAL MENJADI SITRONELOL DENGAN REDUKTOR NaBH4 DAN HIDROGENASI TERKATALIS Ni/ZEOLIT BETA Mustikowati, Mustikowati; Siadi, Kusoro; Kusumo, Ersanghono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi sitronelal menjadi sitronelol dengan menggunakan reduktor NaBH4 dan hidrogenasi terkatalis Ni/zeolit beta telah diteliti. Sitronelal diisolasi menggunakan metode destilasi fraksinasi bertingkat. Sitronelal yang diperoleh diuji dengan GC untuk mengetahui kadar sitronelal dan dengan FTIR untuk mengetahui gugus-gugus fungsi yang ada dalam senyawa. Kadar sitronelal yang diperoleh dari distilasi fraksinasi minyak sereh sebesar 94,13%. Transformasi sitronelal menjadi sitronelol dilakukan dengan  menggunakan reduktor NaBH4 dan hidrogenasi terkatalis Ni/zeolit beta. Preparasi katalis dilakukan melalui impregnasi logam Ni(NO3)2 pada zeolit beta. Karakterisasi katalis dilakukan dengan uji XRD untuk mengetahui kristalinitas katalis dan adsorpsi nitrogen untuk mengetahui luas permukaan katalis. Reaksi reduksi sitronelal dengan hidrida logam, yaitu  NaBH4 mempunyai perbandingan 1:2 (perbandingan mol). Transformasi sitronelal dengan menggunakan reduktor NaBH4 menghasilkan sitronelol sebesar 94,19%, sedangkan reduksi dengan hidrogenasi terkatalis Ni/zeolit beta menghasilkan sitronelol sebesar 43,91%.
PENGARUH VERMIKOMPOS (SLUDGE, PELEPAH PISANG, TIKAR PANDAN) TERHADAP KADAR C, N, P Pratiwi, Deny Nor; Susatyo, Eko Budi; Sunarto, Wisnu
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembuatan rokok menghasilkan beberapa limbah, diantaranya limbah padat berupa tikar pandan, pelepah pisang, dan sludge. Limbah-limbah tersebut memiliki kandungan N dan P, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu bahan baku makanan. Vermikompos merupakan kompos yang diperoleh dari hasil perombakan bahan-bahan organik oleh cacing tanah. Penelitian ini menggunakan dua jenis cacing tanah untuk mendekomposisi makanan yaitu Lumbricus rubellus dan Pheretema hupiensis. makanan yang digunakan dalam penelitian ini yang pertama adalah sludge murni, yang kedua campuran pelepah pisang, tikar pandan, dan sludge dengan perbandingan 1:1:2, yang ketiga campuran pelepah pisang, tikar pandan, sludge dengan perbandingan 1:1:4. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan cacing Lumbricus rubellus dan Pheretima hupiensis, dan jenis makanan manakah yang menghasilkan kadar C rendah, N, dan P tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar N tertinggi 3,12. Kadar P tertinggi 0,391. Kadar C yang paling rendah 24,379. Berdasarkan hasil analisa tersebut, maka perbandingan pelepah pisang, tikar pandan, dan sludge limbah IPAL yang lebih baik adalah 1:1:4, dan perbandingan cacing Lumbricus dan pheretema yang lebih baik adalah 0.5:0.5.
TRANSFORMASI EUGENOL MENJADI ISOEUGENOL MELALUI REAKSI ISOMERISASI DAN APLIKASINYA SEBAGAI SUPLEMEN MOUTHWASH Sulistyoningrum, Alisa Shinsetsu; Sudarmin, Sudarmin
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan minyak cengkeh di Indonesia yang jumlahnya melimpah masih sangat terbatas. Penelitian ini memiliki tujuan meningkatkan daya guna dari kandungan utamanya yaitu eugenol. Senyawa eugenol dapat ditransformasikan menjadi isoeugenol melalui reaksi isomerisasi dengan menggunakan larutan basa KOH pada temperatur 150°C. Analisis spektra IR menunjukkan adanya serapan pada bilangan gelombang 1597,06 cm-1 merupakan serapan gugus C=C yang diperkuat dengan adanya serapan pada bilangan gelombang 1033,85 cm-1 yang merupakan serapan gugus –CH=CH2, memperlihatkan bahwa produk adalah isoeugenol. Hasil GC menunjukkan produk sintesis memiliki kadar 81,2%. Hasil uji pH menunjukkan bahwa semua sampel obat kumur berada dalam pH asam. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans pada penambahan isoeugenol 3 tetes, 5 tetes dan 7 tetes. Hasil uji menunjukkan pada penambahan isoeugenol 7 tetes lebih efektif menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan diameter zona hambat sebesar 14 mm. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa sampel A4K2 adalah sampel terbaik sebagai bahan suplemen obat kumur.
SINTESIS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK DAUN SIRIH DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Purnamasari, Margareta Dian; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 dan waktu sintesis terhadap ukuran nanopartikel perak, mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan mengetahui aktivitas antibakteri nanopartikel perak. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor dalam irradiasi microwave. Sintesis dilakukan dengan variasi konsentrasi AgNO3 sebagai prekursor yaitu 0,5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM dan variasi waktu sintesis yaitu 140 detik, 160 detik, 180 detik, 200 detik, dan 220 detik. Hasil sintesis koloid nanopartikel perak dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA dan TEM. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan λmax 415 nm diperoleh dengan konsentrasi AgNO3 0,5 mM dan waktu sintesis 200 detik. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi dengan TEM berbentuk sferik kristalin dengan ukuran mencapai 11,94 nm dan rata-rata ukuran partikel 37,44 nm dengan struktur face centered cubic (fcc). Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif. Peningkatan konsentrasi AgNO3 pada nanopartikel perak menunjukkan daya hambat bakteri yang semakin menurun.

Page 8 of 83 | Total Record : 830