Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ilmu Agribisnis terhadap Kemandirian Pangan dan Pembangunan Pertanian dalam Perspektif Bela Negara melalui Metode Systematic Literature Review dan Bibliometrik Praheksa, Ricky; Leilasariyanti, Yennyka; Fuadi, Achmad Zakki; Kusnila, Elok Dwi
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 1 (2026): Vol 4 No 1 April 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i1.228

Abstract

Bela Negara tidak hanya dimaknai sebagai pertahanan militer, tetapi juga mencakup kontribusi non-militer melalui penguatan sektor strategis nasional, khususnya sektor pertanian dan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kajian ketahanan pangan dan agribisnis serta merumuskan keterkaitan konseptualnya dengan nilai-nilai Bela Negara. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang dilaksanakan melalui tiga tahap penyaringan terstruktur, dipadukan dengan analisis bibliometrik berbasis co-occurrence kata kunci menggunakan perangkat lunak VOSviewer versi 1.6.20. Data dikumpulkan dari Google Scholar melalui Publish or Perish dengan rentang publikasi 2019–2025. Dari 286 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal, sebanyak 78 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis co-occurrence terhadap 47 kata kunci unik menghasilkan 18 kata kunci yang memenuhi ambang batas minimum tiga kali kemunculan, membentuk tiga klaster tematik utama. Klaster pertama didominasi oleh food security sebagai node terbesar dengan keterkaitan terkuat, klaster kedua berpusat pada sustainability, dan klaster ketiga pada climate change. Hasil visualisasi jaringan menunjukkan bahwa ketiga tema tersebut saling terhubung erat, namun tidak satu pun menunjukkan keterkaitan eksplisit dengan konsep Bela Negara maupun peran agribisnis sebagai instrumen pertahanan non-militer. Temuan ini mengindikasikan adanya celah konseptual yang signifikan dalam literatur ilmiah global. Penelitian ini memberikan implikasi konseptual berupa kerangka integrasi antara ilmu agribisnis dan nilai Bela Negara, yang memposisikan penguatan produksi pangan lokal, pembangunan sistem agribisnis berkeadilan, dan pemberdayaan petani sebagai bentuk nyata pertahanan non-militer dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT URBAN FARMING DALAM PENGENDALIAN HAMA BERKELANJUTAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN YELLOW TRAP DAN METIL EUGENOL Dwi Laila Maulida; Ricky Praheksa; Akbar Ferdian Hidayatulloh; Alya Rachman; Hafidz Wardhani; Akhmad Naufal Ar Rassyid; Nayshila Fibrilia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38959

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartika Surabaya dalam budidaya cabai dan pengendalian hama terpadu yang masih bergantung pada pestisida kimia. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta melalui pelatihan pembuatan dan penggunaan yellow trap serta metil eugenol sebagai metode pengendalian hama ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan survei, pretest, pelatihan dan demonstrasi lapang, posttest, serta pendampingan. Kegiatan melibatkan 20 peserta anggota KWT Kartika. Dari 10 pertanyaan yang diajukan dalam posttest maupun pretest, hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata pretest sebesar 45,6 menjadi 82,3 pada posttest. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai 86,5% dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengendalian hama secara berkelanjutan.Abstract: This community service activity was motivated by the low level of knowledge among members of the Kartika Women Farmers Group (KWT) in Surabaya regarding chili cultivation and integrated pest management, which still relied heavily on chemical pesticides. The objective of this program was to improve participants’ knowledge and skills through training on the production and application of yellow traps and methyl eugenol as environmentally friendly pest control methods. The method used was Participatory Action Research (PAR), consisting of several stages: site survey, pretest, training and field demonstration, posttest, and mentoring. The activity involved 20 participants from KWT Kartika. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, as indicated by the improvement in the average score from 45.6 in the pretest to 82.3 in the posttest. In addition, the level of participant satisfaction reached 86.5%, categorized as very good. These findings indicate that the community service program was effective in enhancing participants’ understanding and skills in sustainable pest management.