p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agribisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Struktur Pasar Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia di Pasar Dunia: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Penutup Oskarlina, Nia; Azharuddin M Amin; Detri Karya
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Agribisnis Volume 15 Nomor 1
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/qgvhbh67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pasar CPO Indonesia dengan Malaysia sebagai pesaing utama di pasar dunia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan data sekunder untuk produk CPO kode HS 151110, dengan periode analisis 2014–2023 pada lima negara tujuan ekspor utama, yaitu India, Belanda, Italia, Spanyol, dan China. Analisis data dilakukan menggunakan metode pangsa pasar (Sij) serta konsentrasi pasar (CRn dan HHI) untuk menentukan karakteristik struktur pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa India merupakan pasar dominan bagi ekspor CPO Indonesia dan Malaysia sepanjang periode penelitian. Indonesia memiliki rata-rata pangsa pasar sebesar 64,03% dengan laju pertumbuhan 6,90% per tahun, sedangkan Malaysia memiliki rata-rata pangsa pasar 57,30% dengan pertumbuhan 3,57% per tahun. Di kawasan Eropa (Belanda, Italia, dan Spanyol) pangsa pasar ekspor CPO kedua negara menunjukkan tren fluktuatif namun cenderung menurun. Sementara itu, di pasar China, pangsa pasar ekspor CPO Indonesia dan Malaysia relatif kecil, yaitu kurang dari 0,1% terhadap total ekspor. Nilai rata-rata konsentrasi pasar menunjukkan bahwa struktur pasar CPO Indonesia dan Malaysia sangat terkonsentrasi dengan karakteristik oligopoli ketat, ditunjukkan oleh nilai CR5 Indonesia sebesar 82,50% dan Malaysia 85,46%, serta nilai HHI masing-masing sebesar 4.421,88 dan 3.802,53.
Analisis Ketahanan Pangan di Provinsi Riau Sati, Juliani; Azharuddin M Amin; Septina Elida
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Agribisnis Volume 15 Nomor 1
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/xbxt2t68

Abstract

Ketahanan pangan merupakan aspek strategis dalam pembangunan daerah karena menentukan kemampuan wilayah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan. Provinsi Riau menghadapi tantangan ketahanan pangan yang ditandai oleh penurunan produksi tanaman pangan rata-rata sebesar –9,14% per tahun selama periode 2020–2024, sementara kebutuhan pangan meningkat 1,27% per tahun. Kondisi ini menyebabkan defisit pangan mencapai 319.834 ton pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis status ketahanan pangan dari aspek ketersediaan pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan terhadap pada 10 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Riau. Analisis dilakukan menggunakan indikator Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), yang mencakup tiga dimensi ketahanan pangan: ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riau memiliki indeks ketahanan pangan sebesar 63,83 dan berada pada kategori “cukup tahan pangan”, namun terdapat disparitas antarwilayah. Sebelas kabupaten/kota berada dalam kategori “sangat rawan pangan”, terutama dipengaruhi oleh rendahnya ketersediaan pangan, tingginya tingkat kemiskinan, serta terbatasnya akses dan pemanfaatan pangan. Sementara itu, Kota Pekanbaru merupakan daerah dengan tingkat ketahanan pangan terbaik. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi spesifik wilayah untuk mengurangi kerawanan pangan dan meningkatkan pemerataan ketahanan pangan di Provinsi Riau