Bau badan merupakan permasalahan umum yang disebabkan oleh aktivitas bakteri kulit, terutama Corynebacterium sp.,. Enzim N-acyl glutamine aminoacylase (N-AGA) berperan penting dalam proses tersebut, sehingga menjadi target potensial dalam pengendalian bau badan. Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) mengandung minyak atsiri dengan berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi menghambat aktivitas enzim bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa minyak atsiri daun kemangi sebagai inhibitor enzim N-AGA dari Corynebacterium sp. menggunakan pendekatan in silico. Penelitian meliputi molecular docking terhadap senyawa minyak atsiri daun kemangi menggunakan PyRx-AutoDock Vina, analisis interaksi residu asam amino, serta prediksi parameter (ADME) dan toksisitas menggunakan SwissADME dan Toxtree. Triclosan digunakan sebagai kontrol positif. Hasil docking menunjukkan bahwa seluruh senyawa memiliki nilai energi bebas ikatan (ΔG) negatif yang menandakan afinitas pengikatan yang baik terhadap enzim N-AGA. Senyawa myrtenol menunjukkan hasil terbaik dengan nilai ΔG –6,2 kcal/mol serta nilai RMSD 1.215 dan berinteraksi dengan residu asam amino yang sama dengan kontrol positif. Prediksi ADME dan toksisitas menunjukkan bahwa myrtenol memiliki profil drug-likeness yang baik dan tingkat toksisitas rendah. Kesimpulannya, myrtenol berpotensi dikembangkan sebagai kandidat inhibitor alami enzim N-AGA untuk mengatasi bau badan.Kata kunci: atsiri, bau badan, docking, N-AGA, Ocimum