cover
Contact Name
Resmi Bestari Muin
Contact Email
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
ISSN : 22527699     EISSN : 25985051     DOI : -
Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana. Jurnal ini terbit pertama kali pada bulan Februari 2012. Naskah dalam jurnal ini berupa hasil penelitian, inovasi – inovasi baru, makalah teknik (makalah lengkap), diskusi (berdasarkan makalah yang terbit sebelumnya) dalam bidang Teknik Sipil. Untuk mengirimkan atau mengupload naskah dapat menghubungi email: rekayasa.sipilumb@mercubuana.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN PROSES PERENCANAAN PADA PROYEK EPC BERBASIS PMBOK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERENCANAAN PROYEK YANG BERKAITAN DENGAN KINERJA WAKTU DI PT. KE Novika Candra Fertilia; Yusuf Latief; Eddy Subiyanto
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i1.02

Abstract

Proyek EPC (Engineering, Procurement, and Construction) telah menjadi salah satu metode pelaksanaan proyek populer yang banyak dipilih oleh pemilik proyek maupun kontraktor. Proyek EPC merupakan jenis proyek konstruksi yang kompleks dan memiliki perbedaan karakter dengan proyek konstruksi biasa, sehingga keterlambatan proyek merupakan fenomena yang kerap terjadi pada proyek EPC. Praktik Proyek EPC saat ini harus mengutamakan penerapan manajemen proyek, terutama untuk proyek skala besar di seluruh dunia. PT. KE merupakan salah satu badan usaha yang mengelola proyek EPC yang dalam pelaksanaannya banyak mengalami keterlambatan, salah satu penyebabnya adalah dispute antara desain dan dokumen kontrak yang menunjukkan lemahnya proses perencanaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peristiwa risiko dalam tahap perencanaan yang mempengaruhi kualitas perencanaan dalam keterkaitannya dengan kinerja waktu di PT. KE untuk mengembangkan kerangka perencanaan proyek yang diharapkan dapat dijadikan strategi baru dalam meningkatkan kinerja waktu proyek berbasis PMBOK (Project Management Body of Knowledge) 2013. Pada penelitian ini ditemukan 3 faktor dominan yang berpengaruh pada kualitas perencanaan yang berdampak pada kinerja waktu di PT.KE dan dalam integrasi perencanaan eksisting terhadap PMBOK 2013, ditemukan 1 aktivitas precanaan yang harus ditambahkan.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB CONTRACT CHANGE ORDER DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KONTRAKTOR PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMERINTAH Ana Yuni Yuni Martanti
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i1.03

Abstract

Pada proyek yang diselenggarakan oleh Pemerintah, variation order atau lebih sering dikenal Contract Change Order (CCO) sudah diatur pada Paragraf Pertama, Perubahan Kontrak pasal 87 Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 ayat 1.  Seringkali adanya instruksi variation order/change order pada proyek pemerintah dibatasi dengan tidak adanya penambahan total harga kontrak sehingga apabila ada perintah penambahan pekerjaan harus juga ada pengurangan beberapa pekerjaan sehingga total harga kontrak bersifat tetap, hal itu menyebabkan pihak kontraktor/penyedia jasa mengalami masalah dalam pembiayaan proyeknya. Dari hasil tanggapan dari koresponden mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya contract change order (CCO )dan pengaruhmya terhadap kinerja kontraktor  pada proyek gedung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk model kontrak harga satuan maka dilakukan analisis perhitungan Relative Importance Index (RII) dan didapatkan 5 (lima) faktor dominan penyebab terjadinya CCO adalah permintaan pemilik proyek untuk optimalisasi fungsi bangunan, ketidaksesuaian antara gambar dan kondisi lapangan, adanya kesalahan desain/gambar dari konsultan perencana, perbedaan volume yang cukup signifikan antara gambar, kondisi lapangan dan  bill of quantity, pasal tentang change order tidak dituangkan pada kontrak konstruksi secara jelas. Untuk pengaruh dominan dari CCO terhadap kinerja kontraktor adalah tersedianya material, terganggunya cashflow,ketersediaan tenaga kerja, pendanaan / modal yang harus dikeluarkan penyedia jasa /kontraktor dan ketersediaan peralatan kerja.
Studi Tekno-Ekonomi Bata CLC (Cellular Leightweight Concrete) Sebagai Pengganti Bata Konvensional Ananto Nugroho; Triastuti Triastuti; Agung Sumarno; Eko Widodo
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i1.05

Abstract

Cellular Lightweight Concrete  (CLC) merupakan salah satu teknologi beton aerasi yang dapat dikembangkan sebagai suatu usaha kecil dan menengah. Bata CLC memiliki karakteristik yang ringan dan baik untuk digunakan sebagai komponen non struktural seperti pada dinding bangunan. Sebagai usaha baru di pasar, bata CLC perlu dilakukan analisis tekno-ekonomi bata CLC sebagai pengganti bata konvensional berdasarkan proyek percontohan yang telah dilakukan. Dari proyek percontohan diperoleh produk CLC yang memenuhi standar persyaratan dengan nilai kerapatan 900-1000 kg/m3 dan kuat tekan sebesar 2.9 - 3.85 MPa. Hasil analisa tekno-ekonomi menunjukkan kelayakan finansial dengan nilai pengembalian investasi (ROI) sebesar 13.10%. Perbandingan biaya pekerjaan per meter persegi bata CLC juga menunjukan biaya yang lebih kompetitif bila dibandingan dengan bata merah biasa. Oleh karena itu bata CLC layak dikembangkan sebagai peluang usaha. Kata kunci : bata CLC, proyek percontohan, peluang usaha, tekno-ekonomi. 
EVALUASI PENURUNAN KONSOLIDASI TANAH DI SEMARANG UTARA BERDASARKAN KORELASI N-SPT DENGAN mv Hendra Masvika; Agus Darmawan Adi; Fikri Faris
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i1.01

Abstract

Dampak negatif penurunan tanah di Kota Semarang bagian utara telah dirasakan oleh masyarakat selama bertahun-tahun. Penurunan tanah yang dibarengi dengan abrasi pantai, intrusi air laut dan banjir pasang air laut ke permukiman penduduk semakin memperparah kerusakan fisik dan lingkungan. Kondisi tanah penyusun yang didominasi oleh tanah endapan alluvium dengan konsistensi sangat lunak sampai medium dan mudah mampat mendorong proses konsolidasi diprediksi akan terus berlangsung untuk waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian geoteknik berkelanjutan untuk mengevaluasi penurunan konsolidasi di Semarang Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi besar dan laju penurunan tanah akibat konsolidasi. Adapun parameter konsolidasi untuk setiap kedalaman lapisan tanah yang ditinjau ditentukan dari hasil korelasi antara N-SPT dengan mv. Hasil perhitungan dengan metode 1 D Terzaghi menunjukkan bahwa besar penurunan tanah cukup bervariatif untuk jangka waktu sangat lama, tergantung pada ketebalan lapisan konsolidasi dan beban permukaan. Simulasi numeris menggunakan SIGMA/W diberikan sebagai perbandingan dalam perhitungan ini.
ANALISIS PENENTUAN TARIF BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN Zainal Arifin; Rizkia Khairunnisa
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2018.v07.i1.04

Abstract

PT. Mayasari Bakti merupakan perusahaan swasta yang menyediakan transportasi bus kota telah beroperasi  sejak 1969 di wilayah Jabodetabek. Salah satu jalur bus Mayasari Bakti adalah Bus PATAS  98A (Pulogadung-Kampung Rambutan) saat ini mengalami ketidak seimbangan antara biaya operasi dengan tarif yang ada dan biaya lainnya yang dikeluarkan operator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan ekonomi dan finansial Bus Route 98A dengan cara: BOK (Biaya Operasional Kendaraan) dan pendapatan dari tarif harus diterapkan. Dengan kapasitas 59 orang dan waktu perjalanan bus 1 jam 20 menit, maka faktor beban ideal adalah 70% untuk mencapai produktivitas per bus adalah 3,717 juta seat-km per tahun. Berdasarkan tingkat tarif faktor beban 70%, dapat dihitung angka produktivitas yang diperoleh per tahun, pendapatan kotor tahunan sebesar Rp 929 196 042, - Hasil analisis ekonomi sepanjang 5 tahun pengoperasian bus yang layak dengan tingkat bunga 14% dalam hal IRR dan NPV dalam kondisi normal ditambah kontingensi dan penurunan pendapatan. Agar operasi tetap berjalan, sebaiknya tetap memuat faktor beban dan produktivitas agar tidak terjadi penurunan pendapatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5