Yogi Chusni Mubarok
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teknologi Bioflok sebagai Solusi Budidaya Ikan dan Kangkung pada Lahan Sempit untuk Mendukung Kemandirian Pangan Keluarga Furqon Abdalla; Conny Aprilia Ika Kusumawati; Muhammad Rifky Abhiseka; Jeny Bintang Jelita Febyanto; Diya Ayu Solehah; Yogi Chusni Mubarok; Fatma Salsabila; Rissa Lestara Alsamendi; Zhura Nur Fadhil Hermayani; Meza Sheril Berlian Jati; Gusmira Anisa Putri; Syifa Rahmania Putri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan lahan produktif di wilayah pedesaan menjadi tantangan dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan keluarga. Optimalisasi lahan sempit melalui inovasi budidaya terpadu menjadi alternatif strategis yang aplikatif dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teknologi bioflok yang diintegrasikan dengan budidaya kangkung sebagai solusi pemanfaatan lahan sempit dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Slagi, Kecamatan Pakis Aji. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui survei kebutuhan masyarakat, sosialisasi, pelatihan pembuatan kolam bioflok berbahan terpal, praktik budidaya ikan lele dengan sistem padat tebar tinggi, serta pendampingan pengelolaan kualitas air dan integrasi tanaman kangkung sebagai sistem akuaponik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sistem bioflok, kemampuan memproduksi ikan secara efisien dengan penggunaan air minimal, serta pemanfaatan limbah nutrien untuk pertumbuhan kangkung. Program ini juga memberikan dampak terhadap peningkatan akses sumber protein hewani dan sayuran keluarga serta membuka peluang tambahan pendapatan rumah tangga. Penerapan teknologi bioflok terintegrasi tanaman sayuran berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan yang adaptif terhadap keterbatasan lahan dan sumber daya. ​​Program ini turut mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2, SDG 3, SDG 12, dan SDG 14, sehingga berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.