cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Economic Education
ISSN : 23017341     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Journal of Economic Education publishes articles of original researchs and conceptual studies economics teaching and learning. This journal is published by Postgraduate Program, Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2012): June 2012" : 30 Documents clear
PENGARUH KOMPETENSI GURU, STATUS SOSIAL EKONOMI, SIKAP DAN MINAT TERHADAP PERILAKU PROFESIONAL GURU DI SMA / MA SE- KABUPATEN DEMAK Qosim, Nur
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan guru seorang pendidik memiliki berbagai kompetensi dalam berbagai hal tentang dunia penga-jaran dan pendidikan mulai dari kemampuan kognetif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru dan status sosial ekonomi, sikap dan minat terhaap perilaku profesionalisme guru SMA/MA se Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanti-tatif korelasional dengan desain ex post facto. Populasi penelitian ini adalah 1.871 guru yang tersebar di 76 SMA/MA se Kabupaten Demak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah standard error sam-pling. Proporsional sampling sebanyak 250 responden. Data dikumpulkan melalui angket langsung yang di-jawab oleh para guru. Hasil penelitian uji signifikansi pengaruh variabel kompetensi guru terhadap perilaku profesional guru SMA / MA di Kabupaten Demak diperoleh nilai F hitung 702,509 dengan signifikansi 0,000. Berdasarkan uji signifikansi pengaruh variabel status sosial ekonomi terhadap perilaku profesional guru SMA / MA di Kabupaten Demak diperoleh nilai F hitung 51,151 dengan signifikansi 0,000. Berdasar-kan uji signifikansi pengaruh variabel sikap terhadap perilaku profesional guru SMA / MA di Kabupaten Demak diperoleh nilai F hitung 700,559 dengan signifikansi 0,000. Berdasarkan uji signifikansi pengaruh variabel minat terhadap perilaku profesional guru SMA / MA di Kabupaten Demak diperoleh nilai F hitung 682,221 dengan signifikansi 0,000. Simpulan yaitu (1) adanya pengaruh variabel kompetensi guru terhadap perilaku profesional, (2) adanya pengaruh variabel status sosial ekonomi, (3) adanya pengaruh variabel sikap terhadap perilaku profesional guru, (4) adanya pengaruh variabel minat terhadap perilaku profesional guru. Saran dalam penelitian ini (1) untuk meningkatkan kinerja guru maka seyogyanya selalu melibatkan secara aktif para guru dengan kegiatan yang mendukung proses belajar mengajar, (2) Dalam melibatkan para guru hendaknya para kepala sekolah juga harus memperhatikan kompetensi, status sosial ekonomi berupa kompensasi yang dapat diberikan kepada (3) Terlepas adanya kompetensi atau tidak, se-orang guru adalah seorang pendidik, dalam hal ini tanggung jawab moral sebagai seorang pendidikan guru tidak profesional dalam mengajar. The education of a teacher has so many competences starting from cognitive, affective and psychomotor. The objective of the research is to find out the impact of teachers’ competence and socio economic status; behavior and interest of SMA/MA teachers’ professionalism in Demak regency. This research uses quantitative co relational with ex post facto design. The population consists of 1871 teachers from 76 SMA/MA in Demak regency. The standard error sampling is used as a sampling method. Proporsional sampling consists of 250 respondents. The data is collected through questionnaires answered by teachers. The result of significance test for SMA/MA teachers’ competence variable to the professionalism in Demak is collected F arithmetic 702.509 with 0.000 significance. Based on significance test, the F arithmetic for SMA/MA teachers in Demak shows 51.151 with 0.000 significance for the socio status variable to teachers’ professionalism behavior; 700,559 with 0.000 significance for professional attitude; 682.221 with 0.000 significance of variable of in-terests. The conclusions are (1) There is an impact of variable competence in professional, (2) the socio economic status variable is exist, (3) The impact of variable attitude to teachers’ professionalism, (4) The existence of interest variable to the attitude of teachers’ professionalism. The suggestions of this research are (1) to improve the productivity, it’s better to always actively involve the teachers to the supporting teaching and learning process, (2) in involving the teachers, it’s recommended to the head master to consider the competence, and socio economic status that will be given to (3) Regardless competent or not, A teacher is an educator, who has moral responsibility as a professional in teaching.
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL, SUPERVISI DAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEPALA MI NEGERI SE KABUPATEN BREBES -, Tarsono
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi pendidikan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan tidak lepas dari peran serta Kepala Madrasah dalam melaksanakan kinerjanya. Dalam melaksanakan tugasnya keber-hasilan Kinerja Kepala Madrasah dipengaruhi oleh banyak faktor, kompetensi manajerial, supervisi, dan kewirausahaan dan masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja Kepala Madrasah. Peneli-tian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kompetensi manajerial terhadap kinerja Kepala Madrasah, Pengaruh Kompetensi Supervisi terhadap Kinerja Madrasah, Kompetensi kewirausahaan terhadap kinerja dan kompetensi Manajerial, Supervisi dan Kewirausahaan secara bersama-sama terhadap kinerja Kepala Madrasah. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimen, populasi adalah seluruh guru MI Negeri yang ada di Kabupaten Brebes dengan jumlah guru 137 orang, dan ukuran sampel diten-tukan dengan tabel krejcie sebanyak 99 orang. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Analisis hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian Kompetensi manajerial tehadap kinerja kepala dengan kategori baik dan signifikan, kompetensi supervisi terhadap kinerja kepala dengan kategori baik dan signifikan, pengaruh kompetensi kewirausa-haan terhadap kinerja sebesar 56,57%, terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi manajerial terhadap kinerja kepala madrasah sebesar 75%, kompetensi supervisi sebesar 68,1 %, kompetensi kewirau-sahaan berpengaruh positif dan signifikan sebesar 70,3 % hasil analisis berganda menunjukan adanya pen-garuh bersama-sama secara positif dan signifikan kompetensi manajerial, supervisi dan kewirausahaan terhadap kinerja kepala madrasah dengan koefisiensi determinasi sebesar 29,7%. Berdasarkan penelitian ini disarankan kinerja kepala madrasah perlu ditingkatkan karena masih ada beberapa kepala madrasah kinerjanya dalam kategori cukup. The success of educational unit in achieving target can’t be achieved without the role of the head master of Madrasah in doing his work. It is affected by many factors like managerial competence, supervision, entrepreneurship and other factors which affect the head master’s work. The objective of the research is to analyze the impacts of managerial competence to the work of Madrasah head master, supervision competence to the work of Madrasah, entrepreneur competence to managerial competence, supervision, and entrepreneur together to the work of Madrasah head master. The approach of this research is non quantitative experiment, the populations are whole teachers of MI Negeri in Brebes regency who consists of 137 teachers, and the form of sample is determined by krejcie table which consist of 99 teachers. The data are collected by using questionnaire. The analysis uses descriptive statistic, simple regression, and double regression. statistik The result of managerial competence shows that the work of the head master is in good category and significant, managerial supervision competence to the work is also good, and entrepreneur competence to the work is about 56.57%, there is positive and significant impact to managerial competence toward the work of the head master 75%, , 68,1 % for supervision competence, 70,3 % for entrepreneur competence. The result of double analysis shows that there’s positive and significant mutual impacts of managerial, supervision, and entrepreneur competence toward the work of head mas-ter with determination coefficient that is about 29.7%. Based on this research, it is suggested to increase the productivity of all MI headmaster because there are still some who in average category.
PENGARUH PENGETAHUAN WIRAUSAHA DAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN -, Kuntowicaksono
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah ada oengaruh pengetahuan kewirau-sahaan, kemampuan untuk memecahkan masalah terhadap minat kewirausahaan siswa.Popuulasi terdiri dari 270 siswa Bisnis dan Manajemen SMK dan sampel 100 siswa. Variabel independen adalah pengetahuan kewirausahaan, kemampuan memecahkan masalah dan variabel dependen minat kewirausahaan siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan analisis dengan mengguna-kan analisis regresi berganda. Temuan1) Secara simultan ada pengaruh pengeta-huan kewirausahaan, kemampuan untuk memecahkan masalah terhadap minat kewirausahaan siswa. 2). tidak ada pengaruh secara parsial pengetahuan kewirau-sahaan terhadap minat kewirausahaan siswa: 3) terdapat pengaruh parsial kemam-puan untuk memecahkan masalah kewirausahaan terhadap minat kewirausahaan siswa.Disarankan agar (1) untuk meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa, guru harus memberikan bahan ajar sesuai dengan kondisi nyata., (2) Institusi pen-didikan i berorientasi kurikulum. The objective of the research is to find out whether there’s impact from entrepreneurship, to solve students’ problems to students’ interest in entrepreneur. The population consists of 270 students of business and management SMK with 100 students as samples. The independent variable is enterpreneur knowledge, ability to solve the problems and the dependent variable is students’ interest in entrepreneur. The data are collected by using questionnaire and the analysis uses double regression analysis. The results are 1) Simultaneously the impact of en-trepreneur exists to solve the problem of students’ interest in entrepreneur, 2). Partially, there’s no impact of entrepreneur knowledge in entrepreneur’s impact of students 3) there’s partial impact to solve entrepreneur problem to the interest of entrepreneur in students. It is suggested to (1) the entrepreneur interest of the students, teachers should give the material based on real-ity, (2) educational institution which curriculum oriented.
PENGARUH ATTITUDE, KEGIATAN EKONOMI KECIL DAN SOLIDARITY TERHADAP PENINGKATAN REVENUE PADA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT ( KSM ) DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN DI DESA PENARUBAN KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL -, Tjiptoro
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, kegiatan ekonomi, solidaritas terhadap peningkatan pendapatan pada KSM dalam menanggulangi kemiskinan di desa Penarungan Weleri Kendal. Responden adalah sebanyak 147 orang. Pada penelitian ini digunakan instrumen penelitian berupa kuesioner, do-kumentasi, wawancara. Data yang diperoleh kemudian diolah dan ditabulasikan, selanjutnya dilakukan pengujian normalitas dan linieritas data. Secara diskriptif masing–masing variabel tentang KSM di Desa Penaruban Kecamatan Weleri Ka-bupaten Kendal mempunyai persepsi terhadap sikap, solidaritas, kegiatan ekonomi kecil dan penanggulangan kemiskinan. Solidaritas KSM sangat mempengaruhi masyarakat dalam kemampuan berusaha untuk menanggulangi kemiskinan. Hal ini dapat dibuktikan signifikannya uji hipotesis yang telah dilakukan. Terdapat kontribusi yang positif tentang persepsi KSM terhadap sikap anggota KSM dalam berusaha secara bersama-sama terhadap penanggulangan kemiskinan (peningka-tan pendapatan). Solidaritas KSM merupakan variabel yang paling dominan dalam memberikan kontribusi terhadap penanggulangan kemiskinan. Namun pihak Pemerintah hendaknya lebih meningkatan upaya peningkatan solidaritas KSM ka-rena sebagian besar masyarakat di desa Penaruban bermata pencaharian tidak tetap. This research tries to find out the impact of attitude, economy activity, and solidarity for the improvement of revenue in KSM to overcome poverty in Penarungan,Weleri,Kendal regency. There are 147 respondents. The instrument of this research is questionnaire, documentation, and interview. The data is managed and cultivated, then normality test and data linerity are held. Descriptively each variable of KSM in Panaruban village has its own perception to the attitude, solidarity, small activity economy and poverty tackling. KSM Solidarity is very im-pactful in the ability to solve the problem. It’s proven in the significance of hypothesis which is done. There’s positive contribution about KSM perception to attitude of KSM members in solving the poverty together (improvement of revenue). KSM solidarity is the most dominant variable in giving contribution for the poverty. However the government should concern more in the improvement of solidarity in KSM because most of the villagers have no permanent occupation.
PENGARUH SIM MENGGUNAKAN APLIKASI SOFTWARE SDS++ TERHADAP EFEKTIFITAS PENGELOLAAN BOS SMP DI KOTA MAGELANG Alkafi, Ali Mahrus
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui dan menganalisis pengaruh sistem informasi ter-hadap efektifitas pengelolaan perencanaan keuangan, pembukuan keuangan dan penyusunan laporan pertanggung jawaban penggunaan BOS, sebelum dan sesudah menggunakan Aplikasi Software SDS++ pada Sekolah SMP di Kota Magelang. Pen-dekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif.Sampel yang diteliti sama dengan jumlah populasi atau total sampel yaitu 23 orang bendahara BOS dan 23 orang petugas operator komputer di 23 sekolah. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya per-bedaan yang signifikan dalam penyusunan perencanaan penggunaan keuangan dengan perolehan hasil uji t hitung lebih besar dari t tabel atau 6.423 > 2.0129. Dalam pembukuan keuangan keuangan dengan perolehan hasil uji t hitung lebih besar dari t tabel atau 9.277 > 2.0129. Sedangkan laporan keuangan dengan perolehan hasil uji t hitung lebih besar dari t tabel sdatau 5.803 > 2.0129. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembuatan perencanaan, penyusunan pembukuan dan pembuatan laporan BOS dengan menggunakan aplikasi software SDS++ lebih efektif dibandingkan den-gan pembuatan secara manual. Namun bendahara BOS disarankan untuk lebih memahami bidang akuntansi sehingga tidak mengalami hambatan dalam mengin-terpretasikan setiap transaksi penggunaan dana BOS. Petugas operator komputer hendaknya lebih mengintensifkan pemahaman aplikasi software SDS++ sehingga ke-salahan dalam pengelolaan keuangan BOS dapat diminimalkan. This research is to find out and analyze the impact of information system to the effectiveness in managing the budget, booking, and report in using BOS, before and after using the Soft-ware application SDS++ in SMP Kota Magelang. The approach uses qualitative approach. The samples are 23 BOS treasurer and 23 computer administrators in 23 schools. The data are collected and analyzed descriptively. The result shows significant difference in arranging the budget with the result t hitung is bigger than t tabel or 6.423 > 2.0129. In finance bookkeeping with the result t hitung is bigger thani t tabel or 9.277 > 2.0129. Whereas financial report with dengan t hitung is bigger than t tabel sd or 5.803 > 2.0129. The analysis shows that the planning, arrangement, and bookkeeping in reporting BOS which uses software application SDS++ is more effective than manually. However, BOS treasurer is suggested to comprehend accounting so, there’s no obstacle in interpreting each transaction in the use of BOS. The computer oper-artor should be more understand in using software SDS++ so the mistake can be minimalized.
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN PEMBIAYAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI) DI KOTA MAGELANG Haryati , Sri
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model inovatif tentang manajemen pembiayaan satuan pendidikan berbasis kegiatan pada SMP RSBI di Kota Magelang. Penelitian ini meng-gunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data dan informasi yang diperoleh dari studi pendahuluan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP RSBI di Kota Magelang telah melaksanakan manajemen pembiayaan pendidikan berbasis kinerja melalui empat ta-hap yaitu: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Penelitian ini juga menemukan pola manajemen pembiayaan di satuan pendidikan yang berupa SOP Manajemen Pembiayaan Pendidikan dan model penghitungan unit cost per siswa per tahun per satuan pendidikan. Kedua model tersebut telah diujicoba dan terbukti efektif. Namun perlu direkomendasikan agar pemberlakuan SOP dan penghitungan BOSP dilakukan secara menyeluruh disemua satuan pendidikan di Kota Magelang. Model pengembangan manaje-men pembiayaan dan penghitungan biaya operasional satuan pendidikan yang dihasilkan dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kerangka acuan bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan manajemen pembiayaan dengan menerapkan rincian kegiatan SOP dan komponen-komponen penghitungan BOSP. Satuan Pendidikan khususnya di Kota Ma-gelang hendaknya menggunakan SOP manajemen pembiayaan agar input, proses, output, dan outcomes dari pelaksanaan manajemen pembiayaan dapat bermutu dan akhirnya dapat meningkatkan kepuasan para stakeholder pendidikan. The objective of this research is to find out the innovative model about finance management education unit based on the activity in RSBI Junior High School In Magelang. model This research uses Research and Development method. The analysis of descriptive qualitative is used to analyze the data and infor-mation which is gained from introduction study. The result shows that SMP RSBI in Magelang town has applied finance management education based action through 4 steps: planning, organizing, action, monitoring, and evaluation. This research also finds out financial management pattern in educational unit that is SOP of financial education management and the accounting pattern in unit cost per student for each year per educational unit. Those two models have been tested and proven effectively. However the application of SOP and the accounting of BSOP must be done in entire Magelang. This model which produced in this research is expected to enable in giving the frame for educational unit in order to develop accounting management by applying the details of SOP and the components of BOSP accounting. The educational unit, especially in Magelang should use SOP financing management for the sake of the quality of input, process, output and outcomes that will lead into satisfaction of education stakeholders.
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN PENDIDIKAN DI MI LUQMAN AL HAKIM SLAWI KABUPATEN TEGAL Setioko, Aji
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah pendidikan tingkat sekolah dasar di Indonesia adalah kurangnya pe-layanan terhadap pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkaji upaya MI Luqman Al Hakim dalam meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan trianggulasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui tiga prosedur, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian men-unjukkan bahwa identifikasi harapan pelanggan dilaksanakan melalui isian formulir pendaf-taran, paguyuban kelas, POMG, dan komunikasi langsung. Pelayanan pelanggan internal dilakukan dengan meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru. Pelayanan terhadap pelanggan ekternal dilakukan melalui pembelajaran inovatif dan keteladanan dari pendidik. Kualitas layanan yang dilakukan terhadap pelanggan secara umum baik.One of educational problem in elementary school in Indonesia is the lack of service to the consumer. The objection of this research is to find out and evaluate the efforts of MI Luq-man Al Hakim in increasing quality service to the consumer. This research uses qualitative approach. The data are collected by interview, observation, documentation, and triangula-tion. The data analysis is done by three steps; reduction, presentation, and conclusion. The result shows that the identification of customer expectation is done by filling registration form, community, POMG, and direct communication. The internal customer service is done by improving head master’s competence and teachers. The service to external consumer is done by innovative learning and paragon of the teachers.dilakukan melalui pembelajaran inovatif dan keteladanan dari pendidik. Overall the quality service to the customer runs well.
PERANAN KYAI DALAM MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN ASMA’ CHUSNA KRANJI KEDUNGWUNI KABUPATEN PEKALONGAN -, Subkhan
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji bagaimana peranan kyai dalam manajemen pembi-ayaan pendidikan di pondok pesantren Asma’ Chusna Kranji Kecamatan Kedungwuni Kabu-paten Pekalongan. Metode deskripsi analisis digunakan dalam penelitian ini dengan pendeka-tan kualitatif melalui studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini yaitu pimpinan pesantren, penasehat pondok, pengurus harian dan lurah pondok, kyai pengasuh, santri alumni pondok, tokoh masyarakat sekitar, keluarga wakif (pendiri pondok), santri mukim, dan dari dokumen-dokumen yang ada di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kyai kolektif dalam perencanaan pembiayaan di pondok pesantren Asma’ Chusna ditekankan pada ren-cana penggalian dana dan penentuan sumber dana. Kyai dan pengelola pesantren dalam pen-gelolaan penggunaan dana pembiayaan pendidikan tidak menggunakan otoritas, tetapi lebih pada memberdayakan santri. Peran kyai dalam pengawasan adalah dengan melakukan model pengawasan aktif. Peran kyai dalam evaluasi dan pertanggungjawaban terhadap pembiayaan lebih ditekankan pada perananya sebagai pengaudit atau supervisor keuangan. This aim of this research is to find out how the roles of kyai in managing educational finance pondok pesantren in pondok pesantren Asma’ Chusna Kranji Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Descriptive qualitative is used in this research and using qualitative approach through case study. The sources of this research are the leader of pesantren, advisor, board and lurah, kyai, students, alumni, figures of society, wakif family (pondok founder), santri mukim, and documentation from the pesantren. The result shows that the role of the kyai is collective in planning the finance in peran pondok pesantren Asma’ Chusna and emphasized in gaining the fund and determining the source of the fund. Kyai and stakeholders in managing the use of the fund isn’t authoritarian, but exploring students’ role. Kyai’s role in supervising is actively doing a control model and in evaluating and reporting is more emphasized as the auditor or financing supervisor.
PERANAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENERAPAN MANAJEMEN SDM BERBASIS SEKOLAH DI SMP NEGERI 2 REMBANG -, Suparti
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP Negeri 2 Rembang menjadi sekolah kebanggaan masyarakat di Kabupaten Rembang, hal ini karena keberadaan sekolah dengan segudang prestasinya telah mendapat perhatian, pen-gakuan dan dukungan masyarakat. Fokus penelitian ini adalah bagaimana peranan kepem-impinan kepala sekolah dalam merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, dan pen-gawasan terhadap penerapan sumber daya manusia di SMP Negeri 2 Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dalam penerapan MBS, khususnya dalam men-ingkatkan SDM di SMP Negeri 2 Rembang telah berjalan secara efektif dan efesien karena diawali dengan persiapan yang matang. Penyelenggaraan program dan kegiatan MBS dalam konteksnya dengan peningkatan SDM telah berjalan dengan baik dan lancar karena kegiatan-kegiatan yang telah diserahkan kepada para guru itu sesuai dengan bidang masing-masing. SMP Negeri 2 Rembang has become the pride of society in Rembang regency, it is caused by its achieve-ment which takes attention, acknowledgement and support from society. This research focus on how the role of the leadership of the headmaster creates planning, organizing, accommodating, and supervising human resources in SMP N 2 Rembang. This research uses qualitative approach with descriptive qualita-tive. The result shows that the planning in applying MBS, especially in improving human resources in SMP 2 Rembang has run effectively and efficiently because of prepared planning. The application and MBS activity basically about the increasing of human resources which has run well and smoothly because the action has been done by the qualified teachers of their field.
TINJAUAN SOSIAL TERHADAP BERKURANGNYA TENAGA PEMBATIK PADA INDUSTRI BATIK -, Sutrisno
Journal of Economic Education Vol 1 No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berusaha mengetahui perkembangan batik Lasem, profil pembatik, faktor-faktor sosial yang menyebabkan berkurangnya tenaga pembatik dan dampak sosial dari berkurangnya. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi model Miles. Te-muan 1) Batik Lasem merupakan hasil akulturasi budaya Cina dan Jawa; 2) Profil pembatik: perempuan paruh baya, bersatus istri. pendidikan rendah; 3) berkurangn-ya tenaga pembatik karena: usia, kebutuhan hidup, peralihan peran keluarga, status sosial, pendidikan, persepsi kerja membatik rendah dan 4) berkurangnya tenaga pembatik menyebabkan posisi tawar lebih baik, ikatan buruh dan majikan long-gar, tumbuhnya usaha baru dan peningkatan harga. Saran bagi pengambil kebija-kan regenerasi pembatik, memasukkan membatik dalam kurikulum dan bantuan dana.The purpose of the research to find out batik Lasem, The profile of Batik maker, social factor which causes the decreasing of batik maker, andits social impact. The methods of the research are interview, observation, and documentation. The validity uses triangulation Miles model. The results are 1) Batik Lasem is the acculturation of Chinese and Javanese culture; 2) Pro-files of Batik maker: old woman, married, and low education; 3) The cause of no regeneration : age, daily need, The change of role in family, social status, education, poor perception of batik maker and 4) Because of those reasons, the high bargaining position, the strong bind of employer n employee and emerge new job fields and better price of Batik. The suggestion for policy maker is in regeneration batik maker, inserting batik in curriculum and funding.

Page 3 of 3 | Total Record : 30