Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Prinsip Ki Hadjar Dewantara Dalam Pengelolaan Pembelajaran Koding dan Artificial Intelligence Sebagai Upaya Transformasi Digital di SMAN 5 Tual Yulianti Beata Kilmas; Rejokirono; Saryanto
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran koding dan AI di SMA Negeri 5 Tual, (2) Menganalisis integrasi prinsip Ki Hadjar Dewantara dalam pembelajaran coding dan artificial intelligence, (3) Menganalisis kontribusi integrasi nilai Ki Hadjar Dewantara terhadap transformasi digital sekolah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Tual. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Peneliti mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikaan data dan penarikan kesimpulan beserta verifikasi. Pemeriksaan keabsahan data yaitu dengan meningkatkan ketekunan dan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan pembelajaran Koding dan AI dikelola secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan berpusat pada peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran berbasis proyek, diskusi, dan pemecahan masalah untuk mengembangkan keterampilan teknis dan berpikir kritis, meskipun masih terkendala keterbatasan fasilitas dan kemampuan teknologi. (2) Prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani telah terintegrasi dengan baik, di mana guru berperan sebagai teladan dan fasilitator, serta peserta didik aktif, kreatif, dan mandiri. (3) Integrasi nilai Ki Hadjar Dewantara juga berkontribusi signifikan dalam mendukung transformasi digital melalui peningkatan kompetensi dan pembentukan karakter peserta didik yang etis, kolaboratif, dan bertanggung jawab, dengan dukungan kepemimpinan kepala sekolah yang humanis.