Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pasar CPO Indonesia dengan Malaysia sebagai pesaing utama di pasar dunia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan data sekunder untuk produk CPO kode HS 151110, dengan periode analisis 2014–2023 pada lima negara tujuan ekspor utama, yaitu India, Belanda, Italia, Spanyol, dan China. Analisis data dilakukan menggunakan metode pangsa pasar (Sij) serta konsentrasi pasar (CRn dan HHI) untuk menentukan karakteristik struktur pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa India merupakan pasar dominan bagi ekspor CPO Indonesia dan Malaysia sepanjang periode penelitian. Indonesia memiliki rata-rata pangsa pasar sebesar 64,03% dengan laju pertumbuhan 6,90% per tahun, sedangkan Malaysia memiliki rata-rata pangsa pasar 57,30% dengan pertumbuhan 3,57% per tahun. Di kawasan Eropa (Belanda, Italia, dan Spanyol) pangsa pasar ekspor CPO kedua negara menunjukkan tren fluktuatif namun cenderung menurun. Sementara itu, di pasar China, pangsa pasar ekspor CPO Indonesia dan Malaysia relatif kecil, yaitu kurang dari 0,1% terhadap total ekspor. Nilai rata-rata konsentrasi pasar menunjukkan bahwa struktur pasar CPO Indonesia dan Malaysia sangat terkonsentrasi dengan karakteristik oligopoli ketat, ditunjukkan oleh nilai CR5 Indonesia sebesar 82,50% dan Malaysia 85,46%, serta nilai HHI masing-masing sebesar 4.421,88 dan 3.802,53.